Polsubsektor Palibelo Gerak Cepat Salurkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran

jpn

BIMAntika.net -Polsubsektor Palibelo Polres Bima Kabupaten Polda NTB mengambil langkah cepat meringankan beban masyarakat terdampak kebakaran di Desa Roi Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima.

Kebakaran yang menghanguskan rumah milik bapak Muhtar Warga Desa Roi itu terjadi pada Sabtu 4 April 2026 siang kemarin.

Sebagai wujud kepedulian dan empati Polri terhadap musibah yang dialami masyarakat Polres Bima Kabupaten melalui Kasubsektor Palibelo Ipda Subandi bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan.

Penyerahan bantuan berupa paket sembako, pakaian layak pakai, uang tunai dan lainnya itu berlangsung pada Minggu 5 April 2026 sekira pukul 10.00.Wita.

Langkah ini menegaskan komitmen Polri untuk memastikan warga tidak menghadapi musibah sendirian dan tetap mendapat dukungan di saat sulit dari pihak Kepolisian.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.MH., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka.

“Apa yang kami lakukan ini semoga bermanfaat dan dapat meringankan beban yang tengah dihadapi masyarakat”. Kata Kapolres mengutip Adib.

Lanjutnya,dalam kegiatan tersebut Kasubsektor Palibelo Ipda Subandi juga didampingi oleh Ketua Bhayangkari Ranting Polsubsektor Palibelo Ny.Nita Subandi.

Sementara itu korban kebakaran dan pihak keluarga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada pihak kepolisian Resor Bima Kabupaten yang telah dengan ikhlas membantu mereka yang saat ini tertimpa musibah.

“Terimakasih banyak Pak Polisi sudah membantu kami”. Ujar korban.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman. (****)

Bupati Ady Mahyudi : Musorkab KONI, Momentum Strategis Pembinaan Olahraga

jpn

Bimantika.net -Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Kabupaten Bima Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Bupati Bima, Sabtu (04/04/2026), menjadi momentum strategis dalam memperkuat arah pembinaan olahraga daerah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bima, Ady Mahyudi, dalam sambutannya di hadapan 28 pengurus Cabang Olahraga (Cabor) peserta dan 9 Cabor peninjau.

Kegiatan Musorkab ini turut dihadiri Wakil Bupati Bima, Irfan Zubaidy, jajaran KONI Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dipimpin Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Husnanidiati Murdin, unsur Forkopimda, serta pengurus KONI Kabupaten Bima.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk terus mendorong peningkatan prestasi olahraga di Kabupaten Bima.

“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan melahirkan program yang berdampak nyata. Kita ingin prestasi olahraga Kabupaten Bima ke depan lebih kompetitif dan tidak lagi berada di posisi bawah,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan olahraga menjadikan Musorkab sebagai titik balik kebangkitan KONI Kabupaten Bima.

Sementara itu, Husnanidiati Murdin menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang baik serta pemilihan kepemimpinan yang tepat dalam Musorkab.

Menurutnya, pembangunan olahraga harus berjalan seimbang melalui tiga pilar utama, yakni olahraga pendidikan, olahraga prestasi, dan olahraga masyarakat. Selain itu, perlu adanya fokus pada cabang olahraga unggulan sebagai basis pembinaan atlet berprestasi.

Sekretaris KONI Kabupaten Bima, Ahmad SP, menjelaskan bahwa Musorkab ini tidak hanya membahas program kerja, tetapi juga menjadi forum pemilihan Ketua Umum KONI Kabupaten Bima periode 2026–2030.

“Melalui Musorkab ini diharapkan lahir kepengurusan baru yang solid, profesional, dan mampu membawa perubahan signifikan bagi kemajuan olahraga di Kabupaten Bima,” ujarnya.

Dalam tahapan penjaringan calon, terjaring dua kandidat kuat, yakni Irfan Zubaidy dan Sudirman.
(RRS/RumaRenggeSape//007)

Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih Perjuangkan Usulan Paving Gang dan Halaman Masjid Warga Panggi

jpn

BIMAntika.net -Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH, melaksanakan kegiatan reses di RT 05 Kelurahan Panggi Kecamatan Mpunda Kota Bima, tepatnya di depan Masjid Qubatul Islamiyah.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung aspirasi terkait kebutuhan pembangunan di lingkungan mereka.

Dalam dialog bersama warga, salah satu aspirasi utama yang disampaikan adalah kebutuhan pavingisasi gang lingkungan serta penataan dan paving halaman depan Masjid Qubatul Islamiyah.

Warga menilai, kondisi gang yang masih belum tertata dengan baik serta halaman masjid yang memerlukan perbaikan menjadi perhatian penting, mengingat masjid merupakan pusat aktivitas ibadah dan sosial masyarakat.

Menyanggapi hal tersebut, Syamsurih menyampaikan bahwa usulan paving gang dan penataan halaman masjid merupakan kebutuhan yang sangat relevan dan akan menjadi perhatian serius untuk diperjuangkan dalam pembahasan anggaran.

“Paving gang dan penataan halaman masjid ini sangat penting, tidak hanya untuk kenyamanan akses masyarakat, tetapi juga untuk mendukung kegiatan keagamaan. Ini akan kami catat dan perjuangkan sesuai dengan mekanisme yang ada,” ujarnya.

Ia juga kembali menjelaskan kepada masyarakat bahwa saat ini pemerintah sedang menerapkan kebijakan efisiensi anggaran, sehingga setiap program harus disusun berdasarkan skala prioritas.

Namun demikian, ia memastikan bahwa aspirasi masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan.

“Kita berada dalam kondisi efisiensi, sehingga pelaksanaan program dilakukan secara bertahap. Namun aspirasi seperti ini tetap menjadi prioritas dan akan kami kawal,” tambahnya.

Syamsurih juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong, serta mendukung program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh partisipasi aktif dari warga. Diharapkan, melalui kegiatan ini, sinergi antara masyarakat dan pemerintah semakin kuat dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kota Bima. (****//Sekwan)

Doktor Hasyim : Lapangan Serasuba Sah Sebagai Aset Pemkot Bima

jpn

BIMAntika.net -Pemerintah Kota Bima kembali menegaskan kejelasan status hukum Lapangan Serasuba sebagai aset resmi milik daerah.

Penegasan ini disampaikan melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Bima, Dr. Muhammad Hasyim, S,Sos.,SH., M.Ec.Dev. guna meluruskan berbagai informasi yang berkembang di masyarakat.

Lapangan Serasuba dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2015 melalui anggaran APBN sebagai bagian dari program peningkatan sarana publik dan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen pengambilalihan pengelolaan telah dimulai sejak 2017, ketika Pemerintah Kota Bima secara resmi mengajukan permohonan hibah aset dari pemerintah pusat.

Upaya ini kemudian ditindaklanjuti dengan penandatanganan naskah hibah dan berita acara serah terima pada 25 Mei 2018, dengan nilai aset mencapai Rp 6,34 miliar.

Dalam naskah hibah Barang Milik Negara (BMN), secara tegas diatur kewajiban para pihak. Pemerintah pusat sebagai pihak pertama berkewajiban menyerahkan aset kepada Pemerintah Kota Bima, menghapusnya dari daftar BMN, serta memberikan pembinaan teknis dalam pengoperasian dan pemeliharaan.

Sementara itu, Pemerintah Kota Bima sebagai pihak kedua wajib mencatat aset tersebut sebagai Barang Milik Daerah (BMD) serta bertanggung jawab penuh atas pengoperasian dan pemeliharaan melalui pembiayaan APBD.

“Sejak 2018, Lapangan Serasuba telah sah tercatat sebagai Barang Milik Daerah dan menjadi tanggung jawab penuh Pemerintah Kota Bima,” jelas Dr. Muhammad Hasyim.

Keabsahan tersebut kembali diperkuat melalui surat resmi pemerintah pusat tertanggal 8 Oktober 2025 yang menegaskan bahwa aset tersebut sepenuhnya telah menjadi milik dan berada dalam pengelolaan Pemerintah Kota Bima.

Dengan rangkaian dokumen dan ketentuan hukum yang jelas, Pemerintah Kota Bima memastikan tidak ada keraguan terhadap status pengelolaan Lapangan Serasuba.

“Pemerintah Kota Bima pun berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan aset tersebut secara transparan, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas,” pungkas Dr. Muhammad Hasyim. (****)

BUMDes Kasabua Rawi Pahu Desa Rai Oi Gelar Syukuran, Produksi Perdana Sari Kedelai

jpn

Bimantika.net -Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kasabua Rawi Pahu, Desa Rai Oi, Kecamatan Sape Kabupaten Bima, resmi memulai produksi perdana sari kedelai yang ditandai dengan kegiatan doa syukuran pada hari kamis 2 April 2026, di Desa Rai-oi kecamatan Sape Kabupaten Bima.

Kegiatan berlangsung sebagai bentuk rasa syukur sekaligus komitmen dalam mendorong kemandirian ekonomi desa.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, aparatur Desa Rai Oi, Babinsa, serta perwakilan dari Koramil Sape dan Lambu.

Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan dukungan kuat terhadap langkah strategis BUMDes dalam mengembangkan potensi lokal berbasis ekonomi produktif.

Direktur BUMDes Kasabua Rawi Pahu, Anwar Hakim, menyampaikan bahwa produksi sari kedelai ini merupakan bagian dari upaya nyata dalam meningkatkan nilai tambah komoditas lokal sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat desa.

“Alhamdulillah, dukungan dari masyarakat, aparatur desa, dan Babinsa sangat luar biasa. Ini menjadi energi besar bagi kami untuk terus bergerak dan berkembang,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus menjaga kualitas produk agar mampu bersaing dan diterima secara luas di pasar.

Ia menyebutkan Kualitas adalah prioritas utama utama. “Kami ingin memastikan produk sari kedelai ini menjadi pilihan masyarakat karena mutu dan manfaatnya,” ujarnya

Tambahnya Ke depan, BUMDes Kasabua Rawi Pahu menargetkan distribusi produk sari kedelai ke berbagai titik, termasuk menyuplai kebutuhan di setiap MBG yang ada di Kabupaten Bima.

Langkah ini diharapkan dapat memperluas jaringan pemasaran sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ekonomi lokal.

Dengan dimulainya produksi perdana ini, BUMDes Kasabua Rawi Pahu optimistis dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa serta menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.

Di tempat yang sama Mantan Kepala Desa Rai Oi periode 2016–2019, Abdul Muis, memberikan tanggapan yang serius dengan menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kinerja serta semangat pengurus BUMDes Kasabua Rawi Pahu.

“Kami menilai langkah dan upaya yang dilakukan pengurus BUMDes merupakan bagian penting dalam mendorong kemajuan ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat” ungkapnya.

Dukungan ini menjadi energi positif agar program-program yang dijalankan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata.

Tak hanya itu, lanjutnya kami para tokoh masyarakat juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal perjalanan BUMDes hingga mencapai titik keberhasilan.

Menurutnya Sinergi antara masyarakat, tokoh desa, dan pengurus BUMDes diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam membangun Desa Rai Oi yang mandiri dan berdaya saing. (RRS//RumaRenggeSape//007)

Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Penganiayaan di Desa Sanolo

jpn

BIMAntika.net -Gerak cepat Personel gabungan Polsek Bolo dan Polres Bima Kabupaten Polda NTB berhasil meringkus dua terduga pelaku penganiayan di Desa Sanolo Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.

Kasus dugaan tindak pidana Penganiayaan itu terjadi pada Kamis 2 April 2026 sekira pukul 17.00. Wita.

Kejadian tersebut berawal adanya hiburan organ tunggal yang diadakan oleh salah satu Desa Sanolo dalam rangka pernikahan.

Hiburan tersebut sontak membuat para pemuda dari dusun Sonco dan dusun muku berjoget dan terjadi senggolan yang berujung terjadinya perkelahian.

Akibatnya lima orang pemuda dari dusun Sonco yang salah satunya adalah perempuan mengalami luka luka.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K., MH, melalui Kasatreskrim AKP Abdul Malik SH.

Sementara itu Kapolsek Bolo AKP Nurdin menjelaskan, akibat dari kejadian tersebut warga Dusun Sonco spontan melakukan pemblokiran jalan dan meminta pihak Kepolisian segera meringkus terduga pelaku.

Aksi Blokade jalan tersebut tidak berlangsung lama setelah pihak Kepolisian memberikan pemahaman akhirnya masa membubarkan diri dan jalan kembali di buka.

Setelah melakukan penyelidikan tepatnya pukul 18.00. Wita Kedua terduga pelaku yang masing masing berinisial AA (L/20) dan FI (L/19) warga Dusun Muku ini berhasil diringkus.

Saat ini kedua terduga pelaku diamankan di Mapolres Bima Kabupaten untuk di proses hukum selanjutnya. (*)

Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Penganiayaan di Desa Sanolo

BIMAntika.net -Gerak cepat Personel gabungan Polsek Bolo dan Polres Bima Kabupaten Polda NTB berhasil meringkus dua terduga pelaku penganiayan di Desa Sanolo Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.

Kasus dugaan tindak pidana Penganiayaan itu terjadi pada Kamis 2 April 2026 sekira pukul 17.00. Wita.

Kejadian tersebut berawal adanya hiburan organ tunggal yang diadakan oleh salah satu Desa Sanolo dalam rangka pernikahan.

Hiburan tersebut sontak membuat para pemuda dari dusun Sonco dan dusun muku berjoget dan terjadi senggolan yang berujung terjadinya perkelahian.

Akibatnya lima orang pemuda dari dusun Sonco yang salah satunya adalah perempuan mengalami luka luka.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K., MH, melalui Kasatreskrim AKP Abdul Malik SH.

Sementara itu Kapolsek Bolo AKP Nurdin menjelaskan, akibat dari kejadian tersebut warga Dusun Sonco spontan melakukan pemblokiran jalan dan meminta pihak Kepolisian segera meringkus terduga pelaku.

Aksi Blokade jalan tersebut tidak berlangsung lama setelah pihak Kepolisian memberikan pemahaman akhirnya masa membubarkan diri dan jalan kembali di buka.

Setelah melakukan penyelidikan tepatnya pukul 18.00. Wita Kedua terduga pelaku yang masing masing berinisial AA (L/20) dan FI (L/19) warga Dusun Muku ini berhasil diringkus.

Saat ini kedua terduga pelaku diamankan di Mapolres Bima Kabupaten untuk di proses hukum selanjutnya. (*)

Polsek KP3 Polres Bima Optimalkan Patroli di Area Bandara SMS Bima

jpn

BIMAntika.net -Memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jasa penerbangan di Bandara Muhammad Sultan Salahudin Bima Polsek Kawasan Pelabuhan udara Polres Bima Kabupaten Polda NTB Intens melaksanakan Patroli.

Selain itu kegiatan tersebut merupakan langkah preventif dalam rangka mewujudkan situasi Kamtibmas yang Kondusif di Obyek Vital/ Bandara Muhammad Sultan Salahudin Bima

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Regu III Polsek Kawasan Pelabuhan Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima dan dikendalikan oleh Kapolseknya Iptu Heri Supriyanto Kamis 2 Maret 2026 Sekira Pukul 10.55.Wita

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.,MH, melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka

“Patroli rutin guna meningkatkan keamanan di sekitar wilayah Polsek Kawasan Pelabuhan Udara” Kata Kapolres.

Tujuannya memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat pengguna jasa penerbangan di Obyek Vital dari segala bentuk gangguan maupun berbagi tindak kejahatan.

Dalam kegiatan itu petugas melakukan pemeriksaan di sejumlah titik titik yang ada di Bandara SMS Bima.(****)

DPRD Kota Bima Gelar Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ Wali Kota

jpn

BIMAntika.net -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bima menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bima Tahun Anggaran 2025.

Rapat yang berlangsung pada Selasa, 31 Maret 2026, pukul 14.00 WITA hingga selesai ini dipusatkan di Ruang Sidang DPRD Kota Bima dan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Kota Bima, M. Ryan Kusuma Permadi, SH.

Rapat paripurna tersebut mengagendakan dua hal utama, yakni penyampaian penjelasan Wali Kota Bima terhadap LKPJ akhir Tahun Anggaran 2025 serta pembentukan Panitia Khusus (Pansus) DPRD yang akan membahas secara lebih mendalam dokumen LKPJ tersebut.

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bima, pimpinan instansi vertikal, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat dan Lurah se-Kota Bima, serta tokoh masyarakat dan insan pers.

Dalam forum tersebut, Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, mewakili Pemerintah Kota Bima menyampaikan pidato pengantar LKPJ Tahun Anggaran 2025.

Penyampaian LKPJ ini merupakan bagian dari kewajiban konstitusional kepala daerah sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan daerah selama satu tahun anggaran.

Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa arah pembangunan Kota Bima tahun 2025 berlandaskan visi “Terwujudnya Kota Bima yang Maju, Bermartabat, dan Berkelanjutan,” yang menitikberatkan pada keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan tata kelola pemerintahan, serta keberlanjutan lingkungan hidup.

Dari sisi keuangan daerah, capaian pendapatan Kota Bima tahun 2025 menunjukkan kinerja yang cukup baik, dengan realisasi mencapai 99,69 persen dari target sebesar Rp1,069 triliun. Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi sebesar 98,62 persen.

Meski demikian, struktur pendapatan daerah masih didominasi oleh dana transfer dari pemerintah pusat, sehingga kemandirian fiskal daerah masih perlu terus diperkuat.

Pada sisi belanja daerah, realisasi mencapai 91,47 persen dari target, yang mencerminkan serapan anggaran yang cukup optimal.

Namun demikian, masih terdapat ruang perbaikan terutama pada belanja modal, khususnya dalam aspek perencanaan dan pelaksanaan kegiatan fisik agar manfaat pembangunan dapat lebih dirasakan oleh masyarakat.

Selain capaian fiskal, sejumlah indikator kinerja strategis juga menunjukkan tren positif, seperti meningkatnya indeks kerukunan umat beragama, indeks ketahanan pangan, penurunan angka kemiskinan, serta peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Namun, beberapa indikator masih menjadi perhatian, di antaranya pertumbuhan ekonomi yang belum mencapai target serta indeks reformasi birokrasi yang mengalami penurunan.

Dalam arahannya, Wakil Ketua II DPRD Kota Bima, M. Ryan Kusuma Permadi, SH, menegaskan bahwa DPRD akan menindaklanjuti LKPJ tersebut melalui pembahasan yang komprehensif sesuai mekanisme yang berlaku,

Termasuk melalui Panitia Khusus yang dibentuk dalam rapat paripurna ini.

Ia menekankan bahwa LKPJ merupakan instrumen penting bagi DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan serta memberikan rekomendasi strategis bagi perbaikan kinerja pemerintah daerah ke depan.

Rapat paripurna ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Bima, sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (****)

Idap Penyakit Epilepsi, Nelayan di Desa Kawinda To’i Tambora Ditemukan Meninggal Dunia

jpn

BIMAntika.net -Personel Polsek Tambora Polres Bima Kabupaten Polda NTB melaksanakan sambang duka atas meninggalnya salah satu Nelayan di Desa Kawinda To’i Kecamatan Tambora Kabupaten Bima.

Almarhum yang berinisial SW (L/34) ditemukan tidak bernyawa diatas perahu saat menjaring ikan di perairan laut Mpode Dusun Oi marai SP 3 Desa Kawinda To,i

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapolres Bima Kabupaten AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.,MH., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka.

“Kami atas nama pribadi dan Insitusi turut berdukacita atas kepergian Almarhum semoga amal ibadah Almarhum diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran”. Kapolres
mendoakan.

Senada dengan itu Kapolsek Tambora Iptu Suhadak menjelaskan kejadian itu berawal pada Selasa pagi (31/03/26) Almarhum bersama 10 orang nelayan lainnya pergi laut untuk menjaring ikan.

Tiba di lokasi korban dan 10 orang lainnya itu berpencar untuk mencari tempat menjaring ikan setelah menjaring ikan rekan rekan almarhum kembali ke pinggir laut dan menunggu namun almarhum tidak juga kunjung datang.

Dan akhirnya rekan rekan almarhum memutuskan untuk melakukan pencarian dan sekira pukul 22. 40.Wita Almarhum ditemukan sudah tidak bernyawa diatas perahu miliknya.

“Sebagai informasi Almarhum memiliki riwayat penyakit epilepsi atau Ayan”. Kata Kapolsek menjelaskan.

Pihak keluarga mengikhlaskan kepergian Almarhum dan menolak untuk dilakukan autopsi dan di buatkan surat pernyataan penolakan.

Jasad Almarhum dikebumikan hari ini Rabu 01 April 2026 di tempat pemakaman umum TPU di Desa setempat. (****)