Pangdam IX/Udayana Beri Arahan di Kodim 1608/Bima : Jangan Ragu Bantu Rakyat

jpn

Bimantika.net -Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H., bersama Ketua Persit KCK Daerah IX/Udayana Ny. Indah Widhianti, melakukan kunjungan kerja ke Kodim 1608/Bima. Kunjungan ini turut didampingi Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos., serta jajaran pejabat Kodam IX/Udayana. Penyambutan berlangsung meriah, dihadiri Forkopimda Kota/Kabupaten Bima, unsur TNI-Polri, serta masyarakat dan prajurit Kodim 1608/Bima (3/6).

Serangkaian prosesi adat seperti pengalungan selendang, pemasangan Sambolo Mbojo, jajar kehormatan, dan tarian Wura Bongi Monca menambah khidmat dan hangatnya suasana.

Kehadiran Pangdam disambut antusias sebagai simbol kedekatan antara TNI dan rakyat. Sejumlah pejabat daerah turut hadir, di antaranya Wakil Wali Kota Bima, Kapolres Bima Kota, Ketua DPRD, serta para tokoh masyarakat dan instansi vertikal.

Dalam arahannya, Mayjen TNI Piek Budyakto menekankan pentingnya peran aktif prajurit dalam membantu kesulitan masyarakat.

Ia mengapresiasi sinergi Babinsa dengan Bulog dalam menyerap gabah petani, serta mengajak seluruh jajaran TNI untuk terus menjaga hubungan baik dengan masyarakat.

“Jangan ragu bantu rakyat, terutama para petani. Tugas kita tidak hanya menjaga wilayah, tapi juga hadir dalam kehidupan mereka,” tegas Pangdam.

Dandim 1608/Bima Letkol Inf Andi Lulianto S.Kom. MM menyatakan kesiapan jajarannya untuk terus hadir di tengah masyarakat. “Arahan Pangdam menjadi motivasi bagi kami.

“Kami akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya dalam membantu petani dan mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.

Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting mempererat hubungan TNI dengan rakyat serta memperkuat semangat prajurit dalam menjalankan tugas. (****)

Wujud Rasa Syukur, Kapolres Bima Distribusikan 24 Ekor Sapi Qurban

jpn

Bimantika.net -Dalam rangka berbagai di hari raya idul Adha 1446 H tahun 2025 M Polres Bima Polda NTB distribusikan 24 Ekor Sapi. Qurban.

Pendistribusian sapi Qurban itu dipimpin langsung oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K.,di Halaman Mapolres Bima Rabu (4/06/25) sekira pukul 10.00. Wita di lapangan Apel Mapolres Bima.

Dirilis  humas polres Bima 24 Ekor Sapi Qurban tersebut tidak saja  didistribusikan kepada  Polsek Jajaran tetapi juga didistribusikan ke Pihak TNI Batalyon  742 SWY/ Kompi Senapan A dan Batalyon C Brimob Pelopor Bima.

Selain itu Kapolres juga mendistribusikan Sapi Qurban kepada Ihwan Napiter NKRI/Binaan Kabupaten Desa Panda, Kecamatan Palibelo, Desa Talabiu Kecamatan Woha
dan Desa Runggu Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K.,  melalui kasi Humas AKP Adib Widayaka menuturkan sapi tersebut sudah dilengkapi dengan surat keterangan sehat dan memenuhi standar dan Persyaratan.

Sebelum didistribusikan terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan dan memastikan adanya rekomendasi sehat dari dokter hewan agar nantinya terjamin untuk di konsumsi. 

“Jadi 24 Ekor Sapi Qurban sudah dinyatakan sehat dari Dinas terkait”. Ujarnya.

“Alhamdulillah di hari raya Idul Adha 1446 H tahun 2025 M ini Kita distribusikan Sapi Qurban untuk masyarakat melalui Polsek Jajaran, Batalyon C Brimob Pelopor Bima dan Batalyon 742 SWY Kompi Senapan A dan Ihwan Napiter serta beberapa desa Kata Kapolres sebagaimana diulas kasi Humas AKP Adib Widayaka.

Dikatakannya, ini adalah wujud bersyukur kita kepada Allah SWT dan semoga apa yang kita lakukan bermanfaat bagi masyarakat yang berhak menerimanya serta menjadi nilai ibadah di hadapan Allah SWT.

Kapolres juga mengatakan agar daging sapi tersebut sampai kepada masyarakat yang berhak menerimanya. (****)

Pangdam IX/Udayana Helat Silaturahmi dengan Kepala Daerah dan FORKOPIMDA

jpn

Bimantika.net -Silaturahmi Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Jajaran Pemerintah Kabupaten Bima dan Pemerintah Kota Bima serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kabupaten Bima dan Kota Bima berlangsung Selasa (3/06/2025) di Pendopo Bupati Bima.

Pangdam yang hadir bersama Ketua Pengurus Daerah Persit Kartika Chandra Kirana IX/Udayana Ny. Indah Piek Budyakto, Danrem 162/Wirabhakti Brigjen. TNI M. Syasul Arief dan Ketua Persit KCK Koorcabrem 162/Wirabhakti dan para Pejabat Utama Kodam IX/Udayana tersebut dalam sambutannya meminta agar TNI-Polri dan masyarakat tetap solid dan tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kota dan Kabupaten Bima relatif kondusif karena kerjasama jajaran TNI-Polri serta tingginya partisipasi masyarakat sangat besar dalam menjaga stabilitas.

“Tidak mudah menjaga stabilitas dan satu hal yang paling diantisipasi oleh Kementerian Pertahanan dan tidak boleh diganggu gugat yaitu ketersediaan pangan”. Kata Pangdam

NTB merupakan salah satu penyangga pangan nasional baik beras dan jagung dan telah melampaui target. Target ini penting dalam menjaga stabilitas pangan dimana dari target dua tahun namun bisa dicapai dalam waktu belum setahun Presiden Prabowo menjabat”. Ungkapnya.

Bupati Bima Ady Mahyudi dalam pengantarnya mengatakan, kehadiran Pangdam beserta jajaran menjadi sumber motivasi dan kebanggaan bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Bima.
“Sinergi TNI-Polri dan pemerintah daerah menjadi bagian strategis pembangunan nasional yang berkelanjutan dan inklusif.
Untuk ini, mari kita jaga daerah, melindungi rakyat dan membangun masyarakat masyarakat dan masa depan secara bersama-sama”. Ajak Bupati.

Terkait kemitraan TNI dan Pemerintah, Kami menyampaikan komitmen penuh dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terutama melalui optimalisasi lahan pertanian dan produktif penguatan kelembagaan petani serta pemanfaatan teknologi tepat guna melalui pelibatan TNI didalam program tersebut. Jelas Bupati.

Pada Silaturahmi tersebut, Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan, SH dalam sambutannya mengatakan dinamika dinamika masyarakat di wilayah kota Bima dan Kabupaten Bima cukup tinggi. Namun demikian, TNI-Polri selalu berada di tengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah kota Bima menyampaikan terima kasih kepada Bapak Pangdam IX/Udayana beserta jajaran. Imbuhnya.

Silaturahmi tersebut dihadiri Bupati Bima Ady Mahyudi, Wakil Walikota Feri Sofiyan, SH, Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy, Dandim 1608/Bima Letkol. (Inf) Andi Lulianto S.Kom, Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.IK, M.IK, Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K, Ketua TP.PKK Kabupaten Bima Ny Murni Suciyanti Ady Mahyudi, Ketua TP.PKK Kota Bima Ny. Badrah Ekawati, SE, S.Tr.Keb, Ketua GOW Kabupaten Bima Ny Anita H Irfan dan Ketua GOW Kota Bima Jumriah Feri Sofiyan serta Para Tokoh masyarakat dan mitra pemerintah daerah.(RRS/Ruma Rengge Sape/007)

Kunker Pangdam IX/Udayana di Kodim 1608/Bima, Perkuat Soliditas dan Semangat Prajurit

jpn

Bimantika.net -Panglima Kodam IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Piek Budyakto, S.H., M.H., bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IX/Udayana, Ny. Indah Widhianti, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Makodim 1608/Bima (3/6).

Makodim yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Sadia, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Rombongan tiba sekitar pukul 12.08 WITA.

Panglima Kodam disambut dengan tradisi penyambutan adat Bima berupa pengalungan selendang, pemasangan Sambolo Mbojo, jajar kehormatan dari Regu Jaga Kodim, serta tarian adat Wura Bongi Monca. Turut mendampingi, Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos., serta sejumlah pejabat utama Kodam IX/Udayana.

Kunjungan ini dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda Kota dan Kabupaten Bima, di antaranya Wakil Wali Kota Bima Fery Sofiyan, S.H., Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si., serta perwakilan dari Kejari, DPRD, dan instansi terkait lainnya. Kehadiran Pangdam diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan semangat kerja personel Kodim 1608/Bima, Kompi A Yonif 742/SWY, serta Minvet Bima dalam melaksanakan tugas pembinaan wilayah teritorial.

Dalam pengarahannya, Mayjen TNI Piek Budyakto menekankan pentingnya rasa syukur dalam berdinas, terlebih bagi prajurit yang bertugas di daerah asal sendiri.

Ia juga mengingatkan agar seluruh prajurit, Persit, dan PNS senantiasa menjaga kesehatan pribadi dan keluarga, hidup hemat, serta cerdas dalam mengatur keuangan demi kesejahteraan keluarga.

Pangdam juga mendorong untuk terus menanamkan semangat kebersamaan, kedisiplinan, dan semangat melayani masyarakat.

Pendidikan menjadi salah satu sorotan penting dalam arahan Pangdam. Beliau mengimbau agar seluruh keluarga besar TNI memberikan pendidikan terbaik dan setinggi-tingginya kepada putra-putri mereka, sebagai bentuk investasi masa depan.

Tak kalah penting, perhatian terhadap asupan gizi anak serta dukungan terhadap anak-anak yang bercita-cita menjadi prajurit TNI juga menjadi penekanan Pangdam dalam membangun generasi penerus bangsa yang tangguh.

Dandim 1608/Bima Letkol Inf Andi Lulianto S.Kom. MM. Menyampaikan bahwa Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari program Pangdam IX/Udayana sebagai ajang silaturahmi, kunjungan ini juga menjadi momen penting untuk melihat langsung kondisi satuan dan prajurit di wilayah Korem 162/Wira Bhakti, khususnya di Kodim 1608/Bima. Dengan semangat kebersamaan dan loyalitas tinggi,

Pangdam berharap seluruh prajurit tetap solid, semangat, dan profesional dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. ujarnya. (“”””)

Selasa Menyapa Dihelat di Parado, Bentuk Konsistensi Ady-Irfan Jalankan Program Pro Rakyat

jpn

Bimantika.net -Parado menjadi kecamatan kedua yang menjadi lokasi pelaksanaan Program Selasa Menyapa pemerintah Kabupaten Bima tahun 2025.

Tarian Wura Monca yang ditampilkan siswi SDN Parado mengawali acara Ngopi (Ngobrol Pemuda Inspiratif) di Senin Malam (2/6) Paruga Paranaka Desa Paradorato.

Bupati Bima, Ady Mahyudi, bersama Ketua TP.PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti, Wakil Bupati Bima dr. Irfan Zubaidy bersama Ketua GOW Kabupaten Bima Ny. Anita H. Irfan, para Kepala OPD, kembali mengadakan kegiatan bertajuk Ngopi (Ngobrol Pemuda Inspiratif) yang dipandu oleh Raani Wahyuni, ST.MT M.Sc dan Dr. Karyadin di Paruga Paranaka Desa Paradorato, Kecamatan Parado Senin (02/06) Malam.

Kegiatan ini dikemas suasana santai dan dialog terbuka antara jajaran Pemerintah daerah dengan para pemuda dan masyarakat setempat.

Bupati Bima dihadapan Camat Parado Hamzah, S.Sos beserta jajaran dan Unsur Muspika, Para Kepala UPT Dinas, para Kepala desa Se-Kecamatan Parado mengungkapkan, “Program “Selasa Menyapa” merupakan ruang bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk membahas aspirasi, permasalahan, keluhan dan kesulitan yang dihadapi masyarakat setempat.

“Melalui program Selasa Menyapa yang akan digelar di Seluruh Kecamatan, pemerintah ingin lebih mendekatkan pelayanan publik seperti pelayanan pembuatan KTP, Akta kelahiran, Akta kematian, pelayanan kesehatan dasar gratis dan pelayan perizinan usaha bagi masyarakat se-desa Parado.

Ini merupakan salah satu wujud nyata pendekatan pelayanan yang dapat menjadi program unggulan dan melakukan secara bersama pelayanan publik, Gotong-royong, penghijauan dan pelayanan kesehatan hewan.

Sementara itu, Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy pada kesempatan Ngopi Bareng tersebut dalam sambutannya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ketertiban wilayah dan daerah kita ini sebagai salah satu aspek penting membangun kemajuan daerah. (RRS/ Ruma Rengge Sape / 007)

Walikota Bima Pimpin Rakor Pendidikan, Wujudkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

jpn

Bimantika.net -Wali Kota Bima H. Arahman SE memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pendidikan bertema “Wujudkan Kualitas Sumber Daya Manusia yang Berdaya Saing untuk Pendidikan yang Bermutu”, yang digelar di Aula Pemerintah Kota Bima. Senin, 2 Juni 2025.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda), Asisten I Setda Kota Bima, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora), Ketua dan jajaran Dewan Pendidikan Kota Bima, Koordinator Pengawas, serta para kepala sekolah dari jenjang TK, SD, dan SMP se-Kota Bima.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan perhatian terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

“Saya ingin menyatukan mimpi dan semangat kita semua untuk memajukan pendidikan di Kota Bima. Masukan dari Bapak dan Ibu sekalian sangat berharga, dan akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan yang tepat,” ujar Wali Kota.

Wali Kota menyoroti pentingnya kesetaraan antara sekolah negeri dan swasta. Menurutnya, sekolah negeri harus memiliki kualitas yang mampu bersaing dan menjadi pilihan utama masyarakat.

“Kita perlu bersama-sama mencari titik kelemahan dan merumuskan solusi untuk memajukan sekolah negeri di Kota Bima. Ini bukan hanya soal kebersihan atau penghijauan, tapi bagaimana kita menciptakan ekosistem pendidikan yang unggul dan berdaya saing,” tambahnya.

Walikota juga menyampaikan visinya untuk menjadikan Kota Bima sebagai kota yang maju, bermartabat, dan berkelanjutan, dengan pendidikan sebagai salah satu pilar utamanya.

Ia mengajak seluruh kepala sekolah untuk berani bermimpi dan memiliki visi yang kuat dalam membangun sekolah masing-masing.

“Saya berharap kepala sekolah menjadi motor penggerak perubahan di sekolah. Sampaikan kepada kami segala tantangan dan kebutuhan di lapangan. Pemerintah siap menindaklanjuti demi kemajuan bersama,” tegasnya.

Menutup arahannya, Wali Kota mengajak seluruh peserta rapat untuk tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter kepada siswa, termasuk dalam menjaga kebersihan dan lingkungan.

“Mari kita ajarkan kepada anak-anak kita untuk mencintai kotanya, tidak membuang sampah sembarangan, dan menjaga lingkungan. Pendidikan karakter adalah fondasi utama untuk masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam merumuskan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Bima, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat. (*#//Kominfo)

Ketua DPRD Kota Bima : Agar CPNS dan PPPK Yang Dikukuhkan Bekerja Maksimal Layani Publik

jpn

Bimantika.net -Pada momen Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2025, Pemerintah Kota Bima menyerahkan Surat Keputusan Wali Kota Bima tentang Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun anggaran 2024 sebanyak 1.198 orang. Dengan rincian, 118 CPNS dan 1.080 PPPK, terdiri dari tenaga Guru 273 orang, tenaga Kesehatan 48 orang dan tenaga Teknis 759 orang.

Acara penyerahan SK CPNS dan CPPPK tahun anggaran 2024 di lingkungan Pemerintah Kota Bima tersebut diawali dengan pengucapan sumpah/janji dan pelantikan oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE didampingi Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, bertempat di Halaman Kantor Wali Kota, pada Senin (2/6).

Hadir pula Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar, Dr. Yudhantoro Bayu Wiratmoko, S.Kom, M.MSi, Kabid Pensiun dan Pengangkatan Kanreg Regional X BKN, Ade Judi Basma H, serta CASN dan PPPK tahap I yang lulus pada tahapan seleksi PPPK tahun anggaran 2024. Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja tersebut sebagai wujud komitmen pemerintah dalam rangka penataan tenaga non ASN di instansi pemerintah daerah.

Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH menyampaikan pesan moral pada seluruh CPNS dan PPPK yang dikukuhkan bisa bekerja semaksimal mungkin dalam melayani warga masyarakat.

“Semoga bisa melayani publik secara maksimal karena itu sangat penting dalam mendarmabaktikan diri untuk rakyat bangsa dan negara” ujar Syamsurih pada Media Online Bimantika Senin sore (2/6/2025).

Ia menyebut bahwa ASN memiliki peran penting sebagai pelayan publik. Mereka dituntut untuk memberikan pelayanan yang profesional, berkualitas, dan berintegritas, tanpa memandang afiliasi politik atau kepentingan pribadi.

Syamsurih menambahkan bahwa ASN bertugas untuk memenuhi kebutuhan dan hak-hak dasar warga negara, serta menjadi fasilitator dalam mewujudkan pemerintahan yang melayani, transparan, dan akuntabel. (***)

Kapolres Bima : Jadikan Pancasila Sebagai Sumber Inspirasi Berbangsa dan Bernegara

jpn

Bimantika.net -Kepolisian Resor Bima Polda NTB menggelar Upacara Peringatan hari lahir Pancasila ke -80 Senin 2 Juni 2025 di lapangan Apel Mapolres Bima sekira pukul 07.30.Wita.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bima Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sutomo S.I.K.,M.I.K, dan yang bertindak sebagai Komandan upacara Ipda Ahmad Zulfikar SH.

Upacara yang diikuti oleh seluruh personel Polres Bima dan ASN lingkup Polres Bima itu diawali dengan mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila dan pembacaan teks UUD 1945.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.M.I.K., dalam amanatnya menyampaikan beberapa poin diantaranya.

Hari ini 1 juni 2025, kita kembali memperingati momentum yang sangat penting dalam sejarah bangsa indonesia hari lahir pancasila. tidak hanya mengenang rumusan dasar negara, tetapi juga meneguhkan kembali komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi berdirinya negara kesatuan indonesia.

Pancasila bukan sekadar pondasi Republik dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945 tetapi merupakan jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Lanjutnya, Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman indonesia mempersatukan lebih dari 270 (dua ratus tujuh puluh) juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya dan bahasa yang berbeda.Dari sila pertama hingga sila kelima, terkandung prinsip-prinsip yang menuntun kita membangun bangsa dengan semangat gotong-royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

Memperkokoh ideologi pancasila berarti menegaskan kembali bahwa pembangunan bangsa harus selalu berakar pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan kerakyatan, dan keadilan sosial.

Dalam era globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, tantangan terhadap pancasila pun semakin nyata. Kita menyaksikan penyebaran paham-paham ekstremisme, radikalisme, intoleransi, hingga disinformasi yang mengancam kohesi sosial kita.

Oleh karena itu, melalui asta cita, kita dipanggil untuk melakukan revitalisasi nilai-nilai pancasila dalam segala dimensi kehidupan: dari pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang-ruang digital.

Diakhir amanatnya Kapolres mengajak untuk menjadikan pancasila sebagai sumber inspirasi berbangsa dan bernegara. (****)

Polsek Donggo Pastikan Kondusifitas Wilayah Dengan Cara Sambang Warga

jpn

Bimantika.net -Pada Minggu (01/05/25) sekira pukul 15.00. WITA Personel Polsek Donggo Polres Bima Polda NTB melaksanakan patroli Cipta Kondisi Sore hari.

“Patroli Cipkon tersebut untuk memastikan keamanan dan Kondusifitas wilayah”. Ungkap Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K., melalui Kasi Humas Akp Adib Widayaka

Lanjutnya, selain itu Patroli Cipkon dengan metode sambang warga ini juga bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kasus 3C, Aksi Premanisme dan gangguan Kamtibmas lainya di wilayah hukum Polsek Donggo.

Patroli yang dikendalikan oleh Kapolseknya AKP Nazaruddin dan diawaki oleh empat personel itu menghimbau kepada masyarakat agar ikut berperan aktif membantu pihak kepolisian memelihara dan menjaga stabilitas wilayah.

Kepada para pemuda tim patroli mengingatkan agar tidak terlibat dan terpengaruh dengan narkoba dan tidak melakukan perbuatan melawan serta tidak menggunakan Knalpot yang tidak sesuai spesifikasi dalam berkendara.

Diharapkan dengan rutinnya kehadiran Polri ditengah masyarakat Sitkamtibmas khususnya di wilayah hukum Polsek Donggo akan tetap terjaga Pungkas Adib. (*###)

Agus Mawardy Sesalkan Polres Bima Tetapkan Tersangka Mahasiswa Pejuang PPS, Kapolres Uraikan Kronologi

jpn

Bimantika.net -Salah seorang aktivis pergerakan Bima Agus Mawardy sangat menyesalkan ditahannya aktivis mahasiswa pejuang terbentuknya propinsi pulau sumbawa (PPS).

Agus berharap pada jajaran Polres Bima agar jangan perlakukan mereka ini seperti Penjahat kelas kakap. “Mereka ini generasi pejuang dan Penjaga demokrasi” ujar Agus.
.
Kata Agus Jika ada kekeliruan bukan diamputasi dan dipenjara di tengah mereka masih mencari jati diri.
.
“Kami minta dengan hormat kepada Kapolda NTB untuk evaluasi keberadaan Kapolres Bima saat ini” tegas Agus.
.
Lanjutnya, Tersangka, jika cukup alat bukti tak masalah. Tapi jangan tahan langsung. Karena masih ada langkah yg lebih manusiawi terhadap mereka melalui mekanisme damai dan Restorasi Justice (RJ).

Tatacara pihak Polres Bima menggelar konferensi pers dengan seragam pakaian tahanan pada para mahasiswa itu dianggap berlebihan oleh Agus Mawardy 
.
Sebelumnya Mahasiswa menggelar aksi Demonstrasi didepan bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima.

Mahasiswa Cipayung Aksi Depan Bandara! Tuntut Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa, Desak Pemerintah Cabut Moratorium.

Pantauan langsung media online Bimantika Rabu siang (28/5/2025) atas aksi demonstrasi ribuan mahasiswa tersebut jalur lalulintas yang dari dan menuju Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima macet total sekitar tiga jam.

Suara aspirasi mahasiswa menggema berharap pemerintah pusat segera cabut moratorium agar Propinsi Pulau Sumbawa (PPS) terwujud.

Lima organisasi mahasiswa dari kelompok Cipayung HMI, PMII, IMM, GMNI, dan KAMMI bersatu padu menyuarakan aspirasi rakyat Pulau Sumbawa.

Gabungan Mahasiswa dari berbagai kampus di Kota dan Kabupaten Bima memboikot pintu utama bandara SMS Bima.

“Ini adalah simbol perlawanan mahasiswa terhadap lambannya respons pemerintah pusat atas aspirasi rakyat pulau sumbawa untuk pemekaran wilayah” ujar salah seorang orator.

Koordinator aksi, M. Alfiansyah, menyampaikan bahwa pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa adalah aspirasi rakyat puluhan tahun silam.

Menurutnya pembentukan propinsi pulau sumbawa bukanlah ambisi politis semata, melainkan solusi nyata untuk kemajuan propinsi pulau sumbawa.

Lanjutnya bahwa pembentukan propinsi pulau sumbawa demi kemajuan pulau sumbawa yang saat ini serba keterbatasan keterbatasan infrastruktur, akses pendidikan, layanan kesehatan, dan percepatan pembangunan ekonomi di wilayah timur NTB.

“Pembentukan PPS solusi nyata untuk menghadapi persoalan-persoalan yang telah lama dihadapi masyarakat Pulau Sumbawa,” ujar Alfiansyah.

Ia mengungkapkan, dengan sumber daya manusia yang mumpuni serta potensi alam yang melimpah, masyarakat Pulau Sumbawa memiliki kapasitas untuk berdiri sebagai provinsi mandiri.

Namun, hingga kini, pemerintah pusat masih memberlakukan moratorium pemekaran wilayah, yang menjadi batu sandungan utama perjuangan ini.

“Ini bukan lagi sekadar tuntutan mahasiswa. Ini adalah suara rakyat yang tak kunjung didengar. Jika negara hadir untuk rakyat, maka sudah saatnya aspirasi ini dipenuhi,” tegas Pian Sapaan Akrab Alfiansyah.

Dalam situasi yang memanas saat aksi tersebut spontan terjadi insiden pengerusakan salah satu mobil dinas yang melintasi jalan raya ditengah kerumunan para demonstran sehingga pengendara mobil dinas tersebut melaporkan ke pihak Polres Bima.

Tidak menunggu waktu lama, Pihak Polres Bima menetapkan enam orang mahasiswa sebagai tersangka.

Atas insiden itu Penyidik Sat Reskrim Polres Bima menetapkan 6 orang pendemo yang berbuat anarkis saat melakukan unjuk rasa pada Rabu (28/05/25) sekitar Pukul 15.00 Wita lalu.

“Total ada 6 orang pendemo yang diamankan dan kini telah dinaikkan statusnya sebagai tersangka lantaran berbuat anarkis dengan melakukan pengerusakan terhadap Mobil Merk Panther warna hitam milik Dinas Peternakan Pemerintah Kabupaten Bima,” beber Kapolres Bima, yang turut ditemani Kabag OPS Kompol Iwan Sugianto, Kasat Reskrim AKP Abdul Malik SH, dan Kasi Humas, Iptu Adib Widayaka.

Mobil Dinas tersebut, lanjutnya, dirusak dengan cara dilempari batu, ditendang, serta dipukuli saat massa unjuk melakukan aksinya di sekitar Kampus STKIP Tamsis Bima.

Selain mengamankan Barang Bukti Mobil Dinas, Polisi juga mengamankan 2 buah batu kali, dua buah bongkahan semen, dan sebatang kayu yang digunakan para tersangka untuk melakukan tindakan anarkis.

Imbasnya, pihak Dinas Peternakan Kabupaten Bima langsung melayangkan pengaduan resmi ke Mapolres Bima, yang kemudian diproses hingga penetapan terhadap tersangka.

Keenam tersangka tersebut, masing-masing berinisial MY (L/22), warga Desa Sarae Ruma Kecamatan Langgudu, ES (L/21) warga Desa Tawali Kecamatan Wera, AT (L/19) warga Desa Wora Kecamatan Wera, DDY (L/18) warga Desa Wora Kecamatan Wera, dan MA (L/24) selaku Korlap aksi warga Desa Rade Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima.

Adapun pasal yang disangkakan, yakni Pasal 170 ayat (1) Ke-1 KUHP Jo Pasal 212 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun 6 bulan, yang selanjutnya keenam tersangka akan dititipkan di Mapolda NTB.

“Yakni Tindak Pidana barang siapa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang atau barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan melawan seorang pejabat yang menjalankan tugas sah atau orang yang menurut kewajiban atas undang-undang atau atas permintaan pejabat memberi pertolongan kepadanya sebagaimana yang dimaksud dalam pasal disebut di atas,” urai Kapolres Bima.

Lebih lanjut dituturkannya, pelaksanaan Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh gabungan 5 Organisasi Mahasiswa Bima dibawah nama Cipayung Bima itu sendiri melenceng dari Surat Ijin yang diterbitkan. Pasalnya titik temu sebagaimana ijin, berlokasi di Cabang Talabiu, namun massa unras melakukan orasinya di depan kawasan Bandara Sultan Muhammad Salahudin Bima.

Kapolres Bima yang memimpin langsung Pengawalan dan dan Pengamanan aksi menuntut pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa tersebut memberikan himbauan dan melakukan pendekatan secara humanis agar melakukan aksi Unras di lokasi yang diijinkan.

Meski massa aksi bersikeras dan tidak mau beranjak, lanjut Kapolres Bima, namun akhirnya berhasil menggeser massa aksi ke lokasi sebagaimana surat ijin yang dilampirkan.

Namun, lagi-lagi di tengah perjalanan, tepatnya di pertigaan yang menuju ke Desa Teke massa aksi kembali berhenti dan bersikukuh sembari melakukan blokir jalan.

Untuk kedua kalinya, pihak kepolisian kembali melakukan upaya yang sama dan kembali berhasil menggeser massa aksi.

“Tapi saat itu sebagian massa aksi berlari ke arah selatan dan melihat mobil berplat merah, yang oleh saudara MA selaku Korlap memerintahkan agar massa aksi mencegatnya dan melakukan pengrusakan. setelah itu pihak Kepolisian bergegas menuju lokasi pengerusakan,” ungkap AKBP Eko Sutomo, S.I.K, M.I.K.

Polisipun akhirnya mengambil tindakan tegas dengan mengamankan 6 orang pendemo atas dugaan pengrusakan mobil dinas tersebut.

Mengakhiri penyampaiannya, Kapolres Bima menekankan bahwa pihaknya sangat menjaga dan menghormati hak atas Kebebasan berpendapat yang dalam sebuah negara demokrasi adalah salah satu hak fundamental yang dilindungi undang-undang dan harus dijaga dengan baik.

“Tetapi meskipun demonstrasi diperbolehkan namun harus tetap berpedoman pada undang-undang, yakni tidak melakukan tindakan anarkis,” pungkas Kapolres Bima. (****)

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom casibom