Wartawan Bimantika, Muhidin Usman Di Cintai Warga Ntoke Wera, Kini Jadi Kepala Desa

Bimantika.net

Wartawan Bimantika.net Muhidin Usman Asal Desa Ntoke Kecamatan Wera Kabupaten Bima Saat Pilkades Serentak Kabupaten Bima ikut serta dalam kontestasi Tersebut.
Keberadaannya sebagai Wartawan Bimantika selama ini sungguh sangat produktif dalam menulis dan mencari Berita, kebaikan hati seorang wartawan selama ini rupanya dibayar kontak tunai oleh masyarakat. Warga selama ini merasa dekat dengan Mumun sapaan Akrab nya Muhidin Usman. “Saya berterimkasih pada seluruh masyarakat desa Ntoke atas kepercayaannya kepada saya bang Pimpinan” Demikin ujar Mumun saat Pimpred Bimantika menghugunginya pada hari kamis (19/12/2019).
Lanjut Mumun, bahwa kedepan dirinya akan mengantarkan Desa Ntoke kedepan sebagai desa yang maju dan mandiri dalam segala hal.
“Insya Allah kedepan saya akan berbuat maksimal untuk kepentingan masyarakat desa Pimpinan’ Demikian ujarnya.
Disisi lainnya, Mumun akan kedepankan kepemimpinan yang terbuka dan transparan dalam segala hal sehingga semua program kerjanya bisa dipertanggung jawabkan baik di dunia maupun diakhirat.
“Insya Allah pimpinan, saya akan selalu terbuka dan transparan dalam memimpin desa ntoke kedepan” demikian ujar Mumun.
Dirinya akan mengedepankan model rangkul semua masyarakat dalam membangun sehingga dengan terlibatnya masyarakat tentu akan menjdikan desa yang lebih makmur. “Saya akan lakukan rangkul semua pihak karena membangun itu butuh kerja sama seluruh lapisan masyarakat” Demikian ujarnya. (BNN_01)

Bupati Bima Apresiasi Pilkades Serentak Yang Aman dan Terkendali

Bimantika.net

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara  serentak di Kabupaten Bima, Rabu (16/12/2019) berjalan lancar  dan aman, hal tersebut berkat Rahmat Allah SWT serta adanya kerja sama antara warga masyarakat dengan aparatur pemerintahan dan kerja keras aparat penegak hukum yang sentiasa menjaga ketertiban dan keamanan serta kedamaian di Kabupaten Bima.

Demikian apreasiasi Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri,  SE, melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakab. Bima, Muhammad Chandra Kusuma, AP pada Kamis (19/12/2019) diruang kerjanya.

Chandra mengatakan bahwa pelaksanaan pemilihan 82 kepala desa di 18 kecamatan yang ada di Bima telah selesai dilaksanakan secara serentak serta berjalan lancar dan aman.

“Sepanjang pelaksanaan pemilihan kepala desa di 82 desa dan 18 kecamatan tersebut, tidak terdapat adanya gangguan yang berarti dan semuanya berjalan sesuai dengan jadwal dan prosedur yang sudah ada,” urainya.

Hal tersebut tidak terlepas dari kepedulian serta kesadaran warga masyarakat akan arti kedamaian dalam melaksanakan suatu kegiatan yang bersentuhan langsung dengan warga masyarakat, dalam proses pelaksanaan Pilkades tersebut Pemerintah Kabupaten Bima jauh jauh hari sudah melaksanakan Bintek panitia pelaksana Pilkades juga telah dilakukan deklarasi siap kalah dan siap menang oleh seluruh calon kepala desa.

“Sehingga pelaksanaan Pilkades tersebut dapat berjalan dengan lancar, namun peran yang sangat besar adalah kesadaran warga masyarakat akan pentingnya keamanan dan ketertiban serta kedamaian,”terangnya

Bupati Bima Hj.  Indah Dhamayanti  Putri, SE bersama Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer atas nama pemerintah Kabupaten Bima menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada segenap masyarakat Kabupaten Bima,  panitia pelaksana Pilkades serentak, para Camat dan Jajarannya, Kepala DPMDes dan jajarannya, terlebih kepada Kapolres Bima Kota dan Kabupaten beserta jajarannya dan kepada Dandim 1608 Bima dengan segenap anggota, Satpol PP baik yang di kecamatan maupun kabupaten termasuk kepada para calon kepala desa yang menjadi kontestan serta banyak pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

“Semua ini adalah anugrah dari Allah SWT yang telah meridhoi ikhtiar kerja keras bersama dan doa dari segenap masyarakat kabupaten bima sehingga pelaksanaan pilkades serentak berlangsung lancar dan aman,” ucapnya.

Bupati Bima secara khusus juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo dan Kapolres Bima Kota Haryo Tejo Wicaksono dan Dandim 1608 Letkol. Inf. Bambang Kurnia Eka Putra, yang telah memberi rasa aman dan stabil selama pelaksanaan Pilkades serentak

Dan hingga usainya penghitungan suara tetap dalam keadaan kondusif dan gangguan kamtibmas dalam pelaksanaan Pilkades tersebut mampu diredam,  saya bangga dengan kerukunan warga masyarakat kabupaten bima yang semakin matang dalam berdemokrasi. (GA/BNN_01)

Faruk Sebut Ikhtiar Walikota Bima Maksimal Untuk Warga Kota Bima

Bimantika.net

Kabid Perumahan Dinas Perkim Kota Bima Faruk, S. Par, MM saat dimintai ketetangnnya dalam rangka dinas luar kota menyebutkan bahwa kehadirannya di jakarta beberapa hari adalah dalam rangka tugas melakukan koordinasi dengan kementrian terkait untuk sejumlah program untuk rakyat kota Bima.
Kehadirannya di Jakarta pun sebagi bentuk perjuangannya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Bima.
“Saya berada di jakarta beberapa hari karena dalam tngka tugas melakukan koordinsi dengan kementrian terkait semoga membawa hasil baik untuk masyarakat Kota Bima” demikian ungkap Faruk saat di hubungi Bimantika.net pda hari Kamid (19/12/2019).
Faruk berterimah Kasih pada Direktur Jenderal Penyedia Perumahan Kementerian PUPR, Dr. Ir. H. Khalawi Abdul Hamid, M.Sc, MM. atas Sambutan dan Kerja Samanya. “Terima kasih yang sangat mendalam Tak Terhingga Buat Dukungan Ibu Pudji Lestari Ketua PPK Strategis Wil.III untuk Kota Bima” ungkap Faruk.
Kepada Walikota Bima, H. M. Lutfi, SE, Faruk pun menyampaikan rasa hormatnya yang mendalam atas kinerjanya selama ini untuk warga masyarakat Kota Bima. Faruk pun menyampaikan hal itu karena melihat upaya dan ikhtiar keras dari Waikota Bima dalam rangka membangun dou labo dana Kota Bima.
“Terimaksih yang sangat mendalam pada pak Walikota atas Ikhtiarnya Untuk Warga KotaBima Semoga Allah Meridhoi Setiap Langkahmu” demikian ungkap Faruk. (BNN_01)

Dae Moa Papua Dipercaya Warga Pimpin Desa Sanolo Kecamatan Bolo

Bimantika.net

Usman atau biasa yang disapa dengan Dae Papua berpuluhan tahun mengabdikn diri untuk bangsa dan negara di Papua. Sekembalinya di tanah kelahirannya Desa Sanolo Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, beliau ikut serta dalam Kontestasi Pilkades Serentak dan alhamdulillah Hasilnya cukup memuskan yakni menjadi Pemenang dalam Kontestasi Pilkdes Desa Sanolo Kecamatan Bolo. Niatnya tulus dan Murni membangun Desa Sanolo Kecamatan Bolo Kabupaten Bima-NTB, akhirnya terwujud. Kemenangannya dalam kontestasi Pilkades Desa setempat yang berlangsung, pada Senin (16/12/19) mengantarkan Usman untuk mewujudkan Visi dan Misi yang sudah ditawarkan dari awal.

Dae Moa alias Dae Papua sapaan akrabnya, telah berjanji melalui orasi Politiknya beberapa waktu lalu, bahwa Ia akan menyumbangkan gajinya kepada seluruh Warga Sanolo selama empat tahun empat bulan, baik secara tunai maupun berbentuk pengadaan.

Tidak hanya itu, Dae Puapua juga memiliki progaram andalan yakni Saptam Pesona yang akan dijalankan diantaranya:

  • menyelenggarakan pemerintah yang bersih, transparan serta akun tabel mengutamakan pelayanan prima dan berasaskan musyawarah dan mufakat dan terwujudnya kesadaran kebersihan lingkungan dengan menyiapkan sarana dan prasarana dan melaksanakan kerja Bhakti.

Selain itu, dirinya juga akan memasang lampu jalan sampai ke lorong gang, serta mewujudkan Kamtibmas dilingkungan sampai tingkat dusun.

Kemudian, mewujudkan ekonomi kerakyatan dengan memberdayakan BUMDES sebagai pilar utama dan usaha kecil lainnya. Bahkan revitalisasi dan membangun saluran irigasi, jalan ekonomi, pemagaran lahan pertanian akan diperioritaskan.

Dan yang terakhir, meningkatkan kesejahteraan TPQ/Guru ngaji, takbir masjid dan lembaga kemasyarakatan desa. (BNN_01)

“Komoditas Unik Dalam kopi”

Oleh: Muh. Fiqriawansyah

Bimantika.net
Secara historis kopi adalah komoditas yang memang unik. Pada awalnya kopi hanyalah minuman etnis lokal di Afrika, tapi kemudian bisa menyebar dan menjadi sajian global, dimulai dari Yaman, Turki hingga berkembang ke Eropa, Amerika dan negara_negara Asia.

Bahkan ada suatu masa ketika di negara_negara tertentu kopi dikonotasikan sebagai minuman anti kemapanan, memicu perlawanan, menjauhkan orang dari Tuhan dan lain sebagainya.

Hingga tidak heran kalau pada masa_masa itu kalangan elit sibuk membuat batasan_batasan siapa saja yang diperbolehkan mengonsumsi kopi.

Di Indonesia sendiri kisah sosial, ekonomi, politik dan budaya yang menyertai produksi kopi dari massa colonial hingga sekarang tidak kalah unik dan kaya. Di beberapa daerah kopi bahkan tidak hanya menjadi tulang punggung ekonomi.

Masyarakat lokal, akan tetapi juga menjadi bagian yang tak terpisahkan dari tradisi dan religi. Tidak heran kalau di Gayo misalnya, bisa kita jumpai sebuah Do’a yang oleh para petani kopi selalu di lafalkan ketika mereka akan memulai musim tanam.

Di mata mereka, kopi adalah tanaman yang disakralkan, karena menjadi penopang hampir seluruh sendi kehidupan sosial, ekonomi dan budaya orang_orang Gayo.

Kita juga bisa menelusuri bagaimana tradisi minum kopi di negeri ini sesungguhnya berada di bayang_bayang eksploitasi kolonialisme dan kapitalisme.

Akibatnya selama berabad_abad kita hanya meraba_raba bagaimana rasa kopi, kita hanya bisa beranggapan tentang nikmatnya kopi, kita hanya bisa membangun sebuah ilusi tentang kopi, melalui buih, aroma gurih dan lain sebagainya. (BNN_01)

Herman Effendy Sebut Gabungkan Tiga Suara “Lawan Politik”, Aba Ko’o (Ban 4) Tetap Unggul Telak

Bimantika.net

Desa Dena Kecamatan Madapangga dalam Pilkades serentak Kabupaten Bima 16 Desember 2019 memberikan gambaran sejarah akan pertarungan sengit yang pada akhirnya sang Pemenang Pilkades Abdul Haris H. M. Sadakah memenangkannya dengn Suara yang sungguh tak sanggup dilawan oleh keempat calon kades lainnya, Demikian Ungkap Herman Effendy, S. Sos, M. Ap sang Mentor Kades Terpilih Desa Dena Kecamatan Madapangga.
Lanjut Herman bahwa dirinya merasa berterima kasih yang mendalam pada seluruh lapisan masyarakat Desa Dena tanpa kecuali yang telah memberikan hak suaranya pada Pilkades Dena. Karena suara rakyat yang berdaulat atas segalanya.
Oleh karena itu Herman Effendy meminta dengan sangat hormat kepada Kakak Kandungnya Kades Dena terpilih, Abdul Haris H. M. Sadakah untuk tetap berbuat dan berbakti kepada seluruh lapisan Masyarakat dou laba dana Desa Dena.
“Satu kalimat buat mu abang ku, jalankan amanat Rakyat dengan penuh amanah,
Selmt ya Bang, kami selalu ada di belakang mu membangun dana labo rasa Dena,
jadikanlah Dena sebagai salah satu desa yang MANDIRI ke depan dengan pelayan yang baik serta meningkatkan ekonomi masyarakat Dena. Kami selalu menegur mu apabila ada yang Abang Haris jalankan di luar keselakatan bersama” Demikian Pesan Moral Herman Effendy pada Kakak Kandungnya Kades Dena Terpilih.
Masih menurut Herman Effendy sang “pengGila Bola” bahwa sejarah Desa Dena Mencatat
“Dari lima para calon kades, kalau di bandingkan suara nomor 4 maka ke empat calon lainnya kalau digabing suaranya belum mampu kalahkan Abdul Haris H. M. Sadakah. Dirinya Terharu dan rasa senang mendalam kapada Kakaknya Abdul H.M.Sadakah dgn no.urut 4 yang biasa di sapa dengan Aba Ko”‘o dengan perolehan suara terbanyak di Desa Dena Kecamatan.Madapangga Kabupaten Bima dengan perolehan suara secara keseluruhan dari para Calon Kades Dena :
1.Muhlis Ama Pd : 660
2.Nasaruddin BA. : 98
3.Sumarni.SPd : 536
4.A.Haris H.M.Sadakah : 1.266

  1. Ahmad. : 33
    “Atas semua ini kita bersyukur pada Allah SWT dan berterima kasih pada seluruh partisipasi rakyat Dena” ungkapnya mengakhiri pembicaraan. (BNN-01)

Pilkades Dena Nomor 4 Menang Telak, Keluarga Midoen Kembali Bangkit Untuk Mengabdi

Bimantika.net

Pilkades serentak Kabupaten Bima yang diselenggarakan pada hari Senin (16/12/2019) telah memberikan gambaran siapa dari masing masing desa yang ikut pilkades serentak yang memenangkan pertarungan. Tidak ketinggalan Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, diikuti oleh lima orang Calon Kepala Desa. Urutan Pertama atas nama Muhlis, Urutan Kedua atas nama Nasaruddin, Urutan Ketiga ats nama Sumarni, Urutan Ke Empat atas nama Abdul Haris H.M. Sadakah dan urutan ke lima ats nama Ahmad.
Pilkades Desa Dena dimenangkan secara telak oleh Abdul Haris H. M. Sadakah dengan suara yang sungguh sangat signifikan. Adik kandung Abdul Haris H. M. Sadakah yang juga mentor handalnya Nomor Urut 4, Herman Effendy, S. Sos, M. Ap pada Media Bimantika.net saat di wawancarai selasa subuh (17/12/2019) pukul 04:18 Wita menyatakan bahwa kemenngn Abdul Haris adalah kemenangan seluruh rakyat Desa Dena,
“Yang pasti ini adalah kemenangan bersama rakyat Dena sekaligus bangkitnya Midun untuk mengabdikan diri demi dou labo dana Dena” ungkap Herman.
Lanjut Herman, ini menandakan bahwa Sesungguhnya keluarga Midun yang pernah menjadi Kepala Desa Dena era 80 an akan kembali mengabdikan dirinya untuk Desa Dena Periode 2020-2026. Herman pun saat di Wawancarai tidak mampu menyembunyikan rasa suka cita dan haru nya hingga meneteskan air mata karena memang tampilnya seorang Abdul Haris H. M. Sadakah banyak yang menilai miring bahkan Abdul Haris di black kampagn tidak punya apa-apa, tidak punya modal untuk bertarung dan segala macam bentuk kampanye negatif lainnya.
Masih menurut Herman bahwa sesungguhnya Pilkades Desa menyisakan banyak kenangan, tawa, canda, bahagia, sedih, derita dan berlinang air mata. “Itu semua kita rasakan, namun setelah menang ini Insya Allah keluarga kami siap mengabdikan dirinya untuk Dou Labo Dana Dena” demikian ungkap Herman. Diakhir wawancara, bang Herman mengajak crew Bimantika.net sejenak menundukkan kepala mengirimkan Alfatihah buat kakek Almarhum H. Moersalin Midoen yang juga pernah menjadi kades Dena di era 80-an.(BNN_01)

Komite Mahasiswa dan Pemuda Bima Jakarta Dampingi AL Ke LPSK

Bimantika.net

Kehilangan saudara AL diduga kuat ada kaitannya dengan keterlibatan saudara AL dalam menangani beberapa paket proyek milik keluarga walikota bima. Dalam hal ini saudara AL yang dijadikan sebagai Kepala Cabang perusahaan yang digunakan uuntuk mengerjakan beberapa proyek milik saudara MM alias D demikian Ujar salah seorang aktivis Bima Jakarta Johan Jauharin pada hari senin (16/12/2019)

Menurut Johan Jauharin Dari sumber informasi yang mereka peroleh, saudara AL mendapat ancaman dan tekanan dari berbagai kroni yg terlibat dalam pekerjaan beberapa proyek milik saudari MM Alias D. Sehingga saudara AL merasa tidak aman dan khawatir atas pelaksanaan beberapa pekerjaan yang diduga berpotensi gagal akibat waktu yang tidak cukup.

“Tindakan saudara MM alias D ini sungguh sangat menyalahi aturan hukum. Selain itu juga mengorbankan orang lain demi keuntungan pribadi. Saudara AL berpotensi akan dikorbankan jika beberapa proyek tersebut bermasalah” ungkap Johan.

Oleh sebab itu Johan dan beserta Komite Mahasiswa dan Pemuda NTB Jakarta akan mendampingi
saudara AL sebagai saksi kunci untuk mendapatkan perlindungan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Kami juga akan menindak lanjuti laporan ini ke pihak penegak hukum (KPK,KEJAKSAAN dan KEPOLISIAN) untuk memproses dugaan keterlibatan saudara MM alias D sebagai “pemilik dan pengatur” beberapa proyek di kota bima” Demikian tegas Johan. (BNN_01)

Dihadapan Gubernur, Bupati IDP Komitmen Kembalikan Kondisi Hutan

Bimantika.net

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, menegaskan komitmennya, untuk tetap mengembalikan kondisi hutan yang hampir kritis di wilayah Kabupaten Bima. Tahun ini, melalui APBD Pemkab Bima, telah dianggarkan untuk penanaman kembali pohon kemiri di hutan Parado. Yang disusul kecamatan-kecamatan lain di wilayah Kab Bima.
‘’ Tahun ini melalui APBD kami telah menganggarkan. Pada intinya, Gubernur, hari ini bukan lagi kita berbicara siapa yang salah dengan kondisi hutan kita. Tapi bagaimana langkah yang tepat, agar bisa memulai penanaman di sejumlah lahan yang telah kita miliki,’’ungkap Umi Dinda, dihadapan Gubernur NTB, saat pertemuan dengan sejumlah pejabat dari Propinsi NTB dan Pemkab Bima, Jumat (13/12), di Ruangan VIP Bandar Udara Sulthan Muhammad Salahudin Bima.
Menghadapi kondisi yang demikian, Bupati, kata Kabag Humas Setda Bima M Chandra Kusuma, AP berharap dukungan Pemprov, agar bisa bersinergi, sehingga lahan yang kritis bisa ditanami kembali. Karena kesempatan hanya pada saat musim hujan sampai Februari.
Menjelang musim hujan diprediksi BMKG, intensitas hujan yang akan turun cukup deras. Karena jaraknya cukup lama bahkan sampai Desember ini hujan masih belum merata. Oleh karena itu, kesiapan dan kewaspadaan dalam menghadapi musim hujan ini, langkah apa yang akan kita lakukan bersama. Karena itu, akan sulit bagi kita untuk melakukan penanaman.
‘’Kami percaya Pak Gubernur melalui Dinas Kehutanan siap berkomitmen dan mendukung untuk memberikan perhatian khusus, pada kami di Kabupaten Bima.
Mendengar permintaan Bupati Bima, Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah, langsung memerintahkan Kepala Dinas Kehutanan Propinsi NTB, Ir. Madani Mukarom, M.Si, untuk segera menindaklanjutinya. Bahkan Bang Zul menyarankan agar segera membentuk tim penanganan hutan.
‘’Saya kira kalau untuk hutan bikin tim bersama saja. Persoalan hutan, bukan hanya di Pulau Sumbawa, di Pulau Lombok juga bermasalah. Rata-rata memang karena kepentingan ekonomi,’’ungkap Bang Zul.
Sementara Kepala Kehutanan Pemprov NTB, Ir. Madani Mukarom, M.Si, mengaku sering melakukan patroli bersama untuk menjaga hutan dari serangan pembabat. Walaupun sudah ada kerjasama dengan Pemkab Bima, namun tim tetap merasa kesulitan untuk memberi sangsi. Hal tersebut selalu menjadi problem. Akibatnya, perambahan terus terjadi, karena belum ada sangsi hukum yang bisa diberikan. Ia mengaku, perambahan lebih kejam dari ilegal loging karena kayu yang kecil-kecil pun dibabat dan dibakar. Dinas Kehutanan Pemprov sering melakukan rakor dengan TNI/POLRI untuk mencari jalan tengahnya.
‘’Tetapi kami tetap melakukan upaya. Yang sudah kami lakukan akan direview kemudian bersurat ke Kementerian. Ini sebagai bahan kami untuk evaluasi,’’aku Mardani di ruangan VIP Bandar Udara Sulthan Muhammad Salahudin Bima, Jumat (13/12). (HMS/BNN_01)

Fiqri Desak Dewan Tangani Bibit Jagung Premium 919

Bimantika.net

Mantan Aktivis STIH Bima, Muh. Fiqriawansyah mendesak Pihak DPRD Kabupaten Bima untuk segera menuntaskan dugaan kasus
Pengadaan bibit jagung premium 919 oleh Dinas Pertanian lebih khususnya Kadis Pertanian Bpk “Ir. Indra Jaya” dan Kabid Tanaman Pangan Bpk “Mansyur” menggunakan APBN dan APBD senilai 17,4 Milyar,

“saya pribadi menolak karena bibit tersebut tidak sesuai dengan permintaan serta pengajuan masyarakat lebih khususnya para petani Se-Kabupaten Bima” ujarnya.

lanjut Fiqri, Berbagai riak dan resah yang di alami oleh petani Se-Kabupaten Bima (NTB) karena adanya pengadaan bibit jagung yang tidak berkualitas, justru di tahun 2019 ini petani mengusulkan 3 bibit saja antara lain bibit jagung NK 7325, Bisi 18 atau Pioner.

Di tahun 2018 Petani Se-Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima pernah menanam bibit tersebut dengan hasil yang sangat tidak baik, di satu sisi menghabiskan pupuk, belum lagi bicara soal harga pupuk Rp: 150 ribu per sak. Ya tentunya rugi!

Hal ini perlu di intervensi khusus oleh DPRD kabupaten Bima karena ini adalah bagian dari tugas DPRD selain menyambung lidah rakyat akan tetapi DPRD juga harus sikapi dan menyelesaikan persoalan yang membara di Kabupaten Bima.

“Saya menegaskan kepada tuan-tuan DPRD Kabupaten Bima sikapi dan selesaikan persoalan ini agar tidak berujung pada kegaduhan yang terjadi di sekitaran Kabupaten Bima. Karena 1 (Satu) Bulan yang lalu para Aktivis organisator sempat mengadakan audensi di ruang sidang DPRD kabupaten Bima dan jangan sampai hal itu terulang kembali” demikian Pesannya.
Diakhir pernyataannya, Fiqri memberikan pesan
Pesan Moral agar Tuan-tuan DPRD Kabupaten Bima, lihatlah petanimu menjerit sampai menangis, karena sejahteranya kita dan tuan-tuan berkat jeri payah para petani. (BNN-01)

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom casibom