GP Ansor Sebut Terlalu Picik Segelintir Orang Persoalkan Program Paket C Umi Elly

Bimantika.net Ketua PC GP Ansor Kota Bima, Rafiin M. Rum, SE menyesalkan cara berpikir sempit segelintir oknum pembenci Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bima Hj. Ellya Alwaini yang ikut Program pendidikan kesetaraan Paket C.

Rafiin menjabarkan Terkait polemik yang di tanggapi miring oleh beberapa oknum akun facebook di media sosial soal Hj. Ellya Alwaini istri Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE terkesan politis dan mendiskreditkan kemampuan seseorang.

Rafiin membeberkan bahwa kenapa harus kaget dan dipersoalkan ketika orang ikut paker C.

“itu jenjang pendidikan resmi oleh dinas dikbud kota bima, dan orang mengikuti itu untuk memperbaiki jenjang pendidikan dan merasa pendidikan itu penting dan dibutuhkan oleh siapapun” ungkap Rafiin.

Masih menurutnya bahwa berbicara Soal pendidikan dan keilmuan itu jangkauannya luas dan tidak berujung, kita dituntut untuk terus belajar dan menimba ilmu pendidikan guna perbaiki akhlak dan melek atas perkembangan zaman.

“Sekelas menteri saja seperti ibu susi pernah mengikuti pake c dan setelah itu beliau menjadi menteri kelautan, di daerah juga sekelas orang no 1 di kabupaten bima Hj. Indah Damayanti Putri, SE juga pernah mengikuti paket C sebelum beliau melanjutkan program strata 1 di kampus stie bima. Dan sekarang beliau terpilih lagi menjadi bupati bima” Demikian ungkap Rafiin.

Rafiin pun heran menyampaikan dengan nada tanya Apanya yang salah kalau ikut paket C,

“apa karena beliau istri walikota bima sehingga disorot begitu berlebihan? Terlalu picik juga cara berpikir kita kalau benar begitu” tegas Rafiin.

Dirinya mengajak semua pihak agar mencoba intropeksi diri, mungkin masih banyak keluarga dan tetangga kita yg belum mengenyam pendidikan yang baik dan layak selama ini.

“tugas kita adalah mencerahkan generasi bangsa, bantu mereka mendapatkan hak pendidikan yang baik dan layak di negri ini, bukan malah mempersoalkannya” ujarnya

Rafiin memberikan pesan moral Kepada siapapun dan dimanasaja berada, teruslah berjuang untuk mendapatkan pendidikan yang layak di negri ini, sebab kita tidak tahu apa yg terjadi pada arus perkembangan zaman kedepannya,

“kita hanya dituntut untuk terus belajar dan belajar untuk menghadapi tantangan perkembangan zaman” urainya.

Secara tata aturan, bahwa
Tahun 2006, Menteri Pendidikan Nasional membuat surat edaran yang menegaskan bahwa ijazah Paket A/Paket B/Paket C setara secara hukum dengan ijazah SD/SMP/SMA.

Status kelulusan program pendidikan kesetaraan Paket C memiliki hak eligibilitas yang setara dengan pendidikan formal dalam memasuki lapangan kerja.

Diakhir Komentarnya Rafiin menyebutkan bahwa kesuksesan Hj. Ellya Alwaini sebagai pengusaha sukses yang harus ditiru disamping sebagai ibu rumah tangga.

“Umi Elly itu inspirasi kaum perempuan Kota Bima disamping sukses sebagai Pengusaha, juga sukses menjalankan tugasnya sebagai Ibu rumah tangga sekaligus Istri Walikota Bima” ungkap Rafiin.

Rafiin memberikan contoh bahwa Umi Dinda (Bupati Bima), Umi Elly dan Umi Ipa Suka yang mengikuti pendidikan paket c adalah pengusaha dan politisi sukses saat ini,

“mereka telah menjadi tokoh perempuan di bima dengan menjadi politisi dan pengusaha sukses.
Semestinya kita yang berpendidikan tinggi harus tidak menyinyir dan malu terhadap kiprah beliau-beliau tersebut” demikian Rafiin mengakhiri wawancaranya. (BMM//01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom casibom