Isra Mi’raj Peristiwa Penting, Perintah Awal Sholat Untuk Umat Islam

jpn

Bimantika.net -Isra Miraj adalah salah satu peristiwa penting bagi umat Islam. Sebab, Nabi Muhammad SAW memperoleh perintah untuk pertama kalinya menjalankan salat lima waktu.

Isra Miraj biasanya diperingati atau rayakan setiap 27 Rajab yang merupakan bulan ke-7 dalam kalender Islam.

Isra Miraj ini juga menjadi perjalanan spiritual Rasulullah SAW dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsha. Kemudian, Rasulullah SAW naik ke surga untuk memperoleh perintah salat lima waktu oleh Allah SWT.

Semoga bisa mendapatkan kesempurnaan iman dan Islam dengan mengambil hikmah dari kisah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa serta dilanjutkan menuju Sidratul Muntaha dalam semalam bisa mengingatkan kita kembali pada kuasa dan kebesaran Allah SWT.

Isra Miraj merupakan peristiwa penting dan bersejarah bagi umat Islam. Rasulullah SAW melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjid Al Aqsa kemudian dibawa ke langit ke-7 untuk diperlihatkan sebagian dari kebesaran Allah.

Dari peristiwa Isra Miraj itu juga turun perintah untuk melaksanakan salat 5 waktu untuk dikerjakan oleh Nabi Muhammad SAW dan seluruh umatnya.

Peristiwa Isra Miraj ini tercantum dalam Al-Qur’an Surat Al Isra ayat 1 :

سُبْحَٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَا ٱلَّذِى بَٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايَٰتِنَآ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ

Artinya: “Mahasuci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjid Al Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Mahamendengar lagi Mahamengetahui.”

Isra Miraj terjadi pada 27 Rajab tahun ke-11 dari kenabian Rasulullah, dimana saat itu Rasulullah berusia 51 tahun. Atau jika dalam kalender masehi, terjadi pada tahun 621. Namun kapan terjadinya Isra Miraj ini masih ada sejumlah pendapat ulama.

Sementara itu, banyak ulama menyebut jika peristiwa Isra Miraj ini merupakan penghiburan dari Allah SWT untuk Rasulullah. Karena di tahun itu, Rasulullah kehilangan dua orang yang begitu dicintainya, yakni istrinya Khadijah dan pamannya Abu Thalib. Tahun itu juga kemudian disebut dengan ‘amul huzn (Tahun Kesedihan).

Sebagai umat muslim, sudah seharusnya mengetahui peristiwa Isra Miraj ini. Untuk menambah keimanan dan ketakwaan. Berikut ini rangkuman perjalanan Isra Miraj seperti dikutip dari kajian Ustaz Khalid Basalamah.

Perjalanan Rasulullah ke Langit ke-7
Isra dan Miraj sendiri memiliki arti kata masing-masing, yaitu :

الإِسْــــــــرَاءُ : هُوَ تَوَجُّهُ النَّبِيِّ ﷺ لَيْــــــــــلًا مِنَ الْمَسْــجِدِ الْحَـــرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصٰى

Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW di malam hari dari Masjidil Haram ke Masjid Al Aqsha.

الـمِعْـــــرَاجُ : هُوَ صُعُوْدُ النَّبِيِّ ﷺ إِلَى الْعَالَـمِ الْعُلْوِيِّ وَ فِيْهِ فُرِضَتِ الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ

Miraj adalah naiknya Nabi Muhammad SAW ke alam yang paling tinggi ( Sidratul Muntaha) dan di sanalah salat lima waktu diwajibkan.

Sebelum melakukan perjalanan Isra Miraj, terjadi pembelahan dada Nabi Muhammad SAW oleh malaikat Jibril. Ini adalah peristiwa kedua pembelahan dada Nabi Muhammad SAW oleh Jibril, dimana yang pertama adalah saat Nabi Muhammad SAW masih kecil dan tinggal bersama Halimah Tusadiyah.

Adapun pembelahan dada ini adalah untuk mempersiapkan Nabi Muhammad sebelum dibawa melihat sesuatu yang luar biasa.

Nabi Muhammad SAW pergi dari Masjidil Haram ke Masjid Al Aqsha menggunakan Buraq. Diriwayatkan Buraq ini adalah kuda putih bersayap, namun umat muslim tidak perlu mengilustrasikan dan membayangkan. Buroq ini memiliki kecepatan yang tak bisa dibayangkan, satu kali kaki menapak langsung sampai ke tujuan.

Kisah di Langit ke-1
Di langit pertama, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan laki-laki berbadan tinggi mencapai 60 siku ke langit (sekitar 27 meter). Saat menoleh ke kanan laki-laki itu tersenyum, namun saat melihat ke sebelah kiri ia menangis.

“Selamat bertemu wahai anak yang soleh dan nabi yang soleh,” kata laki-laki tersebut saat melihat Nabi Muhammad SAW.

“Siapakah dia,” tanya Nabi Muhammad SAW.

Ia ternyata adalah Nabi Adam AS yang merupakan manusia dan nabi pertama. Saat ia melihat ke sebelah kanan ia melihat keturunannya yang masuk surga sementara saat ia melihat ke sebelah kiri ia melihat keturunannya yang masuk neraka. Karena itu ia tersenyum dan menangis.

Kisah di Langit ke-2
Saat tiba di langit kedua Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Nabi Yahya AS dan Nabi Isa AS. Disana Nabi Muhammad SAW disapa “Selamat datang wahai saudaraku yang saleh.”

Kisah di Langit ke-3
Di langit ketiga, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Nabi Yusuf AS. Di sana Nabi Muhammad SAW mengatakan bahwa benar ia telah diwarisi setengah kegagahan dunia.

Kisah di Langit ke-4
Di langit keempat Nabi Muhammad SAW bertemu dengan nabi yang pertama kali menulis menggunakan pena dan menjahit pakaian yaitu Nabi Idris AS. “Selamat datang saudaraku, nabi yang saleh,” sambut Nabi Idris pada Rasulullah SAW.

Kisah di Langit ke-5
Di langit kelima Rasulullah SAW bertemu oleh Nabi Harun AS. “Selamat bertemu wahai Nabi yang saleh dan saudaraku yang saleh.” sambut Nabi Harun AS.

Kisah di Langit ke-6
Di langit keenam Nabi Muhammad oleh Nabi Musa AS. “Selamat bertemu wahai nabi saleh dan saudaraku yang saleh.” sambut Nabi Musa.

Kisah di Langit ke-7
Di langit ke 7 Nabi Muhammad SAW bertemu dengan laki-laki tua yang sedang bersandar di Baitul Ma’mur. Nabi Muhammad menanyakan siapakah laki-laki yang bersandar itu, ia adalah Nabi Ibrahim AS.

Batitul Ma’mur yakni tempat tawaf para malaikat yang setiap harinya dimasuki oleh tujuh puluh ribu malaikat.

Perintah Salat
Ketika telah sampai di langit ketujuh, Nabi SAW ingin naik satu tingkatan langit lagi akan tetapi malaikat Jibril tidak bisa mengantarkan lebih jauh lagi.

“Saya hanya bisa mengantarkan sampai di sini,” kata malaikat Jibril.

Naiklah Nabi Muhammad ke Sidratul Muntaha yang keindahannya tak bisa digambarkan. Sidratul Muntaha adalah tempat di atas langit ke-7 dan di dekatnya ada surga tempat tinggal. Nabi Muhammad tak lepas pandangannya dan terkagum-kagum dengan kebesaran Allah SWT.

Kemudian di sanalah cahaya Allah SWT memenuhi Sidratul Muntaha hingga menjadi sangat indah dan tidak tergambarkan. Allah berbicara pada Nabi Muhammad SAW tanpa perantara yang memerintahkan tentang kewajiban salat.

Awalnya diperintahkan 50 waktu salat. Ketika Nabi SAW baru turun sampai di langit keenam bertemulah dengan Nabi Musa beliau menanyakan, “Apa yang telah dikatakan Allah untukmu,?” Nabi Muhammad menjawab, “Salat lima puluh waktu dalam sehari semalam.”

“Kembalilah dan minta keringanan kepada tuhanmu, karena sungguh umatmu lemah dan tidak akan sanggup melakukannya” kata Nabi Musa. Kemudian kembalilah Nabi Muhammad menemui Allah SWT untuk meminta keringanan sampai berkali-kali sehingga salat lima puluh waktu tersebut menjadi lima waktu dalam sehari semalam.

Hingga akhirnya menjadi shalat lima waktu dan pahalanya setara dengan shalat lima puluh waktu.

Begitu pentingnya salat hingga perintah turunnya Allah berikan langsung di tempat yang begitu mulia yakni di Sidratul Muntaha. (***//Berbagai Sumber)

Curi Kambing Pakai Mobil Terios, 3 Warga Mpolo Ditangkap Polisi

jpn

Bimantika.net -Sabtu pagi (5/8/ 2023) sekitar Pukul. 04.30 Wita, Bertempat di jalan lintas Mbuju – Kilo Desa Mbuju Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu. Telah di amankan 3 (tiga) orang terduga pelaku pencurian kambing beserta barang bukti 1 unit mobil Isuzu Terios warna merah.

Adapun identitas terduga pelaku pencurian tersebut, AR (35), AD (30) dan IL (36) ketiganya warga Dusun Mpolo Desa Mbuju Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu.

Kronologis kejadian dan penangkapan, Pada hari tanggal, Bulan dan tahun tersebut di atas, telah dilakukan diamankan terhadap terduga pelaku pencurian 3 ekor hewan ternak/ kambing dengan menggunakan satu unit Mobil Daihatsu Terios warna merah maron, dengan Nomor Polisi AE 1613 EO.

“Berawal adanya laporan masyarakat yang melihat adannya para terduga menangkap hewan ternak/ kambing di Desa Lasi Kec. Kilo, dan memasukannya ke dalam mobil,” kata Kapolsek Kilo Ipda Eka Farman ketika dikonfirmasi .

Sehingga beberapa orang warga mencoba untuk mengejar mobil tersebut, akan tetapi tidak dapat dikejar, dan masyarakat melaporkan adanya kejadian tersebut kepada piket mako Polsek Kilo, dan anggota piket mencoba menghubungi anggota Babinsa yg berdomisili di Dusun Mbuju Kec. Kilo untuk menghadang mobil dengan ciri2 tersebut karena ada memuat hewan ternak hasil pencurian.

“Dan beberapa saat kemudian mobil dengan ciri2 tersebut beserta para terduga pelaku pencurian dapat di amankan di jalan lintas Kilo – Mbuju Kec. Kilo,” sebutnya.

Sekitar pukul 05.00 wita, mendapat informasi para terduga pelaku pencurian ternak telah diamankan di Desa Mbuju, kemudian oleh anggota jaga mako Polsek Kilo mendatangi tempat di amankannya para terduga tersebut, setiba di TKP para terduga beserta barang bukti langsung dibawa dan diamankan di Mako Polsek Kilo. (****)

Allah Bersumpah Dengan Waktu Agar Manusia Tidak Lalai

jpn

Bimantika.net -Allah bersumpah dengan waktu agar manusia memperhatikan waktu dan memanfaatkannya dengan baik.

Sebagaimana Dalam Al-Qur’an Allah bersumpah dengan Waktu.

“Demi masa (Waktu), sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi (celaka), kecuali orang-orang yang beriman, beramal shalih, saling menasehati dalam kebenaran, dan saling menasehati dalam kesabaran.” (QS Al ‘Ashr: 1-3)

Allah bersumpah dengan waktu sore, sebagaimana dengan waktu duha, sebagai salah satu bukti kuasa-Nya.

Sungguh, manusia berada dalam kerugian, baik di dunia maupun akhirat, akibat hawa nafsu yang menyelubungi dirinya.

Semua manusia rugi, kecuali orang-orang yang beriman dengan sejati dan mengerjakan kebajikan sesuai ketentuan syariat dengan penuh keikhlasan, serta saling menasihati satu sama lain dengan baik dan bijaksana untuk memegang teguh kebenaran sebagaimana diajarkan oleh agama dan saling menasihati untuk kesabaran dalam melaksanakan kewajiban agama, menjauhi larangan, menghadapi musibah, dan menjalani kehidupan.

Dalam ayat lain, Allah berfirman: “Dan sebagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya ialah malam, siang, matahari, dan bulan.” (Fussilat/41: 37)

Apa yang dialami manusia dalam masa itu dari senang dan susah, miskin dan kaya, senggang dan sibuk, suka dan duka, dan lain-lain menunjukkan secara gamblang bahwa bagi alam semesta ini ada pencipta dan pengaturnya.

Dialah Tuhan yang harus disembah dan hanya kepada-Nya kita memohon untuk menolak bahaya dan menarik manfaat.

Adapun orang-orang kafir menghubungkan peristiwa-peristiwa tersebut hanya kepada suatu masa saja, sehingga mereka beranggapan bahwa bila ditimpa oleh sesuatu bencana, hal itu hanya kemauan alam saja.

Allah menjelaskan bahwa masa (waktu) adalah salah satu makhluk-Nya dan di dalamnya terjadi bermacam-macam kejadian, kejahatan, dan kebaikan.

Bila seseorang ditimpa musibah, hal itu merupakan akibat tindakannya. Masa (waktu) tidak campur tangan dengan terjadinya musibah itu.

Dalam ayat kedua, Allah mengungkapkan bahwa manusia sebagai makhluk Allah sungguh secara keseluruhan berada dalam kerugian bila tidak menggunakan waktu dengan baik atau dipakai untuk melakukan keburukan.

Perbuatan buruk manusia merupakan sumber kecelakaan yang menjerumuskannya ke dalam kebinasaan.

Dosa seseorang terhadap Tuhannya yang memberi nikmat tidak terkira kepadanya adalah suatu pelanggaran yang tidak ada bandingannya sehingga merugikan dirinya.

Dalam ayat ketiga, Allah menjelaskan bahwa jika manusia tidak mau hidupnya merugi, maka ia harus beriman kepada-Nya, melaksanakan ibadah sebagaimana yang diperintahkan-Nya, berbuat baik untuk dirinya sendiri, dan berusaha menimbulkan manfaat kepada orang lain. (***//Berbagai Sumber)

Polisi Amankan Pelaku Pemanahan di Woha

jpn

Bimantika.net -Gerak cepat Personel gabungan Polsek Woha dan Polsek Monta Polres Bima Polda NTB berhasil meringkus terduga pelaku Pelaku Penganiayaan.

Kasus Penganiayaan dengan menggunakan panah tersebut terjadi di jalan lintas Tente -Parado tepatnya di samping Kiri SDN 03,Desa Naru Kecamatan Woha Kabupaten Bima Minggu (6/8/23) sekira Pukul 00.15 dini hari.

Kapolres Bima AKBP Hariyanto SH, S.I.K melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka membenarkan pihaknya telah mengamankan terduga pelaku penganiayaan berinisial MM (L/16) warga Desa Sie Karena diduga kuat melakukan penganiayaan terhadap MDP (L/17) warga Desa Naru Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

“Benar kami telah mengamankan Saudara MM warga Desa Sie kecamatan Monta Kabupaten Bima dan saat sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Polsek Woha”.Ujar Kapolres mengutip Adib.

Masih Adib, kejadian itu berawal korban bersama 3(tiga) orang temanya,sedang duduk di pinggir jalan Raya lintas Tente. -Parado tepatnya di Sekitar SDN 03 Desa Naru ,tiba-tiba datang sekelompok orang dari arah utara langsung melepaskan anak panah kearah tempat duduk korban sehingga Panah tersebut mengenai korban,setelah melakukan pemanahan pelakupun meninggalkan lokasi menuju arah jalan lintas Monta-Parado.

Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami memar di bagian perut akibat terkena anak Panah. (Panah tidak tertancap di badan) Beber Adib.

Personel Polsek Woha yang mendapatkan informasi tersebut langsung bergerak menuju TKP setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan berkoordinasi dengan Personel Polsek Monta dalam waktu singkat akhirnya terduga pelaku berhasil Diamankan.

Adib menjelaskan, Dugaan sementara motiv terduga pelaku dilatarbelakangi oleh Dendam.

Saat ini terduga pelaku diamankan di Mapolsek Woha untuk diproses hukum lebih lanjut Tutupnya. (***)

Syariat, Hakekat dan Esensi Sholawat Nabi Muhammad SAW

jpn

Foto : Penelusuran Google

Bimantika.net -“Sesungguhnya Allah dan Malaikat-Malaikatnya bersholawat atas Nabi; hai orang-orang yang beriman, bersholawat lah untuk Nabi dan ucapkan s a l a m dengan penghormatan kepadanya”.(QS Al-Ahzab 33:56).

Ayat Dalam Al-Qur’an Surat Al-Ahzab ayat 33-35 ini memberikan perintah pada Ummat Manusia untuk bersalawat Pada Nabi Muhammad SAW.

Tujuan bersholawat dan mengucapkan salam atas Nabi Muhammad SAW, atas keluarganya, serta sahabat-sahabatnya, terbagi atas 2 (dua) pendapat yang dapat diartikan secara Syariat dan secara Hakikat

Pertama, Secara Syariat, bahwa Umat Islam bersholawat dan mengucapkan salam atas Nabi Muhammad SAW, keluarganya dan atas sahabat-sahabatnya.

Secara terperinci ditujukan kepada:

a. Rosul dan Nabi Muhammad bin Abdulah yaitu insan yang dibersihkan dan disucikan oleh Allah SWT. Dan diangkat sebagai Nabi dan Rosul terakhir yang sekarang sudah tidak ada lagi (wafat).

b. Keluarga Muhammad SAW yaitu : “Anak–istri-Ibu-Bapak-saudara dan famili yang terdekat. ( Mungkin juga termasuk pamannya yang bernama Abu Jahal yang selalu menjadi rintangan tugas Nabi ).
Kesemuanya itu sudah tidak ada lagi (wafat).

c. Para sahabat-sahabatnya yaitu yang diamksud : Abubakar r.a. – Umar – Usman r.a ‘Ali r.a. dsb. Ini pun keseluruhanya sudah tidak ada lagi. (wafat)

Kedua, Secara Hakekat.
Umat Islam yang sudah menguasai ilmu syariat, Hakikat, Tarekat dan Ma’rifat juga bersholawat dan mengucapkan salam kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi mereka bersholawat bukan ditujukan kepada Nabi Muhammad bin Abdullah, juga tidak ditujukan kepada para keluarga dan para sahabat Nabi, tapi ditujukan khusus kepada:

“Nabi Muhammad selaku Hakekat Rosul Allah, sebagai makhluk yang pertama kali diciptakan, makhluk yang tercinta dan termulia sesudah Allah, sebagai Rosul awal dan akhir yang diberi rahmat untuk semesta alam. (Ini pun tergantung sampai dimana tingkatan ilmu dan terbukanya hijab yang pernah dianugrahi Allah kepada hamba-hamba-Nya).

“ Muhammad itu bukanlah bapak dari salah seorang diantara kamu, tetapi ia adalah utusan Allah dan penghabisan semua Nabi”.(QS Al-Ahzab 33:40)

“Dan ketahuilah bahwa sesungguhnya ditengah-tengah kamu ada Rasul Allah “. ( QS Al Hujurat 49 :7 )

“ Orang-orang yang telah Kami beri Al Kitab ( Kitab Yang Bercahaya ), mengenalnya ( Nur Muhammad ) seperti mengenal anak-anak mereka sendiri dan sesungguhnya segolongan diantara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahuinya “. ( QS Al Baqarah 2 : 146 ) lihat juga QS Al An’am 6 : 20.

MAKNA DAN HAKIKAT SHALAWAT

Nyawa dan Nur Muhammad itu ibarat lampu.

Jiwa dan shalawat itu ibarat kabel yang menghubungkan ke sumber listrik.

Roh dan Tuhan itu di ibaratkan sumber listrik.
ketika seseorang itu bersemangat,

Maka nyawa hidupnya pun semakin kuat.

Begitu pula saat seseorang sedang bersholawat,maka rasa kasih sayang nya pun akan semakin tumbuh dan berwujud di setiap kata dan perbuatannya.

TUHAN bershalawat pada Rasulullah SAW agar sifat Ar Rahman (kasih) dan Ar Rahimnya (sayang) selalu memancar dan kekal pada diri Rasulullah SAW.

MALAIKAT bershalawat kepada Rasulullah Saw,agar cahaya kebenaran selalu menyertai jalan hidup Rasulullah SAW.

UMAT-NYA bershalawat kepada Rasulullah Saw,agar akhlak beliau dan sifat terpuji nya, selalu melekat pada perjalanan hidupnya, hingga dengan sifat kasih sayang nya pada orang lain maupun makhluk lainnya,menjadi sebab ia berhak untuk mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW.

Esensi dari shalawat itu sendiri adalah mengenang, mencintai, serta mencontohkan Nabi, mengidolakannya serta meneladaninya dalam setiap perilaku Nabi. Mengikuti jalan pikiran Nabi, menerima keputusan-keputusannya.

Esensi Shalawat itu mencintai Nabi kemudian mengikuti jejaknya. Itu yang paling esensial. (***//Berbagai Sumber)

Tujuan Allah Ciptakan Manusia Yang Ditantang Iblis

jpn

Foto : Layar Tangkapan Geogle

Bimantika.net -Manusia harus tahu hakikat posisinya sebagai makhluk, yaitu tidak memiliki apa-apa, dan keberadaannya pun ditantang oleh iblis saat Proses penciptaanya oleh Allah SWT

Tujuan penciptaan manusia bisa dijelaskan dalam Islam.

Manusia diciptakan Allah SWT dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Ini sesuai dengan QS. At Tin ayat 4 yang berbunyi:

“Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”

Tujuan penciptaan manusia pastinya bukan sebuah kesia-siaan. Sebagai makhluk yang diciptakan paling sempurna dibanding makhluk lain,

Tujuan penciptaan manusia yang paling utama adalah untuk beribadah dan bertakwa pada Allah.

Manusia pada umumnya diciptakan untuk beribadah kepada Allah SWT. Hal ini sesuai dengan ayat QS.Adz Dzariyat: 56 yang berbunyi:

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” (QS. Al-Dzariyat: 56)

Tujuan penciptaan manusia selanjutnya adalah sebagai pengurus bumi dan seisinya.

Khalifah adalah hamba Allah yang ditugaskan untuk menjaga kemaslahatan dan kesejahteraan dunia.

Ayat 30 dari surat al-Baqarah adalah informasi bagi para malaikat bahwa Allah menciptakan khalifah (Adam dan keturunannya) di muka bumi.

Manusia diberi derajat tinggi untuk mengatur, mengelola dan mengolah semua potensi yang ada dimuka bumi.

Tujuan penciptaan manusia sebagai khalifah juga tertuang dalam QS. al-An’am ayat 165 yang berbunyi:

” Dan Dia lah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan dia meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksaan-Nya dan Sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

Tujuan penciptaan manusia yang ketiga adalah mengemban amanah.

Tujuan ini berupa kesanggupan manusia memikul beban taklif yang diberikan oleh Allah SWT. Tujuan penciptaan manusia ini mendidik orang-orang beriman supaya selalu memelihara amanah dan mematuhi perintah tersebut.

Hal ini sesuai dengan QS al-Ahzab ayat 72 yang berbunyi:

” Sesungguhnya kami Telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, Maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikulah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh”

Manusia adalah makhluk pilihan yang dimuliakan oleh Allah dari makhluk
ciptaan-Nya yang lainnya.

Islam menjelaskan bahwa Allah SWT menciptakan manusia berasal dari tanah, kemudian menjadi nutfah, alaqah, dan mudgah sehingga akhirnya menjadi makhluk Allah SWT yang paling sempurna dan memiliki berbagai kemampuan.

Tercatat empat macam keistimewaan yang diberikan Oleh Allah kepada manusia ialah, akal, agama, rasa malu, dan amal shalih. Manusia sebagai pemimpin bumi mendapat kedudukan yang mulia disisi Allah SWT. Sebagai khalifah, manusia dianugerahi keistimewaan dan kelebihan yang tidak dimiliki oleh makhluk lainnya.

Dalam hadis Rasulullah berpesan

” Ada empat perkara sebagai mutiara manusia, yang dapat hilang dengan empat perkara lain, ialah : Akal dihilangkan oleh marah, Agama dihilangkan oleh hasut, Malu dihilangkan oleh tamak, dan amal shalih dihilangkan oleh menggunjing”.

Fitrah manusia sejak lahir adalah kebaikan, fitrah inilah yang tertanam dalam diri manusia. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Alquran surat As-Syams ayat 7:

وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا “

Yang artinya: “Dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya).”

Dalam Ayat Al Qur’an Lainnya Allah SWT Menjelaskan :

فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا فِطْرَتَ اللَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا لَا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ اللَّهِ “

Artinya “Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah. Fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.”

Dua hikmah penciptaan manusia.

Hikmah pertama, agar manusia memiliki ilmu tentang Allah Ta’ala
Hikmah penciptaan ini Allah Ta’ala jelaskan dalam firman-Nya,
”Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasannya Allah itu Maha Kuasa atas segala sesuatu. Dan (agar kamu mengetahui bahwa) sesungguhnya Allah, ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu.” (QS. Ath-Thalaq [65]: 12.

Allah Ta’ala berfirman di ayat yang lain,

فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ

”Ketahuilah, bahwasannya tidak ada sesembahan yang benar (yang berhak disembah) kecuali Allah.” (QS. Muhammad [47]: 19)

Hikmah kedua, agar manusia beribadah hanya kepada Allah Ta’ala
Hikmah ke dua ini juga telah Allah Ta’ala jelaskan dalam firman-Nya,

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Aku tidaklah menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyaat [51]: 56). (***// Berbagai Sumber)

Bupati IDP dan Ketua Dewan Dae Yandi Bantu Pribadi MTQ Kecamatan Bolo

jpn

Bimantika.net -Sebanyak 275 peserta mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke- 31 Tingkat Kecamatan Bolo yang dibuka secara resmi oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE,. M.IP (IDP)Jumat (4/8) di Lapangan Desa Leu-Bolo.

Bupati IDP dalam sambutannya mengungkapkan, Bolo merupakan kecamatan ke-10 yang telah menyelenggarakan MTQ tahun ini.

Dalam perjalanan kegiatan MTQ dari waktu ke waktu kehadiran Kecamatan Bolo sangat diperhitungkan oleh kecamatan lain karena miliki stok qori dan qoriah serta telah melahirkan para juara hingga tingkat internasional.

“Agar kegiatan keagamaan seperti MTQ dapat berjalan sesuai harapan, penting melibatkan semua pihak. Banyaknya bantuan dan dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak menunjukkan keinginan untuk berpartisipasi dalam kegiatan MTQ dan hal ini memerlukan keikhlasan semua pihak”. Imbuh Bupati IDP.

Menyinggung prestasi, Kecamatan Bolo akan terus mengukir prestasi dan menjadi “kiblat” bagi Kecamatan lainnya. Semoga musabaqoh berjalan aman, lancar, sukses dan melahirkan qori/qariah yang menjadi Duta Kabupaten Bima pada MTQ tingkat provinsi, nasional maupun internasional.

Usai memberikan sambutan, Bupati selanjutnya menyerahkan bantuan senilai Rp 5 juta dan Rp. 3 juta bantuan dari Ketua DPRD Kabupaten Bima untuk mendukung penyelenggaraan MTQ.

Ketua panitia pelaksana Ismail Umar, S.Pd dalam laporannya di arena utama MTQ tersebut menjelaskan, jumlah Qori, qoriah, hafizah dan hafizah yang ikut serta pada MTQ tahun ini lebih banyak dibanding pada penyelenggaraan kegiatan yang sama tahun-tahun sebelumnya.

Berkaitan dengan kegiatan MTQ yang diikuti kafilah dari 14 Desa se-kecamatan Bolo tersebut, Ismail menyampaikan terima kasih atas bantuan semua pihak yang telah memberikan dukungan moril maupun dana khususnya para kepala desa, para tokoh, Kepala sekolah dan elemen lainnya.

Usai penyampaian laporan panitia dilanjutkan dengan pelantikan 39 orang anggota dewan hakim berdasarkan SK Camat Bolo nomor 23 tahun 2023 tentang pengangkatan dewan Hakim MTQ Ke-31 Tingkat Kecamatan Bolo.

Sejumlah pejabat turut hadir antara lain Ketua DPRD Muhammad Putera Ferryandi, S.IP, M.IP, (Dae Yandi) Inspektur Kabupaten Bima H. Abdul Wahab Usman SH, M.Si, Kadis Pariwisata Drs. Salam Gani, M.Pd, Kadis Perhubungan Drs. H. masykur, MM, Kadis Dukcapil Salahudin, SH, M.Si, Dir PDAM H. Haerudin, Camat Bolo Dra.Hj.Arabiah, Kabag Kesra, Kabag Tata Pemerintahan, Kabag Kerjasama Setda, Camat Madapangga Tajuddin Noor, Para Pejabat Eselon III Dinas PUPR, Dinas PMD, BKD & Diklat. (***)

Dikpora Kota Bima Laporkan Akun Fake Kim Rayya Penyebar Hoax Yang Bilang Honorer Terima Gaji 300 Ribu Tandatangan 500 Ribu

jpn

Muhammad Humaidin, S. Pd, M. Pd Kabid Dikdas Dinas Dikpora Kota Bima

Bimantika.net -Adanya Pemberitaan dengan judul “Dikpora Kota Bima “Tipu” Guru Honorer ? Gaji 300 Ribu Tandatangan 500 Ribu” di Media Online Jum’,at 4 Agustus 2023 dibantah oleh Dua orang Kepala Bidang (Kabid) yang ada di Dinas Dikpora Kota Bima.

Kabid Dikdas Dikpora Kota Bima Muhammad Humaidin, S. Pd, M. Pd mengaku bahwa Akun Facebook yang menyebarkan berita itu adalah Akun Anonim alias Fake.

“Itu Akun Palsu yang sengaja membuat gaduh di dunia pendidikan Kota Bima, dan kami akan Laporkan Akun Fake tersebut di Polres Bima Kota” ujar Humaidin Jum’at Pagi (4/8).

Lanjutnya bahwa pihaknya memiliki data resmi tentang persoalan sistim penggajian para tenaga honorer K2.

“Kami siap untuk menyiapkan bukti tandatangan penerimaan” ujar Humaidin.

Masih menurut Humaidin Bahwa secara administrasi keuangan bagi guru Honorer K2 sangat rapi.

“Dan bukti transfer di bank NTB ke rekening yang bersangkutan kami sangat rapi” ujar Humaidin.

Zainuddin, S. Pd Kabid PNFI Dinas Dikpora Kota Bima

Hal senada disampaikan oleh Kabid PNFI, Zainuddin, S. Pd, Ia menyebut bahwa akun Facebook Kim Rayya itu adalah akun palsu yang sengaja menyebarluaskan berita bohong.

“Itu akun palsu, yang jelas kalau soal gaji honorer kami Di Dinas sama sekali tidak menyentuh sedikitpun hak guru honorer karena gaji mereka by rekening” ujar Zain sapaan akrabnya.

Zain menambahkan bahwa dirinya dan Dinas Dikpora Kota Bima menyesalkan adanya upaya merongrong dinas Dinas Dikpora Kota Bima dengan menggunakan Akun Facebook di Media Sosial.

Masih menurut Zain bahwa sepengetahuan dirinya selaku Kepala Bidang bahwa sistim penggajian para guru honorer K2 itu menggunakan sistim LS.

“Sistim LS itu adalah langsung gaji mereka masuk rekening masing-masing guru honorer” tegas Zain.

Inilah berita lengkap Media Online Bimantika sebelumnya :

Miris, Nasib Guru Honorer di kota bima dipermainkan oleh Dinas Dikpora Kota Bima.

Betapa tidak, mereka telah mengabdikan dirinya sebagai tenaga pengajar honorer dengan gaji yang sangat kecil namun dipaksa untuk menandatangani slip gaji yang tidak sesuai dengan mereka terima.

Salah seorang guru honorer Kota Bima Kim Rayya dalam akun Facebook pribadinya yang di release nya Jum’at 4 Agustus 2023 menyampaikan keluhannya selama bertahun-tahun.

Berikut Kalimat Keluhan Guru Honorer Tersebut dengan Teks Aslinya Tanpa di Edit Oleh Media Online Bimantika Jum’at 4 Agustus 2023.

Kisah guru honorer bertahun2 gaji kami tetap 300 rb perbulan di suru tanda tangan 500 kalau kita mengadu akan di ancam pecat kpl dinas hanya diam aja😭😭

Atas keluhan yang disampaikan oleh salah seorang Guru Honorer tersebut, Ditanggapi oleh berbagai para Netizen.

Salah satunya adalah Owen Jr yang membagikan kembali postingan salah seorang tenaga honorer tersebut.

Pada media online Bimantika Owen Jr ikut merasa prihatin atas apa yang dirasakan oleh para guru honorer tersebut

“Bahkan diancam untuk di pecat, inilah yang disebut dengan tindakan dzolim itu” demikian ujar Owen.

Lanjut Owen bahwa kasus ini wajib di tuntaskan.

“tuntaskan aba , itu biadab namanya” kata owen dalam kolom komentarnya bertautan dengan Akun Ketua RW 01 Pane Rafiuddin Al Jafar atau yang biasa disapa dengan Aba Jef

Netizen lainnya berharap agar kasus ini bisa dituntaskan karena merugikan para tenaga honorer.

“Ini perlu dituntaskan bila perlu harus ada pertanggung jawaban dari pihak Dinas Dikpora” tegasnya.

Akun Facebook Musade Nuhammad dalam kolom komentarnya di Postingan Arif Bimantika menyampaikan hal senada yang tidak sepakat dengan cara dan pola Dinas Dikpora.

“Sudah gaji sedikit masih lg di potong
Asli biadab ini orang” kata Musade Muhammad.

Akun Facebook Ompu Suki pun ikut memberikan komentarnya.

“Sama mpa labo dikpora kab bima rau re..11 12 mpa…😀” Kata Ompu Suki.

Andika Ardiansyah juga menyampaikan pendapat dan pandangannya dalam komentar nya

“Miris dunia…..

Semoga mendapatkan hikmah aamiin…” Ujarnya dalam kolom komentar.

Akun Facebook Sri Anwar ikut memberikan komentarnya di Kolom status Arif Bimantika.

“Bukanya di tambah malah di kurangin,,,yang seperti itu harus di tindak tegas👍👍” kata Sri Anwar.

Sementara Akun Facebook Nining Nining ikut memberi komentar dengan nada membela pemerintah.

“Pemerintah jg ga bisa di salahkan…ini berkaitan dgn anggaran….
Yg salah itu yg numpukin/Nerima tenaga honorer padahal nggak di butuhkan…yg akhirnya nuntut “gaji”.
Jadi bumerang kalo dah kek gini..” kata Nining Nining dalam kolom komentar.

Akun Facebook lainnya Yati Miskan mengungkapkan kekecewaannya.

“Hari gini masih miain ancam2” kata Akun Yati Miskan.

Pemilik Akun Facebook Agussalim AR memberikan pandangan yang pedas dalam kolom komentarnya.

“Dasar manusia serakah gaji sedikit dipotong lagi,dimana hati nuraninya. Saya minta dinas terkait mohon dipanggil sebelum ada demo.” Kata Agussalim AR. (***)

Dikpora Kota Bima “Tipu” Guru Honorer ? Gaji 300 Ribu Tandatangan 500 Ribu

jpn

Bimantika.net -Miris, Nasib Guru Honorer di kota bima dipermainkan oleh Dinas Dikpora Kota Bima.

Betapa tidak, mereka telah mengabdikan dirinya sebagai tenaga pengajar honorer dengan gaji yang sangat kecil namun dipaksa untuk menandatangani slip gaji yang tidak sesuai dengan mereka terima.

Salah seorang guru honorer Kota Bima Kim Rayya dalam akun Facebook pribadinya yang di release nya Jum’at 4 Agustus 2023 menyampaikan keluhannya selama bertahun-tahun.

Berikut Kalimat Keluhan Guru Honorer Tersebut dengan Teks Aslinya Tanpa di Edit Oleh Media Online Bimantika Jum’at 4 Agustus 2023.

Kisah guru honorer bertahun2 gaji kami tetap 300 rb perbulan di suru tanda tangan 500 kalau kita mengadu akan di ancam pecat kpl dinas hanya diam aja😭😭

Atas keluhan yang disampaikan oleh salah seorang Guru Honorer tersebut, Ditanggapi oleh berbagai para Netizen.

Salah satunya adalah Owen Jr yang membagikan kembali postingan salah seorang tenaga honorer tersebut.

Pada media online Bimantika Owen Jr ikut merasa prihatin atas apa yang dirasakan oleh para guru honorer tersebut

“Bahkan diancam untuk di pecat, inilah yang disebut dengan tindakan dzolim itu” demikian ujar Owen.

Lanjut Owen bahwa kasus ini wajib di tuntaskan.

“tuntaskan aba , itu biadab namanya” kata owen dalam kolom komentarnya bertautan dengan Akun Ketua RW 01 Pane Rafiuddin Al Jafar atau yang biasa disapa dengan Aba Jef

Netizen lainnya berharap agar kasus ini bisa dituntaskan karena merugikan para tenaga honorer.

“Ini perlu dituntaskan bila perlu harus ada pertanggung jawaban dari pihak Dinas Dikpora” tegasnya.

Akun Facebook Musade Nuhammad dalam kolom komentarnya di Postingan Arif Bimantika menyampaikan hal senada yang tidak sepakat dengan cara dan pola Dinas Dikpora.

“Sudah gaji sedikit masih lg di potong
Asli biadab ini orang” kata Musade Muhammad.

Akun Facebook Ompu Suki pun ikut memberikan komentarnya.

“Sama mpa labo dikpora kab bima rau re..11 12 mpa…😀” Kata Ompu Suki.

Andika Ardiansyah juga menyampaikan pendapat dan pandangannya dalam komentar nya

“Miris dunia…..

Semoga mendapatkan hikmah aamiin…” Ujarnya dalam kolom komentar.

Akun Facebook Sri Anwar ikut memberikan komentarnya di Kolom status Arif Bimantika.

“Bukanya di tambah malah di kurangin,,,yang seperti itu harus di tindak tegas👍👍” kata Sri Anwar.

Sementara Akun Facebook Nining Nining ikut memberi komentar dengan nada membela pemerintah.

“Pemerintah jg ga bisa di salahkan…ini berkaitan dgn anggaran….
Yg salah itu yg numpukin/Nerima tenaga honorer padahal nggak di butuhkan…yg akhirnya nuntut “gaji”.
Jadi bumerang kalo dah kek gini..” kata Nining Nining dalam kolom komentar.

Akun Facebook lainnya Yati Miskan mengungkapkan kekecewaannya.

“Hari gini masih miain ancam2” kata Akun Yati Miskan.

Pemilik Akun Facebook Agussalim AR memberikan pandangan yang pedas dalam kolom komentarnya.

“Dasar manusia serakah gaji sedikit dipotong lagi,dimana hati nuraninya. Saya minta dinas terkait mohon dipanggil sebelum ada demo.” Kata Agussalim AR

Sementara Kepala Bidang Dikdas Dinas Dikpora Kota Bima Muhammad Humaidin, S. Pd, M. Pd yang dimintai komentarnya tidak memberikan tanggapan apa-apa. (***)

Urgensi Sholat dan Zakat Dalam Islam Sebagai Penolong di Akhirat

jpn

Bimantika.net -Terdapat beberapa ayat yang jelas dan tegas di dalam Al-Qur’an yang memerintahkan, berzakat dan sholat.

Tujuannya adalah sebagai upaya pendekatan diri kepada Allah SWT, sekaligus menerangkan tata cara pelaksanaannya sebagaimana dalil-dalil baik yang ada dalam Al-Qur’an maupun hadits Nabi Saw.

Dalam Al-Qur’an disebutkan :

وَاَ قِيْمُواالصَّلٰوةَ وَاٰ تُواالزَّكٰوةَ وَا رْكَعُوْا مَعَ الرّٰكِعِيْنَ

“Dan laksanakanlah sholat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang yang rukuk.”

(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 43).

Dalam tafsir Kitab Jalalain karya Imam Jalaluddin disebutkan makna dari surat Al-Baqarah ayat 43

“Dan dirikanlah salat, bayarkan zakat dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk) artinya salatlah bersama Muhammad dan para sahabatnya. Lalu Allah Taala menunjukkan kepada para ulama mereka yang pernah memesankan kepada kaum kerabat mereka yang masuk Islam, “Tetaplah kalian dalam agama Muhammad, karena ia adalah agama yang benar!”

Disebutkan juga dalam ayat lainnya pada QS. Al-Baqarah 2: Ayat 177

لَيْسَ الْبِرَّ اَنْ تُوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَ الْمَغْرِبِ وَلٰـكِنَّ الْبِرَّ مَنْ اٰمَنَ بِا للّٰهِ وَا لْيَوْمِ الْاٰ خِرِ وَا لْمَلٰٓئِکَةِ وَا لْكِتٰبِ وَا لنَّبِيّٖنَ ۚ وَاٰ تَى الْمَا لَ عَلٰى حُبِّهٖ ذَوِى الْقُرْبٰى وَا لْيَتٰمٰى وَا لْمَسٰكِيْنَ وَا بْنَ السَّبِيْلِ ۙ وَا لسَّآئِلِيْنَ وَفِى الرِّقَا بِ ۚ وَاَ قَا مَ الصَّلٰوةَ وَاٰ تَى الزَّکٰوةَ ۚ وَا لْمُوْفُوْنَ بِعَهْدِهِمْ اِذَا عٰهَدُوْا ۚ وَا لصّٰبِرِيْنَ فِى الْبَأْسَآءِ وَا لضَّرَّآءِ وَحِيْنَ الْبَأْسِ ۗ اُولٰٓئِكَ الَّذِيْنَ صَدَقُوْا ۗ وَاُ ولٰٓئِكَ هُمُ الْمُتَّقُوْنَ

“Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan ke barat, tetapi kebajikan itu ialah (kebajikan) orang yang beriman kepada Allah, hari Akhir, malaikat-malaikat, kitab-kitab, dan nabi-nabi, dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang dalam perjalanan (musafir), peminta-minta, dan untuk memerdekakan hamba sahaya, yang melaksanakan sholat dan menunaikan zakat, orang-orang yang menepati janji apabila berjanji, dan orang yang sabar dalam kemelaratan, penderitaan, dan pada masa peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 177)

Dalam Al-Quran setidaknya ada 26 ayat yang berbicara tentang zakat yang juga bergandengan dengan perintah shalat. Tentu saja perintah shalat menjadi yang utama, setelah itu baru kata zakat disebut. Hal ini menandakan adanya keterkaitan yang cukup erat di antara pelaksanaan shalat dan berzakat. Sejajarnya dua kata ini dalam sejumlah ayat di Al-Quran pun menandakan bahwa shalat dan zakat memiliki urgensi yang sama dalam kehidupan umat Islam.

Shalat menjadi media komunikasi atau penghubung seorang hamba dengan Tuhannya. Hubungan ini kemudian menjadi kontrol bagi manusia agar menjaga perilakunya sesuai perintah Tuhan. Untuk itulah, mengapa shalat disebut dapat mencegah perbuatan keji dan munkar. Sementara zakat, bisa menyambung silaturahmi antar sesama manusia. Pasalnya, kemampuan tiap-tiap manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup tidaklah sama, untuk itu zakat hadir sebagai media yang mampu memberi solusi bagi mereka yang berkekurangan.

Kedudukan zakat dalam Islam tak boleh dianggap remeh, ia begitu penting bahkan sampai dijadikan satu pilar pokok seorang Muslim dalam beragama, yakni rukun Islam. Rukun Islam yang ketiga menyebut bahwa zakat wajib bagi mereka yang mampu. Sama seperti dalam ayat-ayat Al-Quran, posisi zakat dalam rukun Islam juga ditempatkan setelah perintah shalat. Berikut ayat-ayat Al-Quran tentang zakat yang bergandengan dengan perintah shalat:

Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.” (QS. Al-Baqarah: 43)

Tafsir dan makna ayat menurut Kementerian Agama RI:

Dalam ayat ini ada tiga macam perintah Allah Swt yang ditujukan kepada Bani Israil. Pertama, Agar mereka melaksanakan shalat setiap waktu dengan cara yang sebaik-baiknya, melengkapi segala syarat dan rukunnya, serta menjaga waktu-waktunya yang telah ditentukan, menghadapkan seluruh hati kepada Allah dengan tulus dan khusyuk sesuai dengan syariat yang dibawa Nabi Musa. (***//Berbagai Sumber)