Bakal Calon Bupati Bima Nimran Abd Angkat Bicara Soal Kewaspadaan Menghadapi Covid 19

Bimantika.net,_ Bakal calon Bupati Bima, Nimran Abdurrahman, SH, MH saat berbincang dengan Crew Bimantika.net soal Virus Corona menguraikan bahwa Yang paling utama sekali adalah kita punya kesadaran memandang wabah ini sebagi ancaman serius bagi diri dan kita sekeluarga juga kemanusiaan.

“Kita trus kampanyekan physical dan social distanceng bagi sahabat dan kerabat juga masyarakat luas. Hanya dengan cara inilah kita bisa menekan dan memutus mata rantai meluasnya wabah maupun jatuhnya korban jiwa yang lebih banyak lagi” ungkao Nimran.

Dirinya mendengar dlm video, Gubernur DKI Jakarta, Anies bergetar suaranya menyebutkan data jumlah korban yg meninggal sebanyak 283 jiwa krn Covid 19 ini. Ini bukan utk membuat panik tapi justru kian membuat kita lebih waspada dan mawas diri.

Ditinya pun tidak bisa bayangkan betapa banyak korban yang akan berjatuhan akibat terjangkit virus ini ditengah keterbatasan sumber daya yg kita miliki, baik itu APD dalam artian luas (hand sanitazer, disinfektan, masker dllnya), keterbatasan tenaga medis maupun fasilitas medis berupa RS dan obat2an bila kita lalai dan berhenti melawannya dgn cara saling mengingatkan satu sama lain sesama kita.

Sambungnya apalagi bila kita mikir akan keterbatasan anggaran untuk menangani covid 19 ini bila berlarut hingga dalam jangka panjang dan blm mampu diprediksi akan sampai kapan berlalu. Maka Nimran secara pribadi kut merasakan perihnya hati seorang Gubernur dengan data pertambahan jumlah korban yang meningkat drastis dalam kurun waktu kurang dari 1 bulan dihitung semenjak tgl 6 Maret hingga 29 Maret ini covid mewabah dinegeri kita.

Soal kebijakan Pembatasan Berskala Besar yang ditempuh oleh Pemerintah Pusat tdk perlu kita jadikan bahan perdebatan. Kita mesti percaya itulah keputusan terbaik yang pemerintah nilai tepat dengan kondisi yang serba cepat dan darurat seperti sekarang ini.

“Kita tdk perlu memperpanjang waktu untuk berdebat mengenai hal itu disaat yang sama kita butuh energi besar yang bisa kita hasilkan dari kebersamaan dan persatuan kita utk menghadapi wabah yg ganas ini” ujarnya.

Atas keputusan penundaan mengenai pelaksanaan Pilkada Serentak thn 2020 ini berikut rencana pengalokasian dana pilkada untuk penanganan Covid 19 mari kita dorong pemerintah pusat untuk menyusun suatu rencana strategis secara umum yang dapat dijadikan rujukan dan panduan kerja Gugus Tugas Penanganan Covid 19 serta menjadi petunjuk teknis bagi pemerintah daerah dlm menyusun kerangka kerja yg selaras dgn pemerintah pusat bagi keperluan penanganan covid 19 didaerah masing-masing. Dengan langkah-langkah tsb diharapkan kita dpt lebih optimal, efisisensi dan efektif serta tepat sasaran dgn pemanfaatan anggaran yg akan dialokasikan tsb sehingga manfaatnya dpt dirasakan oleh masyarakat yg terpapar virus.

Pada akhirnya langkah-langkah yg diambil tersebut hanya akan berjalan sesuai harapan apabila didukung secara luas oleh masyarakat.

“yang menjadi perhatain bersama kita adalah bagaimana upaya-upaya tersebut memperoleh dukungan dan peran serta masyarakat melalui cara tetaplah berada dirumah, jaga diri, keluarga dan tetangga dari bahaya Covid. Hanya inilah yg bs kita lakukan sebagai masyarakat, bukan hanya sbg pihak yg menjadi obyek yg disasar virus Corona akan tetapi juga menjadi subyek dr garda terdepan dlm perang melawannya” ungkap Nimran sembari menyebut bahwa ini hanyalah nasihat diri, kiranya kita semua selalu mawas diri dan tetap waspada. Dan kepada Allah SWT jualah kita berserah diri dan segalanya kembali. (BNN_01)

Membaca Peluang Koalisi Parpol Pilkada Kabupaten Bima

Oleh : H. Rashid Harman

Bimantika.net

,_Pemilukada serentak 2020, kalau tidak ada hambatan terkait darurat Covid19, insya Allah akan dilaksanakan pada bulan September yang akan datang. Tepatnya, tgl 23 September 2020. Rangkaian persiapan terus dilakukan oleh KPU sebagai fasilitator sekaligus penyelenggara.

Gonjang ganjing dimasyarakat maupun di media sosial dalam menyongsong suksesi kepemimpinan daerah begitu heboh. Beberapa nama bakal calon telah muncul kepermukaan. Baik sebagai bakal calon kepala daerah maupun sebagai bakal calon wakil kepala daerah. Beberapa nama juga telah menyatakan diri berpasangan dan telah mebuat akronim pasangan. Ada SYAFAAD., Pasangan H. Drs. H. Syafrudin H. M. Noor dan Ady Mahyudi, IMAN, dr. H. Irfan Zubaidy dan Hermawan Alfa Eddison. Dan Ibu Hj. Indah Damayanti Putri(IDP), sebagai petahana, diisyukan masih merasa nyaman didampingi oleh H. Dahlan M Noor untuk maju lagi dikontestasi September mendatang. Ada satu nama lagi, putra asli kecamatan Madapangga, yang belum memiliki pasangan tetap dalam mensosialisasikan dirinya, yaitu: Nimran Abdurrahman.

Dalam tulisan ini saya hanya fokus kepada tiga bakal pasangan calon ini dalam menganalisa pergerakan partai politik dalam membangun koalisi untuk mengusung tiga pasang bakal pasangan calon tersebut.

Kabupaten Bima yang memiliki jumlah kursi legislativ sebanyak 45(empat puluh lima) kursi dewan, pada pemilu legislative 2019 kemarin, kursi kursi tersebut terdistribusi hanya kepada 11(sebelas) partai politik dengan rincian, Partai Golkar memeperoleh 9 Kursi(dengan total suara sah, 18’126 suara), PAN 6 kursi(10’995), Gerindra 5 kursi(8’248), PPP 5 kursi(6’127), Nasdem 4 kursi(7’788), PKS 4 kursi(6’356), Demokrat 4 kursi(5’858), HANURA 3 kursi(4’678), PKB 2 kursi(4’386), PDIP 2 kursi(2’428), PBB 1kursi(881).

Dari ke sebelas partai tersebut menarik dianalisa pergerakannya dalam membangun koalisi untuk memenuhi syarat parlement trees hold 20% agar dapat mengusung pasangan calon kepala daerah.

IDP-DAHLAN

Partai Golkar merupakan satu satunya partai yang memperoleh 9(sembilan) kursi di Pemilu Legislativ 2019 kemarin. Dengan modal sembilan kursi yang telah memenuhi syarat PT 20%, sebenarnya Partai Golkar(IDP -Dahlan) tidak membutuhkan lagi partai politik yang lain. Tapi untuk safety dan memenangkan pertarungan, maka ada kemungkinan IDP-Dahlan akan menjalin komunikasi pada parpol yang lain.

Terdengar isyu yang berkembang bahwa IDP-Dahlan telah menjalin komunikasi dengan Gerindra, PPP dan PKB untuk sepakat berada dalam satu koalisi untuk memenangkan IDP-DAHLAN di September 2020 mendatang.

SYAFAAD

Pasangan Drs. H. Syafruddin H. M. Noor MPd. Dan Ady Mahyudi yang mendapat akronim SYAFAAD dari masyarakat kabupaten ini kalau dianalisa dari dua tokoh politik ini memiliki riwayat kelahirannya sebagai politisi dari rahim yang sama, yaitu dari Partai Amanat Nasional(PAN). Karena sesuatu sebab dinamika internal PAN yang membuat H. Syafru menyeberang ke partai Nasdem sebagai ketua dewan pembina Partai Nasdem Kabupaten Bima.

Dengan modal dasar PAN dan Nasdem, apabila kedua partai ini bersepakat berkoalisi dengan mengutamakan mengusung kader sendiri, yang sudah melebihi PT.20% maka SYAFAAD sudah aman dan dapat maju menantang IDP-Dahlan sebagai petahana.

Pasangan SAFAAD masih berkemungkinan membangun komunikasi dengan partai lain untuk menggemukkan postur koalisi. Partai yang masih mungkin untuk membangun jalur komunikasi untuk kesepkatan berada dalam satu gerbong adalah Demokrat, Hanura dan PBB. Sedangkan PDIP dan PKS diisyukan telah mengikat kesepakatan berkoalisi mendukung pasangannya sendiri.

Bila pasangan SYAFAAD dan team pemenangannya mampu merealisasikan untuk memasukkan ke lima partai ini dalam satu gerbong perjuangan maka persaingan dalam pertarungan dua kandidat paslon ini akan semakin seru.

IMAN

Kemunculan pasangan ini, dr. H. Irfan Zubaidy dan H. Herman Alfa Edison, cukup mengagetkan banyak pihak. Karena menyeruak tiba tiba ditengah euforia para pendukung IDP-Dahlan dan SYAFAAD. Dan saya sendriripun sempat tidak mempercayai keseriusan dokter Irfan maju sebagai bakal calon Bupati. Dalam sebuah group WA, Irfan menjawab cepat dan tegas keraguan saya itu dengan mengatakan, “kali ini serius, pak haji!”.

Dengan modal koalisi dua partai, PDIP dan PKS yang hanya memiliki modal total 6(enam) kursi, maka peluang IMAN sepertinya tersendat. Dengan hanya modal 6(enam) kursi, IMAN masih harus perlu menambah minimal 3(tiga) kursi lagi untuk dapat maju menjadi kontestan.

PDIP dan PKS masih harus membuka jalur komunikasi politik dengan beberapa partai politik. Yang memiliki peluang untuk dibuka komunikasi tinggal dua partai saja, yaitu Demokrat atau Hanura. Apabila salah satu partai ini dapat dirangkum dalam koalisi, maka IMAN akan melenggang memasuki arena pertarungan pada September mendatang.

KEMUNGKINAN.

Beberapa kemungkinan dalam menganalisa pergerakan partai dalam menjalin komunikasi dan bersepakat membangun koalisi untuk mendukung bakal pasangan calon kepala daerah kabupaten Bima ini, melahirkan beberapa asumsi pada strategi yang akan dimainkan oleh para bakal paslon itu.

IDP-Dahlan sadar dengan beberapa hasil survey bahwa posisi mereka belum aman untuk memenangkan pertarungan itu. IDP -Dahlan sebisa mungkin akan menghindari Head to Head dengan bakal pasangan calon SAFAAD yang elektabilitasnya yang semakin meningkat. Kehadiran bakal pasangan calon IMAN sedikit memberi harapan dan peluang bagi IDP-Dahlan karena bakal pecahnya perhatian masyarakat yang kecewa atau belum menentukan pilihan.

Dengan bermodalkan dua partai yang hanya total 6(enam) kursi tidak mungkin pasangan IMAN lolos dalam verifikasi KPU. Apabila komunikasi dengan Demokrat atau Hanura tidak menemui kesepkatan maka peluang IMAN “membantu” untuk memecah suara akan gagal.

Tapi apakah IDP-Dahlan Akan membiarkan IMAN gagal meramaikan pesta?

Menurut asumsi saya, kemungkinan itu sangat bisa jadi tidak akan dibiarkan oleh IDP. IDP akan berjuang membantu “mengulurkan tangan”nya dengan “menitipkan” salah satu anggota koalisinya untukbmelengkapi persyaratan bagi IMAN untuk dapat memenuhi PT. 20% sebagai syarat dukungan atau kendaraan politik.

Dengan analisa di atas, kemungkinan bahwa pemilukada serentak yang juga diikuti oleh kabupaten Bima di tahun 2020 itu hanya akan diikuti oleh 3(tiga) pasang calon. Prediksi pergerakan partai politik dalam membangun kesepakatan untuk berkoalisi sebagai kendaraan politik untuk pasangan calon kepala daerah kabupaten sah sah saja dilakukan oleh siapapun dengan berdasarkan asumsi asumsi jumlah kursi partai politik dilegislativ.
Selamat beranalisa..!!

*)Penulis Adalah Pemerhati Sosial Politik Bima Nusa Tenggara Barat

Romantisme Perempuan Dalam Politik Pilkada BIMA 2020

Oleh : Isla Andre *)

Bimantika.net_ Pilkada

kabupaten Bima semakin menarik untuk dibahas menjelang pesta demokrasi yang akan dilaksanakan tidak lama lagi. Pasangan Bakal calon saling mengadu argumen, visi, serta misi untuk menggalang dukungan. Banyak hal dilakukan oleh masing-masing Bakal calon untuk meraup basis pemilih, seperti dengan blusukan ke pasar, melontarkan pernyataan kontroversial, bahkan dengan mengikuti tren kekinian.

Berbicara soal basis pemilih, kita tidak bisa jauh dengan pemilih perempuan karena merupakan basis pemilih terbesar. Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah merekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2019 sebanyak 365.795 orang. Rinciannya, laki 180.533 pemilih dan perempuan185.262 pemilih. Jumlah pemilih perempuan lebih banyak sekitar 5 ribuan dibanding pria.

Dilihat dari data di atas tidak heran jika pasangan Bakal calon membuat perhatian lebih ke basis pemilih perempuan dengan pencitraan yang begitu apik. Hal ini juga didukung dengan berbagai isu yang sangat mudah digoreng untuk mendapatkan dukungan pemilih perempuan, seperti isu pancing, alat masak dan sembako yang digembar-gemborkan oleh Bakal calon pasangan Dinda Dahlan dengan jargon Lajutkan 2 periode.

Respons dari para pemilih perempuan sendiri juga sangat antusias, dengan ikut mendeklarasikan diri mendukung salah satu Bakal calon seperti deklarasi srikandi IDP…emak emak pendukung IDP dll

ini seperti romantisme perempuan dalam politik karena semakin antusiasnya para perempuan khususnya ibu-ibu rumah tangga yang biasanya seakan alergi dengan dinamika politik berbalik menjadi garda terdepan dalam pesta demokrasi. Jika fenomena seperti ini dapat bertahan lama, akan terjadi sinergi dan kolaborasi dalam menciptakan pesta demokrasi yang romantis dan dinamis.

