4 Milyar Untuk Bangun Hunian Korban Kebakaran Sape

Bimantika.net Hingga hari ketujuh tahapan tanggap darurat bencana kebakaran yang terjadi di RT.11 dan RT. 12 Desa Naru Barat Kecamatan Sape, Tim Terpadu dan Posko Induk dibawah koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Bima telah melakukan pendataan kerugian.

Dan persiapan pembangunan hunian untuk pengungsi, dengan membangun kerjasama dengan pemerintah Propinsi, Pusat dan Donatur dan Masyarakat umum.

Kepala Pelaksana BPBD kabupaten Bima M.Chandra Kusuma AP Minggu (17/10) memaparkan, perkiraan kerugian perumahan warga senilai Rp. 2,1 Miliar, sedangkan perkiraan nilai kerugian harta benda mencapai Rp. 462,4 juta, dengan total kebutuhan anggaran untuk pembangunan rumah sebesar Rp. 4.095.000.000,-.

Posko Induk juga mencatat 72 penyumbang/donatur tunai, baik perorangan maupun organisasi dengan total pemasukan senilai Rp. 503.504.000. Demikian halnya donatur yang berpartisipasi, Posko Induk mencatat terdapat 311 donatur yang berpartisipasi, baik organisasi maupun perseorangan.

Berkaitan dengan upaya tanggap darurat, Tim dan Posko Induk telah melakukan penerimaan, pendataan dan distribusi logistik dan peralatan. Juga melakukan pengamanan dan pembersihan lokasi kebakaran.

Kegiatan lain yang dilakukan adalah membangun tenda pengungsian, pelayanan kesehatan, trauma healing dan bimbingan rohani serta pelaksanaan dapur umum.

Kegiatan tanggap darurat tersebut melibatkan 21 instansi dan dan lembaga terbaik dari kalangan ASN, TNI/ Polri/BUMN/BUMD maupun mahasiswa dengan melibatkan 141 personil.

Posko tanggap darurat juga telah mendistribusikan puluhan ribu paket makanan, pangan, peralatan kesehatan, perangkat kebersihan, papan berupa bantal, terpal, selimut, matras, tenda, alat kelistrikan, Seragam sekolah, alat tulis dan pompa air.

Demikian halnya pakaian, perlengkapan dapur kepustakaan/pendidikan dan perlengkapan ibadah.

Dengan besarnya kepedulian dan dukungan seluruh elemen bagi penanggulangan musibah kebakaran tersebut, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih kepada para donatur dan semua pihak yang telah ikut serta membantu meringankan beban keluarga yang ada di desa Naru Barat Kecamatan Sape.

Bupati juga mengharapkan agar masyarakat juga dapat memberikan bantuan berupa kebutuhan papan dan uang, karena itu yang mendesak dalam upaya penyiapan hunian untuk korban bencana kebakaran.(***)

Langkah Sukses Dedy Berdayakan Petani Dimasa Pandemi Covid-19

Bimantika.net Langkah kongkrit salah seorang Anggota DPRD Kabupaten Bima Dedy MT menggandeng Jasindo bersama Mari Bertani Indonesia dalam membangun sistim ekonomi kerakyatan sungguh nyata dan riil.

Dedy yang bernaung di Fraksi Partai Demokrat ini memiliki ketulusan jiwa membangun bersama para petani untuk tumbuh kembangkan ekonomi arus bawah.

Ia membuat sebuah tatanan ekonomi kerakyatan dalam bentuk koperasi yang berbasis pemerintah desa di Kecamatan Tambora dan Kecamatan Wawo Kabupaten Bima

“Langkah ini saya lakukan untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bima di era pandemi Covid-19” ungkap Dedy Minggu malam 17 Oktober 2021.

Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada tatanan ekonomi kerakyatan dan itu dirasakan langsung oleh masyarakat dunia bukan saja Indonesia

Dengan kondisi yang melemah secara ekonomi, dirinya menggandeng Jasindo dan Mari Bertani Indonesia menggagas satu rule model untuk membangkitkan ekonomi masyarakat diarus paling bawah.

“Ini masalah hajat hidup orang banyak, masalah bertahan hidup di era serba terhimpit, dan kalau kita hanya berharap kepada APBD maupun APBN tidak mungkin akan mengakomodir seluruh kebutuhan masyarakat Kabupaten Bjma” tutur Dedy.

Dikatakan, langkah ini sebagai salah satu yang dilakukan untuk mendukung pemerintah kabupaten Bima di sektor pertanian dan tentunya menjdikan kaum tani bisa berdaya saing walau kondisi Covid-19.

“Saya harap ini juga salah satu bentuk dukungan kami untuk mensukseskan kinerja pemerintah Kabupaten Bima dibawah kendali IDP Dahlan,” katanya.

“Sebagai wakil rakyat yang diberikan mandat, tentu ini menjadi kewajiban untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat secara utuh dan menyeluruh” ujarnya.

Langkah konkrit yang diambil Desy menurutnya untuk menggerakkan pemerintah desa dalam industri pertanian, sehingga dirinya dan tim Mari Bertani Indonesia akan mengawal langsung program ini untuk pemulihan ekonomi di era Covid-19.

Ikhtiar nyata yang dilakukan oleh Dedy Politisi Partai Demokrat ini adalah dalam bentuk Peternakan sapi yang sampai saat ini usaha itu berjalan lancar dan menghasilkan keuntungan buat petani ternak. (***)

Bupati IDP Buka Kejuaraan Futsal Dikbudpora Cup 2021

Bimantika.net Tendangan bola perdana menandai dimulainya Turnamen Futsal Dikbudpora CUP 2021 yang akan berlangsung selama 10 hari di Gelanggang Olahraga (GOR) Panda Palibelo.

Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) yang hadir bersama para Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Perangkat Daerah dan Kepala Bagian lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Bima secara khusus hadir dan memberikan semangat kepada para peserta turnamen antar Guru SD dan SMP se – Kabupaten Bima, Minggu (17/10).

Dalam sambutannya, Bupati Bima mengatakan, turnamen ini merupakan wadah untuk menjalin silaturahmi antar pemain, dan ofisial sehingga di harapkan tercipta solidaritas tinggi dalam pertandingan.

“Saya harapkan dalam pertandingan nanti para pemain dapat menyuguhkan permainan yang menjunjung tinggi Sportifitas ” ungkap Umi Dinda.

Bupati juga mengapresiasi turnamen yang di gelar di GOR Panda, yang merupakan arena kebanggaan masyarakat Kabupaten Bima pada umumnya.

“Sebuah kebanggaan turnamen ini di adakan di GOR Panda, GOR kebanggaan kita semua, semoga gelanggang olahraga ini dapat dimanfaatkan dengan baik sebagai wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan bakatnya dalam bidang olahraga, jangan lupa juga untuk merawat dan menjaga kebersihannya”. Tambah Bupati.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bima Zunaidin S.Sos MM yang juga Ketua Panitia dalam laporannya, mengatakan turnamen ini dilaksanakan dalam menyambut Hari Olahraga Nasional, dan Hari Jadi NTB.

“Jumlah tim yang berpartisipasi dalam turnamen tersebut sebanyak 81 tim, yang terdiri dari 43 tim SD dan 38 tim SMP. Imbuhnya. (***)

Rohmi-IDP Dua Wanita Hebat Aset NTB

Bimantika.net Dua Wanita Hebat Aset Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd yang saat ini adalah Wakil Gubernur NTB Periode 2018-2023 dan Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) Bupati Bima Dua Periode 2015-2020 dan 2020-2025.

Kedua sosok perempuan ini adalah figur yang masing-masing memiliki basis massa riil sehingga setiap pemilihan langsung dipastikan mendapat dukungan luas dari masyarakat pencinta dan loyalisnya.

Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd. lahir 29 November 1968 adalah akademisi dan politisi Indonesia.

Ia menjabat Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat periode 2018—2023. Ia adalah wakil dari Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah setelah memenangkan Pemilihan umum Gubernur Nusa Tenggara Barat 2018.

Rohmi merupakan kakak dari Gubernur Nusa Tenggara Barat periode Dua Periode 2008—2018, Muhammad Zainul Majdi.

Berikut pengalaman kerja dari Rohmi sebagi General Foreman di PT Newmont Nusa Tenggara (2000—2009)
Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur (2009—2013)
Rektor Universitas Hamzanwadi (2012—2018)
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (2018—sekarang)

Rohmi mengenyam pendidikan formal di
SD Negeri 3 Mataram
SMP Negeri 2 Mataram
SMA Negeri 1 Mataram
S1 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
S2 Universitas Sebelas Maret
S3 Universitas Negeri Jakarta

Rohmi, sapaannya lahir di Pancor Namun ia tumbuh besar di Mataram di kediaman orang tuanya. Ia menghabiskan mas kanak-kanak di SDN 3 Mataram kemudian SMPN 2 Mataram dan SMAN 1 Mataram.

Sementara itu Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE yang sudah populer dengan sebutan IDP lahir 19 November 1981 adalah seorang Bupati Kabupaten Bima Dua Periode yang menjabat sejak tanggal 17 Februari 2016 berpasangan dengan Dahlan M. Noer.

Ia menjadi Bupati perempuan pertama di Nusa Tenggara Barat sekaligus merupakan Istri dari (Alm.) H. Ferry Zulkarnain mantan Bupati Bima dua periode (2005-2010) dan (2010-2015) dan Ibu kandung Muhammad Putera Ferryandi Ketua DPRD Kabupaten Bima.

Sebelum menjadi Bupati Bima, IDP pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bima dan berposisi sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Pada Pemilu 2014.

Indah Dhamayanti lahir di Dompu, Nusa Tenggara Barat pada tanggal 19 November 1981 adalah seorang Bupati Perempuan pertama di Nusa Tenggara Barat. Ia berpasangan dengan Dachlan M. Noer berhasil memenangkan pilkada Kabupaten Bima. Pasangan ini resmi dilantik oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat saat itu TGB. M. Zainul Majdi pada tanggal 17 Februari 2016 di Mataram.

Dan di tahun 2020 kembali mereka berpasangan dalam Pilkada serentak dan lagi-lagi memenangkan Pilkada 2020 lalu.

Indah Dhamayanti merupakan Istri dari (Alm.) Dae Ferry Zulkarnain Bupati Bima dua periode (2005-2010) dan (2010-2015). Ferry Zulkarnain merupakan Sultan Bima ke-17 Putra Abdul Kahir II Sultan Bima ke-16.

Dinda Damayanti juga merupakan Ibunda dari Muhammad Putra Ferryandi Ketua DPRD Kabupaten Bima dan Sultan Bima ke-18.

Indah Dhamayanti bertekad meneruskan perjuangan sang suami H. Ferry Zulkarnain yang meninggal dunia 2013 akibat serangan jantung. Sehari sebelum kepergiannya Ferry turun ke lapangan menengok warganya yang saat itu terkena musibah bencana banjir bandang. Sisa masa jabatan Ferry yang masih menyisakan dua tahun di periode kedua (2010-2015) akhirnya dilanjutkan oleh Wakil Bupati Syafrudin M. Nur. (***)

SMA 1 Sanggar Bawa Bantuan Korban Kebakaran Sape

Bimantika.net Kebakaran yang melanda Warga Desa Naru Barat Kecamatan Sape Kabupaten Bima pelan lalu yang meluluhlantakkan puluhan rumah rata dengan tanah masih mendapat aksi simpatik dari beberapa pihak.

Kini aksi simpatik itu datang dari SMA Negeei 1 Sanggar Kabupaten Bima yang terletak diujung barat Kabupaten Bima.

Mereka peduli pada warga Desa Naru Barat Kecamatan Sape sehingga berinisiatif menyerahkan sejumlah bantuan untuk meringankan beban sesama yang sedang berduka.

Sabtu 16 Oktober aksi kemanusiaan diperlihatkan oleh SMA Negeri 1 Sanggar mendatangi korban kebakaran dengan menyerahkan sejumlah bantuan.

SMA Negeri 1 Sanggar menyumbangkan bantuan berupa beras, pakaian, dan logistik lainnya dibawah pimpinan kepala sekolah SMA Negeri 1 Sanggar Afifuddin, S. Pd, M Pd dan di dampingi oleh Arif Ramadhan S. Pd dan ibu Julhana Ningsih S.pd. (Iwan Andre)

Beredar Info Reshuffle Kabinet Indonesia Maju

Bimantika.net Pengamat komunikasi dan Politik, Jamiluddin menyoroti Kemungkinan Reshuffle Kabinet yang akan berlangsung Akhir Oktober dan Paling lambat Awal November.

Dia menyebut, ada kemungkinan Reshuffle kabinet bersamaan dengan Pasca Purna Bakti Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

“Presiden Jokowi kemungkinan besar memasukkan Hadi Tjahjanto dalam Kabinetnya,“ Ujar Jamiluddin Kepada Wartawan, Minggu (17/10/2021).

Sementara itu isu yg beredar Jokowi akan mereshuffle lebih dari sepuluh posisi menteri kabinet antaranya :

  1. Kepala Kantor Staff Presiden
  2. Menkopolhukam
  3. Panglima TNI
  4. Kepala BIN
  5. Jaksa Agung
  6. Menteri Perdangan
  7. Menteri Pertanian
  8. Menkominfo
  9. Menteri LH dan Kehutanan
  10. Menteri Perhubungan
  11. Mendagri
  12. Menpan RB
  13. Menteri ATR
  14. Menteri Koperasi dan UKM.
  15. Menteri ESDM

“Dari sejumlah menteri yang direshuffle ada yang hanya bertukar tempat saja dan ada yang benar benar keluar,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan mengenai skema untuk mengisi posisi Menteri yang direshuffle. Beredar sejumlah nama yang berasal dari kalangan partai Politik seperti Olly Dondokambey (PDIP), Ahmad Basarah (PDIP), Djarot Saiful Hidayat (PDIP), Zulkifli Hasan (PAN), Prananda Surya Paloh (NASDEM), Rachmat Gobel (Nasdem) dan Hary Tanoesoedibyo (Perindo).

Disamping dari partai politik Presiden Jokowi juga akan memasukkan banyak tokoh profesional dalam reshuffle kali ini dan nama nama yg beredar dari unsur profesional adalah Rafi Ahmad, Anggito Abimanyu, Troy Evelon Pomalingo, Drajad Hari Wibowo, Susi Pudjiastuti, Faisal Basri, Ari Kuncoro, Panut Mulyono, Inarno Djayadi, Sigit Widyawan, Stephanus Paulus Lumintang, Archandra Tahar dan Ali Ghufron Mukti.

Namun isu isu tersebut belum terkonfirmasikan secara pasti.

Pengamat sekaligus pendiri Lembaga Survey Kedai Kopi Hendri Satrio mengatakan Jokowi memiliki Hak prerogatif penuh atas pilihannya untuk menentukan Panglima TNI dan menteri yang baru kedepan.

“Saya pikir Presiden tidak mengulur-ulur waktu. Hadi Tjahjanto pensiun November nanti. Ada kemungkinan reshuffle dilakukan bersamaan,” ujar Hensat panggilan akrab Hendri Satrio. (Rfn//kontributor Jakarta//***)

Warga Pengguna Kapal Laut Resah Akibat Tes Antigen

Foto : Ika Purnamawati Bagian Pemasaran Tiket PT. Pelni Cabang Bima

Bimantika.net Ada keresahan yang tergambar dari warga masyarakat Kota Bima yang menggunakan jasa Pelni.

Keresahan warga masyarakat adalah adanya tes antigen yang memberatkan warga masyarakat untuk membayar setelah mereka membeli tiket dengan tujuan perjalanannya.

Dalam prakteknya, pihak-pihak yang berwenang lakukan tes antigen pun dinilai memainkan harga antigen yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Sebenarnya kalau sudah Vaksin tahap 1 dan 2 tidak perlu lagi ada tes Antigen karna itu menambah beban kami warga masyarakat” ujar salah seorang pengguna jasa pelayaran PT. Pelni Cabang Bima.

Bahkan sumber pun menuding bahwa itu dijadikan sebagai lahan bisnis PT. Pelni Cabang Bima.

Atas keresahan warga Kota Bima itu, Pihak PT. Pelni Cabang Bima yang dihubungi Media Online Bimantika Sabtu Malam 16 Oktober 2021 membantah hal itu.

Ika Purnamawati Bagian Pemasaran Tiket PT. Pelni Cabang Bima membantah bahwa itu sebagai lahan bisnis pihaknya.

“Pelni mengacu pada SE GUGUS tugas Covid untuk pelaku perjalanan dengan transportasi Laut” ungkapnya singkat. (***)

Tim Puma Polres Bima Kota Sukses Ungkap Kejahatan Penggelapan Mobil

Bimantika.net Banyak torehan dan capaian pihak Polres Bima Kota dalam menumpas segala bentuk tindakan kejahatan dan kriminalitas di wilayah Hukum Polres Bima Kota.

Polres Bima Kota di bawah kendali Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Candra, S.I.K., MH melalui Tim Puma Polres Bima Kota telah berhasil mengamankan barang bukti (BB) Satu unit Kendaraan Daihatsu Sigra warna putih dengan Nopol DK 1817 ACC hasil Penggelapan.

Tim Puma bekerja ekstra berhari-hari untuk mendapatkan pelaku penggelapan, dan Pada Hari Sabtu tanggal 16 Oktober 2021 sekitar pukul 16:00 WITA di Rumah SARIFUDDIN alias SARIF, Desa Sori Sakolo, Kec. Dompu Kabupaten Dompu menemukan barang bukti tersebut.

Tim Puma Polres Bima Kota dalam melakukan rangkaian eksekusi lapangan dengan dasar
Laporan Pengaduan Nomor : ADUAN/K/516/IX/2021/NTB/Res Bima Kota

Korban/Pelapor adalah Amirudin S.Sos, 36 TH, WIRASWASTA, alamat : Kel. Mande, Kecamatan Mpunda Kota Bima

Barang Bukti dalam Penguasa Terahir
Syarifuddin alias Sarif, 36 tahun berprofesi sebagai Guru yang beralamat di Dusun Sori Utu, Desa Sori Utu Kecamatan Manggalewa Kabupaten Dompu.

Adapun Pelaku Penggelapan yang sudah di amankan pihak Polres Bima Kota adlah

  1. MUHAMMAD RUSLI, 54 TH, WIRASWASTA, alamat : Desa Sori Sakolo, Kec. Dompu, Kab. Dompu
  2. ROSDIANA, 38 TH, WIRASWASTA, alamat : Kel. Monta Baru, Kec. Woja, Kab. Dompu
  3. M. SAID (Lidik)

Adapun Kronologisnya Sebelumnya pada hari Jumat tanggal 15 Oktober, berdasarkan Laporan di atas TIM telah mengamankan 2 (dua) orang pelaku penggelapan an Rusli dan Rosdiana, dan dari pengakuan kedua pelaku bahwa BB mobil tersebut sudah di gadaikan ke saudara Syarifuddin seharga Rp 30.000.000 (tiga puluh Juta Rupiah).

Selanjutnya pada hari Sabtu tanggal 16 Oktober 2021 TIM PUMA yang di pimpin oleh Kanit Pidum IPDA Franto Akcheryan Matondang, S.Tr.K, bersama Katim Puma Polres Bima Kota AIPDA Abdul Hafid langsung meluncur ke Rumah Saudara Syarifuddin dan berhasil mengamankan BB Kendaraan Mobil.

Yang dimana pada saat di rumah Saudara Syarifuddin sempat terjadi cekcok atau bersitegang dengan keluarga-keluarga yang tidak mengijinkan Tim untuk membawa BB kendaraan.

Namun setelah di berikan penjelasan oleh Kanit Pidum dan Katim Puma, keluarga dan masa pun mengerti dan di berikan untuk membawa mobil.

Tim Puma Polres Bima Kota juga membawa saudara Sarifuddin untuk di mintai keterangan dan Selanjutnya Tim mengamankan BB ke Mako Sat Reskrim Resort Bima Kota, Situasi aman dan terkendali.

Pelapor, Amirudin, S. Sos yang juga Aktivis Pergerakan sekaligus Tokoh Politisi Muda Kota Bima mengapresiasi kinerja Polres Bika Kota yang sangat luar biasa mengungkap segala lini bentuk kejahatan di Kota Bima.

“Salut Pada Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Candra yang menunjukkan kinerja riil dan profesional serta bangga pada Jajaran Tim Puma Polres Bima Kota dibawah kendali Ketua Tim Aipda Abdul Hafid yang sungguh sangat luar biasa dua hari tidak pulang di rumahnya hanya menindaklanjuti laporan kami sebagai masyarakat Kota Bima” demikian ungkap Amir. (***)

Ketua BPD Talabiu : “Berantas Narkoba, Negara Wajibkan Tes Urin sebagaimana Vaksin Covid-19”

Bimantika.net Dampak negatif penyalahgunaan narkoba terhadap anak atau remaja adalah sebagai berikut : Perubahan dalam sikap, perangai dan kepribadian, Sering membolos, menurutnya kedisiplinan dan nilai-nilai pelajaran.

Sering menguap, mengantuk dan malas tidak mempedulikan kesehatan diri suka mencuri untuk membeli narkoba.

Narkoba adalah istilah untuk narkotika, psikotropika dan berbahaya lainnya. Istilah yang sering dipakai adalah NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan zat adiktif lainnya).

Narkotika adalah zat atau obat dari tanaman baik sintesis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan, yang dibedakan dalam golongan-golongan sebagaimana terlampir dalam Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Disekitar kita saat ini, banyak sekali zat-zat adiktif yang negatif dan sangat berbahaya bagi tubuh. Dikenal dengan sebutan narkotika dan obat-obatan terlarang.

Pada era modern yang serba canggih, narkoba telah menjadi problem bagi umat manusia diberbagai belahan bumi.

Narkoba yang bisa mengobrak-abrik nalar yang cerah, merusak jiwa dan raga, tak pelak bisa mengancam hari depan umat manusia.

Penggunaan narkoba bukan hanya terjadi pada orang dewasa tapi remaja dan anak. Mereka awalnya hanya penasaran dengan rasanya,terus ikut-ikutan mencoba dan saat sudah merasakan nikmatnya mengkonsumsinya akhirnya jadi ketergantungan menggunakan narkoba. Banyak pengguna obat-obatan ini yang awalnya tergoda merasakan kesenangan sesaat atau sebagai pelarian dari masalah yang dihadapi. Padahal, efek narkoba dapat merusak kesehatan secara fisik dan kejiwaan.

Masa remaja adalah masa pencarian jati diri seseorang, pada masa ini anak memiliki emosi yang tidak stabil.

Sudah banyak Upaya-upaya yang dilakukan adalah melakukan keja sama dengan pihak yang berwenang untuk melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba.

Mengadakan razia mendadak secara rutin. Pendampingan orang tua itu pun sangat penting dengan memberikan kasih sayang dan perhatian

Namun ada yang sangat menarik dari masukan Ketua BPD Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima, Arif Munandar, S. IP.

Dalam Postingan akun Facebook pribadinya ia berharap agar negara mewajibkan seluruh rakyatnya untuk Wajib Test Urin.

“Coba negara berlaku kan wajib tes urin untuk semua warga negara mungkin narkoba akan hilang di muka bumi..
Seperti halnya wajib vaksin..” ungkap Arif dalama Postingan Facebooknya. (***)

Herman Effendy Sukses Raih Gelar Magister, Walau Banyak Cerita Pilu dan Duka

Bimantika.net Hari Ini Sabtu 16 Oktober 2021, segala macam rasa haru, bangga, sedih, suka, duka, riang gembira dan lainnya dirasakan oleh Herman Effendy, S. Sos., M. Ap.

Herman Sukses menyelesaikan studi Magister nya di Salah satu Perguruan Tinggi di Jawa Timur dengan Gelas Magister Administrasi Publik.

Herman Effendy yang terlahir dari Keluarga “Broken Home” menjadikan cita-cita luhurnya untuk menjadi orang sukses sangatlah tidak gampang.

Jalan liku dilaluinya dengan sendiri karena semenjak tamat SMA sudah tidak lagi ada perhatian dari ayah kandungnya yang sudah lama berpisah dengan ibu kandungnya.

Herman Kecil sudah kenyang dengan cerita pilu, duka Kepahitan hidup ditengah keluarga Broken Home memotivasi dirinya untuk meraih sukses dalam segala hal menjalani hidupnya dengan seorang Ibu setelah perceraian kedua orang tuanya dimasa kecilnya.

Cerita pilu, cerita sedih dilaluinya dengan banyak cobaan berat dihadapinya dengan tetap tegar hadapi segalanya.

Jatuh bangun dalam hal roda ekonomi sudah menjadi kebiasaan yang ia alami sehingga dirinyapun selalu berpikir positif untuk segala hal.

Akan terasa mudah baginya kuliah sambil kerja karna motivasi tinggi yang ada dalam memori otaknya bahwa ia harus sukses ditengah terpaan hidup yang dirasakannya.

Selesai study Sarjana S.1 nya, Herman Effendy dengan segala keterbatasannya melanjutkan Study Strata 2 (S.2) Ilmu Administrasi Publik.

Puncaknya hari ini adalah hari kebahagiaannya mendapatkan Gelar Magister Administrasi Pemerintah.

Momentum wisuda Magisternya, Herman Effendy ucapkan rasa terimakasihnya pada Allah SWT yang memberinya keberkahan.

“Pertama saya ucapkan syukur kepada Allah SWT atas pencapaian ini dan terimakasih yang tulus dari Umi ku yang telah memberikan doa demi kesuksesan yg di capai anak-anaknya, walau tanpa seorang ayah namun ketulusannya mengurus kami anak-anaknya tidak bisa saya bayar dengan apapun juga” ungkap Herman Effendy.

Dirinya sangat menyadari keadaan keluarga membuat dirinya mengalah menempuh pendidikan baik jenjang strata 1 dan seterusnya.

Karena baginya lebih mendahulukan adek-adek nya dalam urusan pendirikan.

“Keadaan ekonomi keluarga yang mewajibkan saya guna mensupport keberhasilan adek-adek dalam satu keluarga.sangat sulit memang namun saya punya keyakinan bahwa saya harus bisa menyelesaikan studi ini” ujarnya.

Tak Lupa pula Herman Effendy dalam kesuksesannya ini Ucapankan terimakasih kepada istri dan anak-anaknya yang begitu luar biasa memberikan dukungan demi terselesaikan nya Pascasarjana yang di ambilnya.

“Dan tentukan special thanks buat Pak Direktur Poltekes MFH Mataram Dr Syamsuriansyah H.M Sadakah yang banyak membimbing dan mensupport saya sehingga pada hari ini saya bisa menyelesaikan program Pascasarjana Magister manajemen publik” ujarnya.

Herman Effendy Ucapkan terimakasih buat seluruh kerabat, sahabat yang tidak bisa ia sampaikan dan ucapkan satu persatu.

“Insya Allah menjadi nilai ibadah kita di sisi Tuhan,Allah SWT” tutupnya. (***)