Mengenal Sosok Doktor Abdullah Asal Bima NTB

Bimantika.net

DR. Abdullah, S.Ag, M. Ag Adalah sosok yang begitu ramah dan santun. Sebagai dosen di Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar dirinya juga aktif sebagai Penceramah diberbagai masjid di Makassar. Pria Asli Kelahiran Desa Boro Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima ini kerap ikuti seminar seminar Internasional di luar negeri. Dirinya memiliki karakter yang familiar dengan siapapun sehingga keberadaannya di Kampus UIN Makassar disenangi oleh semua pihak mulai dari mahasiswa, pekerja kampus hingga sesama dosennya. Dosen Muda yang multi talent Go Internasional ini memiliki keunikan dalam segala hal, ini tenti dilatari oleh disiplin ilmu strata satu nya sebagai Filsafat sehingga jalan pikirnya pun sangat mudah dijadikan sahabat oleh siapapun yang pernah menemuinya. Doktor Muda inipun dalam waktu yang tidak terlalu lama insya Allah dinobatkan sebagai Profesor. Tentu ini adalah asset orang Asli Bima yang jadi Professor. Saat Pimpinan Redaksi Bimantika.net datang di kediamannya BTN Pao Pao Permai Gowa Sulawesi Selatan, Dul Sapaan akrab Doktor humoris inipun menyajikan kehebatannya dalam menjamu tamunya. Bahkan dirinya sesekali keluarkan joke joke humorisnya yang menggelitik. Kini dirinya sedang bangun sebuah peradabam di kampung halamannya yakni sebuah Yayasan diatas tanah leluhurnya di Desa Boro Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima. berdirinya satu unit Pondok pesantren dengan nama Yayasan Abdul Muthalib Hawsah ini adalah cita cita luhurnya untuk membangun sebuah peradaban dibidang ilmu pengetahuan yang berorientasi ukhrawi. “Saya sisihkan sebagian dari honor dan gaji saya hanya untuk membangun sebuah Yayasan itu sehingga kedepan ada yang kita warisi dalam amalan kita” demikian ujar Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan UIN Makassar ini.
Namun keberadaan Bangunan yayasan tersebut masih sulit di lewati oleh kendaraan sehingga dirinyapun meminta support dari Pemerintahan Kabupaten Bima agar senantiasa membuka jalan menuju Yayasan nya sehingga warga setempat yang nantinya memasukan anak anaknya untuk menimba ilmu di yayasan yang dibangunnya secara pribadi tersebut.
“Besar harapan warga Boro agar bupati Bima senantiasa membuka jalan menuju yayasan tersebut sehingga apa yang dilakukan oleh Bupati bima adalah sebagai ladang Ibadah” ungkapnya.
Sementara itu Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE yang dikonformasi Bimantika.net pada hari Kamis, (29/8/2019) melalui telepon selulernya menyebutkan bahwa dirinya berterimaksih pada warga Bima yang sedang berkarir diluar daerah namun masih memikirkan daerah tempat asalnya dilahirlan dan dibesarkan. “Insya Allah apa yang menjadi Harapan Pak doktor yang sudah bangun sebuah yayasan akan kami tindaklanjuti dalam hal pembuatan jalannya karena itu akan menjadi kebutuhan masyarakat luas” demikian ungkap Dae Dinda sapaan akrab Bupati Bima. (//arif)

Dinas Perindag Gelar Sosialisasi Pembangunan Pasar Woha III

Bimantika.net

Untuk memberikan informasi yang berkaitan dengan tahapan pembangunan dan revitalisasi Pasar Woha III, Dinas Perindusrian dan Perdagangan Kabupaten Bima melakukan kegiatan sosialiasi kepada para pedagang Rabu (28/8) di Aula Kantor Camat Woha. Pelaksana tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bima Drs.H. Arifudin HMY dalam sambutannya mengatakan Pemerintah terus berupaya agar pasar Woha menjadi pusat perdagangan di kabupaten Bima dan mendukung distribusi barang ke kecamatan sekitar. Dihadapan 40 orang pedagang, H. Arifudin menghimbau agar mendukung pelaksanaan pembangunan pasar dan setelah pasar selesai dibangun, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya serta menjaga kebersihan dan ketertiban areal pasar. “Kepada para pedagang yang terkena dampak agar bersabar dan secara sukarela melakukan relokasi ke tempat yang telah ditentukan oleh pemerintah”. Harapnya.

Sosialisasi pembangunan pasar

Kepala Bidang Perindustrian Juraidin ST, M.Si mengatakan, Sosialiasi tersebut berlangsung di Aula Kantor Camat Woha dengan menghadirkan narasumber Kabag Administrasi Perekonomian Setda, Ketua TP4D dan Kabid Perindustrian Dinas Perindag Kabupaten Bima.
Sosialisasi pembangunan/revitalisasi Pasar Woha III tahun 2019 kepada para pedagang ini merupakan langkah awal yanag akan dilanjutkan dengan proses lelang yang akan berlangsung tanggal 30 Agustus sampai dengan 13 September 2019 mendatang. Diharapkan tahap pembangunan dapat dilakukan selama 110 hari kalender mulai tanggal 13 september sampai dengan 30 Desember 2019.
Dijelaskan Juraidin, “pasar yang akan dibangun tahun ini menyerap dana senilai Rp 4 miliar yang bersumber dari Alokasi Dana Tugas Pembantuan APBN Tahun Anggaran 2019”. Luas Bangunan yang direncanakan ± 1.145,5 m² mampu menampung sebanyak ± 104 pedagang dengan berbagai jenis dagangan yaitu pedagang sembako, Buah-buahan, sayur-sayuran, bumbu dan kebutuhan lainnya”.
Alumni Pascasarjana Teknologi Industri Unhas Makassar ini berharap, pasca pembangunan Pasar Woha III, para padagang dapat memanfaatkan areal pasar yang representatif, aman, nyaman, bersih, tertata dengan baik sehingga jauh dari kesan kumuh.
Aspek lain yang diharapkan akan mningkatkan iklim usaha yang baik, meningkatkan dan memperlancar arus distribusi barang serta meningkatkan daya saing dan optimalisasi pasar tradisional menghadapi persaingan dengan pasar modern yang bermuara pada meningkatnya pendapatan masyarakat setempat serta Pendapatan Asli Daerah (PAD).
(tkpd)

56 Sertifikat Milik Warga Dena Bermasalah, Kades Desak BPN Bima Tuntaskan

Bimantika.net

Sebanyak 56 lembar sertifikat milik warga masyarakat Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima bermasalah baik itu dari bentuk namanya serta pada letak gambarnya, Demikian yang disampaikan oleh Kepala Desa Dena Syamsuddin Har pada saat dikonfirmasi Media Online BimaNtika ini pada hari kamis tanggal 29 Agustus 2019 ditempat kediaman pribadinya sekitar pukul jam 09:28 pagi.

Kepala Desa Dena Syamsuddin Har Menjelaskan Bahwa sehubungan dengan adanya program kegiatan melalui program pronag ditahun 2017 yang lalu sebanyak 56 lembar sertivikat milik warga masyarakatnya bermasalah baik itu dari bentuk nama maupun letak pada kesalahan gambarnya,” hingga pada detik hari ini masih belum ada bentuk kejelasannya”, herannya.

Kata dirinya sejak bermasalah pada pasca itu 56 lembar Sertivikat milik warga desa dena yang bermasalah tersebut telah dikembalikan kepada pihak Badan Pertanahan Bima (BPN), Dalam hal terkait menjadi suatu bentuk beban secara tersendiri bagi pihaknya apalagi sampai pada detik hari ini mau masuk dua tahun,” katanya.

Lebih lama Syamsuddin Har menjelaskan, dalam hal tersebut selama ini sering hadir dipertanyakan oleh warganya, bahkan melalui dari jajaran kaurnya pihak Pemerintah Desa Dena telah berkoordinasi dengan pihak Badan Pertanahan terkait adanya 56 lembar sertivikat yang bermasalah tersebut, Akan tetapi hingga sampai pada detik hari ini maupun saat ini belum ada kepastiannya, udah diperbaiki atau bagaimana.

“Dirinya berharap sehubungan dengan adanya permasalahan dalam 56 lembar Sertivikat milik warga desa dena tersebut, mengingat seringkali dipertanyakan oleh warganya agar diperhatikan oleh pihak Badan Pertanahan Bima (BPN) agar kiranya akan segera dituntaskan dan diselesaikan, Mengingat juga jabatan dirinya sebagai Kepala Desa akan berakhir pada bulan September tahun 2019 ini, ” pinta Syamsuddin Har dirinya selaku Kades.” (Tim)

Pembuatan Produk Hukum Harus Sistematis

Bimantika.net

Pentingnya keberadaan Peraturan Daerah sebagai payung penyelenggaraan kegiatan perangkat daerah mendorong Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Bima untuk menginisiasi Asistensi Penyusunan Program Pembentukan Peraturan Daerah (PROPEMPERDA) Kabupaten Bima tahun 2020.
Namun demikian Bupati Bima yang diwakili Asisten III Setda Bidang Administrasi Umum Drs. H. Arifudin HMY mengatakan bahwa tahapan pembuatan rancangan peraturan daerah maupun peraturan bupati harus dilaksanakan secara komprehensif dan terstruktur. “Artinya jangan membuat kegiatan tiba masa tiba akal”. Ungkapnya Rabu (28/8) saat memberikan sambutan pada asistensi tersebut di aula SMKN 3 Kota Bima.
Dijelaskan Arifudin perangkat daerah merupakan pihak yang paling memahami roh dari sebuah Rancangan peraturan daerah maupun produk hukum lainnya yang diajukan. Dengan demikian, perangkat daerah harus memperhatikan secara cermat tata urutan perundang-undangan yang menjadi rujukan sebelum memasuki pembahasan peraturan daerah.
“Oleh karena itu, asistensi ini harus benar-benar dipahami dan dilaksanakan dengan baik mengingat produk hukum yang dihasilkan akan berimplikasi pada aspek hukum dan sanksi”. Tandasnya.
Salah seorang narasumber, Kepala Bagian Hukum Setda Amar Ma’ruf SH mengatakan rancangan Perda yang diajukan oleh perangkat daerah kepada Bagian Hukum akan diwacanakan untuk dibahas di tingkat dewan pada tahun 2020 mendatang.


Di hadapan peserta asistensi yang juga dihadiri Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Bima AKBP Hurri Nugroho, SH, MH dan pejabat terkait perangkat daerah, Makruf mengubgkaplan bahwa dalam merencanakan pembuatan produk hukum memerlukan sumberdaya dan kebijakan penganggaran.
Mengacu pada hasil asistensi, perangkat daerah menyampaikan usulan rancangan Perda kepada Bagian Hukum Setda paling lambat tanggal 10 September 2019.
“Penyampaian usulan draft Ranperda tersebut minimal disertai dengan naskah akademik atau penjelasan singkat berkaitan dengan substansi regulasi dimaksud. Disamping itu, perangkat daerah pengusul akan mempresentasikan dalam pertemuan lanjutan yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah”. Jelas Makruf.
Pada kesempatan asistensi, selain penyampaian draft ranperda dari perangkat daerah, Bagian Hukum juga menerima usulan ranperda Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dari Kepala BNN Kabupaten Bima AKBP Nurri Nugroho untuk dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.
Asistensi yang menghadirkan dua orang narasumber yaitu Kepala Bagian Hukum Setda Amar Ma’ruf SH dan Kepala Bidang Anggaran BPPKAD kabupaten Bima Wahyudin, SE, M.Si.(//tkpd)

Kadis Dukcapil: Capaian Akte Kelahiran Diatas 93 Persen

Bimantika.net

Lokakarya Finalisasi Peraturan Bupati Bima tentang Kepemilikan Administrasi Kependudukan dan UPT Dukcapil Kabupaten Bima, Selasa (27/8) yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati secara khusus mengundang 15 perangkat daerah dan instansi terkait.
Pada lokakarya yang dipandu Koordinator Program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan ( KOMPAK) Bima Asrullah tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bima Salahudin SH, M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa capaian pelayanan administrasi kependudukan sesuai laporan terakhir sudah mencapai lebih dari 93% untuk dokumen akta kelahiran.
Begitu juga berkaitan dengan dokumen kependudukan lainnya seperti KTP elektronik, surat keterangan dan kartu keluarga rata-rata sudah mencapai di atas 90%”. Tambah Salahudin.
“Saat ini Dinas Sosial tengah mengejar target capaian kartu identitas anak dan akte kematian. Untuk mencapai target tersebut, sudah diberikan target kepada para kepala desa dengan memberikan insentif bagi desa dengan capaian tertinggi laporan kartu identitas anak dan akte kematian”. Jelas mantan Kadis Sosial ini.
Front Line Service Coordinator program KOMPAK Nusa Tenggara Barat Susan Dewi R mengatakan bahwa lokakarya sudah melewati beberapa tahapan pembahasan draft sehingga menuju kepada monitoring dan evaluasi Peraturan Bupati Nomor 23 Tahun 2017 tentang Percepatan Kepemilikan Akta Kelahiran “Kabua Ncore” Jalur Pendidikan, Kesehatan dan Masyarakat yang sudah berjalan 1,5 tahun.
Sejalan dengan upaya diatas, lanjut Susan, KOMPAK ingin memastikan bahwa setiap regulasi yang dihasilkan mampu menjawab persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
Regulasi tersebut juga tetap melewati tahapan evaluasi secara berkelanjutan untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam penerapannya untuk perbaikan pelayanan. Sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat jelas”. Susan.
Susan juga menekankan pentingnya sosialisasi regulasi yang sudah dibentuk. “Aspek lain yang perlu menjadi perhatian adalah pentingnya sosialisasi secara massif tiap regulasi agar masyarakat mengetahui substansinya. Terang Susan.
Lokakarya tersebut selain mendengarkan pemaparan Kepala Dinas Sosial, juga menghadirkan dua narasumber lain yaitu Kepala Bagian Organisasi dan Pendayagunaan Aparatur Setda Syamsul Bahrain, S.Ip, M.Si dan Kepala Bagian Hukum Setda Amar Maruf SH.
(//tkpd)

UMI Makasar Lakukan Pengabdian Pada Masyarakat

Bimantika.net
Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menggelar perhelatan yang sungguh sangat bermanfaat untuk masyarakat khususnya di Wilayah Kecamatan Parado Kabupaten Bima. Hasil liputan Langsung Wartawan Bimantika.net Wilayah Woha, Monta Parado, Sri Rahmawati menyebutkan bahwa kegiatan Ikatam Mahasiswa Umi makassar dalam perhelatan
Pengobatan Dan Pelayanan kesehatan Gratis dan Sunatan Massal Masyarakat tidak Mampu tersebut dikhususkan untuk Desa Parado Rato kec amatan Parado  Kab Bima.
Dalam kegitan sosial kemasyarakatan yang digelar tersebut adalah
Kerjasama Mahasiswa UMI Makasar dan Puskesma Parado,
Dengan Tema
“Demi Bima ku Pada mu Bakti ku” sangat dirasakan manfaat dan dampak positifnya buat masyarakat setempat. Dilokasi kegiatan, salah seorang  warga menyebutkan bahwa aksi kemanussiaan para mahasiswa tersebut sangat membantu. Kegiatan Berlangsung selama Dua hari 27 dan 28 besok.
Antusias masyarakat luar biasa menyambut Hajatan ini. (/sr)

Universitas Sawerigading Makassar Gelar Wisuda Ke-21

Bimantika.net
Universitas Sawerigading Makassar menyelenggarakan acara Widusa ke – 21 pada hari selasa 27/8/2019 bertempat di Hotel Claro Makassar.
Sejumlah 216 Wisudawan dan Wisudawati nampak Bahagia dikala acara tersebut. Para orang tua dan keluarga para wisudawan nampak meriuh rensakan Hotel Claro Makassar. Ada rasa bangga yang menyelimuti ruang batin seisi ruangan tempat Wisuda, salah seorang Wisudawan dari Daerah Tanah Toraja Menyebutkan bahwa hari ini adalah hari yang begitu menyenangkan bagi dirinya dan seluruh keluarganya terutama yang hadir saat acara yang menjadi kebanggaan para alumni tersebut. “Kami merasa bahagia hari ini kami bisa di wisuda dan kami bisa memberikan senyuman bahagia pada kedua orang tua kami” ujarnya saat diwawancarai Bikantika.net yang meliput langsung kegiatan tersebut.


Dalam sambutannya, Rektor Universitas Sawerigading Prof. DR. Andi Melani, SH, MH menyampaikan bahwa Universitas Sawerigading Makassar adalah salah saru Perguruan Tinggi tertua si Kawasan Indonesia Timur. Dirinyapum menyampaikan bahwa Universitas Sawerigading memiliki Dosen tetap116 orang dari berbagai disiplin Ilmu Pengetahuan.
Pada Kesempatan itu Rektor pun menyampaikan bahwa di acara Wisuda yang ke – 21 pada tanggal 27/8/2019 (hari ini,red) sebanyak 206 wisudawan sarjana dari berbagai jurusan dan Fakultas anatara lain Teknik Elektro, Hukum, Sarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra, Sospol. dalam eksistensinya sebagai Perguruqn Tinggi, Universitas Sawerigading melakukan berbagai bentuk Penelitian dan pengabdian masyarakat utk laksanakan kegiatan tridarma Perguruan tinggi, bahkan Rektor yang sangat dikenal dengan sikap transparansinya menyebitkan sejumlah dana hibah yang luar biasa didapati oleh Pihak kampus untuk melakukan sebuah Penelitian dan pengembangan iptek. “Universitas Sawerigading pun melakukan berbagai bentuk pemberdayaan internal seperti pemberdayaan Pers dan beberapa lembaga termasuk pers. “Petani kakao di Bone nelayan di daerah pesisir, menjadi sasaran litbang dan Bantuan dari Universitas Kqmi, dan tentu materil di lakukan juga untuk pemberdayaan rakyat” ujar Rektor saat berikan kata sambutannya.


Selain itu UNSA singkatan dari Universitas Sawerigading lakukan kerja sama dengan beberapa instansi seperti Pemerintah Propimsi NTB, Badan Narkotika Nasional (BNN), lembaga perpustakaan, Mahkamah Konstitusi, Lembaga saksi dan korban di Surabaya, PLN, Univesitas Brawijaya Malang, Gunadarma Jakarta, STIH Jayapura dan termasuk Univwrsitas universitas Luar Negeri sepwrti Asia University Taiwan, USA University Malaysia.
“Dan alhamdulilah setiap tahun diundang untuk kegiatan akademika oleh berbagai lembaga tersebut” Demikian Ujar rektor.
Dalam Eksistensinya, UNSA Makassar selalu peka terhadap kondisi materi para mahasiswa yang todak mampu lalu berprestasi. “Bentuk perhatian Unsa pada mahasiswa adalah pemberian Beasiswa PPA sebanyak 25 orang, Beasiswa Bidik Misi 7 orang dan beasiswa yayasan 50orang. tujuannya menurut Rektoe adlah semata-mata Agar beban biaya pendidikan teratasi.
Lanjutnya, Universitas Sawerigading dalam status Legalitas Formalnya terakredelitasi pada tahun 2105 dengan semua program study sudah terakreditasi dan ditambah dua progam study baru teknik sipil dan informatika. Rektor yang juga seorang Perempuan Cerdas itupun menghimbau pada seluruh Alumni UNSA bahwa agar alumni tidak berkecil hati dalam hal persaingan global saat ini karena Persamaan derajat izasah sudah diterapkan.
“Para alumni tidakperlu ragu mempertahankan dirinya Sebagai seorang sarjana lebih lebih lagi sebagai Sarjana Unsa.” Ujarnya diakhir Kata Sambutan yang di beri aplous oleh seluruh peserta wisuda dan seisi ruangan Hotel Claro, sembari Rektor berpesan Setiap sarjana agar mampu bersaing. “Kemampuan saudara siap untuk berkompetensi di tengah masyakarat akan berimplikasi pada nama besar unsa makassar” ujar Rektor. (//arif)

Bermitra Dengan Puskab, Bappeda Gelar Seminar Pembangunan Daerah

Bimantika.net

Pemerintah Kabupaten Bima melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang bekerjasama dengan Pusat Studi Konflik Agama dan Budaya (Puskab) NTB menggelar Seminar dengan tema pokok Prospek Pembangunan Ekonomi Daerah Berbasis Komoditi Unggulan dan Dukungan Sosial Politik Kamis (29/8) di aula Kampus Vokasi Unram Sondosia Bolo.
Kepala Bappeda Kabupaten Bima Drs. H. Muzakkir M.Sc Senin (26/8) mengatakan, seminar ini diharapkan bermanfaat sebagai rekomendasi kepada pemerintah daerah bagi pembangunan berkelanjutan dalam hal pengembangan ekonomi daerah.
“Forum ini juga merupakan wahana merumuskan peta konsep untuk memajukan komoditi unggulan daerah dan terbangunnya komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menciptakan kondisi sosial dan politik demi keterlibatan semua pihak dalam pembangunan”. Terangnya.
Dengan demikian jelas Muzakkir, dari pandangan dan kacamata analisa para ahli dari luar Pemerintah Daerah, yg diharapkan ada nilai obyektivitas, fair, proporsional dan terbuka.
Dari sisi pandangan orang luar ini semoga akan kita serap aspirasi murni dinamika yg berkembangan di tengah masyarakat sebagai bahan masukan perbaikan perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian pembangunan daerah yang kita cintai.
Seminar sehari tersebut menghadirkan tiga orang akademisi yang yang menjadi narasumber yaitu Dr. Irwan Husain MP (akademisi Fakultas Ekonomi Universitas Mataram) yang akan memaparkan materi Anatomi Potensi Wilayah Dalam Pembangunan Ekonomi Daerah yang Berbasis Unggulan.
Narasumber lainnya yaitu Dr. H. Darwis M.Si (akademisi Bima) yang akan mengulas Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Alam dalam Mengoptimalkan Pembangunan Ekonomi Kabupaten Bima dan Dr. Syarif Ahmad, SE, M.Si juga akademisi dari Bima yang memaparkan materi Sinergitas Peran Pemerintah, Masyarakat dan Dunia Usaha dalam Pembangunan Daerah Kabupaten Bima. Terang Muzakkir.
Para anggota DPRD, Kepala Perangkat daerah, Camat dan Kepala Desa diundang pada seminar ini, demikian halnya pengurus OKP dan PTS.
(//b//tkpd)

Tidak Mengenal Libur, Babinsa Woro Bersama Anggota KPH Sigap Bantu Atasi Karhutla

Kabupaten Bima. BimaNtika.Net –

Pada Hari Minggu 25 Agustus 2019 Babinsa Desa Woro Jajaran Anggota TNI Koramil 1608/02 Bolo Koptu Heriyanto bersama anggota KPH setempat menuju lokasi kebakaran hutan di pegunungan Desa Woro Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima tepatnya disebelah timur perkampungan Desa setempat dengan sigap menuju lokasi kebakaran sekitar pukul 18.00 Wita setelah mendapat informasi untuk memastikan titik hotspot disekitar lokasi kebakaran.

Sekretaris Desa Woro Zubair H.M. Said mengatakan kebakaran tersebut kemungkinan disebabkan karena adanya sisa api dari masyarakat yang mencari madu lebah dan untuk saat ini, api sudah bisa dipadamkan.

Sekretaris Desa Woro Zubair H.M. Said dalam hal tersebut juga memberikan bentuk rasa apresiasi terhadap langkah aparat TNI, Polri dan KPH maupun Pemerintah Daerah yang sigap dalam rangka penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan, dengan Hal tersebut dapat kita lihat bersama setelah terjadi kebakaran, Babinsa Pak Heriyanto bersama anggota KPH bersinergi tanpa mengenal waktu siang atau malam mereka menuju pada lokasi kebakaran untuk memadamkan api.

Sementara itu Dandim 1608/Bima Letnan Kolonel Inf Bambang Kurnia Eka Putra disela-sela kesibukannya memberikan sebuah bentuk apresiasi atas sinergitas dan kerjasama anggota satuan jajarannya dengan Polri bersama instansi terkait dan masyarakat desa setempat dalam upaya memadamkan titik api dilokasi kebakaran.

Lanjutnya, “Alhamdulillah, begitu adanya informasi terkait kebakaran tersebut, anggota Koramil bersama KPH langsung merespon dengan cepat untuk meminimalisir terhadap areal kebakaran sehingga tidak meluas ke posisi pada tempat yang lain,” ungkap Dandim.

Menurutnya, kondisi kemarau seperti ini harus disikapi secara bijak dengan bentuk harapan para pemilik lahan maupun pihak terkait memperhatikan kondisi terkini lahan maupun hutan dengan harapan tidak terulang kembali kebakaran yang sama seperti ini.

Selain itu, Dandim alumni Akmil 1999 tersebut juga mengajak instansi terkait untuk siaga terhadap Karhutla dan menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat dalam rangka untuk berhati-hati membakar sampah maupun membuang puntung rokok yang masih keadaan menyala yang dapat menimbulkan kebakaran yang berdampak luas bagi masyarakat.

“Apabila ada bentuk tanda-tanda yang mencurigakan terkait dengan Karhutla, segera laporkan kepada aparat terdekat dan mengkoordinasikan dengan instansi terkait sehingga bisa meminimalisir areal kebakaran,” pungkasnya. (TIM)

Dukung Swasembada Garam, Pengurus Koperasi Diberi Pembinaan

Bimantika.net

  Untuk mengoptimalkan ikhtiar pemerintah daerah dalam mewujudkan swasembada garam, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri menginstruksikan  Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima beserta jajaran melakukan pembinaan kepada sejumlah kelompok petani dan koperasi garam.       
           Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima Ir. Hj. Nurma M.Si memaparkan, sesuai arahan Bupati, salah satu prasyarat penting  terciptanya  swasembada garam rakyat yang berkualitas, bukan hanya ditunjukkan melalui peningkatan kualitas garam yang dihasilkan para petani di sentral produksi  yang yang tersebar pada beberapa kecamatan, tetapi juga diselaraskan dengan pembenahan kelembagaan koperasi petani garam.
       Untuk tujuan tersebut, dirinya dan beberapa pejabat terkait Minggu (25/8) memberikan pembinaan secara langsung para pengurus "Koperasi Lariti Jaya" Desa Soro Kecamatan Lambu yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus baru periode 2019 - 2020 di UPT Perikanan kecamatan Lambu.
       "Pembinaan para pengurus ditujukan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan koperasi petani garam. Sehingga ke depan koperasi ini diharapkan bisa berkiprah lebih maju dan mampu menjadi penopang ekonomi para anggota.  Pada saat yang sama juga mampu mengurai persoalan yang muncul di tingkat petani tambak. Misalnya,  dalam hal pemasaràn dan harga garam, pengelola koperasi mampu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menjamin  perbaikan ekonomi, khususnya pendapatan petani garam".Terang Hj.Nurma.
        Terkait kemitraan antara petani dengan perusahaan pembeli garam, Nurma menjamin bahwa produk garam Bima mampu bersaing. "Kemitraan antara pihak perusahaan dengan para petani garam tidak usah diragukan karena yang jelas, dengam kualitas produksi garam kita  yang sesuai permintaan perusahaan akan mampu menembus pasar nasional. 
   Dirinya berharap koperasi Lariti Jaya akan mampu menjadi  penampung garam dalam rangka tunda jual. "Mari kita bangkit dengan semangat baru dalam rangka swasembada garam berkualitas". Tutup Hj. Nurma.

(TKPD)