Pj Walikota Bima : Zakat, Cara Allah Agar Hambanya Bersyukur

jpn

Bimantika.net -Zakat adalah cara Allah SWT agar hambanya bersyukur. Sekecil apapun perbuatan baik yang kita lakukan tidak ada yang sia-sia di mata Allah SWT. Begitu pula setiap kebaikan akan kembali kepada kita.

Ungkapan itu disampaikan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, Drs. H. Mukhtar Landa, MH saat menghadiri pendistribusian zakat konsumtif bagi anak yatim, guru honorer serta janda/duda miskin, bertempat di Halaman Kantor Baznas Kota Bima, pada Jum’at, 4 Oktober 2024.

“Saya ajak seluruh ASN agar terus menunaikan zakat profesinya. Mari berjamaah untuk berzakat”, ujar Pj Wali Kota Bima.

“Terima kasih jajaran Baznas karena dengan zakat profesi yang kita salurkan melalui Baznas alhamdulillah telah disalurkan kepada saudara kita yang berhak menerimanya”, ucapnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Bima, H. Nurdin, menyampaikan, pendistribusian zakat konsumtif ini bersumber dari zakat profesi para ASN Kota Bima.

“Hari ini kita salurkan sebesar Rp. 127 juta. Meliputi 186 orang anak yatim, 164 orang guru honorer dan 160 janda dan duda miskin”. pungkasnya.

Turut hadir pada pendistribusian zakat konsumtif bagi anak yatim, guru honorer serta janda/duda miskin tersebut antara lain, Pj. Wali Kota Bima, Pj. Sekda Kota Bima, para Staf Ahli Wali Kota Bima, Kepala Inspektorat Kota Bima, Kepala Dinas Sosial Kota Bima, Camat dan Lurah. (Adv//humas)

“Pasukan Jilbab Putih” Siap Menangkan Nomor 2 Aji Rum-Umi Innah

jpn

Bimantika.net -Ratusan Gender TIM Pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima, Paslon Nomor Urut 2, Ir.H.Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) yang disingkat AMANAH melakukan pertemuan terbatas kediaman HM Rum siang ini (5/10/2024).

Pertemuan itu adalah membahas secara seksama strategi dan pola kemenangan di Pilkada Kota Bima yang dijadwalkan 27 November 2024.

Hadir Dalam pertemuan tersebut Calon Wakil Walikota Bima Hj.Mutmainnah Haris, SH, istri HM Rum Hj.Dewi Wahyuni HM Rum, Serta Tokoh – tokoh perempuan Penting berbagai latar belakang di Kota Bima.

Kehadiran tokoh-tokok perempuan ini dalam diskusinya siap memenangkan paslon nomor urut 2 Aji Rum dan Umi Innah dengan cara-cara damai dan bermartabat.

Di momentum itu, Umi Innah sapaan akrab Calon Wakil Walikota Bima 2024-2029 Hj. Mutmainnah Haris menyampaikan pesan-pesan moral dan pesan politik yang sangat menyejukkan hati.

Umi Innah ungkapkan bahwa Pertemuan ini diharapkan untuk Menjaga Kebersamaan dan Kekompakan dalam Bertarung menuju kemenangan Paslon Nomor Urut 2.

Lanjut Umi Innah bahwa Pertemuan ini sangatlah penting dilakukan dengan harapan Emak-emak, kaum ibu-ibu dan seluruh Perempuan Kota Bima agar nisa satu Komando bulatkan tekad memenangkan AMANAH secara keliling di Kota Bima.

“Mari menangkan AMANAH, Untuk itu, jangan terlena dengan Keadaan hari ini, Mari bekerja Sama untuk mencapai tujuan, langkah ini sebentar lagi akan terwujud Kemenangan kita bersama” ujar Umi Innah.

Umi Innah berharap dalam sisa waktu sekitar satu bulan ini Emak – emak dan seluruh TIM pemenangan Paslon Nomor Urut 2 tetap solid untuk berjuang bersama meraih kemenangan.

“Sisa waktu sebulan ini Kita tetap solid satukan tekad dalam mencapai tujuan akhir untuk sebuah Kemenangan” demikian ujar Umi Innah. (***//)

Aji Rum Masukan 170 M Bangun RS, Paslon Lain Sedang Berjanji Untuk RS

jpn

Bimantika.net –Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bima Nomor Urut 2, Ir. H. Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) memiliki kelebihan dengan paslon nomor 1 dan nomor 3.

Kelebihan Paslon Nomor 2 adalah pada saat Calon Walikota Bima Ir. H. Mohammad Rum, MT menjabat sebagai Penjabat (Pj) Walikota sudah melakukan program yang dijanjikan oleh Paslon Lain saat kampanye Pilkada saat ini.

Paslon Lain sedang memberikan sejumlah janji-janji. Seperti membangun Rumah Sakit (RS) yang representatif, Namun Aji Rum saat jadi Pj Walikota sudah masukan anggaran terkait pembangunan Rumah Sakit.

Yang lain baru rencana mau bangun rumah sakit yang representatif seperti di Kota-Kota besar lainnya. Harapannya, agar rakyat dan keluarga yang sakit tak habiskan banyak uang utk biaya hidup dan perawatan di luar daerah.
.
Yang lain baru rencana. Dan di saat menjadi Pejabat Walikota Bima H. Mohammad Rum sudah mengeksekusi rencana program dari Paslon lawan.

Keberhasilan Aji Rum saat menjadi Pejabat Walikota Bima lalu adalah berhasil melobi anggaran pusat yang akan masuk ke dalam APBD 2025 Kota Bima sebesar lebih dari 170 Miliar.

“Pada saat saya jadi Pj Walikota Bima sudah alokasikan anggaran 170 Milyar untuk pembangunan Rumah Sakit yang representatif di Kota Bima melalui APBD Kota Bima” Ujar Aji Rum pada Media Bimantika usai Sholat Subuh (5/10/ 2024).
.
Bangunan megah nan icon yang akan menjadi maestro Kota Bima yang Baru akan mulai dibangun tahun depan yang berlokasi di bekas kantor Walikota Bima yang lama di Kecamatan Raba, Kota Bima.
.
Itu satu maha karya Aji Rum yang pastinya didukung oleh Perangkat Daerah Pemkot Bima dan jajaran Pimpinan maupun Anggota DPRD Kota Bima.
.
Itu satu yang tampak monumental dari prestasi Aji Rum yang menjadi sebuah kebanggaan bagi warga masyarakat Kota Bima.

Dan yang kedua, tercakup dalam program kerjanya jika terpilih bersama Umi Innah yaitu melanjutkan Pembangunan IAIN Kota Bima yang akan menjadi kampus negeri pertama di Pulau Sumbawa.

Orang tua yang ingin anaknya kuliah di kampus negeri dan tidak lagi menghabiskan banyak biaya hidup seperti kuliah di luar daerah, tentunya akan mengangkat Dua Jempol dengan Rencana Besar Aji Rum Bangun Kampus IAIN melanjutkan Cita-Cita Luhur Walikota HM Lutfi Periode 2018-2023.

Dengan adanya Kampus IAIN Bima tentu Peradaban Intelektual mulai terbangun dengan sendirinya karena Kampus adalah laboratoriumnya produk kaum cendekia dan intelektual muda.

Selain itu juga ada kelanjutan untuk pengembangan Kampus Satelit ITS di Kota Bima.

Satu gambaran jika Aji Rum terpilih menjadi Walikota Bima pencapaiannya bisa lebih dari Bapak Pembangunan Kota Bima Almarhum Noli yang sudah membangun Gedung Putih Kantor Walikota Bima dan 6 unit SDN bertaraf internasional di tengah nilai APBD yang masih rendah saat itu Kota Bima baru terbentuk (***)

Coblos Yang Berjenggot dan Jilbab Putih Nomor 2, Soal Air Bersih dan Sarana Publik Rum-Innah Komitmen Menata Lebih Baik Lagi

jpn

Bimantika.net -Masyarakat Kelurahan Rite menyambut antusias blusukan Pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima nomor urut 2, Ir. H. Mohammad Rum dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) atau disingkat AMANAH Jum’at (4/10/2024).

Paslon nomor urut 2 itu disambut di sepanjang jalan yang ada di Kelurahan Rite dengan familiar dan penuh kekeluargaan

Pada kesempatan itu juga pasangan Amanah menjenguk warga yang sakit sebagai bukti Aji Rum dan Umi Innah perhatikan rakyat dan warga masyarakat.

Paslon Nomor 2 juga melihat kondisi Kelurahan Rite yang akan ditata lebih nyaman buat anak-anak, bila menang pilwakot Bima tanggal 27 November 2024.

Aji Rum berkeinginan setiap rumah warga Kelurahan Rite terpasang keran air yang menjadi problem utama warga masyarakat Kota Bima dibeberapa kelurahan.

“Masalah air bersih akan diselesaikan. Saya ingin setiap rumah harus ada keran air,” komitmen Aji Rum.

Aji Rum pun akan menghadirkan dokter keliling kelurahan untuk memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat yang membutuhkan.

Untuk guru honorer, H. Mohammad Rum juga akan memberikan dana hibah yayasan.

“Bagi guru honorer nanti akan dibantu dengan dana Hibah yayasan. Supaya ibu guru bisa beli bedak dan pulsa,” ungkapnya.

H. Mohammad Rum bukan hanya berjanji, tapi akan diwujudkan apabila rakyat Kota Bima memberikan kepercayaan untuk memimpin Kota Bima lima tahun kedepan.

“Ini bukan janji, tetapi ini merupakan kewajiban kita nanti,” katanya.

Aji Rum meminta seluruh warga Rite untuk tidak salah pilih pada tanggal 27 November 2024.

H. Mohammad Rum menambahkan janji PKH akan dilindungi, dan bagi warga yang belum dapat PKH akan ditambahkan.

“Jangan khawatir, yang penting jangan lupa coblos nomor urut 2,” katanya.

Warga Kelurahan Rite berkomitmen akan mengadakan lomba paling banyak antar RT, untuk memenangkan nomor urut 2 pada pilwalkot Bima 2024.

Sementara Umi Innah ingatkan warga agar coblos jilbab putih pada tanggal 27 November 2024.

“Coblos yang punya jenggot dan jilbab putih,” ajaknya.

Umi Innah mengatakan, pasangan Amanah mengharuskan ASN untuk memakai kain tenun setiap hari Kamis. Itu dilakukan sebagai upaya mensejahterakan kesejahteraan bagi penenun. (***)

DJ Protes Majunya Calon Ketua Umum KONI Yang Labrak Regulasi

jpn

Bimantika.net -Ada dua orang Calon Ketua Umum KONI Kota Bima yang sudah mendaftarkan diri di Tim Penyaringan dan Penjaringan ((TPP) bentukan Koni Kota Bima.

Kedua Calon itu Adalah Anggota DPRD Kota Bima Alfian Indra Wirawan, S. Adm atau biasa disapa Dae Pawan dan Mantan Anggota DPRD Kota Bima Tiga Periode Sudirman DJ, SH atau biasa disapa Om DJ.

DJ yang ditemui Media Online Bimantika di kediamannya Jum’at 4 Oktober 2024 menjelaskan sejumlah mekanisme dan regulasi yang mengatur soal sarat dan Ketentuan seseorang maju menjadi Calon Ketua Umum Koni Kota Bima.

Menurut DJ bahwa bernegara dan berorganisasi di republik ini yang baik harus berdasarkan tata aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan bahwa ada ketentuan seseorang maju menjadi Ketua Umum Koni, karena ada pedoman dan rambu-rambu yang sangat jelas bagi seorang yang memiliki jabatan seperti Anggota DPR dan DPRD.

“Pedoman itu tertuang dalam Pasal 188 Ayat C UU Nomor 23 tahun 2014 dan UU 32 Tahun 2003 Pasal 54 Ayat 1” Tegas Om DJ.

DJ menegaskan Kalau ingin Jadi Ketua KONI Kota Bima jangan Tabrak Aturan

Lanjut DJ bahwa dalam UU dan tata aturan seorang berstatus sebagai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah sudah jelas ada aturan yang yang menyatakan melarang anggota dari lembaga tersebut untuk merangkap jabatan pada badan lain yang anggarannya bersumber dari APBN/APBD
Salah satu dari badan lain tersebut adalah KONI.

Bahwa ketentuan mengenai larangan merangkap jabatan sebagaimana
telah diuraikan di atas diatur pula dalam Pasal 54 Ayat (1) Undang-Undang
Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yang berbunyi :”Anggota DPRD dilarang merangkap jabatan”

Ia menegaskan rangkap jabatan itu sebagaimana yang diatur dalam Pasal 54 Ayat (1) Undang-Undang
Nomor 32 Tahun 2004 adalah :
a. pejabat negara lainnya;
b. hakim pada badan peradilan;
c. pegawai negeri sipil, anggota TNI/Polri, pegawai pada badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah dan/atau badan lain
yang anggarannya bersumber dari APBN/APBD”.

