“Elektabilitas IDP Makin Meroket, Seiring dengan Caci Maki Kaum Pembenci”

Bimantika.net

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE atau yang biasa rakyat panggil IDP memiliki kepribadian yang menarik dan simpatik sehingga saat dirinya turun di tengah tengah rakyat selalu saja rakyat menyambutnya dengan riang gembira penuh suka cita. Kesantunan IDP tidaklah sertamerta begitu saja terwujud, namun situasi dan budaya kehidupannya sejak bayi sudah diasuh oleh Ibu kandungnya Hj. Lola dengan budaya kesantunan penuh adab. IDP meraih Sarjana Ekonomi di STIE Kota Bima pun adalah bentuk penempaan dirinya dalam dunia akademik sewalaupun IDP masuk di bangku Perkuliahan dengan Modal Izasah Paket C. Ini menggambarkan betapa IDP adalah sosok yang selalu menempatkan pendidikan adalah sesuatu yang mutlak dirinya lakukan di era digital 4.0 ini. Dalam dunia akademik, IDP tidak terlalu menonjol, namun dirinya mampu menjadikan dunia akademik untuk menempa kualitas dirinya. Upaya dan ikhtiar itu tentu haruslah diapresiasi sebagi bentuk naluri manusia yang ingin menjadikan wawasan akademik dalam menjalankan rutinitas keseharian.
IDP selama menjadi Bupati Bima tidak pernah berurusan dengan Hukum sehingga bisa kita pastikan IDP adalah sosok yang tentunya mampu mengendalikan diri dalam urusan penyalahgunaan kewenangan selama memimpin Bima sejak tahun 2015. Referensi hukum kita sungguh sangat jelas urusan ini sehingga dimata mayoritas masyarakat Bima IDP adalah pemimpin yang hanya di bully oleh sebahagian kecil kelompok pembenci yang tidak puas atas kebijakannya selama ini. Investigasi mendalam Bimantika.net menunjukkan bahwasannya IDP sama sekali tidak pernah di panggil oleh KPK dan Aparat Penegak hukum selama dirinya menjabat sebagai Bupati Bima dalam uusan praktek korupsi maupun praktek penyalahgunaan kewenangan, hanya saja desas desus dari sebahagian kecil oknum saja sehingga IDP pun tidak pernah menggubris desas desus tersebut. Semakin dekatnya Pilkada Kabupaten Bima tahun 2020, maka semakin bersilewerang lah desas desus tentang adanya “korupsi” APBD yang dilakukan oleh IDP, sesungguhnya IDP hanya memaknai desas desus itu dengan Diam dan Berkarya Nyata. Elektabilitas IDP makin meroket seiring dengan di hujat nya oleh sekelompok kecil pembencinya dan IDP menanggapi dengan bagaimana menorehkan karya nyata di sisa masa jabatannya yang setahun terakhir ini.
Bimantika.net selaku mitra pemerintahan mengucapkan selamat berdharma bhakti IDP semoga Tidak ada aral melintang dalam prosesi IDP Menuju Dua Periode. Meroketnya elektabilitas IDP menurut Wakil Ketua DPC Partai Hanura, Abdul Heris, SH semata mata dikarenakan IDP fokus membenahi Bima selama masa kepemimpinannya. “Kalaupun ada yang masih kurang tentu di benahi di periode kedua” Ungkap Heris. Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Sekretaris DPD ll Partai Golkar kabupaten Bima, Dafullah, S.pd, M.Pd bahwa selama memimpin Kabupaten Bima sejak tahun 2015 telah banyak berbuat dan berbakti untuk dou labo dana rasa tercinta ini. “Kalaupum ada program pro rakyat yang belum diselesaikan maka Insya Allah diselesaikan tahun 2020 ini dan periode selanjutnya” ungkap Dafullah. (BNN_01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *