Kabag OPS Polres Bima Pimpin Pembukaan Latpra OPS Zebra Rinjani 2025

jpn

BIMAntika.net Kepolisian Resor Bima Polda NTB menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Zebra Rinjani 2025 yang berlangsung di Aula Mapolres Bima pada Sabtu (15/11/2025) pagi tadi.

Kegiatan tersebut digelar sebagai langkah awal guna meningkatkan kesiapan personel sebelum pelaksanaan operasi Kepolisian yang fokus pada penertiban dan keselamatan berlalu lintas.

Latpra OPS itu dibuka langsung oleh Kabag OPS Bima Kompol Iwan Sugianto di dampingi Kasat lantas Iptu Putu Agus Mas Purnomo SH yang menekankan pentingnya koordinasi dan profesionalitas seluruh personel dalam mendukung suksesnya pelaksanaan Operasi Zebra Rinjani 2025.

Sebagai informasi Operasi Kepolisian terpusat dengan Sandi Zebra Rinjani ini akan gelar serentak di wilayah hukum Polda NTB mulai dari tanggal 17 hingga 30 November 2025 atau selama 14 hari kedepan.

Dalam arahannya Kabag OPS Bima Kompol Iwan Sugianto menjelaskan operasi ini bertujuan menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas, dan fatalitas korban kecelakaan, serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Ia juga menekankan dalam pelaksanaan operasi nantinya agar seluruh personel yang terlibat mengedepankan cara cara Humanis.

sementara itu Kasat Lantas Iptu Putu Agus Mas Purnomo SH menjelaskan rencana tugas, sasaran operasi, serta strategi pelaksanaan di lapangan.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel memiliki pemahaman yang sama sehingga operasi dapat berjalan optimal, tertib, dan tepat sasaran”. Tutupnya. (****)

Hj. Anita Beri Motivasi Pada Kontingen Kabupaten Bima di Arena Festival LASQI NTB

jpn

BIMAntika.net Ketua I Lembaga Seni Qasidah ( LASQI ) yang juga Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) kabupaten Bima, Hj. Anita H. Irfan Zubaidy, Kamis (13/11) menghadiri pembukaan secara resmi Festival Lembaga Seni Qasidah (LASQI) Nusantara Jaya Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat ( NTB ) Tahun 2025.

Ajang bergengsi yang akan berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 13 sampai dengan 15 November 2025 di Lapangan Alun-Alun Tioq Tata Tunaq Tanjung, Kabupaten Lombok Utara ini akan diikuti peserta dari seluruh kabupaten/kota se-NTB.

Dalam kesempatan ini, Hj. Anita, H. Irfan Zubaidy, hadir sekaligus memberikan motivasi kepada Kontingen Kabupaten Bima, yang dipimpin langsung Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Dikpora Kabupaten Bima Nurdin, S.Pd.,M. Pd.

“Kepada Kontingen Kabupaten Bima, saya berharap untuk dapat memberikan penampilan yang maksimal, mempersembahkan yang terbaik. Semoga semoga dapat meraih prestasi gemilang sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Bima di tingkat nasional “. Ujarnya.

Hj, Anita juga berpesan khusus kepada para ofisial tim LASQI dan para pendamping, agar selalu menjaga dan memperhatikan kondisi anak didik para peserta lomba.

“Berikan waktu istirahat yang cukup, selalu mengawasi dan memeriksa kondisi psikologis dan kesehatan para peserta lomba, pastikan para peserta dapat tampil dengan maksimal”. Harapnya

Tahun ini Kontingen LASQI Nusantara Jaya Kabupaten Bima akan berlomba dengan kekuatan 37 orang, terdiri dari peserta 23 orang (6 peserta Bintang vokalis gambus, 6 peserta pop religi dan 11 Qasidah Klasik) serta 14 pelatih dan ofisial. Selama tiga hadir para peserta akan bersaing meraih prestasi terbaik dengan Kabupaten dan Kota lainnya di NTB. (***//Raka/Red)


Siaga Bencana Hidrometeorologi, Bupati Ady Mahyudi Terbitkan Surat Edaran

jpn



BIMAntika.net Menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi lintas sektor Kabupaten Bima (15/10/25) atas peringatan awal musim hujan tahun 2025-2026 oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sultan Muhammad Salahuddin Bima tentang prediksi awal musim hujan 2025-2026 dan puncaknya pada bulan Desember 2025 hingga Februari 2026,

Bupati Bima Ady Mahyudi mengeluarkan Surat Edaran nomor: 300-2.3/11 Tahun 2025 tentang Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bima tahun 2025/2026 tanggal 12 November 2025.‎

Dalam Surat Edaran yang ditujukan kepada seluruh camat, kepala desa dan seluruh pimpinan instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima

Bupati menekankan pentingnya langkah-langkah antisipatif guna meminimalkan dampak yang mungkin timbul akibat bencana hidrometeorologi.

Surat edaran tersebut juga memuat imbauan kepada masyarakat agar, orang untuk dapat menjaga dan memelihara kawasan hutan sebagai penyangga dan pelindung sumber mata air serta lingkungan.

Disamping itu,‎setiap orang tidak membuang sampah ke sungai, parit dan selokan sehingga tidak mengganggu aliran air.

Bupati juga menginstruksikan, setiap wilayah untuk dapat melakukan gotong royong membersihkan sampah, sungai, saluran dan membersihkan drainase agar aliran air menjadi lancar.

Pada saat yang sama diminta memberikan informasi dan laporan tentang Potensi kejadian bencana kepada pemerintah terdekat.

‎Selain itu perangkat daerah dan pemerintah desa diinstruksikan mengalokasikan anggaran kegiatan dalam rangka mencegah terjadinya bencana

Harapnya”‎Bupati melalui langkah kesiapsiagaan bersama, dampak bencana dapat ditekan seminimal mungkin.

“Kesiapsiagaan adalah kunci dalam melindungi keselamatan masyarakat” ujarnya. ‎(RRS//RumaRenggeSape//007)

Bupati Ady Mahyudi : MTQ Sarana Memperdalam Ilmu Al-Qur’an

jpn

BIMAntika.net ‎Bupati Bima, Ady Mahyudi, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-33 tingkat Kabupaten Bima yang digelar di Lapangan Desa Tawali, Kecamatan Wera, Senin malam (10/11).

‎Acara pembukaan ditandai Pemukulan beduk dan ilustrasi turunnya kitab suci Al-Qur’an tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri oleh Wakil Bupati dr.H. Irfan Zubaidy bersama Ketua Umum GOW Ny Anita H. Irfan , Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti, jajaran Forkopimda, para kepala OPD, Camat Wera H. Ilham, SH dan Muspika, para camat se-Kabupaten Bima, kafilah dari 18 kecamatan, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

‎Dalam sambutannya, Bupati Bima menyampaikan bahwa penyelenggaraan MTQ merupakan wujud nyata upaya pemerintah daerah dalam menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, serta melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia dan berprestasi di bidang keagamaan.

‎“Melalui MTQ ini, kita tidak hanya mencari qari’ dan qari’ah terbaik, tetapi juga berupaya memperkuat syiar Islam dan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bupati Bima.

‎Karena Kecamatan Wera telah lama menantikan momentum mulia ini oleh karena itu pelaksanaan MTQ tahun ini memiliki makna yang sangat dalam bagi masyarakat Wera.

‎”ini bukan sekedar acara keagamaan tetapi juga penantian panjang puluhan tahun yang kini berbuah kemuliaan dan kebanggaan semoga momentum ini menjadi penanda kebangkitan semangat syiar Islam dari bumi wera dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bima” Ungkap Bupati..

‎Bupati juga berharap agar para peserta dapat menjadikan ajang ini sebagai sarana memperdalam ilmu Al-Qur’an dan menumbuhkan semangat persaudaraan antar kecamatan.

‎MTQ ke-33 tingkat kabupaten Bima tahun 2025 diselenggarakan yang dimulai dari tanggal 10 sampai dengan tanggal 16 November 2025 bertempat di lapangan Gelora Tawali mengusung tema “MTQ Sebagai Wahana eningkatan Kualitas SDM Yang Unggul Dan Qur’ani Untuk Mewujudkan Masyarakat Kabupaten Bima Yang “BERMARTABAT”.

‎melombakan 6 cabang lomba yaitu cabang tilawah Alquran, cabang qiraat Alquran, cabang tahfidz Alquran, cabang fahmil Alquran,cabang sarhil Alquran, cabang khatt Alquran dan terakhir cabang karya tulis ilmiah Alquran. Jumlah peserta keseluruhan pada MTQ ke-33 tahun 2025 adalah sebanyak 565 orang peserta dan jumlah dewan pengawas dan dewan hakim sebanyak 83 orang.

‎Dakhir Acara penyerahan piala bergilir oleh Camat Sape sebagai juara MTQ pada tahun lalu kepada ketua panitia.(RRS//RumaRenggeSape//007)

Bupati Ady Mahyudi : Tugas Kita Meneruskan Perjuangan Para Pahlawan

jpn

BIMAntika.net Upacara pengibaran bendera merah putih Senin (10/11) di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bima menandai penyelenggaraan Hari Pahlawan Nasional Ke-80.

Hari Pahlawan Nasional tahun ini mengangkat tema, “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”

Kegiatan Upacara Hari Pahlawan Nasional dihadiri Bupati Bima Ady Mahyudi beserta Ketua TP. PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti, Wakil Bupati dr.H. Irfan beserta Ketua GOW Ny Anita H.Irfan, Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo, S.IK. unsur Forkopimda, Sekda Adel Linggi Ardi, SE dan para Pejabat Eselon II, Eselon III, Pejabat Utama TNI-Polri dan para pejuang, veteran dan pelajar, serta unsur masyarakat.

‎Dalam upacara tersebut, Bupati Bima yang bertindak sebagai inspektur upacara membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia. ‎

‎“Peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat perjuangan dan pengabdian kepada bangsa.

Para pahlawan telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan, kini tugas kita meneruskan perjuangan mereka dengan bekerja keras, berinovasi, dan menjaga persatuan”. Ujar Bupati.

‎Usai upacara, Bupati Bima, Wakil Bupati, Forkopimda, Ketua TP.PKK Ny. Murni Suciyanti dan Ketua Umum GOW Ny Anita H. Irfan, melakukan prosesi tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Palibelo, sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur.

‎ Selain memperingati hari pahlawan pada hari yang sama memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke – 61 tahun 2025 yang mengusung tema “Generasi Sehat Masa Depan Hebat”.

‎”Tema ini menekankan pentingnya kesehatan generasi muda sebagai investasi bagi masa depan bangsa mencakup kesehatan fisik mental dan lingkungan yang seimbang. HKN 2025 juga menjadi momentum untuk memperkuat sistem kesehatan nasional dengan fokus pada transformasi kesehatan.”

‎Momentum Hari Pahlawan tahun ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bima untuk terus meneladani nilai-nilai perjuangan, semangat gotong royong, dan cinta tanah air dalam membangun daerah menuju Bima Bermartabat dan Indonesia Maju. ‎(RRS/RumaRenggeSape//007)

Walikota Bima Aji Man Pastikan Penyaluran Dana PKH Daerah Tahun 2026

jpn

BIMAntika.net Pemerintah Kota Bima memastikan bahwa penyaluran dana bantuan sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) Daerah akan dilaksanakan pada tahun 2026 mendatang.

Program ini merupakan salah satu janji prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima, H.A. Rahman H. Abidin, S.E., dan Feri Sofiyan, S.H. (Man-Feri) saat Kampanye Pilkada 2024 lalu.

Tercatat sebanyak 1.200 warga Kota Bima, yang terdiri dari lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas, belum menerima bantuan sosial tersebut tahun ini.

Penyaluran yang semula dijadwalkan pada awal Oktober 2025 terpaksa diundur karena adanya kendala teknis terkait data By Name By Address (BNBA) penerima manfaat.

Wali Kota Bima, H.A. Rahman H. Abidin, S.E., dalam keterangannya menjelaskan bahwa penundaan ini merupakan konsekuensi dari hasil evaluasi Gubernur terhadap APBD Perubahan (APBD-P) Kota Bima tahun 2025.

“Berdasarkan hasil evaluasi Gubernur terhadap APBD-P, karena data BNBA-nya kemarin belum fix. Insyaallah akan dicairkan di APBD 2026 dan pasti disalurkan,” ungkap Aji Man sapaan akrab Wali Kota Bima.

Ia menegaskan bahwa anggaran untuk program tersebut sudah dikunci dalam APBD dan tidak akan dialihkan ke pos lain.

“Dana itu tidak ke mana-mana. Sudah kita siapkan dan akan tetap disalurkan tahun depan begitu data penerima selesai diverifikasi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Bima, Lalu Sukarsana, S.IP., M.M., membenarkan adanya kendala dalam penyempurnaan data penerima.

Menurutnya, data BNBA harus di-entry terlebih dahulu ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SiPD) sebelum disetujui untuk penyaluran.

“Benar, BNBA penerima harus di-entry terlebih dahulu ke dalam sistem SiPD, dan itu merupakan hasil evaluasi tim TAPD Provinsi,” jelasnya.

Pemerintah Kota Bima berkomitmen untuk menyelesaikan validasi data penerima secepatnya agar proses penyaluran pada tahun 2026 dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan transparan.

Program PKH Daerah ini diharapkan menjadi bentuk nyata kepedulian Pemkot Bima terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya lansia dan penyandang disabilitas. (****//Kominfo)

Presiden Prabowo Anugerahi Sultan Muhammad Salahuddin Pahlawan Nasional dari Tanah Bima

jpn

Oleh : Prof. Dr. Muhammad (Guru Besar UIN Mataram)

Bimantika.net Sultan Muhammad Salahuddin dinobatkan menjadi Pahlawan Nasional mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.

Salah satunya adalah Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram NTB Prof. DR. Muhammad.

Dalam laman pribadinya menuliskan rasa bangga dan apresiasinya pada Sultan Muhammad Salahuddin.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Kalimat yang sederhana namun sarat makna ini menjadi pengingat bagi kita,

Bahwa kemerdekaan dan kemajuan Indonesia dewasa ini tidak lahir begitu saja,

Namun merupakan hasil perjuangan, pengorbanan, dan pengabdian para tokoh yang menorehkan jejak sejarah dengan darah dan air mata.

Salah satu di antara pahlawan besar itu adalah Sultan Muhammad Salahuddin dari Tanah Bima, Nusa Tenggara Barat.

Beliau sekaligus adalah seorang pemimpin, ulama, dan negarawan yang mengabdikan hidupnya untuk rakyat dan bangsa.

Sultan Muhammad Salahuddin yang merupakan raja terakhir Kesultanan Bima yang memerintah pada masa penuh gejolak,

Ketika bangsa Indonesia tengah berjuang mempertahankan kemerdekaan.

Beliau bukan hanya seorang penguasa, tetapi juga seorang pembaharu dan pejuang nasionalis sejati.

Dalam kepemimpinannya, ia berusaha menyeimbangkan nilai-nilai Islam, adat, dan modernitas, dengan semangat membangun masyarakat yang berpendidikan dan bermartabat.

Ketika semangat nasionalisme berkobar di seluruh nusantara, Sultan Muhammad Salahuddin turut menyuarakan dukungan bagi kemerdekaan Indonesia.

Ia menjalin hubungan erat dengan tokoh-tokoh pergerakan nasional, dan setelah Proklamasi 17 Agustus 1945,

Beliau secara tegas menyatakan Kesultanan Bima bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tindakan ini menunjukkan keberanian dan kebijaksanaan seorang pemimpin daerah yang menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau kekuasaan lokal.

Jasa-jasa beliau tidak hanya dalam bidang politik, tetapi juga dalam pendidikan dan sosial kemasyarakatan. Beliau mendorong pendirian lembaga-lembaga pendidikan Islam dan sekolah rakyat,

Serta membuka akses pendidikan bagi kaum perempuan — suatu langkah yang sangat maju untuk ukuran zamannya.

Visi beliau adalah melahirkan generasi Bima yang cerdas, berakhlak, dan mampu berperan dalam pembangunan bangsa.

Atas dedikasi dan pengabdiannya, pemerintah Republik Indonesia menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Sultan Muhammad Salahuddin pada tahun 2025 ini.

Gelar ini bukan sekadar penghormatan simbolik, tetapi pengakuan atas keteladanan seorang pemimpin daerah yang berpikir nasional dan berjuang untuk kemerdekaan serta kemajuan rakyatnya.

Kini, tugas kita sebagai generasi penerus adalah melanjutkan nilai-nilai perjuangan beliau — menanamkan semangat cinta tanah air,

Memperkuat persatuan, dan mengabdi bagi kemajuan bangsa sesuai dengan bidang kita masing-masing.

Menghargai pahlawan tidak cukup dengan mengenang namanya, tetapi dengan meneladani semangat juang dan pengabdiannya dalam kehidupan nyata.

Sultan Muhammad Salahuddin telah menorehkan tinta emas dalam sejarah bangsa. Dari tanah Bima,

Beliau menunjukkan bahwa perjuangan untuk kemerdekaan dan kemajuan Indonesia datang dari setiap penjuru negeri.

Semoga semangat juangnya terus hidup dalam sanubari kita semua — generasi penerus bangsa yang mencintai Indonesia dengan sepenuh hati. (Quotation).

Untuk diketahui publik bahwa Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan sepuluh tokoh bangsa yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional Indonesia tahun 2025. Pengumuman tersebut disampaikan oleh Brigadir Jenderal TNI Wahyu Yudhayana melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 116/TK Tahun 2025.

Adapun, pengumuman tersebut ditayangkan dalam Upacara Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025 di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025).

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh bangsa melalui Keputusan Presiden Nomor 116/TK Tahun 2025,” demikian disampaikan dalam tayangan resmi upacara tersebut. (***//Bbs)

Walikota Bima Aji Man : Taman Ria Ruang Generasi Muda Salurkan Kreasi

jpn

BIMAntika.net Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE menyatakan bahwa launching Acoustic Taman Ria ini lahir dari semangat kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak, baik pemerintah, musisi atau pelaku seni maupun pelaku UMKM.

Dengan harapan untuk menghidupkan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat, lebih khusus bagi seniman dan pelaku UMKM.

Ungkapan tersebut disampaikan Aji Man Sapaan akrab Walikota Bima saat melaunching Acoustic Taman Ria, pada Sabtu (08/11) malam.

“Hal ini lahir dari keinginan kami di Pemerintah Kota Bima untuk menghidupkan kembali satu ruang publik kreatif,” ungkap Wali Kota Bima.

H. A. Rahman mengatakan pihaknya akan menghidupkan semua ruang publik yang nyaman bagi masyarakat secara bertahap.

Ia menginginkan taman ria kedepan dapat berkembang seperti berkembangnya Taman Amahami tiap minggu pagi dan lapangan Serasuba pada saatnya nanti setelah selesai di revitalisasi.

“Kita jadikan Taman Ria ini sebagai ruang bagi anak muda menyalurkan kreasi positif,” ujarnya.

Wali Kota pun berharap dukungan dari semua pihak. Secara perlahan taman ria akan direvitalisasi melalui program NUFReP sebagai bagian dari pengendalian banjir perkotaan

Ia menambahkan bahwa di sisi barat ada Taman Amahami untuk aktivitas masyarakat tiap minggu pagi, lapangan serasuba untuk aktivitas masyarakat pada sore hari hingga malam, di wilayah tengah pun ada Taman Ria, kedepan kita hidupkan juga diwilayah timur untuk menghidupkan ruang publik yang nyaman.

Ia menegaskan, jika semua ruang publik dihidupkan, maka kota ini secara perlahan akan hidup seperti halnya sebuah kota maju lainnya di Indonesia yang memberikan wadah bagi anak-anak muda untuk berkreasi.

“Secara perlahan taman ria akan hidup seperti taman Amahami dan lapangan serasuba,” imbuhnya.

Turut hadir pada acara Launching Acoustic Taman Ria diantaranya Wakil Wali Kota Bima, Ketua DPRD Kota Bima, Dandim 1608 Bima, Kapolres Bima Kota, Kepala Kejaksaan Negeri Raba Bima, Kepala Rutan Kelas IIB Raba Bima, seluruh Asisten, Staf Ahli, kepala Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Bima, Pimpinan BUMN/BUMD, Camat dan Lurah.

Sebagai informasi, aktivitas masyarakat di Taman Ria akan dilakukan secara rutin tiap malam minggu yang dimulai pada hari ini (08/11) dan seterusnya, dengan melibatkan kolaborasi antar seluruh perangkat daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Bima, musisi/seniman dan pelaku UMKM. (****//Kominfo)

Bupati dan Wabup Ady-Irfan Dukung Renovasi Masjid At-Taqwa Tambe

jpn

BIMAntika.net Setelah melakukan peninjauan lokasi terdampak banjir di Kecamatan Madapangga, Jumat (7/11) Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wakil Bupati dr H. Irfan Zubaidy (Ady-Irfan) menunaikan Shalat Jumat di Masjid At-Taqwa Desa Tambe Kecamatan Bolo yang sudah satu tahun dilaksanakan renovasi untuk meningkatkan daya tampung dan kenyamanan jamaah.

Bupati Bima dalam penyampaiannya dihadapan jamaah setelah shalat Jumat menjelaskan langkah-langkah penanganan kerusakan infrastruktur jembatan dan sekolah pasca banjir di Kecamatan Madapangga.

Berkaitan dengan dukungan pemerintah daerah bagi kelanjutan renovasi masjid kebanggaan warga desa Tambe tersebut, “Insya Allah pemerintah daerah akan memberikan dukungan dana bagi keberlanjutan renovasi Masjid. Ungkap Bupati Ady Mahyudi.

Secara khusus, saya atas nama pemerintah menyampaikan ucapan terima kasih atas amal jariyah seluruh keluarga besar di Desa Tambe yang sudah memberikan sumbangsih nyata bagi keberlanjutan lanjutan renovasi Masjid At-Taqwa”.

Menutup arahannya Bupati dan Wakil Bupati memohon doa seluruh masyarakat semoga dalam lima tahun mengemban amanah yang diberikan dalam memimpin daerah, senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan dan waktu untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh rakyat Kabupaten Bima”.

Sementara itu Wakil Bupati dr.H Irfan yang bertindak sebagai Khatib Shalat Jumat tersebut menyampaikan tausiyah berupa tujuan penciptaan manusia dan pentingnya beramal saleh.

‘Tujuan penciptaan manusia adalah semata-mata dipersembahkan Untuk mencari ridho-Nya. Itulah pentingnya beramal soleh, agar kehidupan manusia bahagia di dunia dan akhirat”. Terangnya.

Amal soleh merupakan alat untuk mendapatkan surga Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Itulah sebabnya umat Islam perlu mengisi masjid dengan ibadah”. Tandas H. Irfan. (****//Red)

Pasca Banjir Bandang Madapangga, Bupati dan Wabup Tinjau Lokasi Terdampak

jpn

BIMAntika.net Pasca bencana banjir yang terjadi Kamis (6/11) lalu di wilayah Kecamatan Madapangga, Jumat (07/11) Bupati Bima Ady Mahyudi, Wakil Bupati dr.H Irfan Zubaidy dan Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, SE melakukan tinjauan ke lokasi jembatan Rade-Madapangga yang mengalami penurunan timbunan tanah (settlement).

Penurunan timbunan tanah (settlement) terjadi pada oprit sisi utara dan selatan jembatan senilai Rp 6,2 milyar yang bersumber dari dana hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca bencana tahun anggaran 2025 tersebut akibat belum maksimalnya proses pemadatan ruas jalan.

Tiba di lokasi jembatan sepanjang 25 meter dan lebar bentangan 6 meter tersebut, Bupati dan Wakil didampingi Plt. Camat Madapangga H. Sahrul S.Ag.,MH mendengarkan dengan seksama penjelasan teknis dari Kabid Bina Marga Farid Wajdi, ST dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Edy Y, ST., MT berkaitan dengan kondisi infrastruktur dan penanganan yang dilakukan.

Jembatan tersebut merupakan urat nadi transportasi darat yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Madapangga menuju jalan negara lintas Sumbawa.

Pada kesempatan tersebut Bupati Bima langsung menginstruksikan kepada Dinas PUPR dan pihak pelaksana proyek untuk melakukan penanganan agar jembatan dapat difungsikan secara optimal.

Kadis PUPR Suwandi, ST.MT menjelaskan, Jembatan Desa Rade-Madapangga tersebut masih dalam pelaksanaan pekerjaan dan belum dilaksanakan tahapan penyerahan proyek (Provisional Hand Over /PHO) dari kontraktor kepada Pemerintah daerah, sehingga masih menjadi tanggung jawab pihak pelaksana proyek dan hari ini mulai dilakukan perbaikan.

“Dari aspek teknis, struktur jembatan masih aman, kerusakan terjadi pada bahu jalan dan aspal karena air hujan masuk di timbunan oprit dan air banjir tidak berpengaruh pada struktur jembatan”. Terangnya.

Setelah melakukan peninjauan jembatan Bupati, Wakil Bupati beserta rombongan melanjutkan peninjauan lokasi terdampak di Desa Monggo dan desa Ncandi. Rombongan melakukan peninjauan kondisi sekolah SDN 1 Ncandi, beberapa bagian rumah warga di sepanjang alur sungai dan rumah warga yang beberapa waktu lalu terendam banjir di RT 01 dan RT 04 desa Ncandi. (RRS//RumaRenggeSape//007)