Antisipasi Ancaman Terorisme, Polsek Woja Gandeng Brimob Gelar Patroli

Bimantika.net Sebagai bentuk antisipasi timbulnya ancaman aksi teror berkelanjutan, Polres Dompu melalui Polsek Woja mengerahkan personilnya untuk melakukan patroli pengamanan tempat-tempat yang dianggap vital, Senin (29/3/2021) sekira Pukul 10.Wita.

Menurut Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah bahwa Patroli tersebut juga melibatkan satuan Brimob Kompi II Batalion C Pelopor Dompu, usai melakukan Operasi Yustisi Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan, di depan Mapolsek Woja pagi tadi.

Kapolsek Woja, Ipda Abdul Haris menjelaskan bahwa patroli gabungan itu dimaksudkan untuk menjaga dan mengantisipasi timbulnya gangguan keaamanan dan ketertiban seperti Aksi Teror Bom di Makassar baru-baru ini.

Kapolsek mengatakan, beberapa titik seperti terminal, pasar, persimpangan, bahkan tempat ibadah tak luput dari penyisiran.

Pada kesempatan tersebut, selain patroli pengamanan, anggota tidak lupa menghimbau warga agar bersama-sama mencegah tindak pidana terorisme khususnya di wilayah hukum Polres Dompu.

Warga juga diingatkan tidak hanga terkait terorisme, melainkan juga terkait ancaman penyebaran Covid-19 yang mana virus mematikan itu masih perlu pencegahan dan penanganan yang serius.

Mengenai ancaman keamanan sebagaimana dimaksud, pihaknya terus berupaya membangun koordinasi pihak terkait, terutama terhadap toga, tomas, toda dan LSM serta melakukan monitoring terhadap perkembangan situasi. (hpd//bmm//01)

GP Ansor Kota Bima Kutuk Keras Bom Bunuh Diri di Makassar

Bimantika.net Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Banser NU Kota Bima mengutuk keras serangan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar yang terjadi pada Minggu 28 Maret 2021 pagi.

Ketua GP Ansor Kota Bima Rafi’in M. Rum mengatakan, kejadian keji tersebut telah mencederai rasa kemanusian dan juga persatuan Bangsa Indonesia. Bahkan, akibat dari serangan tersebut sejumlah warga mengalami luka-luka.

“Selain itu juga dapat merusak upaya kerukunan antar umat beragama yang terus digalakkan oleh pemerintah dan masyarakat,”

Menurutnya, peristiwa bom bunuh diri tersebut memberikan dampak psikis bagi warga sekitar, ditengah Bangsa Indonesia yang kini tengah berjuang melawan pandemi Covid-19.

“Tentu saja tindakan seperti ini dapat menambah penderitaan terutama para keluarga korban, dan bisa memunculkan tekanan psikis dalam bentuk terganggunya rasa aman, rasa tenteram hubungan antar umat beragama,”

Rafi’in pun mendorong pihak kepolisian untuk segera mengungkap motif dan juga dalang dari aksi keji ini. Sedangkan untuk masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh berita-berita di media sosial yang belum jelas kebenarannya.

“Masyarakat diimbau juga tidak ikut membangun opini yang hanya berdasar asumsi pribadi yang malah dapat memperkeruh suasana. Semuanya kita percayakan atau serahkan kepada aparat kepolisian yang sedang menanganinya,” (bmm//01)

Pasca Bom Gereja Katedral Makassar, Polri Tangkap Beberapa Orang di Bima NTB

Bimantika.net Pasca bom bunuh diri yang terjadi di depan gereja katedral Makasar pada Minggu 28 Maret sekitar pukul 10.30 Wita.

Mengakibatkan 14 orang luka-luka, dan dua orang meninggal dunia.

Sementara dari hasi olah TKP di lapangan setelah temukan potongan tubuhnya, sehingga bisa dikenali korban tersebut adalah pelaku.

Baru dikathui jaringan yang terlibat dalam aksi tersebut.

Hal ini yang disampaikan oleh Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dikutip melalui siaran langsungnya Kompas TV pasca peristiwa itu terjadi, mengatakan bahwa polisi menangkap 4 orang tersangka jariangan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Bima, NTB.

“Pasca bom Makassar tersebut, Polri juga telah menangkap 4 orang tersangka terorisme kelompok JAD Bima, NTB,” ujar Listyo Minggu (28/3/2021).

Kejadian tersebut dilakukan oleh 2 tersangka. tersangka pertama L didapat dari sidik jari identik,

“sedangkan tersangka kedua masih diidentifikasi,” katanya.

Menurutnya, L merupakan kelompok JAD yang memiliki keterkaitan dengan pengeboman Gereja Katedral di Filipina pada peristiwa Januari 2018 silam.

Adapun ke 4 orang yang diduga jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Bima yakni berinisial HPR, warga RT 4/RW 01 Kelurahan Penatoi, Kota Bima. ditangkap di Desa Naru, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.

SY (47) warga RT 01/RW 01 Sape Lanta, Kabupaten Bima. Ditangkap di Sape Lanta.

BR (26) Warga Desa Kole, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, dan berdomisili di Kos Lacindo RT 11 / RW 03 Pena Toi.

Ditangkap di Bolly Sel Store Kelurahan Monggonao Kecamatan Rasana’e Barat Kota Bima.

Dan MH alias mamat (32) asal Desa Rabakodo, Kecamatan Woha Kabupaten Bima. Ditangkap di pasar ama hami.(bmm//iwanTalabiu)

Bupati IDP Sebut Realisasi Anggaran 2020 Capai 98 Persen

Bimantika.net Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bima Tahun Anggaran 2020 yang disampaikan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dihadapan Rapat Paripurna DPRD yang disampaikan Senin (29/03) di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Bima,

memuat sejumlah capaian dan hasil evaluasi penyelenggaraan pembangunan, pemerintahan dan sosial kemasyarakatan. Dari sisi anggaran, total pendapatan Tahun Anggaran 2020 setelah perubahan ditargetkan sebesar Rp. 1.774 Triliun realisasi per tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp. 1.743 Triliun atau mencapai 98,30 persen

Rapat paripurna dihadiri Ketua DPRD M. Putera Ferryandi S.Ip, unsur pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bima, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Kepala BNNK Bima, Kepala Bagian, Camat, Instansi Vertikal, BUMN dan BUMD, para pejabat eselon III, dan IV OPD serta insan pers.

Pada Rapat Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Aminurlah (F/PAN) tersebut, Bupati mengatakan, dari sisi pengelolaan pendapatan daerah, sepanjang tahun 2020, Pendapatan Asli Daerah (PAD) setelah perubahan ditargetkan sebesar Rp.144,7 milyar dan terealisasi sebesar Rp.131,5 milyar atau 90,88%. Demikian halnya Dana Perimbangan setelah perubahan ditargetkan sebesar Rp.1,271 triliun dan terealisasi sebesar Rp.1,254 triliun atau 98,66%. Sementara lain-lain pendapatan daerah yang sah setelah perubahan ditargetkan sebesar Rp.357,6 milyar dan terealisasi sebesar Rp.357,7 milyar atau 100,04%.

Pada Rapat Paripurna tersebut, Bupati IDP juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan. Meskipun dalam situasi Pandemi Covid-19 kita masih dapat mencatat prestasi yang cukup membanggakan antara lain Dibidang Pengelolaan Keuangan Daerah, Pemerintah Kabupaten Bima berhasil mempertahankan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Ungkap Bupati.

“Dibidang akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, pemerintah Kabupaten Bima mampu meraih predikat B sehingga mendapatkan penghargaan dari Kementerian PAN RB RI. Dibidang Pelayanan Publik, pemerintah Kabupaten Bima mampu menempati TOP 45 pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional melalui inovasi Gerakan Bersama Rakyat Kabupaten Bima Anti Stunting, Kekurangan Gizi Dan Anemia (GEBRAK BIMANTIKA)”.

Demikian halnya dibidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten Bima meraih torehan 3 (tiga) penghargaan dari Pemerintah Provinsi NTB sebagai Kabupaten dengan Predikat Kinerja Terbaik Dalam Pencegahan dan Penanggulangan Program Penyakit Malaria, Kusta, dan Surveilans Epidemiologi.

Disamping itu juga berhasil meraih prestasi terbaik I untuk penanggulangan stunting di Provinsi NTB”. Terang Bupati. (TIM)

Seratus Lima Puluh Guru
Ikut Seleksi Cakep

Bimantika.net Sebanyak 150 guru dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se Kabupaten Bima, mengikuti seleksi Calon Kepala Sekolah (Cakep).

Direncakan, seleksi Cakep tahun 2021 ini akan laksanakan tiga tahap, yaitu tahap awal (seleksi Administrasi), tahap kedua (Seleksi Tertulis), dan tahap ketiga (Tes Wawancara).

Kegiatan tersebut kerjasama Pemkab Bima dengan LPMP NTB dan LPPKS Solo. Dibuka oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, di Aula Rapat Utama, kantor Bupati Bima, Godo-Woha, Senin 29 Maret 2021, pagi.

Ikut hadir pada kegiatan yang dilaksankan di setiap tahun tersebut, Wakil Bupati Bima, Drs. H Dahlan HM Noer, tiga orang tim asessor dari LPPKS Solo dan tujuh orang dari LPMP NTB.

Bupati Umi Dinda dalam sambutanya mengatakan, seleksi Cakep dilaksanakan untuk memenuhi stok Kepala Sekolah yang ada di Kabupaten Bima.

Sehingga, mengharuskan Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga sebagai leading sektor untuk melaksanakannya.

Menjadi Kepala Sekolah, atau pemimpin pada lembaga pendidikan harus memiliki ilmu dan kemampuan manajerial. Mengarahkan sistem pendidikan dan memastikan peserta didik menerima sistem, sesuai regulasi yang ada.

Dijelaskan Bupati, setiap mengikuti seleksi kemudian kita dinyatakan lulus dan memperoleh prestasi, maka itulah cita-cita yang diharapkan semua orang. Tidak boleh juga memastikan lulus tanpa berusaha dan berdo’a.

‘’Terima kasih kepada peserta. Jadikan seleksi ini sebagai ajang pembelajaran dan menimba pengalaman berharga bagi Bapak dan Ibu,’’ujar Bupati, dihadapan ratusan peserta seleksi.

Menurut Bupati Umi Dinda, jika suatu saat diberi amanah untuk memimpin salah satu sekolah, maka sebagai kepala sekolah harus mampu menjalin hubungan yang baik dengan atasan atau bawahan. Karena hal itu sangat penting.

Tunjukkan bahwa Bapak dan Ibu dipilih karena kemampuan yang dimiliki. Bukan karena dekat dengan Kepala Dinas, Bupati ataupun Wakil Bupati.

Kasek merupakan, penuntun setidaknya bagi peserta didik dalam sebuah lembaga pendidikan yang dipimpin.

Oleh karena itu, Bupati mengajak, semua peserta Cakep untuk tidak berhenti membaca, selalu belajar dan mau mendengarkan arahan-arahan orang lain.
‘’Bapak dan Ibu adalah penentu cerdasnya dunia pendidikan di Kabupaten Bima ini. Tetaplah menjadi ASN yang tidak melanggar peraturan yang ada, demi memajukan dunia pendidikan kita,’’tambah Bupati.

Bupati wanita pertama di NTB ini menyampaikan terima kasih kepada Ketua LPMP NTB dan LPPKSP Solo, sudah bekerja sama dengan Pemkab Bima.

Demi kemajuan dunia pendidikan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bima. Semoga sekolah kita bisa mencetak peserta didik yang memiliki ahlak baik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pumuda dan Olah Raga, Kabupaten Bima, Zunaidin S, Sos, MM, mengatakan para guru yang mengikuti seleksi Cakep tahun 2021 ini, tentu ingin lulus semua. Mereka adalah utusan sekolah masing-masing dan dipilih sesuai dengan penilaian sekolah.

‘’Saya berharap, dalam proses seleksi nanti lulus semua. Karena kalianlah yang akan memanage sekolah nanti. Manfaatkanlah potensi-potensi yang ada di sekolah dengan tetap memperhatikan tugas pokok dan fungsi yang ada di sekolah,’’ujar Kadis.

Dijelaskan Kadis Zainudin, potensi yang ada di masing-masing sekolah dapat diberdayakan untuk memajukan dunia pendidikan. Dan bernilai ibadah di kemudian hari.

Kepala LPMP: Jadilah Kasek Yang Membuka Kunci Kesuksesan

Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) NTB H. Selamet Riyadi, M.Pd, mengatakan Kepala Sekolah merupakan pemegang kunci sebuah sekolah. Yang membuka sukses adalah kepala sekolah.

‘’Jadi, jangan menjadi Kepala Sekolah hanya simbol saja. Jadilah kepala sekolah yang membuka kunci kesuksesan bagi semua orang,’’ujar Slamet, dalam arahannya dihadapan ratusan Peserta Seleksi Calon Kepala Sekolah (Cakep) se Kabupaten Bima, di Aula Rapat Utama, Kantor Bupati Bima, Godo-Woha, Senin 29 Maret 2021, pagi.

H. Slamet yang hadir mewakili kepala LPMP NTB ini, berharap, semua peserta Cakep yang akan diujinya bisa lolos semua. Dan pada akhirnya menjadi Kepala Sekolah yang hebat. Mampu meningkatkan dan memajukan Pendidikan di Kabupaten Bima.

Dijelaskan Ketua TIM dari LPMP ini, dirinya bersama Ketua Tim LPPKSPS, Solo, (juga sebagai Lead Assesor LPPKS, Seleksi Substansi Cakep Kab Bima), Suharto Sisar, S.Pd, MT, akan bekerja mulai hari ini. Menggali potensi yang ada pada masing-masing peserta sebagai calon.

‘’Kami datang dari Mataram dan Solo. Mencari calon apakah memiliki potensi untuk menjadi pemimpin di sebuah lembaga pendidikan atau tidak. Harapan kami, para calon bisa memberikan hasil yang baik dan dinyatakan layak menjadi pemimpin pada sebuah sekolah,’’tambah Slamet.

Tim seleksi dari LPPKSPS, Solo berjumlah tiga orang dan LPMP NTB 7 (Tujuh) orang. Total sepuluh orang. Sedangkan peserta yang mengikuti Seleksi Substansi Cakep berjumlah 150 orang dengan rincian tingkat Sekolah Dasar (SD)121 dan SMP 29 orang. (ProKom)

Koperindag Akui Sejak Walikota HML Tercipta Pekerja Baru 37 Ribuan Orang

Bimantika.net Luar Biada Gerakan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bima di bawah kendali Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML).

Terungkap bahwa di Dinas Koperindag Kota Bima yang dikepalai oleh A Haris sudah melakukan upaya maksimal dalam menciptakan para pekerja baru di Kota Bima sejak 2018 lalu Hingga 2021

Kepala Bidang Ketenaga Kerjaan Dinas Koperindag Kota Bima Abdurrafiq Saat di wawancara oleh Wartawan Media Cetak dan Online Bimantika pada hari senin (29/3/2021) menyatakan bahwa selama ini di kota Bima sudah memberi bantuan untuk modal usaha kepada 37.730 orang.

Dirinya mengakui juga bahwa Pekerja Baru yang menjadi Fokus bagi Dinas Koperindag adalah Usaha Mikro.

Dalam melakukan tugas memberikan bantuan pada usaha Mikro, Dinas Koperindag Kota Bima merujuk pada surat Walikota Bima yang ditujukan kepada seluruh pemerintah kelurahan untuk mendaftarkan warganya yang memiliki usaha mikro.

Dinas Koperindag tetap mengharapkan bertambahnya jatah untuk Kota Bima di tahun-tahun yang akan datang. Sehingga para usaha mikro di kota bima bisa merasakan bantuan selama pemerintahan H. Muhammad Lutfi hingga 2023.

Pada Prinsipnya Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE yang dikonfirmasi langsung media cetak dan online Bimantika terus memberikan perhatian sepenuhnya pada warga kota Bima yang memiliki usaha mikro.

Oleh karena bisanya mengurus dana Usaha Mikro tersebut melalui satu pintu lewat Dinas Koperindag, maka Walikota HML pun sebelumnya mengeluarkan surat edaran kepada seluruh Kelurahan se Kota Bima untuk segera mengusulkan nama calon penerima ke Dinas Koperindag,

“Saya sudah melakukan dan membuat surat edaran kepada seluruh Lurah yang ada di Kota Bima agar mendatarkan warganya sebanyak-banyaknya agar bisa diproses oleh Dinas Koperindag dan di kirim ke Pemerintah Pusat” ujar Walikota HML. (BMM//rk)

Polres Dompu Gelar Operasi Yustisi dan Pembagian Masker

Bimantika.net Dengan didampingi oleh jajaran TNI dari Koramil di masing-masing wilayah, 5 (lima) Polsek se Polres Dompu, serentak menggelar Giat Operasi Yustisi Penegakkan Hukum dan Protokol Kesehatan sekaligus pembagian masker, serta Vaksinasi Tahap I, Senin (29/3/2021) dimulai sekira pukul 08.30 Wita.

Menurut Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah bahwa kegiatan ini digelar sesuai himbauan pemerintah yang dituang dalam Inpres No. 6 tahun 2020, Perda No. 7 tahun 2020 serta Perda No. 7 tahun 2020 tentang pencegahan dan penanganan serta penegakkan protokol kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, puluhan warga terjaring dan langsung diberikan sanksi di tempat serta himbauan agar para pelanggar hendaknya mematuhi protokol kesehatan terkait Covid-19 serta tata tertib lalu lintas.

Di Wilayah Polsek Dompu, pelaksanaan Operasi Yustisi digelar usai Apel bersama Kapolres bertempat di Koramil 1614-01 Dompu. Apel ini juga di hadiri oleh perwakilan pemerintah dan Satuan Pol-PP Kecamatan Dompu.

Sesuai arahan Kapolres Dompu, AKBP Syarief Hidayat, S.Ik., memerintahkan agar kegiatan dilaksanakan di Jalan Nusantara, Pasar Atas Dompu dan langsung dipimpin oleh Kapolsek Dompu, Ipda I Kadek Suadaya A, S.Sos,. Setidaknya 500 set masker ludes terbagi pada warga dan pengguna jalan.

Sementara, di Polsek Woja, pelaksanaan kegiatan ini melibatkan Satuan Kompi 2 Batalion C Pelopor dibantu oleh anggota Koramil Woja. Operasi berlangsung dipimpin oleh Kapolsek Woja, Ipda Abdul Haris,.

Pelaksanaan operasi ini bertempat di depan Mapolsek Woja, tepatnya di Jalan Lintas Sumbawa Bima Desa Nowa Kecamatan Woja, Dompu dan berhasil menjaring setidaknya 31 pelanggar.

Selanjutnya di Polsek Pajo, Kapolsek, Iptu Abdul Malik, SH., memimpin langsung kegiatan. Pembagian masker ini bertempat di 4 (empat) titik masing-masing, di pangkalan ojek, pasar dadakan, bengkel las di Desa Tembalae serta di Cabang Jambu Desa Ranggo. Sekitar 500 set masker juga ludes dibagi habis kepada warga.

Sementara itu, di Polsek Kempo turut melaksanakan Pembagian Masker dipimpin langsung oleh Kapolsek, Iptu Zuharis. Kegiatan berlangsung di depan Mapolsek Kempo dengan membagikan 200 set masker pada para pedagang dan pengguna jalan.

Tidak ketinggalan, di wilayah hukum Polsek Pekat. Akan tetapi giat yang dipimpin oleh Kapolsek, Ipda Muh. Sofyan Hidayat, S.Sos., itu yakni pelaksanaan Vaksinasi Tahap I terhadap seluruh personil anggotanya, bertempat di Puskesmas Calabai II, Desa Nanga Kara, Kecamatan Pekat, Dompu.

Dari rangkaian kegiatan yang digelar oleh jajaran Kepolisian Sektor di masing-masing tempat, seluruhnya kompak memberikan himbauan agar seluruh warga Kabupaten Dompu, patuh terhadap protokol kesehatan.

Hal demikian, ditekankan, mengingat tingkat kematian masih cukup tinggi. Oleh karenanya, perlu langkah dan upaya yang masif dalam hal pencegahan dan penanganannya.

Antara lain, dengan membagi-bagikan masker, memberi sanksi di tempat terhadap para pelanggar, diberikan himbauan hingga berkoordinasi dengan tokoh-tokoh masyarakat serta para pihak terkait. (hpd//bmm//01)

“Peningkatan Ketahanan Ekonomi dan Investasi, Prioritas Pembangunan 2022”

Bimantika.net Forum Perangkat Daerah Tahun 2021 untuk Penyusunan Rencana Kegiatan Pemerintah Daerah Tahun 2022 sebagai wahana penyelarasan usulan pembangunan tingkat kecamatan dan program/kegiatan unit kerja pemerintah daerah berlangsung Senin (29/03) di kantor Bappeda Bima diikuti Seluruh Perangkat daerah dan Camat Se-Kabupaten Bima.

Bupati Bima yang diwakili Kepala Bappeda Drs. H. Muzakkir M.Sc dalam sambutannya mengatakan bahwa tema pembangunan Tahun 2022 yaitu “Peningkatan Ketahanan Ekonomi dan Investasi Daerah Melalui Perbaikan Infrastruktur, Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Pelayanan Dasar”.

Terkait dengan tema tersebut lanjut Muzakkir yang disampingi Sekretaris Bappeda H. Fahrudin S.Sos M.AP, beberapa isu strategis yang akan menjadi prioritas dalam penyusunan dokumen perencanaan yaitu kemiskinan dan pengangguran, pendidikan, kesehatan pertumbuhan ekonomi dan investasi daerah, infrastruktur, pertanian dan ketahanan pangan serta kerusakan lingkungan.

“Permasalahan pembangunan yang harus ditangani antara lain mencakup mutu pendidikan, penurunan angka kemiskinan dan angka indeks pembangunan manusia (IPM). Titik berat pembangunan juga akan mencakup infrastruktur dan konektivitas wilayah yang masih harus diperbaiki, belum optimalnya penerapan teknologi budidaya pertanian berkelanjutan dan penerapan pola agribisnis disamping perbaikan kualitas lingkungan hidup”. Terang Muzakkir.

Untuk menjawab permasalahan tersebut lanjut Mudzakir di Tahun 2022 mendatang maka prioritas pembangunan adalah pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran melalui peningkatan pelayanan dasar peningkatan kualitas sdm dan pembukaan lapangan kerja melalui industri kecil menengah dan UKM.

“Prioritas lainnya adalah penguatan ekonomi, peningkatan daya beli masyarakat dan investasi daerah, pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur, konektivitas wilayah dan prasarana umum. Aspek lainnya yang menjadi prioritas adalah pengembangan teknologi pertanian dan pengelolaan hasil serta penguatan ketahanan pangan serta perbaikan kualitas lingkungan hidup dan pada tahun 2022 mendatang alokasi dengan pagu anggaran yang diperkirakan mencapai Rp. 1,91 triliun”.

Sebagaimana diketahui, untuk mewujudkan VISI Bima RAMAH Periode II, terdapat lima misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kabupaten Bima tahun 2021 – 2026 yaitu mewujudkan masyarakat yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai keagamaan serta nilai-nilai luhur kebudayaan Bima,

Mewujudkan masyarakat yang kondusif dan harmonis dengan mengedepankan prinsip hak asasi manusia serta mewujudkan kemandirian ekonomi berdaya saing dan kesejahteraan masyarakat.

Dua misi lainnya yang akan dijabarkan dalan kurun waktu lima tahun mendatang yaitu Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel dan Membangun sumber daya manusia yang maju, mandiri, berdaya saing dan inovatif dengan pengarusutamaan kesetaraan gender.
Selama tiga hari Senin – Rabu (29-31 Maret) 2021 dilakukan klinis Perangkat Daerah dan Kecamatan sinkronisasi usulan kecamatan dan program perangkat daerah.(tim)

Dinas Pariwisata Kota Bima Gelar “Enjoy Lawata”, Bukti Ikhtiar Kepariwisataan di Tengah Pandemi Covid-19

Bimantika.net Dinas Pariwisata Kota Bima terus menerus melakukan upaya-upaya kepariwisataan di tengah pandemi Covid-19.