“Dari ketentuan pasal tersebut diatur bahwa Anggota DPRD dilarang merangkap jabatan sebagai pegawai pada badan yang anggarannya
bersumber pada APBN/APBD” tegas Om DJ.

Masih Menurut DJ masuknya pejabat publik dalam kepengurusan sejumlah cabang olahraga (cabor) di KONI merupakan bentuk pembangkangan terhadap surat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor B-903 01-15/04/2011, tanggal 4 April 2011, tentang hasil kajian KPK terkait rangkap jabatan pejabat publik pada penyelenggaraan keolahragaan di daerah.

“Juga UU No 27 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, disebutkan jika anggota DPRD dilarang menjadi pengurus instansi yang mendapatkan dana dari APBN maupun APBD” jelas DJ.

Bahkan menurut DJ pada surat edaran KPK ditujukan kepada Mendagri, nomor 800/148/SJ 2012, kata dia, secara tegas melarang kepala daerah tingkat I dan II, pejabat publik, wakil rakyat, hingga PNS untuk merangkap jabatan dalam organisasi olahraga.

Dirinya secara tegas akan melakukan upaya hukum hingga ke KPK dalam rangka mengadvokasi soal majunya pejabat publik menjadi Ketua Umum KONI Kota Bima.

“Sangat jelas ini adalah tindakan yang melawan hukum, maka saya tetap permasalahkan secara hukum urusan ini hingga ke KPK” demikian ujar DJ. (***)

Coblos Jilbab Putih Nomor 2 Menuju KOTA BIMA BARU

jpn

Bimantika.net -Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bima Nomor urut 2 Ir. H. Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) yang disingkat AMANAH memiliki Tagline menuju KOTA BARU (Bersih, Aman, Religius dan Unggul).

Tagline ini tentu lahir dari Calon Walikota Bima Aji Rum Sang Engineering sejati sesuai dengan latar pendidikan yang di tempuhnya yakni Sarjana S1 Teknik Sipil dan S2 Magister Teknik Sipil.

Tingkat Pendidikan berlatar belakang D3 di ITS Surabaya dan dilanjutkan S1 Teknik Sipil Muhammadiyah Mataram serta Magister (S2) Teknik Sipil Unissula Semarang menjadikan Aji Rum Sapaan Akrabnya memiliki planning jadikan Kota Bima “Kota Baru”.

Media Online Bimantika pernah wawancara khusus Aji Rum (18/6) yang di muat kembali hari ini Jum’at 4 Oktober 2024 berbincang Khusus dengan Aji Rum soal landasan dan tatanan Kota Baru.

Menurutnya Sifat dan ciri dasar sebuah kota dikatakan maju apabila Bersih lingkungannya.

“Agama pun mengajari untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan” ungkap Aji Rum

Dalam bincang santai itu, Aji Rum menjelaskan bahwa Dalam ajaran sunnah dan hadis, Nabi Muhammad SAW sering menekankan pentingnya kebersihan.

“Rasulullah menyatakan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman, dan bahwa Allah SWT mencintai orang-orang yang bersih dan rapi” bebernya.

Oleh karena itu, sebagai umat Islam, kita dianjurkan untuk selalu menjaga kebersihan dalam setiap aspek kehidupan kita.

Menjaga kebersihan juga merupakan bentuk penghormatan terhadap diri sendiri dan orang lain.

Dalam Islam, setiap individu memiliki martabat yang tinggi, dan menjaga kebersihan adalah salah satu cara untuk memelihara martabat tersebut.

Dengan menjaga kebersihan, kita menunjukkan kepada orang lain bahwa kita menghargai diri kita sendiri dan lingkungan sekitar.

Sebagai khalifah di bumi, umat Islam memiliki tanggung jawab untuk menjaga alam semesta yang diciptakan oleh Allah SWT.

Salah satu cara untuk melaksanakan tanggung jawab ini adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan dan alam sekitar kita.

Dengan tidak membuang sampah sembarangan dan merawat lingkungan, kita dapat menjaga keindahan dan kelestarian bumi yang menjadi amanah dari Allah SWT.

Ciri kedua sebuah kota itu maju adalah Aman. Aman untuk ditempati oleh warga masyarakat dan siapapun yang datang berkunjung ke Kota Bima.

“Investor tidak akan pernah ragu berinvestasi pada daerah yang Aman dalam pengertian yang lebih luas” ujar Aji Rum.

Lanjutnya bahwa sebuah daerah maju di tandai dengan Religiusitas ditengah pluralitas berbangsa dan bernegara.

“Religius secara luas adalah saling hormat satu sama lainnya dalam berkeyakinan serta toleransi antar satu sama lainnya baik yang berkeyakinan sama maupun beda keyakinan” ujar Aji Rum.

Yang terakhir adalah ikhtiar dalam menciptakan generasi Unggul di segala dimensi hidup dan kehidupan.

HM menyebutkan bahwa dalam membangun generasi unggul merupakan tugas semua pihak secara utuh dan menyeluruh.

“Membangun generasi unggul ini harus terlibat semua pihak untuk berkolaborasi dan tentunya disesuaikan dengan kondisi zaman sesuai dengan pesan Rasulallah dalam petunjuknya” ujar Aji Rum.

Aji Rum membeberkan menyebut setidaknya ada tiga cara dalam membangun generasi unggul.

Pertama sejak dini menciptakan generasi unggul itu harus unggul dalam moral dan spiritualnya.

“Moralitas dan akhlak menjadi suatu hal yang harus diperlukan dalam membangun generasi unggul” ujarnya.

Kedua, menurut Aji Rum bahwa generasi unggul harus menguasai ilmu pengetahuan.

“Sangat jelas dala Al-Quran, bahwa yang akan diangkat derajatnya yakni orang yang beriman dan memiliki ilmu pengetahuan” ungkap Aji Rum.

Lanjutnya bahwa Orang Islam harus menguasai ilmu yang dibutuhkan untuk kehidupan baik di dunia lebih-lebih di akhirat kelak.

“Kalau kita tertarik di bidang IT, kuasai dan buat ilmu itu bermanfaat untuk orang banyak dalam persoalan IT, itu salah satu contoh kongkritnya,” beber Aji Rum.

Terkahir menurut Aji Rum bahwa generasi unggul harus memiliki peran sosial kemasyarakatan yang signifikan di lingkungannya.

“Dengan peran aktif yang signifikan itulah makna terdalam dari manusia yang bermanfaat bagi masyarakat luas di sekitarnya” kata Aji Rum.

Aji Rum berkesimpulan bahwa generasi unggul adalah generasi solutif.

“Solutif itu adalah Kita bagian dari solusi kehidupan, bukan bagian dari problematika hidup dan kehidupan,” Demikian ujar Aji Rum menjelaskan.

Untuk diketahui publik bahwa KPU Menetapkan 3 Paslon Walikota dan Wakil Walikota Bima yang berkontestasi di Pilkada Kota Bima.

Nomor Urut 2 adalah Aji Rum dan Umi Innah satu-satunya perempuan berjilbab Putih di dalam surat suara.

“Hanya Paslon Nomor 2 yang berjilbab Putih Coblos nomor 2 Jilbab Putih” ajak Umi Innah Calon Wakil Walikota Bima Nomor urut 2. (***//)

Bappeda NTB Gelar Penguatan Kapasitas Perencanaan Dinas Kesehatan untuk Program ATM

jpn

Bimantika.net -Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Nusa Tenggara Barat menyelenggarakan kegiatan penguatan kapasitas perencanaan bagi Dinas Kesehatan dalam penyusunan Rencana Kerja (Renja) untuk program AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM).

Acara yang berlangsung di Hotel Puri Indah Mataram ini merupakan hasil kolaborasi antara Bappeda Provinsi NTB dengan Asosiasi Dinas Kesehatan, serta didukung penuh oleh Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Resilient and Sustainable System for Health (RSSH) yang bertujuan untuk memperkuat sistem kesehatan yang tangguh dan berkelanjutan.

Program ATM dipilih sebagai fokus utama mengingat pentingnya penanganan ketiga penyakit tersebut dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat di Provinsi NTB.

“Penguatan kapasitas perencanaan ini sangat penting untuk memastikan program ATM dapat diimplementasikan secara efektif dan efisien,” ujar perwakilan Bappeda Provinsi NTB dalam sambutannya.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi terkait, termasuk:

Bappeda Provinsi NTB, Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota se NTB, Asosiasi Dinas Kesehatan se Indonesia, Perwakilan Kementerian Dalam Negeri dan Perwakilan Kementerian Kesehatan.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pembekalan mengenai:

Teknik penyusunan Renja yang efektif,Strategi penanganan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria Integrasi program ATM dalam sistem kesehatan daerah, Monitoring dan evaluasi program kesehatan

Diharapkan melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan di seluruh Provinsi NTB dapat meningkatkan kualitas perencanaan program ATM, sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat. (***//Adv)

Miskal : Warga Kota Bima Ingin Walikota Baru, Paslon Nomor 2 Idola Rakyat Arus Bawah dan Para Tokoh

jpn

Bimantika.net -Fenomena menarik warga masyarakat Kota Bima di Pilkada Kota Bima ingin Walikota dan Wakil Walikota yang “Baru”.

Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bima Nomor Urut 2, Ir. H. Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) atau disingkat AMANAH menjadi idola bagi warga masyarakat Kota Bima dari berbagai cluster serta kencangnya dukungan para tokoh Agama, Mantan-mantan Sekda, mantan birokrasi, elite-elite politik dan lainnya.

Miskal, SH Ketua Tim Hukum Paslon AMANAH Nomor 2 pada media online Bimantika Kamis 3 Oktober 2024 menyampaikan bahwa Paslon Nomor 2 dengan Visi dan Misi nya yang jadikan Kora Bima Baru menjadikan rakyat Kota Bima sangat antusias memenagkan Aji Rum-Umi Innah.

Kota Bima BARU (Bersih, Aman, Religius, Unggul) menurut Miskal menjadi magnet tersendiri di masyarakat arus bawah lebih lebih lagi para elite tokoh Agama, Tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kaum perempuan dan para elite eks birokrasi.

“Bukti dan fakta rill lapangan setiap blusukan Paslon Nomor 2 terlihat dengan jelas antusiasme dan dukungan dari masyarakat arus bawah dan para tokoh dan elite parpol dan eks birokrasi serta mantan-mantan Sekda” ujar Miskal.

Ia menyampaikan bahwa Aji Rum dan Umi Innah Paslon yang bisa diterima baik oleh warga karena perpaduan Birokrat dan Politisi, Laki dan Perempuan.

“Jangan lupa bahwa kecendrungan para ibu-ibu juga pada paslon nomor 2 karena Umi Innah satu-satunya perwakilan perempuan di Pilkada Kota Bima” ujar Miskal.

Lebih Lanjut Miskal Mengemukakan bahwa Paslon Nomor Urut 2 Rum-Innah yang didukung oleh Partai Golkar, Gerindra, Nasdem, Hanura, PDIP dan Perindo akan terus mendapat dukungan sebagian besar masyarakat kota bima karena pasangan ini sangat ideal untuk menata dan membangun Kota Bima Baru.

Menurutnya bakal calon Wakil Walikota Bima, Hj. Mutmainnah adalah politisi perempuan yang menjadi aset Kota Bima ke depannya.

“jangan salah bro, Umi Mutmainnah Politisi perempuan muda anak seorang Kiyai di Bima adalah sosok perempuan sukses menjadi Anggota DPRD Kota Bima Dua Periode sekaligus sebagai Ketua DPD Partai Nasdem Kota Bima” ujarnya.

Kesuksesan Mutmainnah dalam memanajemen partai, di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 Nasdem mengalami peningkatan dalam meraih kursi parlemen di Kota Bima.

“Ini adalah catatan sejarah bahwa politisi perempuan muda sanggup mengantarkan partainya menjadi partai papan menengah di kota Bima” urainya.

Miskal sebut bahwa Pileg 2019 Nasdem Kota Bima meraih 2 kursi DPRD sedangkan Pileg 2024 meraih 3 kursi DPRD Kota Bima.

“Ini tentu menjadikan alat ukur dari sekian banyak parameter kesuksesan dalam memanajemen organisasi partai politik” demikian tegasnya.

Dengan antusias warga masyarakat Kota Bima yang inginkan Kota Bima Baru yang lebih maju, Miskal pun menyebut pasangan Rum-Innah berpeluang menangkan Pilkada Kota Bima dengan gaya komunikasi yang disenangi oleh warga masyarakat Kota Bima. (***)

Paslon Nomor 2 Ibarat Perang Siap Tempur, Punya Tim Medis Gratis

jpn

Bimantika.net -Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bima Nomor Urut 2, Ir. H. Mohammad Rum, MT dan Hj. Mutmainnah Haris, SH (Aji Rum-Umi Innah) yang disingkat AMANAH ibarat perang sudah siapkan segala bentuk yang dibutuhkan.

Paslon AMANAH dalam kontestasi Pilkada Kota Bima sudah siap dengan segala kebutuhan mendasar untuk membantu warga masyarakat Kota Bima.

Tim medis AMANAH dari pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bima, Aji Rum – Innah saat ini melakukan riil action lapangan.

Beberapa tempat Tim Medis AMANAH melakukan kegiatan sosial dengan memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi warga.

Setidaknya sudah dua tempat Tim Medis Amanah lakukan kegiatan sosial pemeriksaan kesehatan secara gratis yakni di Kelurahan Rabangodu Selatan Kecamatan Raba dan Lingkungan Ni’u Kelurahan Dara Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima.

Tim Medis AMANAH menyediakan layanan konsultasi kesehatan, pemeriksaan tekanan darah, serta terapi dan obat-obatan gratis kepada pasien yang telah terdeteksi menderita stroke.

Aji Rum, calon Walikota Bima, pada media Online Bimantika Rabu 3 Oktober 2024 mengungkapkan bahwa kegiatan Tim Medis merupakan wujud kepedulian dan komitmen mereka dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.

Kedepan Aji Rum memiliki impian memberikan layanan kesehatan gratis keliling seluruh Kelurahan.

“Kami ingin memastikan warga yang membutuhkan perawatan medis, khususnya pasien stroke, mendapatkan perhatian yang layak. Kesehatan adalah hak setiap warga, dan kami berupaya untuk mencapainya,” kata Aji Rum.

Sementara Umi Innah, calon Wakil Walikota, menambahkan bahwa program serupa akan terus dilakukan di berbagai kelurahan lainnya.

“Kesadaran akan kesehatan harus ditanamkan dalam masyarakat. Kami akan terus berupaya untuk menyediakan layanan kesehatan yang lebih baik dan terjangkau, terutama bagi mereka yang kurang mampu,” ungkap Innah.

Warga setempat mengapresiasi kegiatan di dua tempat tersebut sebagai bukti bentuk perhatian Aji Rum dan Umi Innah dalam hal layanan kesehatan.

“kami merasa sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan dan pengobatan gratis. Semoga ini bisa terus berlanjut, sehingga lebih banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya.” ujarnya.

Tim medis AMANAH berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi solusi sementara bagi warga yang sakit, tetapi juga dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan rutin.

Dengan dukungan masyarakat, mereka yakin dapat mewujudkan visi dan misi untuk kesehatan yang lebih baik di Kota Bima. (***)

Dikes Kabupaten Bima Gelar Pelatihan Ketrampilan Dasar Posyandu

jpn

Bimantika.net -Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bima menyelenggarakan Pelatihan Keterampilan Dasar Posyandu bagi Tenaga Kesehatan (Petugas Promkes) Puskesmas se-Kabupaten Bima.

Kabid Kesmas melalu Ketua tim kerja Promosi Kesehatan Agus Herijaya, SKM menyampaikan bahwa Kegiatan akan berlangsung selama lima hari, dari Selasa hingga Sabtu tanggal 1-5 Oktober 2024, bertempat di Hotel Puri Indah Mataram.

Acara pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang SDK Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Supratman, S.Sos., yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Fahrurahman, SE, M.Si.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi tenaga kesehatan, khususnya petugas promosi kesehatan (Promkes) dalam mengelola dan mengembangkan Posyandu di wilayah kerja masing-masing.

Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek penting dalam pengelolaan Posyandu, termasuk:
Manajemen Posyandu, teknik komunikasi efektif dengan masyarakat, Pencatatan dan pelaporan kegiatan Posyandu, Pemantauan tumbuh kembang balita
Penyuluhan kesehatan dan gizi.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh petugas Promkes dari Puskesmas se-Kabupaten Bima, yang diharapkan dapat mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk mengoptimalkan pelayanan Posyandu di wilayahnya masing-masing.

“Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Dinas Kesehatan Kabupaten Bima dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan berbasis masyarakat melalui Posyandu. Kami berharap para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk kemajuan kesehatan masyarakat di Kabupaten Bima,” ujar Supratman dalam sambutannya. (***)