Komitmen Berantas Narkoba, Kapolda NTB Pimpin 11.164 Personel Teken Pakta Integritas

jpn

BIMAntika.net -Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) mengambil langkah tegas dalam mengantisipasi dan mencegah penyalahgunaan narkotika di internal kepolisian.

Sebanyak 11.164 personel Polda NTB secara serentak menandatangani pakta integritas antikorupsi dan narkoba, dimulai dari tingkat Polda, para Pejabat Utama (PJU), Kapolres, hingga seluruh personel bintara, Jumat (29/5/2026)

Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, menyampaikan bahwa penandatanganan pakta integritas ini merupakan komitmen nyata jajaran Polda NTB untuk membersihkan institusi Polri dari jeratan narkoba.

“Pakta integritas ini adalah upaya pencegahan kita kepada seluruh personel, khususnya untuk Polda NTB yang berjumlah 11.164 personel. Kita harapkan (institusi) bersih dari pelanggaran penyalahgunaan narkoba,” ujar Irjen Pol. Kalingga saat diwawancarai setelah kegiatan.

Ada hal yang menarik dan krusial dalam prosesi penandatanganan kali ini. Kapolda NTB menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas wajib disaksikan oleh istri bagi personel yang sudah berkeluarga, dan disaksikan oleh orang tua bagi personel yang masih lajang (bujang).

Menurutnya, benteng pertahanan yang paling kuat dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dimulai dari lingkungan keluarga terdekat.

“Kenapa harus disaksikan istri? Karena pencegahan narkoba yang paling utama itu adalah kehadiran keluarga.

Pengawasan dan saling mengingatkan antara suami-istri jangan sampai terlibat narkoba. Bagi yang bujang, disaksikan oleh orang tua,” jelas jenderal bintang dua tersebut.

Irjen Pol. Kalingga memastikan tidak akan ada kompromi bagi oknum anggota yang terbukti melanggar komitmen tersebut.

Sanksi hukum yang berat dan tegas sudah disiapkan untuk memberikan efek jera.

Di dalam pakta integritas tersebut, diatur secara jelas mengenai konsekuensi hukum bagi anggota yang terbukti terlibat tindak pidana narkoba, mulai dari: Sidang Disiplin
Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dan Proses Pidana Umum.

“Kiat-kiat untuk pencegahan terhadap penyalahgunaan dan pelanggaran narkoba ini kita laksanakan sesuai dengan instruksi ataupun perintah dari Bapak Kapolri, maupun program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo,” terangnya.

Polda NTB berkomitmen agar Polri dapat menjadi contoh atau teladan yang baik bagi masyarakat luas dalam hal memerangi narkoba.

Selebihnya Kapolda NTB mengajak rekan-rekan pers dan tokoh masyarakat untuk terus bersinergi, memberikan informasi, dan bekerja sama demi memberantas peredaran narkoba di seluruh wilayah hukum NTB. (****)

Polisi Ringkus 3 Terduga Pelaku Jaringan Pengedar Narkoba, Salah Satunya Oknum Mahasiswa; Kapolres Bima Nyatakan “Perang Lawan Narkoba”

jpn

BIMAntika.net -Operasi “perang melawan narkoba” demi menyelamatkan generasi dari bahaya laten Narkoba terus digencarkan Satresnarkoba Polres Bima Kabupaten Polda NTB.

Hal itu sesuai dengan ketegasan Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K, MH yang tidak akan Kompromi dan ragu ragu dalam memberantas peredaran gelap narkoba di wilayah hukumnya.

Terkini Satresnarkoba Polres Bima Kabupaten yang dipimpin langsung oleh Kasatnya AKP Dediansyah SE., berhasil meringkus 3 orang pria asal Desa Talabiu Kecamatan Woha yang diduga sebagai pengedar narkoba jenis Shabu yang salah satunya oknum Mahasiswa.

Ketiga terduga pelaku masing-masing berinisial AD (60) RN (22) oknum Mahasiswa dan SN (32) diringkus pada Kamis 28 Mei 2026 sekira pukul 23.00. Wita di rumah AD yang berlokasi di Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Para terduga pelaku ini diringkus setelah Kasat Resnarkoba AKP Dediansyah SE., mendapatkan informasi dari masyarakat yang menyebut adanya transaksi atau peredaran gelap narkoba di wilayah lokasi tersebut

Di lokasi penggrebekan ini total barang bukti narkotika jenis sabu yang disita mencapai 5,52 gram siap edar dan sejumlah BB lainnya dan uang tunai Rp.4.320.000. (empat juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ketiga pelaku diketahui merupakan satu jaringan aktif yang kerap mengedarkan sabu kepada para pengguna diwilayah Desa Talabiu dan sekitarnya.

Pihak kepolisian menegaskan tidak akan memberi ruang bagi para perusak generasi bangsa. Para tersangka kini terancam hukuman berat berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.MH., melalui Kasatreskoba AKP Dediansyah SE.,

Kasatreskoba meneruskan,modus operandi yang dilakukan oleh jaringan ini yakni AD mendapatkan barang haram itu didapatkannya dari seseorang yang telah dikantongi indentitasnya.

Berbekal nyanyian AD Tim Opsnal langsung bergerak menuju kediaman terduga pemasok BB.tiba di TKP petugas melakukan tindakan hukum dengan melakukan penggeledahan namu yang bersangkutan tidak berada di tempat.

“Kami akan terus melakukan pengembangan dan mengusut tuntas jaringan ini”. Tegas AKP Dediansyah SE.,.

Saat ini ketiga terduga pelaku bernama sejumlah BB Diaman di Markas Komando Polres Bima Kabupaten.

“Ketiga terduga pelaku hingga saat ini masih dalam pemeriksaan secara intensif oleh penyidik Satresnarkoba”. Tutupnya. (****)

Open House Iduladha 1447 H Bupati Bima, Ady Mahyudi Hangatkan Silaturahmi dan Perkuat Kedekatan dengan Rakyat

jpn

Bimantika.net -Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan Bupati Bima Ady Mahyudi untuk mempererat hubungan emosional dengan masyarakat melalui kegiatan Open House dan halal bihalal.

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut berlangsung di kediamannya, Rabu (27/5/2026).

Sejak pagi hari, masyarakat dari berbagai penjuru Kabupaten Bima tampak memadati lokasi kegiatan untuk bersilaturahmi langsung dengan pemimpin daerah yang dikenal dekat dengan rakyat tersebut.

Tidak hanya tokoh masyarakat dan jajaran pemerintah daerah, masyarakat biasa pun hadir tanpa rasa canggung dan diterima dengan penuh keramahan dalam suasana kekeluargaan yang sederhana namun sarat makna.

Open House Iduladha ini menjadi gambaran nyata kepemimpinan yang humanis dan terbuka.

Di tengah kesibukan menjalankan roda pemerintahan, Bupati Ady Mahyudi tetap menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi, serta menjaga hubungan batin dengan rakyat yang dipimpinnya.

Kehangatan suasana halal bihalal terlihat dari antusiasme masyarakat yang rela datang untuk berjabat tangan dan menyampaikan doa serta harapan bagi kemajuan Kabupaten Bima.

Banyak warga mengaku merasa bangga memiliki pemimpin yang tidak membangun jarak dengan rakyatnya, melainkan membuka ruang kebersamaan tanpa batas.

Momentum Iduladha yang identik dengan nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial juga tercermin dalam sikap kepemimpinan Bupati Bima Ady Mahyudi yang selama ini terus berupaya membangun daerah dengan semangat kebersamaan.
Baginya, kemajuan daerah tidak akan tercapai tanpa hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat.

Kegiatan Open House dan halal bihalal tersebut pun menjadi simbol bahwa seorang pemimpin sejati bukan hanya hadir melalui kebijakan, tetapi juga melalui ketulusan dalam merangkul rakyatnya. Kesederhanaan sikap dan keterbukaan Bupati Ady Mahyudi dinilai semakin menumbuhkan rasa cinta, hormat, dan kepercayaan masyarakat Kabupaten Bima terhadap kepemimpinannya.

Di tengah dinamika pembangunan daerah, masyarakat berharap semangat persaudaraan dan kedekatan seperti ini terus terjaga, sehingga Kabupaten Bima dapat tumbuh menjadi daerah yang maju, harmonis, dan penuh kebersamaan di bawah kepemimpinan yang dicintai rakyatnya.
RRS//RumaRenggeSape//007)

Pemkot Bima Gencarkan Operasi Pasar Murah Jelang Idul Adha

jpn

Bimantika.net -Menjelang Hari Raya Idul adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Bima kembali menggencarkan operasi pasar murah guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kegiatan operasi pasar murah kali ini dilaksanakan di Kelurahan Sarae, Kota Bima, Selasa (26/05/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bima dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan nasional.

Dalam operasi pasar murah tersebut, Pemerintah Kota Bima menyediakan sejumlah komoditas pangan dengan harga subsidi. Untuk komoditas beras, disediakan Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) sebanyak 1 ton dengan harga Rp 57.000 per 5 kilogram.

Selain itu, tersedia pula Beras Satria Ramos sebanyak 50 kilogram dengan harga Rp74.500 per 5 kilogram.

Sementara itu, minyak goreng jenis Minyak Kita disediakan sebanyak 20 dos atau setara 600 liter dengan harga Rp15.500 per kilogram.

Adapun gula pasir tersedia sebanyak 100 kilogram dengan harga jual Rp18.000 per kilogram.

Masyarakat Kelurahan Sarae tampak antusias memanfaatkan operasi pasar murah tersebut.

Sejak pagi hari, warga mulai memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Pemerintah Kota Bima berharap kegiatan operasi pasar murah ini dapat membantu meringankan beban masyarakat, menjaga daya beli warga, serta menjadi langkah strategis dalam menekan laju inflasi daerah menjelang Hari Raya Idul adha.

Operasi pasar murah kali ini dilaksanakan di kelurahan Sarae Kota Bima.(****//Kominfo)

Bukti Kelola Keuangan Sangat Baik Pemkot Bima Raih WTP, Aji Man-Syamsurih Komitmen Kedepan Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah

jpn

BIMAntika.net -Pemerintah Kota Bima kembali menorehkan capaian positif dalam pengelolaan keuangan daerah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Kota Bima kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut berlangsung di kantor perwakilan BPK RI Provinsi Nusa Tenggara Barat, Mataram, Senin (25/5/2026), dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman, S.E., bersama Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih, S.H.

Capaian opini WTP ini menjadi indikator bahwa pengelolaan keuangan daerah di Kota Bima berjalan sesuai prinsip akuntabilitas, transparansi, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Keberhasilan tersebut sekaligus memperlihatkan konsistensi pemerintah daerah dalam menjaga kualitas tata kelola pemerintahan yang profesional dan bertanggung jawab.

Dalam hasil pemeriksaannya, BPK RI juga memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Bima dalam memperkuat sistem pengawasan internal dan upaya pencegahan terhadap potensi temuan berulang dalam pengelolaan anggaran daerah.

Wali Kota Bima, H. A. Rahman, S.E., menyampaikan bahwa raihan WTP merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur pemerintah daerah, termasuk dukungan legislatif dan perangkat daerah yang terus menjaga integritas pengelolaan anggaran.

“Capaian ini bukan semata tentang penghargaan administratif, tetapi menjadi pengingat bahwa setiap kebijakan dan penggunaan anggaran harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, penguatan tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik harus terus menjadi prioritas,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh perangkat daerah yang telah menjalankan pengelolaan keuangan secara tertib dan akuntabel, serta menegaskan pentingnya menjaga komitmen untuk terus meningkatkan kualitas administrasi pemerintahan.

Senada dengan itu, Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, S.H., menilai capaian tersebut mencerminkan sinergi yang berjalan baik antara pemerintah daerah dan DPRD, khususnya dalam fungsi pengawasan serta pengawalan kebijakan anggaran agar tetap efektif, tepat sasaran, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Ke depan, Pemerintah Kota Bima menegaskan komitmennya untuk terus menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK RI sebagai bagian dari upaya membangun pemerintahan yang bersih, transparan, serta berintegritas demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.(****///Kominfo)

Ketua Dewan Syamsurih : LHP BPK Jadi Momentum Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pengelolaan Keuangan Daerah

jpn

BIMAntika.net -Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih, SH menghadiri kegiatan Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Senin (25/5).

Kegiatan tersebut dihadiri bersama Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE, Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi NTB Dr. Suparwadi, S.E., M.M., Ak., ERMAP, CSFA, para kepala daerah, pimpinan DPRD se-NTB, serta inspektur dan Kepala BPKAD se-Provinsi NTB.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih, SH menegaskan bahwa penyerahan LHP BPK bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum evaluasi dan introspeksi bagi seluruh pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah.

“Setiap rupiah uang rakyat harus dipertanggungjawabkan dengan penuh integritas,” ujar Syamsurih.

Ia juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BPK RI Perwakilan Provinsi NTB di bawah kepemimpinan Dr. Suparwadi yang terus konsisten mengawal tata kelola pemerintahan daerah di Provinsi NTB.

Menurutnya, kehadiran BPK tidak hanya sebagai lembaga pemeriksa, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong terciptanya pengelolaan keuangan yang semakin tertib, transparan, dan akuntabel.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kota Bima turut menyoroti keberhasilan sejumlah daerah di NTB yang memperoleh penghargaan dari pemerintah pusat melalui Menteri Dalam Negeri pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Wilayah Nusa Tenggara dan Maluku.

“Penghargaan tersebut bukan sekadar simbol prestasi, tetapi cerminan dari kerja keras, kedisiplinan birokrasi, komitmen kepala daerah, serta kuatnya sistem pengawasan dan pengelolaan pemerintahan yang baik,” katanya.

Meski Kota Bima belum memperoleh penghargaan tersebut tahun ini, Syamsurih menegaskan bahwa hal tersebut menjadi motivasi besar bagi Pemerintah Kota Bima dan DPRD untuk terus melakukan pembenahan.

“Saya bersama Wali Kota Bima memiliki semangat yang sama, jangan pernah lelah untuk terus berbenah,” tegasnya.

Ia menambahkan, penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan hasil dari kerja keras, konsistensi, dan komitmen dalam membangun pemerintahan yang bersih dan melayani.

Momentum penyerahan LHP BPK tahun ini, lanjutnya, menjadi titik tolak untuk memperkuat reformasi birokrasi, memperbaiki tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membangun pengelolaan keuangan daerah yang semakin profesional dan akuntabel.

Ketua DPRD Kota Bima juga menyampaikan optimisme bahwa dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan dukungan penuh dari BPK RI, Kota Bima ke depan mampu menjadi salah satu pemerintah daerah terbaik dalam tata kelola pemerintahan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Kami DPRD Kota Bima akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal, konstruktif, dan bertanggung jawab demi memastikan setiap program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (***)

Raih WTP, Kepemimpinan Bupati Bima Ady Mahyudi Dinilai Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah

jpn

Bimantika.net Pemerintah Kabupaten Bima kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional setelah sukses meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-11 secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

Capaian tersebut menjadi bukti nyata konsistensi dan komitmen kuat jajaran Pemerintah Kabupaten Bima dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan profesional di bawah kepemimpinan Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy.

Predikat bergengsi tersebut diserahkan langsung Kepala BPK Provinsi NTB Suparwadi dalam acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi NTB Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung Senin (25/5).

Raihan ini sekaligus menjadi WTP kedua pada masa kepemimpinan Bupati Ady Mahyudi dan Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy.

Di hadapan para kepala daerah se-NTB, Bupati Ady Mahyudi menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Bima yang dinilai telah bekerja keras menjaga disiplin dan integritas dalam pengelolaan keuangan daerah.

Menurutnya, keberhasilan mempertahankan opini WTP bukan sekadar prestasi administratif, tetapi menjadi simbol meningkatnya kepercayaan publik terhadap pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab.

“Predikat WTP ini adalah hasil kerja kolektif seluruh ASN Kabupaten Bima yang terus bekerja dengan penuh dedikasi untuk memastikan pengelolaan APBD berjalan sesuai aturan dan kepentingan masyarakat,” ujar Bupati Ady Mahyudi yang hadir bersama Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy serta Ketua DPRD Kabupaten Bima Diah Citra Pravitasari.

Capaian tersebut juga dinilai menjadi kado istimewa menjelang peringatan Hari Jadi Bima ke-386 yang puncaknya akan diperingati pada 5 Juli 2026 mendatang.

Di tengah berbagai tantangan pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten Bima mampu menunjukkan stabilitas tata kelola pemerintahan yang semakin baik dan berorientasi pada pelayanan publik.

Kepala BPK Provinsi NTB Suparwadi dalam sambutannya menegaskan bahwa opini WTP diberikan berdasarkan sejumlah indikator penting, mulai dari penerapan standar akuntansi pemerintah, kecukupan pengungkapan informasi keuangan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, hingga efektivitas sistem pengendalian internal daerah.

Karena itu, raihan tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga kualitas pengelolaan anggaran.
Keberhasilan mempertahankan WTP selama 11 tahun berturut-turut semakin memperkuat citra Kabupaten Bima sebagai salah satu daerah dengan komitmen tata kelola pemerintahan yang konsisten di Provinsi NTB.

Publik pun menilai kepemimpinan Bupati Ady Mahyudi membawa energi baru dalam mendorong reformasi birokrasi, memperkuat budaya kerja ASN, serta memastikan setiap kebijakan daerah berorientasi pada kepentingan rakyat.

Dalam agenda tersebut, Bupati Bima turut didampingi Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, SE, Sekretaris DPRD Nurdin, S.Sos, Inspektur Kabupaten Bima Iwan Setiawan, SE, Kepala BPKAD Aries Munandar, ST., MT serta sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.
(RR//RumaRenggeSape//007)

Anggota Dewan Dapil Tiga LRS Inisiasi Seminar Penyuluhan GURUBOT Dorong Transformasi Pendidikan Dasar di Kabupaten Bima

jpn

Bimantika.net -Global System for Mobile Communications Associtinon( GSMA) bersama Siklus dan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bima menggelar Seminar Penyuluhan Gurubot bertajuk “Membuka Masa Depan Pembelajaran: Transformasi Pendidikan Dasar dengan Teknologi AI untuk Literasi dan Numerasi” di Kabupaten Bima, Senin (25/5/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong transformasi pendidikan dasar melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan yang inklusif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran masa kini.

Seminar yang berlangsung secara luring tersebut menghadirkan sekitar 100 guru dari 25 sekolah dasar di Kabupaten Bima.

Selain tenaga pendidik, kegiatan ini juga diikuti para pemangku kebijakan, praktisi pendidikan, hingga perwakilan sektor teknologi.

Format tatap muka dipilih untuk menciptakan ruang dialog yang interaktif, partisipatif, dan kolaboratif dalam membahas tantangan serta peluang penerapan teknologi AI di dunia pendidikan dasar.

Program Director Gurubot, Amanda Simanjuntak menjelaskan” bahwa Gurubot dikembangkan sebagai platform pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI) yang membantu siswa sekolah dasar mempelajari kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung secara interaktif dan menyenangkan.

Menurutnya, platform tersebut dirancang agar dapat digunakan dalam berbagai kondisi pembelajaran, termasuk di wilayah dengan keterbatasan akses internet maupun fasilitas teknologi pendidikan.

“Sebagai tahap awal implementasi, program Gurubot direncanakan akan diterapkan di 21 sekolah dasar yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Bima, yakni Donggo, Soromandi, Sanggar, dan Tambora,” ujar Amanda.

Ia berharap program tersebut dapat memperluas akses pembelajaran berbasis teknologi sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di daerah, terutama dalam memperkuat kemampuan literasi dan numerasi siswa.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Dikpora Kabupaten Bima H. Fathur mengapresiasi hadirnya program Gurubot yang dinilai sangat membantu dunia pendidikan di tengah perkembangan teknologi saat ini.

Pemerintah daerah, kata dia, terus mendukung berbagai inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini, terutama di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan sarana pendidikan.

Kegiatan seminar ini juga menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan di Kabupaten Bima untuk mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor teknologi, dan lembaga pendidikan diharapkan mampu menciptakan ekosistem pembelajaran modern yang tidak hanya meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan era transformasi digital di masa depan.

Untuk diketahui publik bahwa kegiatan ini Inisiator nya Anggota Legislatif dapil tiga Donggo, Soromandi, Sanggar dan Tambora Lila Ramadhani Sukendy (LRS). (RRS//RumaRenggeSape//007)

Polres Bima Gagalkan Peredaran 3.400 Butir Tramadol, 3 Terduga Pelaku Diringkus

jpn

BIMAntika.net -Sat Resnarkoba Polres Bima Kabupaten Polda NTB kembali berhasil mengungkap kasus peredaran obat-obatan berbahaya jenis Tramadol di wilayah Kecamatan Woha Kabupaten Bima.Tiga orang Pria diringkus dalam penangkapan yang berlangsung pada Minggu 24 Mei 2026 sekira pukul 15.20. Wita.

Penangkapan tiga orang terduga pelaku warga Desa Rabakodo yang masing masing berinisial AI (37),SY (44) dan WD (26) ini dipimpin langsung oleh Kasatreskoba AKP Dediansyah SE.,

Penangkapan bermula dari informasi masyarakat yang diterima oleh Kasat Resnarkoba terkait maraknya peredaran obat-obatan berbahaya di wilayah Kecamatan Woha.

Tim Opsnal yang dipimpin oleh langsung oleh Kasatnya AKP Dediansyah SE., kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil meringkus 2 orang terduga pelaku berinisial AI dan WD saat mengendarai sepeda motor tepatnya didepan SPBU Rabakodo.

Di tempat kejadian perkara (TKP) pertama ini Tim Opsnal berhasil menyita 2.500 butir obat-obatan yang diduga jenis tramadol.2 lembar kantong plastik kresek,1 (satu) unit sepeda motor jenis beat warna hitam beserta kunci kontak.

Dari hasil interogasi awal dihadapan petugas terduga pelaku berinisial AI mengakui kalau obat terlarang tersebut akan diedarkan di wilayah Kabupaten Dompu dan didapatkannya dari SY.

Tampa membuang waktu Kasat Resnarkoba bersama Tim Opsnal langsung bergerak menuju kediaman SY di Desa Rabakodo.tiba di TKP tim melakukan tindakan hukum dengan mengamankan dan menggeledah badan maupun area sekitar TKP yang ikut disaksikan oleh warga setempat.

Upaya Satresnarkoba Polres Bima Kabupaten memberantas peredaran obat yang dilarang edar ini kembali membuahkan hasil.di rumah SY petugas berhasil kembali menyita 900 butir obat-obatan yang diduga jenis tramadol.

Selain itu tim Opsnal juga menyita 2 bungkus klip plastik bening.6 (enam) batang sedotan yang di runcing kan.
2 batang kaca silinder,1 (satu) buah korek api gas,1 rangkaian alat hisap / bong.1 (satu) lembar kantong plastik kresek.dan 2 unit handphone android.

Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K,MH,melalui Kasatreskoba AKP Dediansyah SE.,’mengatakan penangkapan ini merupakan bentuk keseriusan kepolisian dalam memberantas peredaran obat-obatan berbahaya di masyarakat.

“Pelaku sudah kami ringkus Kasus ini masih kami kembangkan untuk memburu pemasok obat berbahaya tersebut,” Tegasnya

Atas perbuatannya,para terduga pelaku dijerat dengan pasal 435 Jo Pasal 138 ayat (2) dan ayat (3) UU No. 17 tahun 2023 di bidang Kesehatan dan/atau Pasal 436 ayat (1) atau ayat (2) UU No. 17 tahun 2023 tentang Kesehatan dan/atau Pasal 60 angka 10 UU RI No. 6 Tahun 2023 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No. 2 tahun 2022 tentang cipta kerja menjadi Undang – undang yang merubah ketentuan Pasal 197 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan Jo Pasal 20 huruf c UU. Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP.

Kasat Resnarkoba AKP Dediansyah SE., kembali menegaskan pihaknya tidak akan kompromi dalam memberantas peredaran obat obatan terlarang di wilayah hukumnya.

“Siapapun yang terlibat dalam peredaran gelap obat terlarang dalam bentuk apapun akan kami tindak tegas sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku”. Tegas Pria yang baru dua pekan menahkodai Satresnarkoba Polres Bima Kabupaten ini.

Lanjutnya untuk mengetahui peran masing-masing dan ketertibannya hingga saat ini ketiga terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan secara intensif oleh penyidik Satresnarkoba.(****)

Kompak Pimpinan DPRD Kota Bima Gotong Royong Bersama Eksekutif di Pantai Lawata

jpn

BIMAntika.net -Pemerintah Kota Bima melaksanakan kegiatan gotong royong bersama (22/5) di sepanjang kawasan Pantai Lawata sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan, keindahan kawasan wisata, serta memperkuat budaya kebersamaan di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman, S.E., didampingi Sekretaris Daerah Kota Bima serta seluruh unsur pimpinan DPRD Kota Bima, yakni Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih, SH, Wakil Ketua I DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan, S.Adm, dan Wakil Ketua II DPRD Kota Bima M. Ryan Kusuma Permadi, SH.

Turut hadir jajaran anggota DPRD, para Kepala OPD, serta seluruh jajaran Pemerintah Kota Bima.

Gotong royong berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan melalui kegiatan pembersihan sampah, penataan area sekitar pantai, serta penanganan sejumlah titik yang dinilai perlu mendapat perhatian agar kawasan Pantai Lawata tetap bersih, nyaman, dan indah.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bima menyampaikan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tugas pemerintah semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, kawasan Pantai Lawata merupakan salah satu wajah Kota Bima yang harus dijaga bersama karena memiliki potensi besar sebagai ruang publik dan destinasi wisata masyarakat.

“Gotong royong ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa Kota Bima yang bersih dan indah harus dimulai dari kepedulian kita semua,” ujar Wali Kota.

Ia juga menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan kolaborasi menjadi modal penting dalam mewujudkan gerakan Kota Bima BISA: Bersih, Indah, Sehat, dan Asri.

Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan gotong royong tersebut sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan dan kawasan publik.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan kota yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Kegiatan gotong royong di kawasan Pantai Lawata tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama Pemerintah Kota Bima dan DPRD Kota Bima dalam menciptakan lingkungan kota yang sehat serta mendukung pengembangan kawasan wisata dan ruang publik yang lebih baik bagi masyarakat. (****)