Tetapi, di balik sebuah kemajuan pasti ada pertentangan … ini wajar karena para pasangan calon sangat intens menyasar basis pemilih perempuan dan menghasilkan b kubu dari pasangan calon yang kadang bersitegang dalam aksi dukungan.

Romantisme perempuan dalam politik sangat dirindukan dan dinantikan karena para perempuan juga diberi hak yang sama dalam perpolitikan. Sebuah kemajuan pasti ada pertentangan dan perdebatan yang mendasar karena dinamika perpolitikan yang begitu fluktuatif sehingga diperlukan sebuah sinergi dan integrasi dari semua elemen. Hal ini juga harus diperhatikan oleh para Bacal calon dengan memberi edukasi perpolitikan yang baik, bukan hanya orasi dan pernyataan kontroversial yang menggiring opini publik ke arah perpecahan.

*) Penulis adalah Kader Partai Demokrat Kabupten Bima

Bakal Calon Bupati Bima, Nimran Abd Perkuat Edaran MUI Soal Virus Corona

Bimantika.net
Bakal Calon Bupati Bima, Nimran Abdurrahman, SH, MH memiliki kepedulian tinggi terhadap urusan Masyarakat Kabupaten Bima, lebih lebih lagi urusan serangan Virus Corana yang menjadikan masyarakat resah dan gelisah.
Nimran menyebutkan bahwa Kiranya menjadi kesadaran kita bersama dlm perang melawan virus Corona dengan meningkatkan perlindungan diri masing_masing serta menjauhkan diri pusat_pusat keramaian yg memungkinkan berbaur dengan orang lain yang sudah terinfeksi.

Lanjut Nimran, Mengenai larangan shalat jumat dan berjamaah di masjid oleh Pemprov DKI Jkt sesuai edaran MUI dikhususkan untuk orang dengan status terinfeksi wabah Corona untuk pencegahan meluasnya penyebaran virus.
“Jadi bagi orang_orang yang sehat dan menjaga pola hidup sehat kewajiban shalat jumat dan berjamaah di masjid tetaplah berlaku sedangkan bagi yang sudah terinfeksi atau dalm pemantauan maka diperintahkan untuk mengisolasi diri atau menjalankan ibadah dirumah masing_masing” Demikian ujar Mantan Pengurus Besar HMI ini.

Lebih jauh Nimran menyatakan Untuk langkah penyelamatan dan perlindungan diri dari bahaya terpapar virus Corona disarankan pertama menjaga pola hidup sehat dengan memperhatikan aspek halalan thoyiban dari pola makan, kedua menyiapkan antibiotik dan mengonsumsi vitamin C maupun vitamin E guna meningkatkan daya tahan tubuh (sistem imun) dan yang ketiga mawas diri dan selalu memohon perlindungan dan pertolongan Allah agar dijauhkan dari bala dan bencana yang mewabah diberbagai dunia sekarang ini.

“Demikian nasihat diri khususnya dan umumnya utk kita bersama, lebih khusus lagi masyarakat Kabupaten Bima, Kiranya bermanfaat” ungkapnya. (BNN_01)

MAGNET IDP DALAM EKSPEKTASI MASYARAKAT KULTURAL

Oleh: Dino Marahu *)

Bimantika.net_Masyarakat budaya sebagai entitas politik dalam kajian firtualitas itu sudah biasa sebagai daerah yang pernah hidup di jaman Kerajaan maupun kesultanan, apalagi daerah Bima yang di anggap sebagai bagian dari masyarakat sejarah masa lampau.

Memang kita harus akui, dalam proses awal menemu kenali ruang privat masyarakat dalam kajian nalar atau alam bawah sadar publik telah memberikan jawaban singkat dari sebuah sudut pandang mereka tentang sebuah simbol-simbol kerajaan misalnya, sekalipun ide awal tersebut bersifat politis dan sangat situasional, namun demikian adanya, sebuah entitas politik yang sangat memukau, yang bagian itu dianggap sebagai spirit dan modal awal bagi keberlanjutan kekuasaan istana, ibarat mereka telah menemukan jalan kembali sekalipun dalam era dan situasi politik ala Demokrasi modern.

Saya kira politik pilkada Bima itu selalu berhubungan dengan dialektika sejarah sebagai bagian dari sebuah entitas politik yang begitu nampak.

IDP adalah bagian dari entitas Istana Bima, yang telah terseleksi secara sempurna dalam domain politik era demokrasi saat ini, IDP adalah DNA politik Istana yang sudah menjalar sekian puluh tahun bahkan telah beranak pina.

Baginya (IDP) telah berevolusi dengan sempurna, sejak berada dalam pagar istana, buah dari kecerdasan dan pengalaman politik ketika IDP mendampingi suaminya almarhum Ferry Zulkarnai saat menjabat sebagai bupati Bimapada periode lalu. IDP telah menjadikan ruang tersebut sebagai arena pembelajaran politik yang sangat aktif bagi pembentukan kepribadian politik IDP ketimbang para penantang! (Mohon maaf) oleh karena itu, sudah barang tentu, IDP telah menjadi simbol kekuatan baru bagi keberlanjutan kekuasaan istana donk!. Sadar atau tidak, tetapi itulah realitas politik sekaligus fakta politik. IPD telah berhasil memenangkan Pemilu dengan mencetak rekor 9 kursi di DPRD, padahal sebelumnya belum pernah terjadi prestasi politik seperti itu.

Saya Tidak bermaksud mengkultuskannya, tetapi inilah Politik yang tengah terjadi.

*) Penulis adalah Mantan Sekertaris Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kota Bima, pernah menjadi staf pengajar di STKIP Bima.

Hasil Survey Indo Data, IDP Tertinggi, Nimran Abdurrahman Masuk Tiga Besar

Bimantika.net
Hasil survey yang dilakukan oleh lembaga Survey Indo Data Jakarta terhadap pilkada Kabupaten Bima, memberikan gambaran awal bahwa dalam survey tersebut mereka lakukan bukan karena dibayar oleh salah satu kandidat melainkan secara independent yang tingkat akurasinya bisa dipertanggung jawabkan secar ilmiah.
“Insya Allah kami lakukan dengan metodelogi ilmiah dan tentunya bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah pula atas hasil yang kami publikasihkan” demikian ungkap Direktur Eksekutif Indodata Jakarta, Danis TS Wahidin, S. Ip, M. Ip melaii saluran WhatsApp nya pada redaksi Bimantika.net (16/3/2020).

Lanjut Danis, Pada tahun 2020, 270 daerah akan melaksanakan pilkada untuk melanjutkan sirkulasi demokratisasi lokal di Indonesia. Kabupaten Bima merupakan salah satu wilayah sentral di wilayah Indonesia Timur yang menariik untuk dicermati.

Indodata telah melakukan survei pada tanggal 1 Maret – 14 Maret 2020 dengan metode multy stage random sampling pada 400 responden yang tersebar pada 18 Kecamatan dengan mengambil 10 responden pada setiap desa, responden terdiri dari 50% perempuan dan 50% laki-laki, dengan margin error sebesar 4,9%.

Masih Menurut Danis, Hasil survei pada pilkada Kabupaten Bima ini memperlihatan hasil temuan-temuan sebagai berikut :
Tingkat kepuasan publik terhadap incumbent masih rendah
Namun incumbet masih memiliki potensi yang kuat dengan tingkat popularitas, akseptabilitas, elektabilitas yang tinggi
Tokoh-tokoh Kabupaten Bima yang berpotensi menjadi kepala daerah adalah Indah Damayanti Putri 24,5%, Adi Mahyudi 11.50%, Nimran Abdurahman 5,75%, Dahlan M. Nur 5,25%, M. Aminurlah 4,25%, Syafrudin 1,25%, Herman 1,00%, dr. Irfan 1,00% dan kandidat lainnya memiliki elektabilitas dibawah 1,00%
Pemilih mengambang masih sangat tinggi, sehingga tinggkat perubahannya bisa mencapai lebih dari 90%

“Demikian hasil survei ini kami sampaikan semoga dapat dipahami sebagaimana adanya” ungkap Danis. (BNN_01)

Syaifullah AR Sebut Menuju Perubahan, Syafaad Maju Dengan Konsep Pemberdayaan Petani

Bimantika.net
Salah seorang pendukung bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bima dari Kubu Syafru_Ady Mahyudi, Syaifullah AR menyebutkan bahwa bakal pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima H. Syafru_Ady Mahyudin Maju dengan seabrek Konsep Pemberdayaan. Salah satunya Pemberdayaan Petani Bawang Merah.
Menurut Ipul Sapaan akrabnya bahwa ada banyak
Permasalahan, Tantangan
di samping pupuk, obat-obatan dan biaya budidaya yg sangat mahal, adalah persoalan penting lainya yang dihadapi petani bawang merah adalah penangan pasca panen, harga anjok dan permainan para tengkulak
Ipoel menjelaskan,
secara umum ada 3 persoalan akut pasca panen yg di hadapi petani bawang dari tahun ketahun yakni Pertama, Bawang merah susutnya besar kalo di simpan terlalu lama – apalagi sampai berbulan bulan, Kedua, Panen melimpah harga anjlok langka pembeli. Ketiga, Tidak ada gudang penampungan pendingin (colt storage).
Kalau H. Syafru_Ady diberi Kepercayaan untuk Merubah Keadaan maka konsep pemberdayaan ini dipastikan menjadi prioritas dan menjadi
Pemda beri dukungan
Penanganan Pasca Panen menjadi pilar utama yg di harapkan dari pemda, terutama dukungan kebijakan pergudangan pendingin untuk menampung bawang warga.

Kenapa harus Gudang Pendingin
(cold storage) ?
Ipoel memberi gambaran keunggulan cold storage sangt baik untuk menampung bawang warga pada saat panen melimpah dan harga anjlok, Membantu petani agar bawangnya tidak terlalu besar penyusutanya ketika di simpan dalam gudang.
“Selain dapat di gunakan untuk menampung bawang konsumsi sebelum dijual, colt storage juga dapat digunakan untuk menampung bibit bawang agar terjaga kualitasnya selama 2 sd 4 bulan, cold storage juga dapat di gunakan oleh petani lain seperti petani holti cabe, tomat, timun, sayur sayuran” urainya.
Ipul bandingkan bahwa kapan kita seperti Brebes Jawa Tengah yang sudah lama memiliki gudang Pendingin kapasitas 16.000 ton untuk menampung bawang merah ?

Sekelumit pertanyaan yg tidak rumit itu selalu mengganggu pikiran para petani bawang.

Sebagai petani Bawang merah yang tersebar di wilayah utama dan penyanggah seperti Kecamtan Belo, Sape, Lambu dan Wera, Woha, Monta dan Soromandi, tentu harapan untuk dapat memiliki gudang pendingin (cold storage) pada setiap wilayah kecamatanya menjadi mimpi utama, kapan itu akan terwujud, entahalh ?
“Ada Keyakinan saya Syafaad akan Wujudkan hal tersebut demi kemakmuran para petani bawang merah” ujar Ipoel.
Lanjut Ipul bahwa catatan inspirasinya
Kabupaten Dompu memberi contoh nyata bagaimana pemda harus hadir di tengah warga dalam mendukung dan memaksimalkan komoditi utama daerahnya seperti jagung. Itu tukuannya untuk memastikan kualitas jagung dengan harga yang stabil.
“Pemda Dompu menghadirkan gudang penampungan jagung di berbagai wilayah Kecamatan”ujarnya. (BNN_01)

Pro Kontra Wanita Sebagai Pemimpin, Hanya Kepentingan Pilkada

Oleh : Fen Ncera
Aktifis Angkatan Muda Muhammadiyah “AMM”

Bimantika.net_Dalam pandangan saya bahwa kiprah politik perempuan di ranah publik agaknya masih belum dapat dilepaskan dari pro dan kontra. Kepemimpinan perempuan, khususnya jabatan politik, masih menjadi sesuatu yang “debatable”.

Dalam negara demokrasi seperti Indonesia sudah seyogyanya perempuan mempunyai kedudukan dan hak yang sama dalam membangun bangsa sebagaimana yang tercantum dalam UUD 1945.

Pemberdayaan dan pendidikan dalam dimensi apa pun bagi perempuan adalah suatu keharusan. Dalam partisipasi di ruang publik segala macam hambatan yang dikhawatirkan dapat meminimalisir peran dan kiprah perempuan untuk mengaktualisasikan diri seharusnya direformasi total.

Dalam realitanya ideologi, psikologi, dan minimnya sumber daya manusia perempuan kerap dijadikan senjata ampuh untuk menyerang eksistensi perempuan di ranah publik. Padahal, dari sisi ideologis, misalnya, tidak ada satu pun dalil yang bisa menjadi landasan kuat melarang kiprah politik perempuan.

Bahkan, dalam pandangan Islam, hal-hal yang berkaitan dengan hak-hak politik perempuan tertera dalam Al Quran, di antaranya pada surat At-Taubah: 71, yaitu: “Orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka adalah pemimpin bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh untuk mengerjakan yang maruf, mencegah yang munkar, mendirikan sholat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah.”

Secara aktualisasi saya bahwa ayat di atas mewajibkan laki-laki dan perempuan untuk bekerja sama dalam berbagai bidang kehidupan. Serta melakukan kegiatan-kegiatan konstruktif. Di samping itu, sejarah Islam pun menunjukkan betapa urgennya peran perempuan di ruang publik.

Oleh karena itu, tidak heran saat itu banyak didapati kaum perempuan yang berani menyatakan sikap dalam sistem pemerintahan. Tidak berbeda dalam konteks kewarganegaraan perempuan memiliki hak dan kewajiban yang dapat ditinjau dari tiga aspek.

Pertama, dalam tataran individu semua kaum perempuan berhak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, pendidikan berkualitas, perekonomian yang memadai, dan jaminan pendidikan keagamaan.

Kedua, sebagai warga masyarakat, perempuan dan laki-laki berhak mendapatkan akses, manfaat, kontrol, dan partisipasi tehadap sumber daya dan informasi, dan mempunyai hak dan kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam proses manajemen pembangunan.

Ketiga, dalam konteks hak dan kewajiban sebagai warga negara, perempuan berhak untuk memilih dan dipilih, berbicara, berserikat, berusaha, dan memperoleh perlindungan hukum.

Tak kalah menarik adalah banyaknya artis-artis cantik terjun sebagai politisi dadakan untuk duduk menjadi anggota legislatif (caleg). Wajahnya yang ayu, bisa saja memukau para pemilih pemula dan manula. Sah-sah saja artis menjadi caleg. Bupati wakil bupati wali kota wakil wali kota gubernur wakil gubernur dan setingkat pusatpun boleh .

Saya mengatakan yang akan memilih adalah rakyat. Kalau politisi tulen berkualitas tentu sang artis akan kalah perolehan suaranya. Namun, kalau mereka tak bisa memperjuangkan aspirasi rakyat, jangan salahkan kalau pilihan berpaling.

Rakyat selalu butuh alternatif baru. Kalau penggantinya tak lebih baik cari pilihan lainnya. Begitu terus-menerus. Kita memang tak selalu puas dengan apa yang sudah dimiliki. Jadi para perempuan tetaplah berjuang dalam berpolitik untuk memperjuangkan hak-hak kaum perempuan. Sayangnya, sampai saat ini jumlah perempuan yang menjadi wakil rakyat belum begitu banyak.

Perempuan hebat di Indonesia beragama islam yaitu :

1.Wali kota Surabaya
2..Bupati Bima
3.Bupati Bekasi Jawa Barat
4.Wakil Gunernur NTB
5.18 Wanita menjadi Kepala Daerah Di Indonesia pada pilkada 2018 .

Dalam hal ini menjadi bukti bahawasaNya perempuan nemiliki hak menjadi kepala daerah sesaui UU 1945 ini tidak bisa kita klaim .yang penting di dukung oleh mayorotas Islam dan Non Islam karna hiduo ini saling TOLERANSI antara sesama agama .

Dalam pandangan saya itu bahwa politisi perempuan diharapkan bisa memberi sentuhan kelembutan dalam politik agar kehidupan politik jadi damai dan santun. Tak perlu anarkisme. Kehadiran perempuan tentu akan membuat kehidupan politik semakin bergairah dan penuh dinamika dalam kehidupan demokrasi.

Banyak oknum oknum elite Politik menggunakan ayat ayat Allah dan hadis Rasulullah Saw untuk menjadi sebagai kepentingan Politik atau haus kekuasaan dan menajdi legalitas dalam pertarungan Politik di negeri ini.banya oknum yang tidak paham terkait sejarah islam yang sebenarNya maupun masih ngawur untuk menggunakan ayat tersebut padahal itu belum ada dalil yang kuat.

Belum ada Penantang Petahana Yang Serius pada Pilkada 2020

Bimantika.net
Pendiri Partai Nasdem Kabupaten Bima, Maswan, ST menilai dengan diberikannya mandat oleh DPP Gerindra dan DPP PKB kepada Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE sebagai Calon Bupati Bima 2020_2025, adalah pertanda bahwa sesungguhnya Calon Penantang IDP tidak serius melakukan Loby Partai Politik. “Lobi politik era kekinian juga diserta dengan tingkat elektabilitas sehingga Saya katakan Penantang Petahan tidak serius dalam hal Pilkda 2020” demikian ukar Putra Asli Kecamatan Sape ini.
Lamjutnya bahwa Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bima akan dihelat sepetember 2020 sampai detik ini belum ada para Calon penantang Petahana yg serius, hal ini tercermin dari Keseriusan para Bakal Calon untuk melakukan lobi Partai sebagai salah satu syarat utama bagi para Calon Untuk maju dalam Pilkada 2020.
“Keseriusan yang saya maksud adalah bukan sekedar mendaftarkan diri di Partai dan didiamin, namun yang terpenting adalah bagaimana cara mendapatkan Rekomendasi dari Partai yang akan mengusung Bakal Calon dan bukan sekedar Intensitas Blusukan, Sosialisasi dan Konsolidasi saja, namun tahapan untuk mendapatkan rekomendasi Partai itu harus diikuti dan tidak sekedar menunggu kabar” ungkap Maswan. Maswan pun lebih jauh menyebutkan Bagaimana mungkin Partai mau memberikan Rekomendasi kepada Bakal Calon, sementara Bakal Calon sendiri tdk mengikuti tahapan dan proses yang diisyaratkan oleh Partai.
“Kalau seperti ini para bakal Calon penantang Petahana, saya khawatir kejadian 4 tahun yg lalu bakal terulang lagi pada PILKADA 2020 yg akan datang” Demikian ujar Maswan.
Bahkan Maswan menyebut contoh ketidakseriusan Penantang salah satunya saat mendaftar di Partai Demokrat, ada Tiga Calon Bupati yang mendaftar yakni IDP, H. Ahmad Abbas dan H. Syafru sementara Calon Wakil Bupati hanya H. Dahlan saja yang mendaftar. (BNN_01)

KAMPANYE HITAM TIM SYAFAAD (Tumpulnya Ide Cerdas Dalam Metode Kampanye)

Oleh : Dae Ichal

Bimantika.net Agenda silaturahmi SYAFAAD beserta tim di madapangga tepat pada tgl 29 Januari 2020 dalam rangka mensosialisasikan diri sebagai calon bupati & wabub dinilai melewati batas normatif dimana kuat dugaan ikut melakukan kampanye hitam dengan mengajak masyarakat untuk melakukan penyobekan mandat dan di rekam kemudian di posting dalam media sosial facebook. Tentunya hal ini di nilai sangat provokatif lantaran mandat yg di sobek tersebut tdk ada kaitannya sama sekali dengan kepemimpinan dinda dahlan karna yg disobek tersebut adalah mandat saat periode kepemimpinan Almarhum H.Ferry Zulkarnain, ST (Dae Ferry)

Kegiatan sosialisasi seharusnya mencerminkan dan menunjukkan kepada publik atas program dan rencana pembangunan yg akan di bawa oleh tim tersebut, bukannya hadir di tengah-tengah masyarakat dengan mengajak, memprovokasi dan menunjukkan cara-cara yg tidak beradab, tentu sangat disesali mengingat Tagline kampanya SYAFAAT beserta timnya adalah “PERUBAHAN”

Pertanyaannya perubahan seperti apa yg di maksud jika cara-cara keji dan tidak beradap tersebut di pertontonkan depan khalayak publik, apakah SYAFAAT beserta tim hanya gerombolan barisan sakit hati yg tidak terpenuhi hasrat dan keinginannya lantas dengan cara membabi buta turun ke tengah-tengah masyarakat dgn tidak memiliki konsep yg relefan dengan taglain yg di bawa ?

Sungguh cara-cara seperti ini hanya akan merusak tatanan berdemokrasi kita, melibatkan masyarakat kemudian menjadi kambing hitam (korban) dari kekejian politik SYAFAAD Beserta para Anteknya.

Ironisnya seolah tak tau malu atau memang urat malunya sudah putus, terlihat jelas mandat yg di sobek tersebut adalah mandat tugas relawaan di saat almarhum dae Ferry mencalonkan diri sebagai bupati dan di saat itu yg menjadi Wakilnya adalah H.Syafru. Dalam Video penyobekan mandat tugas oleh ibu” atas nama (ibu bau) dengan manisnya H.Syafru duduk dibelakang bak pengantin di atas pelaminan dan tanpa sadar secara tidak langsung telah menampar dan meludahi wajahnya sendiri depan kerumunan masyarakat karna keluh kesah rakyat atas utang politik di masa H.Syafru menjabat PLT bupati Bima selama 2 tahun setelah kepergian almarhum Dae ferry.
Apakah H.Syafru sudah tdk punya rasa malu ? di berikan tugas PLT selama 2 tahun belum bisa mengobati keinginan masyarakat sampai di depan matanya sendiri mandat tugas di obrak abrik ?

Kami melihat cara-cara seperti ini tidak ada bedanya dengan cara kerja politik adu domba yg menggiring dan menghasut publik hanya untuk memenuhi kepuasan libido politik mereka.

Sebelum hal ini menjadi pemicu konflik sosial di tengah masyarakat, harus di catat baik-baik yg di lakukan oleh tim SYAFAAD adalah mengajak masyarakat untuk merobek mandat yg didalamnya tertera foto almarhum H.Ferry Zulkairnain, ST yg nota benenya beliau adalah Seorang Sultan dari kerajaan bima.

Kami sebagai loyalis almarhum dae ferry mengajak dou mbozo untuk mengutuk keras tindakan keji yang di lakukan oleh tim SYAFAAD saat melakukan sosialisasi sehingga terjadi insiden penyobekan mandat yang di dalamnya terpampang Foto Almarhum Sultan Bima (Dae Ferry), kuat dugaan ini disebabkan oleh dendam lama yang masih basah di benak H.Syafru sepeninggalan almarhum karna di anggap tidak dapat menjalan fungsinya dengan baik menjadi PLT bupati bima di periode ke 2 dae Ferry yang lalu

Bisa kita lihat seksama SYAFAAD beserta timnya hanya gencar menyentuh hal-hal yg sifatnya pribadi bahkan tdk relevan jika di kaitkan dengan konteks pilkada 2020 ini, separah itukah dendam politik yang di bangun oleh H.Syahru hingga Foto Almarhum dae Ferry yg sdh lama meninggal duniapun di sobek depan khalayak publik ?

Atau memang sengaja ingin mengingkari kepemimpinan dae fery sehingga beliau ingin cuci tangan lantas melakukan pecitraan bahwa karena beliaulah dana mbozo lebih baik sepeninggalan dae ferry ?

Tentunya seluruh mata yg melihat dan mengetehui insiden penyobekan Mandat yg di dalamnya terpampang foto sultan bima (dae ferry) adalah sebuah penghinaan keji yg di lakukan oleh SYAFAAT beserta timnya, kami dan seluruh masyarakat bima yg merindukan kepemimpinan almarhum Dae Ferry mengutuk tindakan tersebut

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom