Kadis Koperindag Siap Bantu Warga Korban Kebakaran Lewisape

Bimantika.net KOTA BIMA_Kepala Dinas Koperindag Kota Bima, Abdul Haris, SE saat dikonfirmasi media online Bimantika minggu 1 Agustus 2021 siap membantu korban kebakaran Abakar Ahmad RT 11 RW 04 Lewisape Kelurahan SaraE kecamatan RasanaE Barat Kota Bima.

Menurutnya bahwa korban kebakaran itu memiliki anak yang punya usaha home industri berupa penggorengan kerupuk yang ikut hangus terbakar dalam bencana kebakaran itu.

“Kita dari Koperindag Kota Bima sedang mengumpulkan data autentik nya dan dari hasil pendataan itu, korban kebakaran di Lewisape beberapa waktu lalu membutuhkan adanya fasilitas untuk melanjutkan kegiatan home industrinya” demikian ungkap Kadis.

Haris menjelaskan juga bahwa selaku Kepala Dinas Koperindag akan memperhatikan warga korban kebakaran dengan memberikan bantuan peralatan pendukung usaha mikro tersebut.

“Insya Allah kita Siap akomodir dan tindak lanjuti hasil investigasi kita untuk bantu penyediaan sarana usaha warga yang sudah ikut rusak dalam kejadian kebakaran itu” ujarnya menutup pembicaraan. (***)

Walikota HML Bantu Korban Kebakaran Lewisape 37 Juta

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) melalui kebijakannya membantu Abakar Ahmad korban kebakaran di RT 11 RW 04 Lewisape Kelurahan SaraE Kota Bima beberapa hari lalu

Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Bima, A. Faruk, S. Par, MM yang dikonfirmasi Media Online Bimantika 1 Agustus 2021 menyebutkan bahwa atas perintah langsung Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) akan melakukan prosesi memberikan bantuan pada korban kebakaran.

“Atas arahan pak walikota insa Allah kami bantu korban Kebakaran Lewisape melalui program DAU 2021 dengan Nilai Antara 20 Juta sampai 37,5 Juta” ungkap Faruk.

Ia juga menyebutkan bahwa Atas perintah itupun akan lakukan action lapangan dalam rangka membantu korban.

“Insya Allah Akan kami Mulai Pelaksanaan pembangunannya di bulan Depan setelah seluruh berkas administrasi yang di butuhkan kita selesaikan” demikian tegasnya.

Faruk menambahkan bahwa Kebetulan di Perkim Kota Bima Memiliki Program rehab dgn Kategori Ringan, Sedang dan Berat.

“Ketika tim kami turun ke TKP kami simpulkan yang bersangkutan mendapat Kategori Kerusakan Berat makanya insya Allah kami akan mengupayakan Pembangunan Kembali Rumah tersebut tentunya dengan Konsep Swadaya” demikian ujar Faruk menutup wawancaranya. (***)

Walid DPRD Kota Bima Duta Gerindra Berbakti Untuk Rakyat

Bimantika.net KOTA BIMA_Anggota DPRD Kota Bima Dua Periode Utusan Partai Gerindra, Khalid Bin Walid sungguh dicintai oleh rakyat di daerah pemilihannya Kecamatan Asakota Kota Bima.

Dalam kapasitasnya sebagai Wakil Rakyat, Komisi lll DPRD Kota Bima ini selalu melakukan tindakan nyata dalam memperhatikan aspirasi warga masyarakat yang ada di daerah oemilihannya. Sehingga figur Walid Sapaan akrabnya selalu dicintai oleh rakyatnya.

Ditahun Anggarab 2021 ini, Walid yang juga Sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bima merealisasikan sejumlah janji politiknya untuk warga di Wilayah Asakota.

“Saat inu kita sedang melakukan Pengurugkan drainase Jalan yos sudarso kelurahan melayu sepanjang 300 meter dan pengurukan drainase depan kantor kelurahan melayu” ujarnya saat ditemui di lokasi pengurugkan drainase (31/7/2021).

Warga setempat mengapresiasi kinerja Walid sejak periode pertama sehingga mereka saat Pemilu 2019 kembali menentukan pilihannya pada politisi Gerindra tersebut.

“Kami sudah lihat secara nyata bahwa Aba Walid selama duduk menjadi Anggota Dewan sehingga kami tetap mengenang jasa baik beliau” demikian ujar Warga. (***)

Pengusaha Muda Desak Polisi dan Jaksa Perketat Awasi Proyek Pokir Dewan

Bimantika.net Direktur CV. Ncuhi Wawo, Tengku Jubair, ST mendesak pihak Kepolisian dan Kejaksaan Negeri Raba Bima agar memperketat pengawasan terhadap item proyek Pokok pikiran (Pokir) Anggota DPRD Kota dan Kabupaten Bima.

Tengku yang dikonfirmasi Media Online Bimantika Sabtu 31 Juli 2021 di kediamannya menyebutkan oknum dewan Kota dan Kabupaten Bjma diduga kuat mengerjakan paket pokirnya sendiri sehingga merugikan para pengusaha yang ada di Bima.

Ia pun menyebutkan juga bahwa Covid-19 meningkat dana pokir menurun membuat masalah tersendiri dikalangan oknum Dewan.

bahkan dalam cuitan Akun Facebooknya Tengku menyebutkan Hukum kausalitas,sebab dan akibat, terjadinya peningkatan Covid-19 membuat banyak anggota dewan gigit jari,karena dana pokir mereka terpotong.

Akan tetapi untuk oknum anggota dewan,banyak yang tidak terpotong malah bertambah,ini semua tergantung dari bagaimana hubungan oknum anggota dewan itu sendiri dengan pihak eksekutif..

Lanjut ke proses Tender,Berbicara tender di Wilayah kabupaten Bima dan kota Bima 99 % hanya formalitas, karena memang sudah di atur sedemikian rupa, itulah dinamika yg biasa terjadi.

Untuk pekerjaan/Proyek dana pokir saya mengusulkan di awasi khusus oleh aparat kepolisian atau kejaksaan,karena tidak mungkin mereka yg mengerjakan mereka sendiri yg memeriksa.

Terkait itu semua baik untuk pengerjaan fisik atau dalam proses tender,saya tantang kepada yg terhormat bapak Edi Edy Setiawan Kesik selaku kasipidsus Kejari Bima untuk turun mengumpulkan data data terkait proses tender yang ada di wilayah Bima raya.

dan bapak Dwi Isnanto Dtt selaku Kanit Tipikor polres Bima kota , untuk memeriksa panitia tender proyek yang ada di Bima,karena sejatiny korupsi terbesar juga ada di situ. (***)

Sambut Smart City, Dishub Kota Bima Layani Rakyat dengan Sistim Online

Bimantika.net KOTA BIMA_ Kepala Dinas Perhubungan Kota Bima Drs. HM. Farid, M. Si Saat dikonfirmasi Media Online Bimantika Sabtu 31 Juli 2021 menyebutkan bahwa Saat ini momentum dan waktu yang sangat tepat bagi sebuah daerah menuju Digital Smart city Hasil cetusan dan program Unggulan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML).

Ia menyebutkan untuk menyambut ide dan gagasan Walikota HML Tentunya semua OPD harus melakukan perubahan yang cepat untuk program masing-masing dinasnya di lakukan penyesuaian.

‘kami di OPD Dishub segera lakukan perubahan seiring dengan terwujudnya Smart City dan menentukan apa yg menjadi skala prioritas yanh tentunya program yang berpihak dan memudahkan pelayanan kepada seluruh masyarakat” ungkapnya.

Ia memberikan salah satu contoh Dishub diakhir tahun 2021 akan melakukan Pengujian kendaraan bermotor (PKB) dengan kolaborasi sistim online dengan metode aplikasi E-Blu yang terkoneksi dengan Command Center Kota Bima.

Ia menjelaskan bahwa E-Blu yaitu transparansi pengujian kendaraan bermotor yang dapat di akses secara online melalui aplikasi berbasis teknologi informasi.

“Mencakup data dan informasi kendaraan, pengecekan data kendaraan wajib uji, pengecekan data hasil uji ,visi misi pengujian ,pendaftaran online serta pembayaran online” ujarnya.

Diakhir wawancaranya Kadis Dishub Kota Bima menjelaskan pula bahwa untuk menyambut Smart City cetusan Pak Walikota Bima HML pihaknya menindaklanjuti dengan penyediaan perangkat yang standby dan bisa dimaksimalkan operasionalnya.

“Dishub sedang perbaiki alat uji dan dan fasilitas pengujian akan melakukan kolaborsi dengan Departremen Perhubungan untuk mendapatkan penilaian akreditasi” ungkapnya. (***)

Kota Bima Take Off Menuju Smart City

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML)

Bimantika.net KOTA BIMA_ Pemerintah Kota Bima dibawah kendali Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) kini menunaikan visi dan Misi nya dalam rangka menuju Kota Bima dengan julukan Smart City.

Apakah Bentuk riilnya? Adalah upaya yang serius dan sistematis dalam urusan integrasi data melalui intergrasi teknologi Informatika dengan cara membagikan smart phone pada Seluruh Ketua RT se Kota Bima yang terkoneksi dengan Command Center Pemkot Bima yang sebelumnya sudah teraplikasi seperti E-Lapor.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang dikonfirmasi media online Bimantika Sabtu 31 Juli 2021 menyebutkan bahwa era sekarang adalah era Millenial yang tentunya memerlukan perangkat Teknologi sebagai bagian penting dalam menunjang aktivitas sosial kemasyarakatan serta pemerintahan.

HML juga menyebutkan bahwa saat ini perkembangan teknologi yang semakin pesat, atas maju dan pesatnya teknologi tersebut semua hal bisa dilakukan melalui sebuah perangkat teknologi yang terkoneksi secara online.

“Apabila kita diterapkan di lini kehidupan masyarakat dan pemerintah secara otomatis akan memberikan kemudahan-kemudahan dalam menjalankan aktivitas terutama pelayanan publik” ungkap HML

Lanjut HML, atas kemajuan teknologi itu pula sehingga dirinya sebagai Walikota Bima mendorong perangkat OPD nya dalam hal ini Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Bima untuk mewujudkan sebuah gagasan kota pintar atau dengan Sebutan Smart City.

Smart City akan memberikan kemudahan kepada warganya berinteraksi dengan pemerintahan Untuk mewujudkan perikehidupan harmonis antara rakyat dan pemerintahan.

Lebih jauh Walikota HML menjelaskan Visi Besarnya dalam hal Smart City yang menjadi terobosannya disaat masa jabatannya yang baru dua tahu lebih menjadi Walikota Bima.

HML yang memiliki Pengalaman panjang sebagai Pejabat Negara yakni Mantan Anggota DPR RI dua periode Fraksi Partai Golkar inipun menguraikan bahwa Kota Cerdas adalah Kota yang menggunakan teknologi digital untuk meningkatkan pelayanan publik, mengurangi biaya dan pemakaian konsumsi, serta untuk terlibat lebih aktif dan efektif dengan warganya.

Smar city juga didefinisikan sebagai kota yang mampu menggunakan SDM, modal sosial, dan infrastruktur telekomunikasi modern untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan kualitas kehidupan yang tinggi.

Smart city atau kota cerdas merupakan wilayah kota yang telah mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam tata kelola sehari-hari dengan tujuan untuk mempertinggi efisiensi, memperbaiki pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan warga.

“Smart City yang kita ikhtiarkan ini adalah visi pengembangan perkotaan untuk mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi digital untuk mengelola aset kota secara berkelanjutan” ungkap HML.

Diakhir Wawancaranya, Walikota HML menyebutkan juga bahwa Kota Cerdas atau smart city yang menjadi Program andalannya adalah menggunakan teknologi informasi untuk menjalankan sistim oemerintahan yang lebih efisien.

Walikota HML yang memiliki pengalaman empiris di Kota Jakarta selama puluhan tahun menyebutkan juga bahwa Kota cerdas adalah kota yang menggunakan prinsip-prinsip smart living, smart government, smart economy, smart environment, smart mobility, dan yang juga tak kalah penting adalah smart people.

Kota dinilai cerdas secara ekonomi, apabila sebuah kota ditopang oleh perekonomian yang baik dengan memaksimalkan sumber daya atau potensi kota termasuk layanan Teknologi Informasi Komunikasi, tata kelola dan peran Sumber Daya Manusia yang baik.

Kota dinyatakan cerdas secara sosial, apabila masyarakat dalam sebuah kota memiliki keamanan, kemudahan dan kenyamanan dalam melakukan interaksi sosial dengan sesama masyarakat ataupun dengan pemerintah.

Terakhir, kota dinyatakan cerdas apabila warga kotanya memiliki tempat tinggal yang layak huni, sehat, hemat dalam penggunaan energi serta pengelolaan energi dengan dukungan layanan Teknologi Informasi Komunikasi.

“Lewat Dinas Perkim Kota Bima selama dua tahun terkahir ini kita wujudkan Rumah Layak Huni, dan terus dilakukan hingga kedepannya” demikian ungkap Walikota HML.

Walikota HML pun secara rinci menyebutkan bahwa Kota cerdas yang diwujudkannya saat ini merupakan sebuah visi pengembangan perkotaan untuk mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan teknologi Internet of things (IoT) dengan cara yang aman untuk mengelola aset kota.

“Tentunya aset ini mencakup secara utuh dan menyeluruh seperti sistem informasi pemerintahan, kondisi sosio ekonomi, kondisi sekolah, perpustakaan, rumah sakit, jaringan penyediaan air, pengelolaan limbah, penegakan hukum, dan pelayanan masyarakat lainnya, itu lah visi besar kita untuk masa depan Kota Bima” ungkanya.

Intinya menurut Walikota HML Smart city adalah sebuah upaya dan ikhtiar besar dalam hal penggunaan informatika dan teknologi perkotaan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik.(***)

Kades Rade Madapangga The Best

Bimantika.net KABUPATEN BIMA_Pada hari kamis sore tanggal (29/7/2021) Pemerintah Desa Rade Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima menyerahkan insentif kepada Para Imam, Bilal, Marbot dan Khotib Masjid seluruh Masjid dan Musholla se desa rade. Insentif tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Desa Rade Atfah H. M. Tahir Fattah, S. Pdi di ruang aula kantor desa dengan penuh rasa keakraban dan kasih sayang

Kades Rade Atfah H. Tahir Fattah, S. Pdi yang dikonfirmasi langsung media ini mengatakan di hari kamis ini pemerintah desa rade menyerahkan pembayaran insentif kepada para Imam, Bilal, dan Marbot yang bersumber dari anggaran Dana Desa tahun 2021 yang kami bayarkan terhitung mulai dari bulan April sampai bulan agustus tahun 2021 kali Rp.150.000 perbulan,” Kata Kades

“Alhamdulillah pada tahun 2021 kami pemerintah desa setempat berdasarkan hasil Musdes untuk insentif kepada para Imam, Bilal dan Marbot dan Khotib Masjid dikalikan sebesar Rp. 150.000 perbulan.”

Saat berlangsungnya penyerahan insentif itu Kepala Desa Rade Atfah H. Tahir Fattah, S. Pdi dalam rangka penyerahan insentif tersebut dirinya merasa bersyukur dan turut berbahagia kepada para Imam, Bilal, Marbot dan Khotib Masjid saat menyerahkan insentif tersebut,

Sementara itu Atfah H. Tahir Fattah, S. Pdi saat berlangsung penyerahan insentif tersebut tidak mengurangi rasa hormat menyampaikan rasa bentuk harapan yang amat dalam kepada para Imam, Bilal, Marbot agar kiranya dapat menjalankan tugas sebagai fungsi masing masing,”Harap Kades Rade. (///yadin)

Senyum Manis Bupati IDP Pasca Sukses Raih Predikat Terpuji pada TOP 45 Inovasi DINDA

Bimantika.net KABUPATEN BIMA_ “Senyum Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) adalah Senyum Bahagia karena sukses menjadi figur yang bermanfaat untuk warga masyarakat yang di Pimpinya”.

Di Tahun 2021 ini, Kabupaten Bima melalui Inovasi Dana Insentif Desa (DINDA) kembali mengulang keberhasilan untuk ketiga kalinya pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tingkat Nasional Setelah dua tahun sebelumnya Inovasi Sentuh Perempuan dengan SIMAWAR dan GEBRAK Bimantika berhasil bertengger pada level TOP 45 dalam ajang tahunan yang dihelat oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN & RB) Republik Indonesia.

Dalam surat yang ditanda tangani Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Tjahjo Kumolo bernomor: 1024 tahun 2021 tanggal 28 Juli 2021 tentang Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN dan BUMD Tahun 2021 disebutkan, Tim KEMEPAN RB berhasil menetapkan sejumlah pemenang setelah melakukan serangkaian tahapan presentasi dan wawancara melalui aplikasi, verifikasi dan observasi lapangan virtual dan rapat pleno 129 Inovasi Finalis yang kemudian dijaring menuju TOP 99 dan TOP 45.

Top Inovasi Terpuji KIPP 2021 terdiri dari Top 45 Inovasi Pelayanan Publik, Top 5 Replikasi Inovasi Pelayanan Publik dan Top 5 Pemenang Outstanding Achievement of Public Service Innovation. Pada event ini, Kabupaten Bima bersama 24 kabupaten lainnya termasuk pada klaster/Kategori Kabupaten. Beberapa klaster lainnya yaitu Klaster Kementerian dengan 4 pemenang, Klaster Lembaga (3 pemenang), Klaster Provinsi (4 pemenang), Klaster Kota (8 pemenang) dan Klaster BUMN (1 pemenang).

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE sesaat setelah pengumuman berlangsung Kamis (29/7) secara khusus menyampaikan apresiasi atas keberhasilan inovator Raani Wahyuni ST, MT, M.Sc (Bappeda Kabupaten Bima) dan El Faisal SE.I, MM (DPMD) yang telah mengantarkan Inovasi ini pada TOP 45.

“Saya berharap ASN Kabupaten Bima terus menciptakan beragam inovasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kinerja dan tata kelola pemerintahan daerah. Ujarnya.

Keberhasilan Kabupaten Bima selama tiga tahun berturut-turut menuju Top 45 KIPP ini tentu saja menjadi motivasi tersendiri bagi jajaran pemerintah daerah, khususnya para ASN yang mengabdi pada semua OPD untuk terus menerus menciptakan dan menjadikan inovasi sebagai napas dalam bekerja.

Ditambahkan Bupati IDP, salah satu keunggulan Inovasi DINDA dimata Tim Penilaian adalah aspek “Trasferabilitas”, dimana inovasi ini dapat direplikasi dan diadaptasi oleh daerah lain yang memiliki permasalahan serupa.

“Pada prakteknya Inovasi ini telah diadopsi secara keseluruhan dan atau sebagian oleh beberapa instansi, Provinsi dan Kabupaten bahkan di Kementerian Keuangan RI Inovasi DINDA telah di scaling up menjadi Alokasi Kinerja dalam memberikan insentif bagi desa.

Disamping telah di adaptasi juga di Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Sumbawa (NTB), Aceh Barat , Bener Meriah (Aceh), Bantaeng (Sulses), Lumajang (Jatim). Kata Bupati.

Salah satu faktor penentu keberhasilan Inovasi DINDA kata lanjut Bupati yaitu adanya kolaborasi lintas sektor antara Pemerintah daerah, Pemerintah desa, dan dukungan organisasi diluar pemerintah (NGO) seperti KOMPAK dan Seknas Fitra/SOLUD NTB yang memberikan pendampingan secara intensif dan peningkatan kapasitas aparatur baik di tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten dalam mendorong peningkatan kinerja dan tatakelola pemerintahan”. Pungkasnya.

Pengumuman Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji (KIPP) 2021 Kamis (29/7) ditayangkan secara live streaming melalui YouTube Kementerian PANRB dan saluran TV Universitas Gunadarma (UG TV). Ketua tim evaluasi KIPP 2021 yang juga Wakil Rektor Universitas Udayana Prof. DR. I.B. Wyasa Putra SH dalam pengantarnya mengemukakan, proposal telah disampaikan kepada Tim Panel Independen untuk dinilai dan dipilih kembali sehingga menghasilkan 129 finalis hingga terpilih Top 45 Inovasi.

“Selamat kepada para finalis Top inovasi pelayanan publik terutama karena inovasi bapak-ibu sudah terbukti memberikan manfaat kepada masyarakat”. Ungkapnya. (***)

Serah Terima Mushaf Posko KKN Desa Sondosia XXXIV STISIP Mbojo Bima

Bimantika.net KABUPATEN BIMA_Pada hari ini Jum’at (30/7/ 2021) sekitar pukul 10.30 Wita di Masjid Desa Sondosia, Kecamatan Bolo Kabupaten Bima penyerahan mushaf yang diberikan oleh Mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN),Stisip Mbojo Bima kepada Kepala Desa Dondosia.

Ketua Posko KKN, Fijai menyebutkan, semoga amanah yang disampaikan ini dapat bermanfaat bagi semuanya.

“Baik untuk masyarakat umum dan juga kebaikan-kebaikan untuk generasi kedepan dalam memahami Al-Qur’an serta mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” beber Fijai.

Dia mengatakan, dengan begitu, pihaknya bermaksud untuk memperkuat kekuatan generasi Qurani dalam memahami proses Islam yang ada dalam Al-Qur’an.

“Begitu pula, masing-masing Ketua TPQ dalam berupaya untuk mewujudkan sesuai apa yang di kehendaki oleh mahasiswa kuliah kerja nyata,” ungkapnya.

Fijai berharap, kami selaku mahasiswa berfikir memiliki tanggung jawab dan mengambil bagian dalam mewujudkan cita-cita generasi yang Qurani.

“Sehingga peradaban ini dihiasi oleh generasi yang mengerti Al-Qur’an. Semoga bermanfaat untuk semua,” tutup Fijai. (***/bbs)

Lurah Mande Pimpin Operasi Bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Sesali Sikap Pol PP

Bimantika.net KOTA BIMA Lurah Mande Kecamatan Mpunda Kota Bima, Zainuddin, S. Pd Kamis malam menggelar operasi pengamanan lingkungan bersama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Mande.

Operasi penertiban itu Menurut Zain sapaan akrab Lurah Mande adalah setelah mendapatkan informasi dari sejumlah warga bahwa di tempat-tempat tertentu di wilayah kekuasaannya ada beberapa aktivitas yang meresahkan warga.

Saat melakukan operasi penertiban itu, mendapatkan sejumlah bukti bahwa ada oknum yang menggunakan narkoba di salah satu kos-kosan yang terletak di RT 04 RW 01 Mande.

“Babinsa dan Bhabinkamtibmas langsung mengamankan seorang pengguna narkoba yang sedang memakai narkoba di kos Putih RT 04” ujar Zain.

Walau sukes mengamankan situasi malam tadi, Lurah mande sesalkan sikap Kasat Pol PP Kota Bima yang tidak merespon baik keinginan dirinya agar Sat Pol PP memback up dalam aksi lapangannya.

“Semalam saya telpon Kasat Pol PP sudah mengiyakan untuk beck up operasi penertiban ternyata saat dilapangan tidak juga ada dukungan Back Up itu” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Kasat Pol PP ia telpon dan lancar saat telpon itu untuk segera memback Up kegiatannya.

“Bahkan saat Kasat Pol PP minta agar saya siapkan sekedar rokok dan kopi personil pol PP saya bilang siap, ehh tenyata pak Kasat sampai operasi dilakukan sama sekali tidak menurunkan personilnya, akhirnya saya dan Babinsa serta bhabinkamtibmas langsung operasi saja” ujar Lurah dengan penuh kekecewaannya.

Diujung Komentarnya Zain sebut Yang turun lapangan tadi malam adalah juga bersama unsur ketua-ketua RT, ketua-ketua RW, karang taruna dan TSBK yang tergabung dalam gugus tugas Covid-19.

“Jadi selama masa PPKM kami tetap melaksanakan kegiatan Penertiban kos.kosan yg di anggap rawan sesuai laporan Warga” demikian ungkap Zain menutup Wawancaranya. (***)