Antisipasi Covid-19, Kades Rade Semprot Rumah Warga Dengan Disinfectan

Bimantika.net,_ Berbagai cara yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah, Pemerintah Kelurahan dan Desa dalam mengantisipasi pencegahan virus Corona salah satunya adalah Pemerintah Desa Rade melakukan penyemprotan disinspektan di tiap-tiap rumah warga di desa setempat pada hari Jumat, 27 Maret 2020.

Pada Penyemprotan Disinspektan tersebut, langsung di pimpin oleh Kepala Desa, didampingi oleh Babinsa, Babinkamtipmas, BPD, LPMD, Karang Taruna, Warga Desa Rade, RT.

Kepala Desa Rade Atfah, S.Pd menuturkan, penyemprotan disinspektan di tiap rumah warga dalam hal untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona, yang dianggap sebagai tempat yang rentan penularan virus Corona.

Kata mantan Jurnalis ini, selain penyemperotan melakukan disinspektan, pihaknya juga mengimbau agar warga Desa Rade senantiasa menjaga lingkungan melalui kerja bakti dan sosialisasi tentang penyegahan virus Corona, dan sejauh ini di wilayah Desa Rade belum ada yang terjangkit.

“Terima kasih kepada warga yang sudah gubung dan bergotong royong. Semoga di wilayah Kabupaten Bima, khususnya Desa Rade tidak terjagkit virus Corona,” ungkapnya 

Sementara itu juga Ketua BPD Desa Rade Syaifullah Aminullah menambahkan, dalam penyemprotan disinspektan ini adalah bentuk upaya untuk mencegah penyebaran virus corona.

Akan tetapi, dari diri kita pun menghimbau kepada seluruh warga Desa Rade harus menjaga pola hidup bersih dan sadar diri mengikuti anjuran pemerintah. harap ipul sapaanya. (Yadin//bnn_03)

Berbagai Upaya Cegah Covid-19 Yang Walikota Bima Lakukan

Bimantika.net,_Berbagai upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bima dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Bima. Salah satunya adalah membuat bilik sterilisasi yang nantinya akan ditempatkan di ruang-ruang publik. 

Bilik sterilisasi yang merupakan karya dari anak-anak muda kreatif dari Posyantek Mekar Jaya Kelurahan Lewiraro, akhirnya dilakukan uji coba pada Jum’at Pagi 27 Maret 2020 oleh Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE dan Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH di kediaman masing-masing.

Uji coba juga dilakukan di Kantor Walikota Bima oleh Sekretaris Daerah Drs, H.Mukhtar MH, Asisten bidang Administrasi Umum Setda Kota Bima, Asisten bidang Pemerintahan dan Kesos dan Staf Ahli Walikota Bima Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.

Diawal ini akan diadakan 10 bilik sterilisasi yang akan di tempatkan di ruang publik seperri Pelabuhan, terninal, Kantor Pelayanan Pemerintah dan beberapa tenpat lainnya yang dianggap bersinggungan dengan banyak orang.

Wali Kota Bima dan Wakil Wali Kota Bima mengapresiasi anak-anak muda yang kemudian menciptakan bilik sterilisasi ini ditengah kekhawatiran masyarakat terhadap penyebaran covid-19 ini.

Lanjutnya, bahwa pemerintah mengharapkan pembuatan bilik ini dibuat dalam jumlah yang banyak dan akan diback up melalui APBD II yang telah ditetapkan tim Gugus Penanganan Corona. 

“Bilik sterilisasi ini tempatkan di ruang-ruang publik sehingga masyarakat juga bisa terlindungi,” ujar Wali Kota Bima.

Wali Kota mengharapkan agar masyarakat tidak merasa panik namun tetap waspada serra menjaga kondisi psikis demi menjaha kualitas daya tahan tubuh dalam menangkal berbagai virus.

Begitupula diharapkan kepada Tim Gugus agar benar-benar mengontrol dan memantau fenomena pulangnya mahasiswa dan perantau ke Bima pasca merebaknya corona membuat Kota Bima siaga mencegah mewabahnya virus ini di Kota Bima. Masyarakat juga diminta berpartisipasi memberikan informasi melalui RT/RW, Lurah dan Camat mengenai kedatangan warga masyarakat dari Luar Negeri maupun dari daerah yang terpapar Covid-19. (Yadin//bnn_03)

Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Bima Tuntaskan Disinfektan 100 Area

Bimantika.net, – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bima berhasil menuntaskan kegiatan disinfectan pada 100 area publik dalam kurun 3 hari terakhir, dan hal ini sesuai dengan target yang ditetapkan pada Rapat Koordinasi hari Selasa tanggal 24 Maret 2020 lalu. 

“Alhamdulillah, lebih dari target 100 area publik mampu disisir program sosialisasi dan disinfektanisasi Tim BPBD bekerjasama dengan unsur TNI/Polri, Instansi vertikal, BUMN, pemerintah kecamatan dan desa serta para relawan dalam 3 hari terakhir,” terang Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima Aries Munandar, ST,MT Kamis tanggal 26 Maret 2020 usai melakukan kegiatan sosialisasi dan penyemprotan disinfektan di beberapa kecamatan.

Dijelaskannya, pada hari ketiga Kamis tanggal 26 Maret 2020 ada lebih dari 70 titik pada 16 desa dalam 4 Kecamatan yang mencakup area masjid, pasar, terminal, area pertemuan, kantor, dan rumah jabatan pemerintah.

“Ada 1 desa di kecamatan Palibelo, 9 desa di Kecamatan Bolo, 3 desa di Madapangga dan 3 desa di Kecamatan Woha yang disasar Tim Gugus Tugas beserta elemen lainnya,” bebernya.

Kata dia, dukungan penuh Bupati Bima, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah selaku ex officio kepala BPBD turut memotivasi Tim di lapangan.

Dirinya juga menyampaikan apresiasi atas kekompakan Tim. “Terima kasih kepada jajaran Dinas Kesehatan, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bima, TAGANA dan para pihak yang telah ikut bersinergi,” ucapnya.

Secara khusus pria yang disapa Anton ini memberikan penghargaan atas kinerja aparat. “Jajaran TNI dan Polri, Perangkat Daerah, Instansi Vertikal, BUMN dan Kecamatan yang bergerak luar biasa bersama membangun dan menularkan gerakan moral dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 tersebut,” tutupnya. (Yadin//bnn_03)

Bupati IDP Turun Langsung Lapangan, Antisipasi Covid-19

Bimantika.net,- Pada hari Hari ketiga, kerja Tim Gugus Tugas (TGT) Penanganan Covid-19 Kabupaten Bima, telah menyelesaikan 70 titik di 16 Desa pada empat Kecamatan. Dari hari pertama hingga hari ketiga TGT telah menuntaskan 120 area publik dan melebihi yang ditargetkan.

Areal yang disisir pasukan Disinfektan ini meliputi, area mesjid, pasar, terminal, area pertemuan, kantor dan rumah jabatan. Juga, Kecamatan Palibelo satu desa, Bolo 9 desa, Mada Pangga tiga desa dan Woha  Tida Desa.

Pada hari ketiga ini, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, turun ambil bagian mensupport tim kerja di lapangan.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Bima, M Chandra Kusuma Ap, mengatakan, giat hari ini, 26 Maret 2020  Damkar, TRC BPBD, Tagana Dinsos dan Dinkes berpencar di beberapa titik.

‘’Tim akan menyemprot disinfektan di tempat-tempat umum, Pasar Tente dan tempat ibadah di Kecamatan Woha dan Bolo,’’ujar Chandra.

Hari ini, kata Kabag Prokom ini, juga dilakukan penyemprotan di Kediaman Bupati Bima dan Pandopo Wakil Bupati Bima di Jalan  Soekarno-Hatta, Kota Bima.

Bupati Umi Dinda, turun ambil bagian menyemprot Disinfektan pada salah tempat ibadah di Kecamatan Madapangga.

Bupati yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bima ini, mengatakan, Pemerintah tatap berkomitmen memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Karena menurut Chandra, sampai hari ini di NTB baru dua orang yang positif Covid 19.

“Bima sebagai pintu masuk Propinsi NTB dari bagian Timur, terus berupaya dan salah satunya dengan melaksanakan penyemprotan, pada fasilitas dan tempat-tempat umum,” imbuhnya.

Diakui Bupati, kata Chandra, sampai dengan hari ini Up date dari Gugus Tugas, 66 dalam masuk dalam ODP. 53 masih dalam pantauan dan 3 (Tiga) orang yang sudah selesai dalam pantuan.

‘’Kita berharap tidak ada perkembangan kasus. Ini semua bisa diwujudkan dengan adanya kesadaran masyarakat. Mulai dari prilaku hidup bersih kemudian memastikan untuk beraktivitas dalam rumah, tidak bersosialisasi dalam jumlah banyak,’’ujar Umi Dinda, ditirukan Kabag Prokom Setda Bima.

Pasca penetapan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bima, semua Dinas dan institusi Pemerintah  sampai di Kecamatan dan Desa terus bergerak.

Pada Dinas Diskoperoindak, selain telah melakukan disinfektan secara mandiri di tiap-tiap ruangan, juga telah membuat tempat cuci tangan (Wash-Hands).

Sedangkan di Kecamatan semua sudah bergerak. Tim Gugus Tugas Kecamatannya, lanjut Chandra, setelah senam pemanasan bersama, mereka melakukan sosialisasi keliling menggunakan mobil Ambulan dan Mobdis Camat Tambora, di 7 Desa se Kecamatan Tambora.

Di Kecamatan Lambu, tim Kecamatanya, memasang kran air dan menyediakan sabun cuci tangan, di depan Kantor Camat setempat, untuk masyarakat yang datang di kantor. 

Di Kecamatan Madapangga, tim melakukan penyemprotan di Desa Dena pada tempat-tempat umum dan rumah penduduk. Semua tim bergerak bersama Polsek, Danramil, Puskesmas, Aparat Desa dan masyarakat setempat. Penyemprotan di Mushollah, Rumah Dinas, Aula dan Ruang  Kerja Kantor Camat Madapangga. Semua berjalan lancar

Di Kecamatan Bolo penyemprotan serentak di desa-desa se Kecamatan  Bolo, melibatkan Babinsa dan Babinkamtibmas serta aparat desa.

Kemudian di Kecamatan Sape, tim Kecamatan memasang  enam buah wadah cuci tangan (wash-hands) di tempat di pasar Sape untuk kebutuhan pengunjung pasar dan masyarakat umum.

Berikut Up date Covid 19, per Kamis, tanggal 26 Maret 2020, PKL.12.50 Wita

ODP 
L: 33 org, P: 33 orang, Total ODP=66
yang masih Dalam Pemantauan=63 orang
Yang selesai pemantauan= 3 orang
Mereka ada di 13 Kecamatan, 14  wilayah Puskesmas.
Sedangkan PDP 
P: 1 orang (yang meninggal beberapa hari lalu). (Yadin//bnn_03)

IDP -Dahlan Dapat 3 Rekomendasi Parpol, Syafru_Ady Masih “Mengharap”, Ifran_Iman Gencar Loby

Bimantika.net,_ Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, (IDP) resmi sudah mendapatkan surat tugas Partai Golkar, Gerindra dan PKB sebagai calon Bupati Bima pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima 2020, dua partai langsung memandatkan paket dengan Drs. H Dahlan M. Noer, M. Pd.

“Alhamdulillah sampai hari ini sudah tiga partai mengelaurkan surat tugas, Partai PKB usul tunggal saya, sementara Golkar dan Gerindra langsung pasangan dengan Pak Dahlan,” jelas ketua DPD Golkar Kabupaten Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, Rabu (25/3).

Kata IDP yang masih aktif menjabat sebagai Bupati Bima saat ini, surat tugas itu tentu tidak didapatkan begitu saja, pengurus partai mulai tingkat Daerah hingga pusat melakukan proses dan mekanisme partai untuk mengambil keputusan.

“Salah satu mekanisme yang dilakukan pengurus Partai adalah survei elektabilitas, dan Alhamdulillah hasilnya, saya masih dicintai dan dipercaya masyarakat Kabupaten Bima melalui hasil survei partai,” kata dia.

Selain sudah mendapatkan rekomendasi atau surat tugas Partai Golkar, Gerindra, dan PKB, saat ini dirinya masih menunggu hasil survei beberapa partai yang telah dipilih untuk dijadikan kendaraan politik pada pesta demokrasi 2020 ini.

“Saat ini Partai PPP, Nasdem, Hanura, Demokrat, dan PBB masih lakukan survei, dan insya Allah akan keluar dalam dekat,” kata dia.

Dalam pemilihan Bupati dan wakil Bupati Bima 2020 ini, Dinda memastikan akan kembali berdampingan dengan Dahlan, sampai saat ini, hubungan orang nomor satu dan nomor dua di Kabupaten Bima terbilang harmonis membangun daerah.

“Insya Allah kami akan tetap bersama, dua partai sudah mengusung langsung kami berpasangan, dan satu partai usung tunggal saya, doakan saja sukses dan lancar, kami berharap doa dan dukungan masyarakat yang paling utama,” jelas IDP .

Sumber Bimantika.net yang juga pemerhati sosial politik lokal bima menyebutkan bahwa bakal pasangan calon H. Syafru_Ady sepertinya mengalami hambatan dengan partai pengusung dan hanya bisa pasrah berharap, sementara bakal pasangan Ifran_Herman Edyson sangat gencar melakukan Loby politik di para elite Partai Politik. (BNN_01)

Gugus Tugas COVID-19 Pemkab Bima Lakukan Sosialisasi & Semprot Disinfectan

Bimantika.net _Gugus Tugas menargetkan dalam 3 hari ke depan semua elemen melakukan gerakan moral, proses sosialisasi dan disinfektanisasi pada 100 titik kumpul yang ada di kabupaten Bima.  Langkah ini dimaksudkan dalam mengatasi dan memutus mata rantai penularan virus Covid-19,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bima selaku Ex Officio Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Bima Drs. H.M. Taufik HAK, M.Si, pada hari Selasa 24 Maret 2020.

Upaya lain yang dilakukan, jelas Sekda adalah membatasi kegiatan yang sifatnya keramaian, penutupan lokasi wisata dan hiburan. Secara bertahap akan dilakukan dengan melibatkan TNI /Polri, SatPolpp dan pimpinan wilayah terkait.

“Pemerintah Kabupaten Bima juga, akan melakukan upaya penyediaan alat perlindungan diri (APD) bagi tenaga medis dan melakukan pengawasan melekat pada titik pintu masuk dan keluar dengan melibatkan unit kerja terkait dan Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) sebagai bagian dari gugus tugas,” terangnya.

Pemerintah daerah juga, sambung Sekda,mempersiapkan  RSUD Sondosia menjadi ruang isolasi dan karantina untuk membackup fasilitas RSUD Bima, bila dirasa over kapasitas pasien yang ditangani. 

“BPBD bersinergi dengan TNI/Polri, BUMN, Tagana, PMI, Instansi Pemerintah, unit kerja vertikal dan penggiat lingkungan dan kebencanaan melakukan seluruh tahapan penanggulangan wabah Covid,” tutup H.M. Taufik HAK.

Kata dia, setelah merampungkan tugas pada 4 kecamatan, Rabu (25/3) Tim Gugus Tugas BPBD kembali melakukam sosialisasi dan disinfektanisasi di kecamatan Palibelo, Langgudu dan Madapangga. (Yadin/BNN_03)

“Tokoh Pemuda Belo Ini Titipkan Masa Depan Kabupaten Bima Ke IDP”

Bimantika.net _ Tokoh Pemuda Kecamatan Belo  Jahidil Akbar menitipkan masa depan Kabupaten Bima kepada  Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE. Ia menilai, orang nomor satu tersebut sebagai sosok yang amanah, sehingga dapat memperjuangkan kemajuan daerah dan masyarakat di masa yang akan datang.

“Saya menitipkan kemajuan Kabupaten Bima ini kepada Umi Dinda yang Insya Allah amanah untuk diperjuangkan demi kepentingan masyarakat,” Akbar sapaanya pada hari Selasa tanggal 24 Maret 2020.

Ia menambahkan, sangat mempercayai jika Umi Dinda dapat membawa Kabupaten Bima menjadi lebih maju jika diberikan amanah oleh masyarakat menjadi Bupati Bima dua periode. Hal ini bukan tanpa alasan, ia menilai pemimpin muda seperti Umi Dinda memiliki gebrakan di pemerintahan yang dapat memajukan Kabupaten Bima lima tahun yang akan datang.

“Saya Insya Allah percaya perubahan lebih baik akan terlihat jika kita percayakan kepada Umi Dinda, kita bisa menjadi lebih maju,” kata dia.

Di sisi lain, Hj. Indah Dhamayanti Puteri SE mengapresiasi pernyataan yang dikeluarkan oleh Tokoh Pemuda Kecamatan Belo. Ia mengatakan, pernyataan tersebut adalah bentuk dorongan semangat untuk memajukan daerah dan masyarakat.

Menurutnya, sudah menjadi kewajiban sebagai pengemban amanah rakyat untuk memperjuangkan kemajuan daerah.

“Pernyataan Akbar adalah dorongan semangat bagi saya untuk terus bergerak memperjuangkan kemajuan kita bersama,” katanya.

Disamping itu, ibu dua anak tersebut tidak ingin mengingkari amanah yang telah diberikan oleh masyarakat. Ia mengatakan akan berjuang sebaik mungkin dengan memanfaatkan berbagai potensi Kabupaten Bima untuk kepentingan dan kebutuhan masyarakat.

“Saya tidak ingin mecoreng amanah yang sudah diberikan oleh masyarakat, mohon doanya,” tutup Umi Dinda sapaanya. (BNN_01)

Romantisme Perempuan Dalam Politik Pilkada BIMA 2020

Oleh : Isla Andre *)

Bimantika.net_ Pilkada

kabupaten Bima semakin menarik untuk dibahas menjelang pesta demokrasi yang akan dilaksanakan tidak lama lagi. Pasangan Bakal calon saling mengadu argumen, visi, serta misi untuk menggalang dukungan. Banyak hal dilakukan oleh masing-masing Bakal calon untuk meraup basis pemilih, seperti dengan blusukan ke pasar, melontarkan pernyataan kontroversial, bahkan dengan mengikuti tren kekinian.

Berbicara soal basis pemilih, kita tidak bisa jauh dengan pemilih perempuan karena merupakan basis pemilih terbesar. Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah merekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2019 sebanyak 365.795 orang. Rinciannya, laki 180.533 pemilih dan perempuan185.262 pemilih. Jumlah pemilih perempuan lebih banyak sekitar 5 ribuan dibanding pria.

Dilihat dari data di atas tidak heran jika pasangan Bakal calon membuat perhatian lebih ke basis pemilih perempuan dengan pencitraan yang begitu apik. Hal ini juga didukung dengan berbagai isu yang sangat mudah digoreng untuk mendapatkan dukungan pemilih perempuan, seperti isu pancing, alat masak dan sembako yang digembar-gemborkan oleh Bakal calon pasangan Dinda Dahlan dengan jargon Lajutkan 2 periode.

Respons dari para pemilih perempuan sendiri juga sangat antusias, dengan ikut mendeklarasikan diri mendukung salah satu Bakal calon seperti deklarasi srikandi IDP…emak emak pendukung IDP dll

ini seperti romantisme perempuan dalam politik karena semakin antusiasnya para perempuan khususnya ibu-ibu rumah tangga yang biasanya seakan alergi dengan dinamika politik berbalik menjadi garda terdepan dalam pesta demokrasi. Jika fenomena seperti ini dapat bertahan lama, akan terjadi sinergi dan kolaborasi dalam menciptakan pesta demokrasi yang romantis dan dinamis.

Tetapi, di balik sebuah kemajuan pasti ada pertentangan … ini wajar karena para pasangan calon sangat intens menyasar basis pemilih perempuan dan menghasilkan b kubu dari pasangan calon yang kadang bersitegang dalam aksi dukungan.

Romantisme perempuan dalam politik sangat dirindukan dan dinantikan karena para perempuan juga diberi hak yang sama dalam perpolitikan. Sebuah kemajuan pasti ada pertentangan dan perdebatan yang mendasar karena dinamika perpolitikan yang begitu fluktuatif sehingga diperlukan sebuah sinergi dan integrasi dari semua elemen. Hal ini juga harus diperhatikan oleh para Bacal calon dengan memberi edukasi perpolitikan yang baik, bukan hanya orasi dan pernyataan kontroversial yang menggiring opini publik ke arah perpecahan.

*) Penulis adalah Kader Partai Demokrat Kabupten Bima

Akhirnya DPP Golkar Rekomendasi IDP_Dahlan, Bakal Pasangan Calon Lain “Masih Mimpi”

Bimantika.net _ Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, menetapan Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, sebagai calon Bupati dan Drs. H Dahlan M. Noer, M. Pd, sebagai calon wakil Bupati Bima, pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima tahun 2020.

“Alhamdulillah, DPP Golkar telah mengeluarkan penetapan sementara calon Kepala Daerah Kabupaten Bima, saya sebagai calon Bupati Bima dan Drs. H Dahlan sebagai calon Wakil Bupati Bima, surat itu ditujukan kepada ketua DPD Partai Gokar Kabupaten Bima,” jelas Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE. pada hari Senin tanggal 23 maret malam.

Penetapan DPP itu berdasarkan, Petunjuk pelaksanaan DPP Partai Golkar nomor : Juklak 3/DPP/Golkar/II/2020, tanggal 7 Februari 2020 tentang penetapan pasangan calon Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Wali Kota/Wakil Wali Kota dari Partai Golkar.

Surat DPD Partai Golkar Provinsi NTB nomor : B-761/ Golkar-NTB/III/2020 tanggal 20 Maret 2020 perihal : permohonan penetapan sementara calon Kepala Daerah

“Bahwa untuk mengajukan pasangan bakal calon kepala Daerah di Kabupaten Bima, DPD Partai Golkar Kabupaten Bima harus melakukan kerja sama dan komunikasi politik dengan partai lain di Kabupaten Bima,” kata ibu dua anak ini.

Kata IDP, bahwa untuk meraih kemenangan dalam Pilkada tahun 2020, DPP Partai Golkar perlu menetapkan lebih awal bakal calon Kepala Daerah dari Provinsi yang sudah melakukan penjaringan sesuai ketentuan yang berlaku dan mengusulkan penetapannya ke DPP Partai Golkar dalam rangsa sosialisasi bakal calon kepala Daerah dari Partai Golkar kepada masyarakat.

Sehubungan hal tersebut, DPP Golkar menetapkan sementara Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, sebagai calon Kepala Daerah berpasangan dengan Drs. H Dahlan M. Noer, sebagai calon wakil kepala Daerah Kabupaten Bima yang diusung partai Golkar dalam Pilkada setentak tahun 2020, dengan syarat dan tugas membangun komunikasi koalisi dengan partai politik lain sehingga dapat memenuhi atau memantapkan persyaratam sebagaimana yang diatur dalam peraturan perundang undangan yang berlaku.

“Surat tugas dari DPP Partai Golkar untuk saya dan Pak Dahlan dikeluarkan 21 Maret 2020, yang ditanda tangani ketua umum Airlangga Hartarto, saya memohon doa restu dari segenap masyarakat untuk kelancaran dan kesuksesan ini,” pungkasnya.

Salah seorang nara sumber Bimantika.net menyebutkan bahwa dengan adanya rekomendasi DPP Golkar tentunya mengakhiri polemik selama ini sekaligus pasangan calon lain “gigit jari”(Yadin/bnn_03)

Bupati IDP Bantu Dua Warga Korban Kebakaran di Desa Lanta

Bimantika.net _ Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) menyerahkan bantuan uang pribadi, pada dua warga korban kebakaran di Desa Lanta, Kecamatan Lambu Dusun Bou, RT 04.

Bantuan itu diserahkan Bupati dan diterima langsung oleh Akbar dan Syamsudin, hari Senin tanggal 23 Maret 2020. Bupati berharap, musibah yang dialami Akbar dan Syamsudin dapat mereka terima dengan penuh kesabaran.

“Mari kita bersabar menghadapi musibah ini,’’ujar Bupati, melalui Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, M Chandra Kusuma Ap, pada hari Senin tanggal 23 Maret 2020.

Umi Dinda dalam sapaanya menghimbau, masyarakat berhati-hati saat mencegah kebakaran. Kemudian apabila keluar rumah, selalu memeriksa kembali lampu, kompor atau hal-hal yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Kebakaran yang menimpa warga Desa Lanta itu, terjadi pada Minggu, 22 Maret 2020, sekitar Pukul 02:00 Wita dini hari, akibat arus pendek. Karena kejadian itu dua unit rumah panggung milik Akbar dan Samsudin terbakar rata dengan tanah,” teramgnya.

Akibatnya, lanjut dia, dua warga itu mengalami kerugian puluhan juta rupiah.
Pasca kejadian kemarin. “Akbar dan Syamsudin sudah menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bima yang disalurkan melalui Bantuan Tanggap Darurat,” tandasnya. (Yadin/bnn_03)