Bakal Calon Bupati Bima Nimran Abd Angkat Bicara Soal Kewaspadaan Menghadapi Covid 19

Bimantika.net,_ Bakal calon Bupati Bima, Nimran Abdurrahman, SH, MH saat berbincang dengan Crew Bimantika.net soal Virus Corona menguraikan bahwa Yang paling utama sekali adalah kita punya kesadaran memandang wabah ini sebagi ancaman serius bagi diri dan kita sekeluarga juga kemanusiaan.

“Kita trus kampanyekan physical dan social distanceng bagi sahabat dan kerabat juga masyarakat luas. Hanya dengan cara inilah kita bisa menekan dan memutus mata rantai meluasnya wabah maupun jatuhnya korban jiwa yang lebih banyak lagi” ungkao Nimran.

Dirinya mendengar dlm video, Gubernur DKI Jakarta, Anies bergetar suaranya menyebutkan data jumlah korban yg meninggal sebanyak 283 jiwa krn Covid 19 ini. Ini bukan utk membuat panik tapi justru kian membuat kita lebih waspada dan mawas diri.

Ditinya pun tidak bisa bayangkan betapa banyak korban yang akan berjatuhan akibat terjangkit virus ini ditengah keterbatasan sumber daya yg kita miliki, baik itu APD dalam artian luas (hand sanitazer, disinfektan, masker dllnya), keterbatasan tenaga medis maupun fasilitas medis berupa RS dan obat2an bila kita lalai dan berhenti melawannya dgn cara saling mengingatkan satu sama lain sesama kita.

Sambungnya apalagi bila kita mikir akan keterbatasan anggaran untuk menangani covid 19 ini bila berlarut hingga dalam jangka panjang dan blm mampu diprediksi akan sampai kapan berlalu. Maka Nimran secara pribadi kut merasakan perihnya hati seorang Gubernur dengan data pertambahan jumlah korban yang meningkat drastis dalam kurun waktu kurang dari 1 bulan dihitung semenjak tgl 6 Maret hingga 29 Maret ini covid mewabah dinegeri kita.

Soal kebijakan Pembatasan Berskala Besar yang ditempuh oleh Pemerintah Pusat tdk perlu kita jadikan bahan perdebatan. Kita mesti percaya itulah keputusan terbaik yang pemerintah nilai tepat dengan kondisi yang serba cepat dan darurat seperti sekarang ini.

“Kita tdk perlu memperpanjang waktu untuk berdebat mengenai hal itu disaat yang sama kita butuh energi besar yang bisa kita hasilkan dari kebersamaan dan persatuan kita utk menghadapi wabah yg ganas ini” ujarnya.

Atas keputusan penundaan mengenai pelaksanaan Pilkada Serentak thn 2020 ini berikut rencana pengalokasian dana pilkada untuk penanganan Covid 19 mari kita dorong pemerintah pusat untuk menyusun suatu rencana strategis secara umum yang dapat dijadikan rujukan dan panduan kerja Gugus Tugas Penanganan Covid 19 serta menjadi petunjuk teknis bagi pemerintah daerah dlm menyusun kerangka kerja yg selaras dgn pemerintah pusat bagi keperluan penanganan covid 19 didaerah masing-masing. Dengan langkah-langkah tsb diharapkan kita dpt lebih optimal, efisisensi dan efektif serta tepat sasaran dgn pemanfaatan anggaran yg akan dialokasikan tsb sehingga manfaatnya dpt dirasakan oleh masyarakat yg terpapar virus.

Pada akhirnya langkah-langkah yg diambil tersebut hanya akan berjalan sesuai harapan apabila didukung secara luas oleh masyarakat.

“yang menjadi perhatain bersama kita adalah bagaimana upaya-upaya tersebut memperoleh dukungan dan peran serta masyarakat melalui cara tetaplah berada dirumah, jaga diri, keluarga dan tetangga dari bahaya Covid. Hanya inilah yg bs kita lakukan sebagai masyarakat, bukan hanya sbg pihak yg menjadi obyek yg disasar virus Corona akan tetapi juga menjadi subyek dr garda terdepan dlm perang melawannya” ungkap Nimran sembari menyebut bahwa ini hanyalah nasihat diri, kiranya kita semua selalu mawas diri dan tetap waspada. Dan kepada Allah SWT jualah kita berserah diri dan segalanya kembali. (BNN_01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *