Era HML Kota Bima Maju, BPS : Angka Penurunan Kemiskinan Nomor 2 Dari Kota Mataram
Foto : Humas BPS Kota Bima
Bimantika.net Pemerintah Kota Bima selama 4 tahun terakhir terus berupaya mewujudkan Kota Bima yang Maju dan setara, hal ini dibuktikan dengan capaian riil keberhasilan pembangunan di berbagai sektor
Capaian keberhasilan pembangunan Kota Bima yang diselaraskan dengan Visi-Misi Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dan Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH yang disusun melalui Rencana Kerja Pembangunan Daerah Kota Bima, sehingga mengantarkan Kota Bima meraih penghargaan pembangunan daerah terbaik pertama 4 (empat) tahun berturut-turut tingkat Provinsi NTB sejak tahun 2020 sampai 2023 dan pada tahun 2021 masuk nominasi nasional.
Menjawab pemberitaan salah satu media online yang memosting bahwa pembangunan Kota Bima tak Layak dengan indikator data angka pengangguran dan kemiskinan di Kota Bima meningkat, Pemerintah Kota Bima melalui Kepala Bappeda Kota Bima Drs. H. Fakhrunrazj, ME didampingi Kepala Dinas Kominfotik Kota Bima Drs. H. Mahfud, M.Pd serta Kalak BPBD kota Bima Gufran, S. Pd, M. Pd menyampaikan bahwa hal tersebut tidak benar dan cenderung bersifat informasi sepihak dan terkesan terburu-buru dalam menyimpulkan.
“Informasi itu tidak benar” kata Fakhrunrazi pada moment hak jawab di ruang rapat Kantor Bappeda Kota Bima Selasa 9 Mei 2023.
Menurut Fakhrunrazi, tingkat pengangguran di Kota Bima dari tahun ke tahun mengalami fluktuasi.
Ia menjelaskan bahwa Pada tahun 2020 tingkat pengangguran Kota Bima sebesar 4,42 persen dan mengalami penurunan pada tahun 2021 menjadi 3,56 persen dan sedikit naik pada tahun 2022 sebesar 3,75 persen.
Data BPS 2023, angka pengangguran Kota Bima tahun 2022 masih lebih rendah dibandingkan Kota Mataram sebesar 6,03 persen, sumbawa 4,56 persen, Lombok Barat 4,16 persen.
“Jadi tidak benar kalau ada pihak yang menyebutkan Kota Bima tingkat penganggurannya tertinggi,” tegasnya.
Lanjutnya, berdasarkan data BPS, tingkat kemiskinan di Kota Bima tahun 2022 sebesar 8,80 persen, angka ini alami penurunan dari tahun 2021 sebesar 8,88 persen. Tingkat kemiskinan di Kota Bima merupakan angka kemiskinan terendah nomor 2 di NTB setelah Kota Mataram dengan tingkat kemiskinan sebesar 8,63 persen.
Sementara angka kemiskinan provinsi NTB dan 8 kabupaten lain di NTB pada tahun 2022 masih diatas 10 persen, seperti tingkat kemiskinan Provinsi NTB sebesar 13,68 persen.
Sesuai data Badan Statistik (BPS) Kota Bima, Kota Bima urutan kedua terendah angka kemiskinan dari Kota Mataram.
Humas Kepala BPS Kota Bima Azis menyampaikan, untuk Kota Bima berada di urutan kedua angka kemiskinan dengan jumlah prosentase 8,80 persen. Sedangkan Mataram yang urutan pertama terendah adalah 8,63 persen.
“Sesuai data yang ada, Kota Bima berada pada urutan kedua angka kemiskinan se NTB,” Ujarnya, Rabu (10/5).
Sedangkan pertumbuhan ekonomi perkapita lanjut Azis, pertumbuhan ekonomi perkapita
Laju pertumbuhan PDRB perkapita atas dasar harga konstan , Kota Bima masuk urutan ke 4 pertumbuhan ekonomi perkapita se NTB.
Artinya ekonomi masih di Kota Bima terus tumbuh bagus, apalagi pertumbuhan ekonomi perkapita di Kota Bima berada pada peringkat keempat se NTB.
Apalagi tahun 2022 adalah tahun pemulihan dari pandemi covid-19. Tentu semua daerah memulai dari awal lagi pertumbuhan ekonomi. Walau demikian, Kota Bima bisa bertahan pada masa pandemi tersebut.
Untuk tahun 2023 sekarang ekonomi semakin tumbuh, namu belum bisa dipastikan percepatannya lebih baik dibandingkan dengan daerah lain.
Dengan pertumbuhan ekonomi perkapita yang bagus, tentu berkaitan dengan jumlah angka kemiskinan yang berada di urutan kedua terendah se NTB.
“Intinya perekonomian perkapita untuk kota Bima jauh lebih baik di tahun 2022, untuk tahun 2023 akan dihitung setelah masuk tahun 2024,” Ungkapnya. (***)
Shalawat Bukti Cinta Kepada Nabi dan Penghambaan Totalitas Pada Allah
Bimantika.net -Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau lebih dikenal dengan Gus Baha menjelaskan bahwa membaca shalawat mampu menjadi penyelamat pembacanya pada hari kiamat.
Menurut Gus Baha bahwa Membaca Shalawat Memiliki unsur penjagaan akidah, yaitu mengakui Allah sebagai Tuhan, sekaligus meyakini Nabi Muhammad sebagai makhluk-Nya.
Menurutnya, dalam redaksi shalawat yang biasa kita baca, yaitu Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ muhammad, terdapat dua unsur pengakuan yang agung;
Dua Unsur Yang agung itu Pertama adalah mengakui bahwa Allah swt sebagai Dzat yang Maha Pemberi,
Dan kedua mengakui bahwa Nabi Muhammad saw sebagai kekasih Allah yang betapapun tinggi kedudukannya, tetap sebagai hamba Allah.
“Jadi, membaca shalawat itu, di samping menunjukkan maḫabbah (cinta) kita kepada Rasulullah, dengan menyatakan beliau sebagai makhluk terbaik yang paling layak mendapat azkash shalawât dari Allah, juga menyatakan Allah sebagai (Tuhan) yang memberi,” jelasnya saat mengisi acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw 1443 H dan Haul Masyayikh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh, Rembang, Jawa Tengah, pada Selasa (13/10/2021) yang di kutip dalam laman NU Online oleh Media Bimantika.
Pada kesempatan itu, Gus Baha mendasari argumennya dengan penjelasan Sayyid Az-Zabidi (w. 1205 H) dalam kitab Itḫâfus Sâdâtil Muttaqîn yang berbunyi wannabiyyu shallâhu ‘alaihi wasallam wa in jalla qodruhu muḫtâjun ilâ rahmatihî ta’âlâ wa fadhlih.
Betapapun tingginya kedudukan Nabi Muhammad saw, ia tetap membutuhkan kasih sayang dan kemurahan Allah SWT.
Dijelaskan Gus Baha, umat Nasrani itu sudah melakukan kesalahan fatal, yaitu menganggap Nabi Isa sebagai tuhan, sedangkan orang Yahudi yang tidak suka dengan Nabi Isa, menuduh Isa sebagai anak hasil zina. Sementara umat Nabi Muhammad SAW, tetap mengagungkan Rasulullah dengan status sebagai hamba Allah, tidak sampai menuhankannya.
“Sehingga, umat ini (umat Nabi Muhammad) tidak akan mendudukkan Rasulullah setingkat dengan Allah,” tegas alumnus Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah itu.
Penjelasan serupa, lanjut Gus Baha, juga disebutkan dalam salah satu bait Qashidah Burdah karya Imam Al-Bushiri (w. 696 H) yang berbunyi, da’ madda’atshun nashâra fî nabiyyihimi, waḫkum bi mâ syi’ta madḫan fîhi waḫtakimi.
Jauhilah kesalahan yang diperbuat umat Nasrani terhadap nabi mereka, dan sanjunglah Muhammad sesukamu.
“Silakan memuji Nabi Muhammad setinggi langit, tapi tinggalkan kesalahan yang (pernah) dilakuan oleh orang Nasrani,” tandas Gus Baha.
“Redaksi shalawat seperti inilah (Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ muhammad) yang akan menyelamatkan umat Nabi Muhammad kelak di hari kiamat,” pungkas Gus Baha. (***)
Polres Dompu Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMA 2 Dompu
Bimantika.net -Di samping aktifitas belajar sebagaimana biasa diterima para pelajar di lingkungan sekolah, mereka juga perlu diperingatkan, dihimbau sekaligus diberikan penekanan untuk tidak coba-coba mendekati yang namanya narkotika.
Selain narkotika, hal lain yang perlu diperingatkan pada kalangan pelajar yakni berbagai bentuk kenakalan remaja yang akhir-akhir ini marak terjadi.
Atas dasar itu, Polri dalam hal ini Polres Dompu mendelegasikan Ps. Kanit Bintibsos, Aiptu Ismi Andri Nurwati S.H., untuk turun memberikan pembinaan langsung yang kali ini dilaksanakan di SMAN 2 Dompu, Selasa (9/5/2023) sekira pukul 11.000 Wita.
“Belajar sebagaimana biasa itu memang kewajiban utama bagi para pelajar,” tutur Ismi dalam keterangannya usai melaksanakan penyuluhan.
Namun, Kata Ismi, para pelajar perlu dihimbau dan dilakukan pembinaan, sebagai peringatan ketika mereka kembali ke lingkungan pergaulannya masing-masing.
“Untuk para pelajar, diingatkan akan bahaya dan dampak serta aturan hukum jika mengkonsumsi nakotika dan zat adiktif lainnya,” ungkap Ismi.
Lebih lanjut, Ia juga menghimbau kepada siswa siswi SMAN 2 Dompu agar belajar dengan baik dan selalu mematuhi aturan dan tata tertib yang ada di sekolah.
“Agar siswa siswi menghindari perbuatan perbuatan yang merugikan diri sendiri seperti terlibat dalam narkoba atau kenakalan remaja dan lainnya,” tegas Ismi.
Sebelum kegiatan berakhir yakni sekira pukul 12.00 Wita, Ismi mengajak para siswa, tentunya untuk selalu menghormati dan menghargai guru yang mengajar di sekolah.
“kepada siswa siswi kita perlu ingatkan untuk selalu disiplin demi menjaga nama baik baik diri, keluarga terutama bagai sekolahnya,” pungkasnya. (***)
Kadis Kominfo : Era Walikota HML 4 Kali Kota Bima Dapat PPD dari Bappenas
jpn
Bimantika.net – Era Kepemimpinan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) benar-benar memberikan satu kemajuan yang amat signifikan untuk akselarasi pembangunan Kota Bima.
Selama 4 Kali sejak Tahun 2020, 2021, 2022 dan 2023 Pemerintah Kota Bima yang di kendalikan oleh Walikota HML yang juga mantan Anggota DPR RI Dua Periode Fraksi Golkar ini Mendapat Juara 1 Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tingkat Propinsi NTB.
“Alhamdulillah selama pemerintahan Walikota Bima HM Lutfi ini Kota Bima mendapatkan Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) juara 1 selama 4 kali berturut-turut” ujar Kepala Dinas Kominfostik Kota Bima Drs. H. Mahfud saat di hubungi Media Online Bimantika Selasa 9 Mei 2024.
Keberhasilan pelaksanaan pembangunan ditentukan oleh keberhasilan daerah dalam menyiapkan perencanaan, pelaksanaan, dan pencapaian pembangunan daerah dengan baik.
Menurutnya ada sinergitas dalam rangka meningkatkan keterpaduan pelaksanaan pembangunan pusat dan daerah serta sebagai bentuk motivasi dan apresiasi kepada Pemerintah Daerah atas prestasinya dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, Kementerian PPN/Bappenas menyelenggarakan evaluasi komprehensif dan kreatif melalui Penghargaan Pembangunan Daerah.
Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) merupakan kegiatan pengendalian perencanaan pembangunan daerah oleh Kementerian PPN/Bappenas melalui evaluasi kreatif dan komprehensif terhadap pembangunan daerah untuk tingkat provinsi, kabupaten, dan kota setiap tahun. Pemerintah pusat memberikan apresiasi kepada provinsi, kabupaten, dan kota yang berhasil dengan baik dalam perencanaan, pencapaian pelaksanaan, dan inovasi pembangunan.
“Kegiatan PPD ini sebelumnya dikenal dengan nama Anugerah Pangripta Nusantara (APN), yang telah dilaksanakan sejak tahun 2011” ujar H. Mahfud
Lanjutnya, Mulai tahun 2018, APN berubah nama menjadi PPD yang penilaiannya tidak hanya pada aspek perencanaan, namun juga meliputi pencapaian pelaksanaan pembangunan. Kegiatan PPD dikoordinasikan oleh Kedeputian Bidang Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas.
Tujuannya adalah Mendorong pemerintah daerah untuk menyusun dokumen perencanaan yang konsisten, komprehensif, terukur, dan dapat dilaksanakan.
Mendorong integrasi, sinkronisasi, dan sinergi antara perencanaan pusat dan daerah.
Mendorong pemerintah daerah untuk melaksanakan kegiatan secara efektif dan efisien dalam rangka pencapaian sasaran pembangunan.
Mendorong pemerintah daerah untuk berinovasi dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.
Adapun manfaat dari PPD
Bagi Pemerintah Pusat, PPD memperkuat koordinasi dan sinkronisasi untuk perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional dan pembangunan daerah
Bagi Pemerintah Daerah, PPD memberikan motivasi dan pembelajaran untuk pembangunan daerah yang lebih berkualitas
Bagi non – Pemerintah, PPD memberikan akses informasi dan keterlibatan akademisi, Non Government Organisation (NGO), professional, jurnalis, dan masyarakat dalam pembangunan daerah. (***)
Kapten Kapal Asal Sulawesi Ditemukan Meninggal di Sekitar Pelabuhan Kempo
Bimantika.net -Seorang pria paruh baya diketahui bernama Santje Lombo (52) ditemukan dalam keadaan sudah terbujur kaku di salah satu blok pribadi (kamar, red) di kapal muat (KM) Heng-heng, Senin (8/5/2023) sekira pukul 19.00 Wita.
Penemuan Kapten Kapal asal Bogenfil Blok F No 3 Girian Permai Kota Bitung Propinsi Sulawesi Utara ini praktis mengejutkan awak kapal yang kemudian menghubungi Otoritas Pelabuhan untuk dilakukan evakuasi ke daratan Pelabuhan Laut Desa Soro Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu.
Kapolsek Kempo, Ipda Akhmad Marzuki, saat dikonfirmasi mengungkapkan kronologis adanya penemuan pria yang meninggal dunia diduga akibat serangan jantung.
“Korban pertama kali ditemukan oleh Koki Kapal saat akan dipanggil makan,” ungkap Kapolsek.
Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan Bosun (kepala Kerja) Djefri Jantje Piether (43) saat itu koki kapal memberitahukan kepadanya bahwa korban tidak merespon panggil makan.
“dengan adanya laporan dari koki tersebut, Bosun dan para ABK mengecek keadaan korban di kamarnya, pada saat di cek tersebut korban sudah dalam keadaan meninggal dalam posisi terlentang di atas kasurnya,” papar Kapolsek.
Kabar ini dibenarkan Kasat Polairud, Iptu Syarifuddin, SH yang dalam keterangannya menyebutkan, bahwa berdasarkan laporan dari Syahbandar tersebut pihak Polsek Kempo di bawah pimpinan Kapolsek Kempo Ipda Akhmad Marzuki mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). melakukan pemeriksaan pada saksi saksi.
“dari keterangan para ABK korban memang memilik riwayat penyakit MAH, namun tetap beraktifitas seperti biasa setiap harinya,” tuturnya.
Atas kejadian tersebut, lanjutnya, pihak istri korban mengirimkan surat pernyataan untuk tidak melakukan otopsi dan segera di pulangkan ke kampung halamannya.
Ia juga menambahkan, korban baru berhasil dievakuasi ke daratan, pada Selasa (9/5/2023) sekira pukul 06.00 Wita.
“Korban kemudian dibawa dengan menggunakan ambulan menuju ke RSUD Dompu untuk dikremasi sebelum dipulangkan,” pungkasnya.(***)
Umi Elly : Rimpu Wadah Promosi “Tembe Nggoli” Geliatkan Ekonomi Rakyat
Bimantika.net -Puluhan ribu warga masyarakat tumpah ruah di seoanjang jalan Soekarno Hatta Kota Bima Minggu 7 Mei 2023 mengikuti pawai Rimpu.
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bima Hj. Elly Alwaini saat di konfirmasi media Online Bimantika Selasa 9 Mei 2023 menyebut bahwa kegiatan Festival Rimpu yang diadakan Pemkot Bima membawa berkah tersendiri untuk warga masyarakat kota Bima khususnya para penenun.
Umi Elly sapaan akrab istri Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) ini menyebutkan juga bahwa dengan adanya festival Rimpu, maka geliat ekonomi masyarakat meningkat untuk Pengrajin Kain Tenun maupun UMKM lainnya.
“Semua mendapatkan keberkahan dari kegiatan Rimpu tersebut” ujar Umi Elly.
Lanjutnya bahwa secara data autentik para Pengrajin tenun di beberapa Kelurahan se Kota Bima ada peningkatan produksinya.
Dampak lain dari kegiatan festival Pawai Rimpu menurut Umi Elly membuka pintu rezeki bagi pelaku usaha kecil sehingga geliat ekonomi rakyat arus bawah sangat dirasakan.
Umi Elly yang dikenal Santun dan Ramah ini menyebutkan bahwa dirinya selaku Ketua Dekranasda Kota Bima tetap memberikan bimbingan, pembinaan serta bantuan tenun pada masing-masing penenun setiap tahunnya.
“Dan Alhamdulillah di tahun 2023 ada 1.500 proposal bantuan yang masuk, dan Insya Allah saya akan jadwalkan pemberian bantuan tersebut dalam waktu yang tidak terlalu lama” kata Umi Elly.
Menurut Umi Elly bahwa Pawai Rimpu sejatinya bertujuan lestarikan warisan budaya leluhur namun mampu meningkatkan geliat ekonomi rakyat arus bawah.
“Dan yang tidak kalah pentingnya di era sekarang juga bermanfaat sebagai wadah promosi Kepariwisataan” demikian ujar Umi Elly.
Diakhir wawancara nya, Umi Elly sampaikan rasa Bangganya pada seluruh lapisan masyarakat Kota Bima yang begitu antusias dengan kegiatan Pawai Rimpu.
“Alhamdulillah Informasi dari panitia, ada sekira 70 ribu peserta yang partisipasi. Sedangkan tahun sebelumnya hanya 60 ribu, ini adalah keberkahan dari Allah SWT untuk kita semua” ungkap Umi Elly. (***)
Amalan Penjaga Iman Manusia Hingga Hari Kiamat Adalah Shalawat Nabi
Bimantika.net – K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim, lebih dikenal sebagai Gus Baha lahir 29 September 1970, merupakan ulama yang berasal dari Rembang. Gus Baha dikenal sebagai salah satu ulama ahli tafsir.
Ia mengungkap amalan yang akan menjadi penjaga iman hingga hari kiamat. adalah membaca selawat.
“Sayyid Zabidi berkata, selawat ini akan menjaga umat sampai hari kiamat dan tidak akan salah memperlakukan nabinya. Saya ulangi lagi, selawat akan menjaga umat Rasulullah dan ini akan menjaga tauhid mereka sampai hari kiamat,” kata Gus Baha dikutip dari tayangan YouTube Santri Gayeng, Sabtu (6/5/2/2023) sebagaimana yang di release liputan 6.
“Minimal Allahumma sholli ala sayyidina muhammad,” ucap Gus Baha sebagimana yang diungkap dalam Kanal YouTube tersebut. .
Lanjutnya bahwa Membaca selawat merupakan perintah Allah SWT yang tertuang dalam Al-Qur’an surah Al-Ahzab ayat 56
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
Artinya: “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersholawat kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.
Dalam kanal Youtube itu juga Gus Baha menguraikan bahwa membaca sholawat merupakan bukti cinta seorang muslim pada nabi nya.
“Allahumma itu artinya Allah adalah Pemberi dan Muhammad betapapun hebatnya beliau adalah tetap penerima,” katanya.
“Dengan mengatakan Allahumma shalli ala Muhammad artinya Allah itu adalah Pemberi. Saya mohon ya Allah, Engkau adalah Pemberi. Berilah selawat-Mu kepada Muhammad. Allah Pemberi, Muhammad penerima. Jelas siapa Tuhan dan siapa nabi,” lanjutnya.
Selain menjadi bukti cinta nabi, selawat juga bukti takzim sekaligus bukti tauhid. Selawat akan menjadi penjaga tauhid hingga hari kiamat kelak. (***)
Walikota HML : Hadirnya BCA KCP Bima Permudah Pelaku Usaha Akses Perbankan Secara Cepat
Bimantika.net -Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menghadiri peresmian BCA KCP Bima yang bertempat di Kantor BCA KCP Bima Kelurahan Paruga, Senin 8 Mei 2023.
Dalam Peresmian tersebut Wali Kota Bima didampingi oleh Kepala BPKAD dan Kabag Ekonomi. Turut hadir pada acara Peresmian tersebut Komisaris BCA, Deputi Perwakilan BI Provinsi NTB, Kepala Jasa OJK Provinsi NTB, Kepala Kantor Wilayah BCA dan Kepala KCP Cakranegara.
Wali Kota Bima menyampaikan rasa bangganya atas Peresmian BCA KCP Bima hari ini.
“BCA merupakan suatu anugerah bagi Kota Bima, selain dikarenakan Bank ini merupakan Bank No. 1 di Asia Tenggara, masuknya BCA di Kota Bima juga dapat mengubah wajah Kota Bima, karena salah satu ciri-ciri Kota yang maju yaitu harus banyak Bank nya,” ucapnya.
Banyak pelaku usaha di Kota Bima lanjutnya, yang telah menggunakan BCA sejak lama, tapi BCA yang digunakan adalah BCA Surabaya,
Hadirnya BCA KCP Bima dapat mempermudah bagi pelaku usaha dalam mengakses perbankan secara cepat.
Lanjut HML bahwa Kota Bima ini merupakan Kota yang notabenenya lebih banyak bergerak di sektor jasa, apalagi setelah adanya Pelabuhan Bima proses perdagangan kita semakin kuat, ada banyak distributor dari Surabaya yang masuk, dan rata-rata mereka telah menggunakan BCA sejak lama.
“Jadi saya berharap semoga dengan adanya BCA di Kota Bima dapat memberikan kemajuan dan kemudahan akses perbankan bagi masyarakat dalam menggiatkan sektor ekonomi di Kota Bima,” ucapnya.
Sementara itu, Komisaris BCA Cyrillus Harinowo dalam sambutannya menyampaikan bahwa BCA adalah Bank Swasta terbesar di Indonesia.
“Untuk saham BCA Nomor 1 di Indonesia, bahkan Nomor 1 di Asia Tenggara, jadi bisa kami katakan bahwa BCA adalah Bank Swasta terbesar di Indonesia,” ungkapnya.
Beliau melanjutkan bahwa BCA melihat potensi yang baik dalam sektor pereekonomian di Nusa Tenggara Barat salah satunya di Kota Bima, sehingga BCA memutuskan untuk membuka BCA KCP Bima.
“Melihat pertumbuhan ekonomi di NTB yang semakin baik mendorong kami untuk membuka Kantor Cabang di Kota Bima, keinginan kuat kami dalam membantu pelayanan perbankan di seluruh Indonesia dan ikut berkontribusi sebagai Bank Swasta Nasional, prioritas kami adalah memberikan kenyamanan serta keamanan dalam bertransaksi.
Diakhir beliau mengharapkan dengan adanya BCA KCP Bima di Pulau Sumbawa dapat lebih menumbuhkan peran BCA melalui tatap muka dengan nasabah.
“Dengan hadirnya KCP Bima, kami berharap kedekatan antara Nasabah tidak lagi hanya sebatas akses digitalisasi secara teknologi saja, kami juga berharap membangun hubungan komunikasi dan kedekatan jangka panjang bersama,” ungkapnya. (***)
Bupati IDP Beri Arahan 154 CPNS, Berharap Tidak Pamer Harta
Bimantika.net -Penyerahan Surat Keputusan Bupati Bima tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dirangkai dengan Pengambilan Sumpah dan Janji PNS Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima tahun 2023 yang berlangsung Senin (8/5) di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.
Momentum tersebut dimanfaatkan Bupati Bima 2 Periode, Hj.Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) untuk memberikan sejumlah arahan dan pesan-pesan moral lainnya.
Bupati IDP yang didampingi Sekda Drs. H.M. Taufik HAK, M.Si, Asisten III Drs.H. Arifudin, Inspektur H.Abdul Wahab Usman, SH, M.Si, Kepala BKD dan Diklat Drs Agus Salim M.Si menyampaikan selamat bergabung dalam jajaran pemerintah Kabupaten Bima kepada 154 CPNS yang telah melalui serangkaian orientasi dan Latsar tersebut.
“Kehadiran para PNS baru adalah untuk bekerja dan meraih prestasi bersama dan 154 orang ini merupakan figur pilihan yang siap bekerja. Oleh karena itu, pahami dengan baik Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi), terus belajar dan membaca agar memahami tugas. Terang Bupati.
Bupati juga kembali mengingatkan agar para abdi negara memahami dengan baik status yang ada pada dirinya.
Dengan status yang ada sebagai PNS, Saya minta agar semua mahasiswa diri, membentengi dengan akhlak yang baik dan terus menempa pengalaman.
Dan sebagai abdi negara Bupati juga mengingatkan agar selalu bersyukur dan menjauhi sifat sombong dalam interaksi dengan masyarakat.
“Saya minta ASN agar tampil sederhana, tidak boleh pamer harta, batasi diri penampilan yang berlebihan agar tidak menjadi sumber fitnah”. Ingat Bupati. (***)