“Ikhtiar Kepariwisataan terus kita gaungkan tentunya dengan tetap mengedepankan Protokol kesehatan” ungkap Kadis Pariwisata Kota Bima, Ir. H. Zulkifli, M. Ap Senin (29/3/2021)

Enjoy Lawata menurut Ir. H. Zul karena semata-mata tujuannya dalam rangka menggairahkan semangat para pemilik lapak sehingga dengan cara itu tentu akan ada peningkatan jumlah pembeli di tiap-tiap lapak yang ada di Lawata.

Event Enjoy Lawata ini yang digelar pada hari Sabtu dan Minggu, (27-28/03/2021) menampilkan berbagai dan sejumlah antraksi seni dari beberapa sanggar dan group musik Kota dan Kabupaten Bima. Diantaranya Sanggar Seni Sandaka, Sanggar Monggo Runggu, Mbojo Reggae, Uma Kahawa Home Band, Ayii Sexsofone dan Kapatu Mbojo.

“Dan Alhamdulillah seniman-seniman d sanggar-sanggar pun ikut merasakan kegembiraan kemarin malam dan merekapun bersyukur atas adanya kegiatan seperti ini” ungkap Kadis.

Masih menurut Kadis Pariwisata bahwa kegiatan Enjoy Lawata ini berdasarkan hasil kajiannya untuk merangsang kembali kunjungan wisatawan di obyek wisata Pantai Lawata.

Masih menurut Kadis Bahwa Sabtu dan Minggu pekan depan akan digelar lagi di Pantai Kolo dengan model dan metode yang berbeda.

“Minggu depan kita selenggarakan musik dan lakukan lomba pemungutan sampah di sepanjang Pantai
Kolo sehingga dengan kegiatan itu membangkitkan sangat para generasi muda dalam mencintai tempat wisata” ungkapnya. (BMM//rk)

Proyek Bandara SMS Bima Dinilai Tidak Ada Transparansi

Bimantika.net Beberapa hari lalu, kamis (25/3/2021) sekitar pukul 9:00 wita media cerak dan online Bimantika berusaha untuk mempertanyakan salah satu proyek yang terletak di bandara Sultan muhammad Salahudin Bima ( Bandara SMS )

Pihak kepala bandara tidak mau temui para jurnalis yqng ingin mempertanyakan proyek tersebut.

Proyek Bandahara Sultan Muhammad Salahuddin Bima NTB dinilai oleh beberapa kalangan Tidak ada keterbukaan informasi
Sesui UU 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Karna keterbukaan informasi Publik sangat penting sebagai landasan hukum yang berkaitan dengan aktivitas, hak setiap orang untuk memperoleh Informasi,

Tapi pihak bandara sampe hari ini tdak ada kerbukaan informasi.

Kamipun sangat kecewa dengan ketidak ada nya informasi publik sesuai dengan UU 14 thn 2018.

Dengan Anggaran Dana APBN Hampir Rp. 7000,000,000.000 (Tujuh ratus milyar Rupiah mulai dari thn 2017 sampai thn 2020

Anggaran proyek bandara di tahun 2020 ini sebesar Rp 200 Milyar rupiah, tidak ada keterbukaan informasi terhadap publik

Bahkan diduga proyek di thn 2020 ini Di Duga Tidak Memenuhi Spek, Juklas, Juklis Dan RAB.

Maka dari itu Kepala Bandara dan PPK Harus Bertanggung jwb atas insiden tersebut.

Pembangunan kantor bandara SMS ini banyak yang retak dibagian selatan kantor badara yang baru dibangun thn 2020 tersebut,
keretakan pembangunan kantor tsb itu semua dikarnakan tidak melakukan kontrol baik secara internal atau secara external

Lebih ironis nya lagi, pembebasan lahan bandara yang mengambil lahan orang lain, sampe hari ini blm ada kejelasan hukum nya, masyarakat menagih kepada bandara untuk segara membayar lahan masyarakat yang di ambil olah Bandara SMS.

Ini semua hasil pantau dan investigasi Media cetak dan media online Bimantika Biro NTB, Irwan Gunawan

Insah allah dalam waktu dekat ini media bimantika akan malakukan investigasi dibagian landasan kapal yang baru dibangun tahun 2020. (BMM//IwanTalabiu)