Kafilah Sape, Juara Umum MTQ XXXI Tingkat Kabupaten Bima

Bimantika.net Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran Ke-31 Tingkat Kabupaten Bima yang berlangsung selama sepekan dari tanggal 8 sampai dengan 14 November 2021 di Lapangan Semangka Desa Naru Kecamatan Sape yang ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati Bima Dahlan M. Noer Minggu (14/11), kembali menempatkan tuan rumah Kecamatan Sape sebagai Juara Umum dengan perolehan 11 medali emas, 12 perak dan 18 perunggu dengan jumlah nilai 99.

Kafilah kecamatan Lambu menyusul pada peringkat II dengan perolehan 7 emas, 5 perak dan 3 perunggu dengan nilai 53, sementara Juara III diraih kafilah kecamatan Madapangga dengan perolehan 5 Emas, 4 perak dan 7 perunggu dengan nilai 44. Masih pada posisi enam besar, Peringkat IV disabet kafilah Bolo dengan 4 emas, 6 perak dan 2 perunggu dengan total nilai 40, Kecamatan Wera meraih 4 emas, 4 perak dan 3 perunggu dengan total nilai 35, disusul kafilah kecamatan Ambalawi pada peringkat VI dengan 3 emas dan 4 dengan total nilai 19. Peringkat VII hingga XVIII diraih masing-masing Kecamatan Palibelo dengn nilai 18, Disusul Woha (17), Monta (16), Tambora (9), Sanggar (8), Langgudu (8), Parado (5), Wawo (3), Belo (3), Lambitu (1) Soromandi (0) dan Donggo (0).

Pada acara penutupan juga dihadiri Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, Pimpinan DPRD Kabupaten Bima, Dandim 1608/Bima Letkol Inf. Teuku Mustafa Kemal, Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahiddin, Sekda Drs. H.M. Taufik HAK, M.Si yang juga Ketua LPTQ Kabupaten Bima, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bima, , Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bima, Para Staf Ahli dan Asisten dan Pimpinan OPD tersebut, Wabup Dahlan memberikan apresiasi kepada tuan rumah.

“Terima kasih kepada Camat, Muspika, Aparat TNI/Polri dan seluruh masyarakat Kecamatan Sape, dalam penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 Tingkat Kabupaten Bima telah menjadi tuan rumah yang baik dengan menunjukkan komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan MTQ berlangsung. Demikian halnya secara secara khusus kepada para panitia lokal yang telah bekerja keras membangun arena yang sangat megah ini dan melayani para tamu undangan selama penyelenggaraan MTQ berlangsung.

“Tidak lupa juga menyampaikan terima kasih kepada para dewan hakim yang telah bertugas memberikan penilaian kepada qori/qariah pada semua mata lomba mtq ke-31 tahun ini.” Ujar wabup dahlan.

Terakhir dalam sambutannya, Wakil Bupati Dahlan M.Noer juga mengucapkan selamat kepada Kafilah Kecamatan Sape yang telah berhasil meraih juara umum, semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi untuk senantiasa meningkatkan kualitas baca tulis Al Qur’an dan dapat mempertahankan prestasi ini pada MTQ berikutnya.
Sebelumnya, Sekda Bima Drs. H. Taufik HAK. M.Si dalam laporannya menyampaikan.

Suksesnya MTQ – 31 ini adalah wujud keberhasilan kita semua dalam memaknai salah satu visi religius yang dicanangkan oleh Bupati Bima dan Wakil Bupati Bima.

“Kecamatan Sape dipilih sebagai tuan rumah sebagai wujud rasa cinta dan terimakasih beliau kepada masyarakat Sape tanpa sekat dan syarat, dengan harapan MTQ ini menjadi ajang silaturahim antara ulama dan Pemerintah Kabupaten Bima sehingga tercipta nilai-nilai ukhuwah Islamiyyah yang Qur’ani”. Terang Sekda. (***)

Mone Warga Desa Tangga Dibacok RH warga sesama Desanya

Bimantika.net Nasib nahas Menimpa seorang Petani Mardin Alias Mone Yang terkena sabetan Senjata tajam (Parang) diduga dilakukan oleh RH di Si Kahutu Tepatnya di Desa Tangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima Minggu, 14 /November/ 2021.

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K., melalui Kasi Humasnya Iptu Adib Widayaka Menjelaskan Kejadian Yang Menimpa Maradin (L) 35 yang diduga dilakukan oleh RH (L) 42 Keduanya Merupakan Warga Desa Tangga ini Berawal korban sedang membersihkan gulma di sawah miliknya bersama Salahudin, 42 kemudian datang pelaku dari arah selatan sambil membawa sebilah parang melewati sawah korban, dan Salahudin menanyakan kepada pelaku mau kemana.di jawab oleh pelaku mau mencari lengkuyang.

Setelah pelaku melewati sawah korban sekitar 25 meter, pelaku kembali menuju sawah korban dan di lihat oleh korban sudah menghunuskan parang yang di bawanya, sehingga korban langsung lari dan pelaku mengejar korban.

Namun Nahas korban terjatuh dan pelaku membacok korban kemudian pelaku langsung melarikan diri setelah membacok korban dan korban langsung di bawa Salahudin ke Puskesmas Monta Terang Adib.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek kepala sebelah kanan, luka robek punggung sebelah kiri dan luka robek pada siku tangan kanan dan luka robek pada pergelangan tangan kanan.

Karena Luka yang dialami cukup serius korbanpun di rujuk ke RSUD Bima karena luka parah pada bagian kepala dan siku tangan kanan namun korban masih dalam keadaan sadarkan diri ucap Adib.

Sementara itu pihak Kepolisian Resort Bima Terus Memburu Keberadaan pelaku Yang sudah dikantongi identitas nya ini.

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K., memerintahkan Jajarannya untuk segera Memburu Dan Meringkus pelaku.

Heru Juga Menghimbau Kepada pihak keluarga korban dan Masyarakat Agar tidak mudah terprovokasi Oleh Sekelompok orang atau oknum yang tidak bertanggung jawab dan menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian papar Adib Mengutip pernyataan Kapolres.(***/hpb)

Pemabuk yang Membacok Warga Kempo Ditangkap

Bimantika.net pada Hari Sabtu 13 November 2021, sekitar Pukul 12.00 Wita Unit Reskrim Polsek Kempo yang di pimpin oleh Kapolsek Kempo Iptu ZUHARIS telah mengamankan Pelaku Pembacokan di Dusun Padamara Desa Kempo Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu.

Polisi melakukan penangkapan berdasarkan
1). Nomor Laporan Polisi : LP/16/XI/2021/NTB/Sek. Kempo /Res. Dompu/Polda NTB

Gerak cepat pihak kepolisian atas laporan
Samsidar, S.Pd, perempuan, Umur 44 Thn, Agama Islam, Pekerjaan PNS , Alamat Dusun Padamara Desa Kempo Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu.

Adapun Korban adalah Suriwansyah laki-laki Umur 30 tahun Agama Islam,Perkejaan.Petani ,alamat Dusun Padamara Desa kempo kab.dompu

Sedangkan Pelaku yang ditangkap adalah A.REKA Alias REKA, Laki-laki, Umur 21 Tahun, Agama Islam, Alamat Dusun. Padamara, Desa Kempo Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu.


Saksi saksi dalam kasus tersebut adalah

  1. Nama JONI INSAN Laki2, Umur 32 Tahun, Pekerjaan Petani, Alamat Dsn Padamara , Ds. Kempo, Kec. Kempo, Kab. Dompu.

2.Nama AFRIZAL, Laki2, Umur 18 Thn, Islam, Pekerjaan Petani, Alamat Dsn. Padamara, Ds. Kempo, Kec. Kempo, Kab. Dompu.

Inilah kronologis kejadiannya Pada Hari Jum’at Tanggal 12 November 2021, sekitar Pukul 22 : 10 Wita bertempat di Depan Rumah sdr.HERSONO beralamat Dusun Padamara desa Kempo kecamatan kempo kebupaten Dompu.

Berawal dari terduga pelaku sedang minum minuman keras bersama temanya, kemudian korban mendatangi rumah sdr.AFRIZAL yang memperbaiki rumah.

Korban memberitahukan sudah malem ke saudara AFRIZAL pada saat itu tempat terduga pelaku duduk minum dengan temanya berdekatan dengan rumah sdr.AFRIZAL ,lalu terduga pelaku merasa tersinggung dan tidak terima atas perkataan korban.

setelah itu terduga pelaku mendatangi korban dan langsung melakukan penganiayaan mengunakan sebilah celurit terhadap korba,akibat dari penganiayaan yang di lakukan terduga pelaku korban mengalami luka pada bagian siku tangan kiri.

Setelah terjadinya penganiayaan tersebut korban di larikan ke puskesmas Kempo kerna puskesmas kempo tidak mampu melakukan penangan terhadap korban di rujuk ke RSUD DOMPU.

karena kondisi korban belum sadarkan diri dan tidak mampu memberikan keterangan maka di laporkan oleh keluarga korban, sehingga atas kejadian selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut di SPKT Polsek Kempo.

Berdasarkan kejadian dan Laporan Polisi diatas, Unit Reskrim Polsek Kempo yang dipimpin oleh Kapolsek Kempo IPTU Zuharis melakukan upaya penyelidikan,

Dan dari hasil lidik didapati Informasi dari masyarakat bahwa Pelaku Penganiayaan tersebut berada di Desa Tolokalo.

pada saat itu unit Reskrim Polsek kempo yang di Pimpin oleh Kapolsek Kempo Iptu Zuharis menuju lokasi terduga pelaku.

Saat itu pula disaksikan oleh masyarakat banyak polisi membawa terduga pelaku atas nama A. REKA ke Polsek Kempo.

selanjutnya terhadap Pelaku dibawa dan diamankan di Polsek Kempo untuk diproses hukum lebih lanjut. (***//pk)

Kelompok Millenial Desak Erick Thohir Evaluasi Kinerja Dirut dan Komut Pertamina

Bimantika.net Jakarta_Kebakaran tangki minyak berisi produk Pertalite di area Kilang Cilacap, Jawa Tengah yang terjadi sekira pukul 19.20 WIB (13/11) merupakan kebakaran kilang minyak PT Pertamina (Persero) kali ketiga yang terjadi sepanjang tahun 2021. Sebelumnya, kebakaran serupa pernah terjadi di kilang Cilacap (11/6) dan kilang di Indramayu (29/3).

Atas kejadian yang terjadi secara berulang-ulang ini, Penggerak Milineal Indonesia (PMI)mendesak Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir untuk mengevaluasi kinerja dari Direktur Utama (Dirut) dan Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina.

Desakan tersebut, disampaikan langsung oleh Syahrul Ramadhani selaku Koordinator Bidang UMKM dan Bisnis PMI. Menurut Syahrul, Menteri BUMN harus segera mengambil langkah tegas untuk mempertimbangkan kinerja dari Dirut dan Komut yang dinilai paling bertanggung jawab atas kebakaran kilang tersebut.

“Tanggung jawab dan langkah cepat harus segera diambil oleh Erick Thohir untuk meninjau ulang kinerja pihak Pertamina, terutama Dirut dan Komut-nya. Mereka adalah orang paling bertanggung jawab atas kebakaran kilang minyak ini” papar Syahrul saat memberikan keterangan langsung pada, Minggu (14/11).

Selain itu, Syahrul juga menyebut bahwa kebakaran kilang minyak seperti yang terjadi di Cilacap ini, telah terjadi secara berulang-ulang dalam waktu tak sampai setahun

“Kebakaran kilang minyak seperti ini,secara beruntun telah terjadi sebanyak tiga kali dalam setahun. Ini membuktikan bahwa ada yang salah dari kinerja Dirut dan Komut PT Pertamina” bebernya.

Syahrul turut menyinggung bahwa akibat dari kebakaran ini menyebabkan negara harus menanggung rugi triliunan rupiah

“Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati telah abai terhadap tugasnya, banyak kesalahan fatal yang ia lakukan. Kebakaran kilang yang terjadi berulang-ulang menyebabkan negara harus menanggung rugi triliunan rupiah, dan ini harus ditindak tegas”, pungkasnya

Untuk diketahui, kilang minyak yang berada di Cilacap merupakan satu dari 6 Kilang yang dimiliki oleh Pertamina dengan kapasitas pengelolaan mencapai 270.000 barel per hari. Kilang yang terbakar ini memiliki 228 tangki untuk menampung crude yang akan diolah, gas serta BBM hasil pengolahan minyak mentah. (**//Kontributor Bimantika Wilayah Jakarta)

Diapresiasi Kinerja Camat Rasanae Barat Dalam Percepatan Vaksinasi

Bimantika.net Apresiasi yang amat dalam kita sampaikan pada Camat Rasanae Barat Hj. Suharni, SE dalam melakukan koordinasi dengan Kapolsek dan Danramil setempat dalam hal percepatan Vaksinasi.

Hasil pengumpulan data resmi oleh Media Online Bimantika bahwa Kegiatan vaksinasi di Wilayah Hukum Polsek Rasanae Barat pada Hari Minggu tanggal 14 November 2021 yang dilakukan oleh Puskesmas (PKM) Paruga, PKM Kolo, PKM Penana’e, PKM Jatibaru, PKM Kumbe, PKM Mpunda dan PKM Rasanae Timur adalah sebagai berikut.

PKM Paruga melaksanakan vaksinasi di RT 08/03 Kel. Dara

  • Discreening : 138 org
  • Divaksin V1 : 36 org
    V2 : 102 org
  • Ditunda : 5 org
  • Yang mendapat vaksin : 133 Org

PKM Paruga melaksanakan vaksinasi di Rt. 05/02 Kel. Dara

  • Screening : 135 org
  • Divaksin V1 : 96 orang
    V2 : 31orang
  • Tunda : 8 orang
  • Yang mendapatkan vaksin : 127 org

PKM Paruga melaksanakan vaksinasi di lingk. Niu RW. 06 Kel. Dara*

  • Screening : 169 org
  • Divaksin V1 : 142 orang
    V2 : 19 orang
  • Tunda : 8 orang
  • Yang mendapatkan vaksin : 161 org

PKM Rasanae Timur melaksanakan vaksinasi di Rt. 02/01 Kel. Tanjung*

  • Discreening : 92 org
  • Divaksin V1 : 58 org
    V2 : 25 org
  • Ditunda : 9 org
  • Yang mendapat vaksin : 83 Org

PKM Rasanae Timur melaksanakan vaksinasi di Rt. 07/03 Kel. Tanjung

  • Discreening : 100 org
  • Divaksin V1 : 66 org
    V2 : 28 org
  • Ditunda : 6 org
  • Yang mendapat vaksin : 94 Org

PKM Jatibaru melaksanakan vaksinasi di Rt. 07/03 Kel. Tanjung*

  • Discreening : 48 org
  • Divaksin V1 : 39 org
    V2 : 9 org
  • Ditunda : – org
  • Yang mendapat vaksin : 48 Org

PKM Penanae melaksanakan vaksin di lingkungan Paruga Rt.04 /02 Kel. Paruga*

  • Screeaning : 182 org
  • Divaksin V1 : 155 org
    V2 : 20 org
  • Tunda : 7 org
  • Yang mendapatkan vaksin : 175 org

PKM Penanae melaksanakan vaksin di lingkungan Sarata Rt.16 Rw.06 kel. Paruga

  • Screeaning : 81 org
  • Divaksin V1 : 65 org
    V2 : 15 org
  • Tunda : 1 orang
  • Yang mendapatkan vaksin : 80 org

PKM Kumbe melaksanakan vaksin di Kantor Kel. Pane*

  • Discreening : 53 org
  • Divaksin V1 : 37 org
    V2 : 14 org
  • Ditunda. : 2 org
  • Yang mendapat vaksin : 51 Org

PKM Jatibaru melaksanakan vaksin di Rt. 09/03 Kel. Pane*

  • Pelaksana PKM Jatibaru
  • Discreening : 51 org
  • Divaksin V1 : 35 org
    V2 : 13 org
  • Ditunda. : 3 org
  • Yang mendapat vaksin : 48 Org

PKM Mpunda melaksanakan vaksin di kantor Kel. Na’e :*

  • Discreening : 59 org
  • Divaksin V 1 : 46 org
    V2 : 11 org
  • Tunda : 2 org
  • Yang mendapatkan vaksin : 57 org :

PKM Mpunda Melaksanakan vaksin di Lingk. Na’e RT.07 Kel. Na’e :

  • Discreening : 118 org
  • Divaksin V 1 : 76
    V2 : 35
  • Tunda : 7 org
  • Yang mendapatkan vaksin : 111 org

PKM Kolo melaksanakan vaksin di Rt. 03/01 Kel. Sarae*

  • Discreening : 104 org
  • Divaksin V1 : 76 org
    V2 : 28 org
  • Ditunda. : –
  • Yang mendapat vaksin : 104 Org

PKM Kolo melaksanakan vaksin di Lingk. Tolobali Rt. 16/06 Kel. Sarae*

  • Discreening : 58 org
  • Divaksin V1 : 45 org
    V2 : 13 org
  • Ditunda. : –
  • Yang mendapat vaksin : 58 Org

Total keseluruham dari 7 PKM melaksanakan vaksin di 6 kelurahan se Kec. RasanE Barat adalah 1.330 Orang.

Camat Rasanae Barat Kota Bima, Hj. Suharni, SE menjelaskan bahwa kegiatan percepatan Vaksinasi pada hari sabtu dan Minggu 13-14 November 2021 adalah 3.272 Orang.

“pada Hari sabtu kita secara total lakukan Vaksin kepada 1942 orang Warga dan hari minggu 1330 warga sehingga total dua hari kita lakukan Vaksinasi sebanyak 3.272 Orang” jelas Camat RasanaE Barat. (***)

Door to Door Camat RasanaE Barat Sangat Efektif Proses Percepatan Vaksinasi

Bimantika.net Pemerintah Kecamatan RasanaE Barat bersinergi dengan Polsek dan Danramil setempat menggelar vaksinasi jemput bola atau door to door kepada warga, (13/11/21).

Camat RasanaE Barat Hj. Suharni, SE yang di konfirmasi media online Minggu malam 14 November 2021 menyebutkan bahwa pola dari rumah ke rumah sangat efektif dalam lakukan percepatan Vaksinsi dalam bentuk dari rumah ke rumah ( door to door)

Menurut Umi Suharni bahwa pola itu dilakukan akibat adanya sebagian warga yang takut melakukan Vaksinsi dengan beredarnya berita-berita yang dikonsumsi oleh Masyarakat.

“Masyarakat banyak yang takut dengan hoaknya vaksin selama ini tetapi setelah di datangi langsung mau di Vaksin..kita buka pintu di rumah-rumah RT dan RW..hingga jangkauannya dekat” ujar Umi Suharni.

Lanjutnya bahwa Program ini serentak di lakukan di beberapa titik lokasi yang telah di sediakan di wilayah RasanaE Barat.

Kegiatan Vaksinasi ini melibatkan Tenaga Kesehatan dari 5 Puskesmas, yaitu oleh PKM Paruga, PKM Kolo, PKM Penana’e, PKM Kumbe, PKM RasanaE Timur, dan Klinik Kodim.

Kegiatan Vaksinasi dengan metode Door to Door ini mampu meningkatkan partisipasi vaksinasi karena dapat menjangkau keluarga yang belum mempunyai akses vaksin.

Hal tersebut di buktikan dengan Total capaian penerima Vaksin per hari ini yaitu sebanyak 1.942 Orang warga. Dengan rincian penerima vaksin di setiap titik Lokasi yang ada di RasanaE Barat diantaranya:

  1. Loc. Kel. Sarae : 196 Orang
  2. Loc. Lingk. Tolobali : 57 Orang
  3. Loc. kantor Kel. Nae : 206 Orang
  4. Loc. Lingk Salama : 141 Orang
  5. Loc. Ling. Sigi : 166 Orang
  6. Loc. Lingk. Sarata : 151 Orang
  7. Loc. Kantor Pelindo III : 160 Orang
  8. Loc Rt. 02 Rw. 001 Kel. Tanjung : 131 Org
  9. Loc. kantor Kel. Tanjung : 129 Orang
  10. Loc. kantor Kel. Pane : 86 Orang
  11. Loc. SDN 17 Kel. Pane : 156 Orang
  12. Loc. Rw. 03 kel. Dara : 217 Orang
  13. Loc. Ling. Binabaru : 146 Orang

Selain itu, Melalui Metode Door to Door pemerintah ingin mendorong agar vaksinasi Covid-19 secara keseluruhan bisa dipercepat agar kekebalan komunal segera tercapai dan masyarakat Indonesia bisa terhindar dari Covid-19.

Ayo sukseskan program Vaksinasi demi mencapai INDONESIA BEBAS COVID-19 (***/Sumber Camat RasanaE Barat)

Karya Besar Zul-Rohmi Menduniakan NTB, Sirkuit Mandalika Masuk Kalender Moto GP 2022

Bimantika.net Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini dipimpin oleh Duo Doktor yakni Gubernur Dr. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah.

Kedua sosok Gubernur dan dan Wakil Gubernur ini adalah sosok intelektualitas yang mampu memperkenalkan NTB dimata Dunia atau menduniakan NTB.

Salah satu langkah Menduniakan NTB itu adalah terbangunnya fasilitas Sirkuit Mandalika untuk perhelatan Moto GP yang nota bene sebagai kalender olahraga seluruh Dunia.

Sirkuit Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), telah diresmikan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, pada Jumat (12/11/2021).

Dengan telah di meresmikannya oleh Pak Jokowi sapaan Presiden RI tersebut artinya sirkuit dengan nama resmi Pertamina Mandalika International Street Circuit ini sepenuhnya siap menjadi tuan rumah untuk berbagai ajang kelas dunia.

Sebelum Sirkuit Mandalika ada, penggemar MotoGP di Indonesia kerap melancong ke Malaysia untuk menyaksikan pertandingan di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Namun, pada tahun depan kondisi akan berubah karena pencinta MotoGP Indonesia bisa menyaksikan langsung balapan di negerinya sendiri yakni Pulau Lombok yang terletak di Propinsi NTB.

Sirkuit Mandalika telah masuk dalam kalender MotoGP tahun 2022, dan akan menjadi tuan rumah pada seri balapan ke-2 pada 20 Maret 2022.

Untuk diketahui publik bahwa Pembangunan Sirkuit Mandalika, menelan anggaran Rp 1,1 triliun. Biaya ini dihabiskan untuk pekerjaan dasar sirkuit dan pembangunan sirkuit.

Kapasitas Grand Stand Seating Street Circuit Mandalika mencapai lebih dari 50.000 tempat duduk, sementara Non-Seated Area (tribune berdiri) sanggup menampung 138.000 orang

Sedangkan Sirkuit Mandalika dirancang dengan trek sepanjang 4.310 meter yang dilengkapi 17 tikungan. Luas keseluruhan area sirkuit adalah 120 hektar.

Aspal Sirkuit Mandalika disebut jauh lebih baik dari apa yang ada di Sirkuit Sepang lantaran menggunakan teknologi aspal terbaru, yakni Stone Mastic Asphalt (SMA).

Rakyat NTB Bangga pada Doktor Zul dan Doktor Sitti Rohmi yang luar biasa membangun NTB di era kepemimpinannya hingga tahun 2023. (***)

Setahun DPO, Pelaku Curanmor Ditangkap Tim Puma Polres Bima

Bimantika.net Kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) kerap kali terjadi di Kabupaten Bima bahkan kasus tersebut semakin merajalela di tiap-tiap desa dan kecamatan.

Setahun menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) pihak Kepolisian, Kini Tim Puma Polres Bima kembali melakukan pengungkapan kasus Curanmor (12/11)

Berdasarkan Nomor : ST/821/VI/OPS.1.2./2021 Tanggal 21 Oktober 2021 tentang pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD)
dengan sasaran kasus 3C (Curat, Curas, Curanmor).

  • Nomor : LP. B / 362 /IX/2021/NTB/Polsek Monta/ Res Bima/Polda NTB

Tim Puma Polres Bima telah berhasil menangkap pelaku pencurian motor yang berinisial MG (21) alias Bli yang beralamat Desa Diha RT 001 RW 001 Kecamatan Belo Kabupaten Bima.

Kasus pencurian tersebut terjadi di Jalan Lintas Desa Baralau dan dilaporkan pada hari selasa 21 Januari 2020. kejadian pencurian tersebut sudah satu (1) tahun sepuluh (10) bulan.

Kasat Reskrim Polres Bima Iptu Masdidin, SH menjelaskan bahwa pada saat melakukan penangkapan, pelaku yang berinisial MG sempat melarikan diri dari luar daerah untuk menghindari kejaran dari pihak kepolisian

“pelaku baru pulang dari Jakarta dan setelah kami mendapatkan informasi keberadaan pelaku maka kami langsung melakukan penangkapan”,. Jelasnya

Pada pukul 03.00 Wita Tim Puma Polres Bima berhasil menangkap pelaku dalam keadaan tertidur pulas dan tidak melakukan perlawanan dan langsung di bawa ke Mako polres Bima guna proses hukum lebih lanjut. (***/hpb)

Warga Kempo Dibacok Pemuda yang Sedang Mabuk

Bimantika.net Dompu NTB, tindak kriminal yang diakibatkan konsumsi minuman keras terjadi di Dusun Tolo Mboda Desa Kempo Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu (12/11).

Anggota Polsek Kempo yang menerima laporan dari masyarakat mengenai penganiayaan menggunakan senjata tajam terhadap salah seorang warga Dusun Tolo Mboda yang dilakukan oleh seorang pria warga Dusun Oi Lanco, Desa Kempo, Kecamatan Kempo.

Suryawansyah (28) Petani, alamat Dusun Tolo mboda, Desa Kempo, Kecamatan Kempo menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam oleh pelaku M A.

M A (23), Petani, warga Dusun Oi Lanco, Desa Kempo, Kecamatan Kempo, yang tidak terima ditegur oleh korban membacok korban dengan senjata tajam.

Korban yang pada malam itu mendapati sekelompok orang yang sedang duduk mengkonsumsi minuman keras di dekat rumahnya mendatangi dan memberikan teguran agar tidak melakukan aktifitas tersebut.

Namun pelaku yang pada saat itu telah berada dibawah kendali alkohol akibat konsumsi minuman keras tersinggung dengan perkataan korban.

Kehilangan akal sehat pelaku kemudian mengambil sebilah clurit dan langsung melakukan pembacokan terhadap korban.

Melihat kejadian tersebut warga di sekitar lokasi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kempo.

Menanggapi laporan masyarakat anggota Polsek Kempo segera menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan segera membawa korban yang menderita luka sobek pada siku tangan sebelah kiri akibat tindakan pelaku untuk menerima perawatan medis di Puskemas Kempo.

Usai membacok korban dengan senjata tajam akibat pengaruh alkohol yang diminumnya, pelaku langsung melarikan diri.

IPTU Zuharis selaku Kapolsek Kempo melalui anggotanya mengatakan saat ini anggota Polsek Kempo tengah memburu pelaku yang sudah diperoleh identitasnya untuk dilakukan proses hukum atas perbuatannya.

“Kami berharap Agar situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Kempo tetap terjaga” tegasnya. (***)

Kabur dari Tahanan Polsek Belo, Ditangkap di Polsek Manggelewa

Bimantika.net Setelah sekian lama melarikan diri dari Ruangan tahanan Polsek Belo, Seorang Pria Berinisial AP (22) Warga asal Desa Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Ia Akhirnya Ditangkap Tim Opsnal Polsek Manggelewa,Polres Dompu, Kamis (11/11/2021) sekira pukul 21.00 Wita.

Sebelumnya, Tim Opsnal Polsek Manggelewa juga Menangkap buronan pencuri (DPO) Polres Bima Kota Berinisial AS (21) Ditangkap oleh Anggota dari Polsek Manggelewa, saat mencoba melarikan diri di Jalur Proyek Pelebaran Jalan di Desa Nanga Tumpu dengan kasus pencurian.

Kapolres Dompu, AKBP Syarief Hidayat, S.I.K, melalui Kapolsek Manggelewa, Iptu Abdul Malik, SH, Mejelaskan bahwa penangkapan terduga pelaku berdasarkan informasi yang diterima dari Polsek Belo, Polres Bima.

“Kami terima informasi dari Kanit Intelkam Aipda Muhammad Syarifudin, SH, yang mendapat perintah dari Kapolsek kemudian mencari informasi keberadaan pelaku,” kata Kapolsek Manggelewa.

Lanjutnya, setelah itu Unit Intelkam dibawah pimpinan Kanit Intel Polsek mendapatkan keberadaan pelaku yg berada di Desa Tekasire Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu.

“Mengetahui tempat persembunyiannya, lantas terhadap pelaku langsung dilakukan penangkapan dipimpin Kanit Intelkam Polsek Manggelewa,” jelasnya.

Informasi yang dihimpun awak media ini, di tempat terpisah, Kapolsek Manggelewa mengatakan, setelah dilakukan penangkapan, pihaknya langsung menghubungi Polsek Belo bahwa pelaku sudah dalam penahanannya.

“Alhamdullilah berkat kerjasama Personil Polsek Manggelewa serta kerja keras akhirnya pelaku berhasil ditangkap dan di amankan,” terang Kapolsek.

Hingga berita ini dinaikkan, Kapolsek memberitahu bahwa pelaku telah dibawa kembali ke Polsek Belo untuk diproses lebih lanjut.

“Kapolsek Belo beserta personil langsung menjemput dan membawa pelaku ke Polsek Belo untuk diproses kembali,” Pungkasnya.(bbs//***)