Bimantika.net Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Kota Bima, Ruslan menyebutkan bahwa Walikota H. Muhammad Lutfi, SE (HML) adalah sosok yang Berani, Jujur dan Mau menerima Perbedaan.
“Walikota HML is The best, berani,jujur Dan mau menerima perbedaan, itu modal dasar seorang pemimpin” ungkap Ruslan melalui saluran WhatsApp nya Sabtu (15/5/2021)
menurut Ruslan bahwa Pilkada serentak 2018 termasuk salah satunya pilkada kota -Bima,menjadi ujian apakah demokrasi Indonesia mampu berdiri kokoh.pada pemahaman nilai kemanusiaan yang menyatu dengan nilai ketuhanan,kebangsaan dan musyawarah mufakat dalam perjuangan menegakan keadilan sosial.
Dirinya juga berharal agar jangan sampai demokrasi termasuk pilkada kota-Bima 2018 lalu ustru memecah belah bangsa dan rakyat atas nama kemenangan.
Kemenangan kontestan Lutfi-Feri adalah kemenangan seluruh rakyat kota Bima.
Dirinya mengakui bahwa tentu sebagai partai politik yang mengusung PDI Perjuangan pasangan Man-Fera.telah bekerja maksimal dalam memenangkan pertarungan dalam kontestasi pilkada kota, namun Pasangan Lutfi-Fery memenangkan Pertarungan kala itu.
menurutnya pilkada bukan sekedar perebutan kekuasaan atau bicara orang perorang,akan tetapi pilkada kota bima menjadi ajang serta momentum bagi rakyat Untuk memilih para tokoh terbaik Untuk memimpin kota Bima 5 tahunan secara oeriodesasi.
“suka atau tidak rakyat kota Bima menentukan sikap memilih pasangan lutfer dan keluar sebagai pemenang.dan menjadi pemimpin terbaik sehingga kekuasaan yang di peroleh mendapat legitimasi dan dapat berdaya guna untuk seluruh rakyat” ujarnya.
Masih Menurut Ruslan bahwa belakangan ini begitu marak dan berseliweran cara cara tidak bermartabat Untuk menjatuhkan wibawa pemerintah dengan menghujat dan menolak adanya perubahan.
Dirinyapun sadar sepenuhnya kontestasi politik (pilkada ) telah lama selesai, “tugas kami tidak saja dalam kontes politik, akan tetapi cara cara yg di ajarkan oleh agama Islam dan sesuai dengan nilai nilai luhur pancasila” ujar Ruslan.
Parlan Sapaan Akrab Ruslan, yakin kota Bima akan kuat dan jauh lebih maju, bila semua pihak duduk bersama ,membahas perbedaan pandangan terhadap suatu masalah yang di hadapi kota bima untuk kemaslahatan rakyat serta menyampingkan ego dan kepentingan politik.
“Maka tidaklah salah jika partai demokrasi Indonesia perjuangan kota bima mengambil bagian terkecil bergabung bersama pemerintah dalam upaya memberi masukan serta pandangan obyektif demi terwujudnya harapan dan impian rakyat kota Bima” ujar Parlan. (Dae)










