Humas Pemkab Bima Beberkan Capain Kerja Bupati IDP Dahlan

Bima Bimantika.net

Menanggapi pemberitaan Bimantika.net kamis (1/8/2019) bagian Humas dan Pemberitaan Pemkab Bima merelease pemberitaan melalui Kasubag Pemberitaan, Zainuddin, SS. Pada Bimantika.net zen sapaan kasubag membeberkan melalui Press Releasenya bahwa Kondisi fisik sekolah merupakan salah satu pendukung pelaksanaan KBM, tidak secara niscaya menjadi satu-satunya indikator absolute menilai keberhasilan atau kegagalan bidang pendidikan.
Capaian kinerja urusan pendidikan dapat dilihat secara komprehensif dengan menghadirkan berbagai indicator, diantaranya melalui Angka Partisipasi Murni (APM) yang terus mengalami peningkatan. Kepemimpina Hj. Indah Dhamayanti Putri dan Drs. H. Dahlan M. Nor, pada bidang Pendidikan telah mengikhtiarkan langkah terbaik dengan capaian yang prospektif. Angka Partisipasi Murni (APM) terus mengalami peningkatan hingga sebesar 99,96 % untuk jenjang SD/MI serta 96,37 % untuk jenjang SMP/MTS. Angka melek huruf pada penduduk usia diatas 15 tahun berada pada posisi 88,40 %. Selanjutnya, ketersediaan tenaga pendidik berijazah layak kian representatif, pengalokasian anggaran sebagai bentuk dukungan bagi anak sekolah yang berprestasi, pemerataan penempatan Guru berdasarkan analisis kebutuhan yang berimbang dengan rombongan belajar serta kegiatan proses belajar mengajar yang berorientasi pada peningkatan kualitas SDM dan perubahan karakter merupakan sederet indikator kinerja sektor pendidikan.
Sejatinya, kekurangan fisik sekolah adalah juga menjadi aspek yang terus diberikan attensi maksimal untuk dimapankan secara bertahap sesuai dengan kemampuan daerah.

Pada Bidang Kesehatan, Dinda – Dahlan telah berhasil menaikan angka harapan hidup. Naiknya angka harapan hidup ini berjalan paralel dengan intervensi program kesehatan yang bersifat non-fisik seperti pelayanan kesehatan dasar dan rujukan, promosi kesehatan serta pola perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk didalamnya peningkatan cakupan pelayanan air bersih dan sanitasi yang terus digalakkan. Disamping itu, dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Bima telah melakukan Akreditasi Puskesmas sebanyak 15 unit dari 21 unit Puskesmas di wilayah Kabupaten Bima. Dalam hal penyediaan infrastruktur pelayanan kesehatan dan pemerataan / penempatan petugas kesehatan guna memberikan pelayanan optimal, Pemerintah Daerah telah membangun 8 Puskesmas contoh sesuai prototype Kementerian Kesehatan pada 7 Kecamatan serta dilakukan rehabilitasi Puskesmas dan mengangkat serta menempatkan tenaga PTT Daerah yang tersebar ke pelosok-pelosok Desa.
Semua itu merupakan langkah – langkah efektif disertai dengan inovasi, mengoptimalkan pelayanan dan pemenuhan hajat hidup masyarakat Kabupaten Bima yang pada awalnya terkategori sebagai Kabupaten tertinggal yang seiring masa kepemimpinan IDP – Dahlan, kini telah ditetapkan oleh Pemerintah pusat sebagai Kabupaten yang sanggup mengentaskan ketertinggalan. (Zen/Humas Pemkab bima)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *