Dewan PKS Kembalikan PIN EMAS, Bukti Masih Adanya Politisi Punya Hati Nurani

Bimantika.net

Amir Syarifuddin, S. HI adalah Anggota DPRD Kota Bima dari Partai PKS yang mengembalikan Pin Emas seharga puluhan juta rupiah. Jika pin tersebut dihargakan dengan 20 juta maka Anggaran yang dikeluarkan Oleh Pemkot Bima menembus angka Milyaran Rupiah, hanya sekedar pengadaan PIN EMAS. Anggota Dewan duta PKS ini benar benar memiliki mata batin yang sungguh sangat luar biasa. Bahkan di berbagai Media dirinya menyebutkan bahwa pengembalian PIN EMAS itu semata mata karna dirinya prihatin pada masyarakat Kota Bima yang saat ini sedang dilanda bencana kekurangan air bersih.
Langkah Dewan PKS ini tentu adalah langkah nyata tanpa dibuat buat sehingga rakyat pun bisa menilai sejauh mana anggota dewan berpihak pada konstitiennya yakni Masyarakat pemilih.
Menurut Amir Bahwa sesungguhnya Kelurahan Dara dan Kelurahan Tanjung sedang dilanda krisis air bersih sehingga dirinya tidak ingin bermewah mewah ditengah rakyat sedang menderita. Ini adalah langkah nyata seorang dewan dalam membela kepentingan rakyatnya. Hal luar biasa yang tengah dipertontonkan secara terbuka oleh sosok politisi Partai Keadilan Sejahtera.
Kader PKS Kota Bima adalah pelopor dalam sebuah gerakan untuk mengingatkan pada anggota dewan lainnya agar tidak menari di atas luka rakyat pemilihnya.
Keprihatinan Anggota Dewan PKS ini pun mestinya dijadikan contoh bagi anggota Dewan lainnya agar senantiasa tidak memiliki pola gaya hidup mewah disaat rakyat menderita.
Akankah diikuti oleh Dewan lain ??? Tentu pertanyaan ini akan sulit dijawab bagi politisi yang berpotensi hanya untuk meraup keuntungan sebagai anggora Dewan. Tidak akan berlaku bagi anggota dewan yang rakus pada harta dan kekayaan. Bahkan tidak berlaku bagi anggota dewan yang terlanjur banyak mengeluarkan anggaran politiknya di saat ikut kontestasi Pemilu April 2019 silam. Semoga Pak Dewan duta PKS mampu menjaga dirinya dan marwah Dewan sebagai Representasi Rakyat (//mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *