Di duga Kuat Ada Praktek Korupsi,Dewan Tagih MoU PLN dan Pemkab Bima

Bimantika.net
Angota Komisi ll DPRD Kabupaten Bima, Edy Muhlis, S. Sos pada hari minggu (18/8/2019) pada wartawan Bimantika.net membeberkan bahwa
pajak penerangan jalan (ppj) sepuluh Porsen yang ditarik Pemda Secara on line dari pelanggan atas kerja sama dengan Persero PT. PLN Cabang Bima di duga kuat sebagai lumbung korupsi. Kuat dugaan itu karena sampai detik ini Pemkab Bima enggan memberikan ke komisi ll nota kesepahaman atau memorandum of Understanding (MoU,red) yang sudah dua kali ditandatangani oleh Pemkab Bima dan PT. PLN Cabang Bima.
“Kerja sama tersebut Diperkuat dengan MoU Kedua Antara PLN cabang Bima Dan pemkab namun Hingga hari ini saya atas Nama pimpinan komisi dua mendesak Pemda agar menyerahkan dokumen MOU Nya tidak juga di serahkan” Demikian Ungkap Politisi Nasdem ini.

Lanjutnya bahwa,
Dasar permintaan tersebut Karena Aliran Dana PPJ Harus Terus ditelusuri Karena sumbangan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) pertahun dinilai Belum sebanding dengan jumlah pelanggan yang Ada di seluruh desa di Kabupaten Bima, Karena setiap bulan pemasangan meteran Terus bertambah Belum lagi kekuatan daya Dan KWH Oleh masyarakat Dan pengusaha Terus dinaikan.

“artinya Kalau kerja sama ini mengacu pada MoU sejak adanya kerja sama ini maka Dugaan sy besar kemungkinan ada pungutan liar Dari pelanggan di luar MoU yg ada” Demikian ungkap Edy Muhlis.
Masih menurut Edy Muhlis bahwa
dalam sumbangan untuk PAD setiap tahun Sangat tidak seimbang antara pemasukan dengan besaran penyetoran di kas daerah, “untuk diketahui bahwa pada tahun 2016 Pemda Hanya bisa setor PAD khusus ppj ini hanya berkisar 2 Milyar saja, setelah komisi ll memberikan penekanan kepada Bagian Umum Dan BPKAD tahun Berikutnya sebesar 4 milyar, dan sampai tahun 2019 besarnya sangat signifikan, namun ini masih perlu keterbukaan pemkab bima dalam hal pengelolaannya di kemanakan” ujar Edy Muhlis mengakhiri komentarnya.
(//tim//ym//arif)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *