Akurat, Lambu Milik Syafaad

Bimantika.net,_ Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima Nomor Urut 2, Drs. H. Syafruddin H. M. Nur, M. Pd dan Ady Mahyudi (Syafaad) Hari ini Rabu (11/11/2020) lakukan kampanye terbatas dan Blusukan di tiga Desa Kecamatan Lambu.

Tiga Desa yang di datangi Syafaad tersebut adalah Desa Mangge, Desa Hidirasa dan Desa Rato Kecamatan Lambu hampir 80 % Kaum perempuan meramaikan Blusukan dan Kampanye tersebut.

“Kami siap dukung Syafaad walau kami tidak memakai kostum Syafaad” ungkap ibu-ibu asal Desa Hidirasa yang di wawancara langsung oleh Media Bimantika.

Warga Lainnya, Affan yang juga Mantan Kepala Desa Lanta Kecamatan Lambu menyatakan bahwa Lambu adalah milik Syafaad di lihat dari latar belakang dukungan warga Lambu dari tiap Pilkada.

Menurut Affan bahwa Saat Pilkada 2015 silam, Ady Mahyudi menang di Kecamatan Lambu padahal dulu Ady Mahyudi tidak memiliki tim yang sehandal 2020 ini.

“Sejarah mencatat bahwa dulu Aba Ady menang di Lambu dan tidak memiliki tim yang begitu bagus seperti saat ini” ungkap Affan.

Masih menurut Affan apalagi saat ini di Tahun 2020 ada tim yang sangat bagus ditambah lagi dengan kekuatan H. Syafru selaku Calon Bupati tentu kekuatan itu makin besar.

“Lihat saja nanti, Tidak ada tim yang bagus saja saat 2015 Aba Ady mampu memenangkan Pilkada, apalagi sekarang tim nya ada Garda Muda, Srikandi dan lainnya, ini akan menambah kekuatan kemenangan Syafaad” demikian ungkap Affan. (Tim)

Herman Effendy Sebut Ganti Bupati 2020 Pilihan Waras

Bimantika.net,_Selama 5 Tahun kepemimpinan IDP-Dahlan tidak ada yang monumental sebagai legesi yang bisa merawat ingatan publik, Demikian Ungkap Ketua Harian Tim Pasangan Calon Syafaad, Herman Effendy, S. Sos.

Menurutnya Sektor pertanian amburadul, birokrasi amburadul, pendidikan amburadul, investasi nol besar sehingga sangat layak bahasa saat ini untuk Ganti Bupati.

Herman Effendy membandingkan Satu setengah Tahun H. Safru membangun jalan dua jalur di Panda. Meletakan pembangunan kantor daerah. Menghadirkan anggaran pertanian yang besar. Memudahkan ijin investasi Sanggar Agro.

Memperdayakan aparatur birokrasi membangun hubungan dengan pemerintah pusat sesuai kapasitas dan bidangnya masing-masing. Tidak ada konflik dan kasus amoral birokrasi selama satu setengah tahun H. Safrudin memimpin.

Masih menurut Herman Effendy bahwa Kepala Daerah sekarang, keluar Kota setiap minggu dan tidak pernah terjadi hal seperti itu di Kepala Daerah Kabupaten/Kota manapun di dunia ini.

Angka Buta huruf usia di Atas 15 Tahun jumlahnya puluhan ribu, sekolah-sekolah banyak yg brantakan tidak terurus, IPM terendah di NTB. Membanggakan Kepala Daerah sekarang adalah ketidakwarasan. Bahkan kantor daerah seperti kandang sapi, gersang dan kering kerontong.

Perubahan itu pilihan sikap menolak kembali petahana berkuasa. Sikap pasangan Syafaad jelas dan tegas menolak petahana. Jangan biarkan Bima mundur dan hanya dinikmati uang rakyat oleh segelintir kelompok mereka.

Perubahan bagi Syafaad adalah MENGGANTI BUPATI dan Membangun fisik, jiwa, mental dan harapan bersama rakyat 191 Desa. (Ruma Rengge/Adv)

Dikes Kabupaten Bima Torehkan Tiga Prestasi

Bimantika.net,_Prestasi terbaik kembali ditorehkan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Bima dengan kembali mempertahankan sekaligus tiga prestasi sektor kesehatan di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Rifai S.Sos. M.AP Selasa (11/11) mengatakan prestasi diraih merupakan capaian kinerja tahun 2019 lalu sebelum Pandemi COVID-19 dalam Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Kusta, Program Malaria dan Program Surveilans penyakit.

Rifai memaparkan, piagam penghargaan diserahkan oleh Kadis Kesehatan Provinsi NTB dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A, MPH pada Rakontek Evaluasi Program bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) yang diselenggarakan oleh Dikes Propinsi NTB tanggal 26 – 29 Oktober 2020 di Hotel Lombok Astoria.

Sejumlah indikator yang dicapai yaitu malaria target 1 orang yang positif malaria per 1.000 penduduk. Demikian halnya capaian program Kusta dengan capaian 1, 78 per 10.000 penduduk dan indikator lain yaitu 0 persen penderita kusta cacat tingkat II serta Kabupaten Bima aktif mencari kasus kusta di lapangan.

Demikian halnya pada program surveilans epidemiologi dengan target penemuan kasus kurang 24 jam. “Kami capai 100 persen sedangkan indikator lain penanganan kasus 100 persen dan capaian kabupaten Bima mencapai 100 persen. Demikian halnya indikator ketepatan waktu laporan mingguan 1 kali seminggu pada setiap hari senin pukul 12. 00.Wita kami capai 100 persen dalam Laporan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon ( SKDR)”. Tandas Rifai.

Inshaallah pada tahun 2020 kami berupaya meningkatkan prestasi yang sudah diraih”. Tandasnya. (Tim)

Gender IDP Bolo & Madapangga Sebut IDP Adalah Simbol Gerakan Kebangkitan Kaum Perempuan

Bimantika.net,_ Ketua Gender IDP Kecamatan Madapangga, Sumarni, S. Pd melalui press release nya menyebutkan bahwa Calon Bupati Bima Petahana Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE adalah simbol Gerakan Kaum Perempuan dalam membaktikan dirinya untuk bangsa dan negara.

Pilkada 2015 silam adalah sejarah pertama Terpilihnya perempuan yang akrab disapa Umi Dinda tersebut menjadi Bupati perempuan pertama di Wilayah Indonesia Bagian Timur.

Menurut Sumarni terpilihnya Umi Dinda sebagai Bupati Bima Tahun 2015 silam adalah awal tertoreh nya sejarah tinta emas seorang perempuan NTB memiliki kemampuan menjadi Kepala Daeran.

“ini adalah motivasi tersendiri bagi kami kaum perempuan yang ada di Kecamatan Madapangga menjadikan Sosok IDP adalah sebagai Sang Inspirator bagi Kami Kaum Perempuan” ujar Sumarni pada saat melakukan rapat Konsolidasi dengan Tim Gender Desa Bolo dan Desa Dena Kecamatan Madapangga.

Masih menurut Sumarni bahwa Menyadari dirinya perempuan, program-programnya juga berbasis pemberdayaan perempuan, seperti Kios Untuk Produk Kelompok Usaha Perempuan (KUPU-KUPU). Program pelatihan bagi kelompok usaha perempuan, bantuan alat, modal hingga dukungan promosi produk ini sukses mencetak sekitar 3000 usaha perempuan.

Ada juga program Si MAWAR yakni inovasi yang menggabungkan pelayanan, perlindungan dan pemberdayaan perempuan. Selain menekan angka kekerasan terhadap perempuan program berbasis aplikasi ini, juga mendapat apresiasi dan pengahargaan dari Wapres tahun 2019.

Kemudian La RIMPU. Program hasil kolaborasi antara Pemerintah Dinda-Dahlan dengan Alamtara Institute
Ini merupakan Sekolah Rintisan bagi Perempuan, yang menitikberatkan upaya pencegahan, advokasi dan sosialisasi serta pemberdayaan ekonomi perempuan dalam meningkatkan partisipasi perempuan sebagai subyek pembangunan.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Gender IDP Kecamatan Bolo, Asiah mengungkapkan bahwa walau terjadi Bullyan yang diarahkan ke pemimpin perempuan, dirinya tetap kokoh berpendirian bahwa IDP Adalah pemimpin perempuan yang menginspirasi kaum perempuan lainnya di Kabupaten Bima.

Menurut Asiah bahwa issue issue sesat menjatuhkan wibawa IDP sering terjadi namun IDP membalas dengan kesantunan dan kelembutan.

“Berbagai tuduhan dan isu hoax tentang IDP selalu muncul di Media sosial, namun menurut kami itu adalah bagian yang memotivasi kami untuk terus berjuang memenangkan IDP” ungkapnya.

Dirinya mengisahkan bahwa Saat pilkada 2015 dan berlanjut tahun 2020, Umi Dinda kerap diserang berbagai isu, tuduhan informasi bohong (hoax) hingga kampanye hitam yang menyerang ruang privasi IDP hampir setiap saat didengungkan oleh lawan politiknya, namun dengan semakin cerdasnya rakyat maka rakyat anggap itu adalah issue yang tidak benar dan tak layak di konsumsi.

Walau diserang dengan berita Hoax dan Issue Issue yang menyerang pribadi dan keluarganya, IDP tetap memaknainya sebagai bagian dari dinamika saja.

Masih menurut Asiah bahwa Umi Dinda juga merupakan sosok kemandirian kaum perempuan, sosok kebangkitan kaum perempuan dalam ranah politik.

“Bagi kami Umi Dinda adalah kaum perempuan sebagai simbol kesetaraan Gender” ungkap Asiah.(BNN_01)

Gerakan Coblos Nomor 3 Perempuan Pilih Sesama Perempuan, Selaras Dengan Gerakan Pilkada Damai Dari KPU

Bimantika.net,_ Gerakan Coblos Nomor 3, Perempuan Memilih Sesama Perempuan yang digaungkan oleh Calon Bupati Bima Petahana Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) selama masa kampanye dalam bentuk Blusukan dan pertemuan terbatas sangat efektif dan selalu diingat oleh masyarakat arus bawah hingga tingkat RT dan Dusun.

Pola dan cara yang dilakukan oleh IDP sangat mengena di hati masyarakat dan tentunya masyarakat yang di datangi oleh IDP akan terus mengingat pesan politik itu hingga hari pencoblosan 9 Desember 2020.

“Ini adalah Pola yang sangat mengena dan tentunya rakyat tidak akan pernah lupa dengan ajakan politik santun yang diterapkan oleh IDP” ungkap Muhammad Dino, Salah seorang Tim Relawan IDP-Dahlan.

Menurut Dino bahwa sesuai dengan deklarasi Pilkada Damai yang diprakarsai oleh KPU Kabupaten Bima, itu senapas dan selaras dengan pola dan cara Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bima Petahana Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd (IDP-Dahlan).

Masih menurut Dino, bahwa Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bima yang mengikuti Pilkada Kabupaten Bima tahun 2020 mendeklarasikan diri berkomitmen mewujudkan Pilkada yang aman dan damai.

Deklarasi dan komitmen tersebut ditandai dengan membubuhkan tanda tangan semua paslon usai debat terbuka antar paslon di aula utama kantor DPRD Kabupaten Bima, Sabtu (7/11/2020).

Selain paslon tandatangan komitmen bersama dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, lancar dan kondusif saat Pilkada itu, juga dilakukan Komisioner KPU, Komisioner Bawaslu dan disaksikan Kapolres, Dandim dan Tim Pemenangan paslon masing-masing.

“Kami siap mewujudkan Pilkada damai, siap menang dan siap kalah,” ujar semua Paslon saat Deklarasi Pilkada damai.

Dalam deklarasi itu, semua paslon juga menyatakan, siap saling menghormati masing-masing paslon lain dalam melaksanakan kegiatan kampanye seauai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Tunduk dan taat pada aturan yang berkaitan dengan pelaksanaan kampanye serta akan menjaga kondusifitas dalam setiap kampanye dan tidak melaksanakan black campain,” ujar ketiga paslon.

Ditegaskan, semua paslon siap menyelesaikan masalah yang terjadi dengan musyawarah mufakat dan memperhatikan ketentuan hukum serta menghindari segala bentuk kekerasan intrik, intimidasi, provokasi untuk meraih kemenangan

“Kami menghormati proses pemungutan suara dan penghitungan suara yang dilakukan oleh KPU dan Badan Penyelenggara Adhock di bawahnya,” tegasnya.

Selain itu juga, semua paslon menerima dengan ikhlas kekalahan dan mengakui kemenangan yang sah paslon lain dalam sesuai peraturan perundang-undangan

“Kami akan mengajak semua pendukung untuk siap kalah dan siap menang,” tegas ketiga paslon.

Untuk diketahui tiga paslon tersebut di antaranya pasangan nomor urut 1, dr. Irfan-Herman Alfa Edison (IMAN) yang diusung koalisi PKS, PDI-P, dan Hanura.

Kemudian paslon nomor urut 2, Drs. Syafruddin-Ady Mahyudi (SYAFAAD) yang diusung Partai Nasdem dan PAN.

Serta paslon nomor urut 3, Hj. Indah Dhamayanti Putri- Drs. Dahlan M. Noer (IDP-Dahlan), diusung oleh koalisi Golkar, Gerindra, Demokrat, PPP dan PKB. (BNN-01)

Kabupaten Dan Kota Bima Siap Deklarasi Partai Ummat

Drs. A. Zubair HAR, M. Si

Bimantika.net,_ inisiator Pembentukan Partai Ummat Kota dan Kabupaten Bima Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah sangat siap untuk melakukan Deklarasi Partai Ummat bentukan Prof. DR. H. Muhammad Amien Rais.

Kesiapan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kedua Kota dan Kabupaten Bims ini ditandai dengan terbentuknya kepengurusan yang insya Allah solid untuk memenangkan Partai Ummat di Pemilu 2024.

Inisiator DPD Partai Ummat Kabupaten Bima, Drs. A. Zubair HAR, M. Si pada media Bimantika.net menyebutkan bahwa dirinya sudah membentuk struktur DPD Partai Ummat di Kabupaten Bima dengan menempatkan generasi muda dan kaum perempuan yang memiliki latar belakang mampu bersaing secara sehat di Pemilu 2020.

“Alhamdulillah kepengurusan Kabupaten Bima saat ini akan mampu menjadikan Partai Ummat bisa diterima oleh warga masyarakat Kabupaten Bima” Ujar Zubair.

Mantan Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Bima inipun menyampaikan bahwa figur inisiator Pusat yang mendirikan Partai Ummat yakni Prof. DR. H. Muhammad Amien Rais akan sangat diterima oleh masyarakat Kabupaten Bima.

“Prof Amien Rais dikenal luas dengan komitmen Kebangsaannya tentu menjadikan Partai Ummat bisa diterima oleh semua kalangan di Kabupaten Bima” ungkap Zubair.

Hal senada disampaikan oleh Inisiator DPD Partai Ummat Kota Bima, Muhammad Arifudin, S. Sos menyatakan bahwa dirinya dan seluruh jajaran inisiator lainnya di DPD Kota Bima sudah sangat siap mendeklarasikan Partai Ummat.

“Alhamdulillah sampai saat ini kami sudah lakukan konsolidasi yang secara terus menerus untuk membesarkan Partai Ummat di Kota Bima” ungkapnya.

Mantan Sekretaris HMI Cabang Ujung Pandang periode 1996/1997 inipun mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada Platform Perjuangan Amien Rais lah yang mengantarkannya untuk ikut terlibat Berjuang Bersama Partai Ummat.

“Prof. Amien Rais selaku Tokoh Reformasi Nasional memiliki jiwa Kebangsaan yang sangat kuat sehingga saya berkeyakinan Partai Ummat adalah wadah yang sangat tepat untuk berjuang bersama” ungkapnya.

Masih menurutnya, bahwa dengan Motto Perjuangan Partai Ummat Melawan Kedzaliman dan Menegakkan Keadilan sangat cocok dengan dirinya yang saat masa kuliah aktif di organisasi Himpunan Mahasiswa Islam.

“Napas Perjuangan yang dikembangkan oleh Partai Ummat sangat sesuai dengan kata hati dan batin terdalam saya lebih-lebih lagi yang mendirikan Partai Ummat ini adalah Pak Amien Rais yang saya kagumi sejak masa kuliah dulu” demikian ungkapnya. (BNN-01)

Masyarakat Akar Rumput Kecamatan Sape Bangkit Untuk Menangkan Paslon Syafaad

Bimantika.net,_Kampanye dan blusukan pasangan calon atau paslon Bupati Bima Drs.H. Syafruddin H.M.Nur, M. Pd dan Ady Mahyudi SE ( Syafaad) hari selasa (10/11/2020) di kec.Sape part 2 di desa Bajo pulau desa Bugis desa Naru barat dan desa Sangia berjalan cukup ramai dipadati ribuan para pendukung.

berbagai persiapan yang di lakukan oleh masyarakat untuk menjemput calon Bupati dan Wakil Bupati idolanya Syafaad , di desa bugis masyarakat mempersiapkan dua kursi malas sebagai Tandu dan berbagai tarian adat dan budaya bima pun di tampilkan, aji Syafru dan Aba Ady sapaan akrab H. Syafruddin dan Ady Mahyudi di Tandu di arak bak Raja yang menduduki singgasana dengan melambaikan tangan kepada ribuan Masyarakat yang berjejer menunggu di pinggir jalan tanpa menghiraukan panas nya matahari.

Liputan langsung koordinator Liputan media Bimantika.net Ruma Rengge di lapangan, saat pasangan calon bupati dan wakil bupati Syafru – Ady atau yang biasa di sebut Syafaad di desa sangia tumpah ruah masyarakat desa sangia memenuhi jalan utama dan lorong lorong desa sampai sesak dan padat di penuhi oleh masyarakat yang menyambut kedatangan paslon idolanya Syafaad.

Seorang pemuka masyarakat desa sangia M.Yakub saat di wawancarai oleh media ini mengatakan bahwa rakyat jelata yang tak paham tentang politik hari ini bangun dan bangkit untuk melawan kezoliman terhadap kami rakyat jelata yang tidak pernah pro ke kami rakyat jelata,

Menurutnya banyak kasus kasus khusunya di kecamatan sape yang selalu rakyat di korbankan di benturkan dengan aparat keamanan apabila ada anak anak kami menyampaikan aspirasi nya untuk kemaslahatan umat.

“Sehingga kami sekarang secara frontal bangkit bersama sama untuk Ganti Bupati” tegas nya.

Ditambahkanya untuk di ketahui hari ini dirinya berjuang tidak membebankan ke paslon. Karena ini murni sebuah perjuangan Rakyat.

“Kami tidak merepotkan Paslon, baik akomodasi maupun konsumsi kami patungan sepuluh dua puluh ribu perorang karena kami betul betul menginginkan perubahan untuk mengganti Bupati” demikian ujarnya. (BNN_07/Ruma Rengge)

Amien Rais Lounching Logo Partai Ummat Perisai Tauhid

Bimantika.net,_ Rencana Tokoh Reformasi Nasional, Prof. DR. H. Muhammad Amien Rais membentuk Partai Baru di tahun 2020 kini sudah ada titik terang. Teka teki tentang nama Partai yang dibentuknya pun kini sudah jelas yakni PARTAI UMMAT yang sebelum-sebelumnya Beredar Bahwa Amien Rais akan membentuk Partai Amanat Nasional Reformasi (PAN Reformasi).

“Alhamdulillah setelah bermusyawarah panjang, kami akhirnya memutuskan bahwa logo Partai Ummat adalah Perisai Tauhid” Ungkap Amien Rais saat Lounching Logo Partai Ummat di Jakarta Selasa (10/11/2020).

Menurut Amien Rais bahwa di dada burung Garuda Pancasila menerangkan Bintang adalah Simbol Ketuhanan Yang Maha Esa sangat tepat dengan logo Partai Ummat Berupa Bintang warna Keemasan.

Bendera Partai Ummat Berwarna Hitam, Perisai Tauhid juga Warna Hitam di lingkari oleh Warna Kuning Keemasan maka ilham itu tentu datang dari kiswah Ka’bah.

Menurut Amien Rais bahwa Perisai Tauhid menjadi pancaran autentik dari kalimat syahadat, kalimat toyyibah sekaligus kalimat pembebasan.

“Moto perjuangan Partai Ummat adalah melawan Kedzoliman dan Menegakkan Keadilan” tegas Amien Rais.

Partai Ummat menurut Amien Rais Insya Allah akan ikut memberikan manfaat bagi bangsa Indonesia selama keberadaan dan kehidupannya.

Yang utama adalah bahwa Partai Ummat Dalam melawan kedzoliman dan menegakkan keadilan akan selalu mengingatkan para kader nya agar dalam bekerja dan berjuang hanya mencari Ridho Allah SWT bukan Ridho manusia.

Atas Bendera dan Logo Partai Ummat sebagai Perisai Tauhid tersebut besar harapan Amien Rais pada para pejuang Partai Ummat agar perisai tauhid menjadi pancaran autentik dari kalimat Syahadat, Kalimat Toyyibah dan Kalimat Pembebasan.

“Kalimat Syahadat, Kalimat Tayibah dan Kalimat Pembebasan harus mewarnai seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk dalam kehidupan berpolitik” terang Amien Rais.

Atas di lounching nya logo Partai Ummat Tersebut, Salah Seorang Deklarator Partai Ummat sekaligus Loyalis Amien Rais, Rusdiansyah, SH, MH pada Media online Bimantika.net menyebutkan bahwa dirinya merasa bersyukur atas terbentuknya Partai Ummat yang langsung diumumkan oleh Prof. DR. Amien Rais lounching logonya.

Menurut Jebby sapaan akrab Lawyer Muda Asal Bima NTB ini bahwa Launching Logo Partai Ummat pada hari ini bertepatan dengan Hari Pahlawan, dan ini adalah momentum yang sangat tepat.

Jebby berharap dengan di Lounchingnya Logo partai UMMAT yang bertepatan degan hari pahlawan nasional dengan logo perisai tauhid yang merupakan partai dengan azas partai Islam rahmatan lil alamin (Islam rahmat untuk seru sekalian alam).

“Rakyat Yakin dan percaya bahwa berjuang bersama patai umat kita bisa bersama-sama melawan kezaliman dan menegakkan keadilan” tegas Jebby. (BNN_01)

Ketua IWABI Abdul Sukur Klarifikasi Pencatutan Nama Wartawan dan Sampaikan Permohonan Maaf

Bimantika.net. Terkait Pencatutan nama wartawan dan tandatangan sekretaris dalam Proposal Ikatan Wartawan Bima (IWABI) yang tanpa konfirmasi dengan yang bersangkutan. Ketua Umum IWABI, Abdul Sukur, ST, selasa (10/11/2020) menyampaikan pernohonan maaf yang sebesar-besarnya dan mengklarifikasi secara terbuka melalui Media Online.

Abdul Sukur menyampaikan permohonan maaf yang setulus-tulusnya kepada wartawan Bima dan Organisasi Aliansi Jurnalis Independent (AJI) Serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sebagai organisasi tempat bernaungnya Para Kuli Tinta tersebut.

Abdul Sukur secara terbuka mengaku salah dan lalai dalam hal ini, dan dirinya mengaku ini merupakan pelajaran berharga bagi dirinya untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama dikemudian hari.

Pimpinan Media Online dan Cetak Lensa Post ini juga mengaku belum ada satupun pihak yang dirugikan terkait bantuan dan sumbangan dari proposal tersebut, dan Abdul Sukur mengaku hanya mengajukan di Polres Bima Kota, karena Dirinya mengaku sangat dekat dengan Kapolres Bima Kota. “demi Alloh tidak ada satupun pihak dirugikan dalam hal bantuan proposal IWABI, Karena itu baru saya ajukan, bahkan di Polres Bima Kota belum dicairkan”, ungkap Sukur.

Abdul Sukur juga telah menyampaikan permohonan maaf beberapa kali baik melalui Pesan WhatsApp maupun kontak langsung dengan beberapa Wartawan yang dirugikan dalam pencatutan nama tersebut, yakni 1. Fahrunnas Pimpinan Berita11, 2. Indra Gunawan Ketua PWI Bima sekaligus Wartawan Lombok Pos, 3. Sofyan Asy’hari Pimpinan Media Bima Kini, 4. Atin Atina Wartawan Radar Tambora, 5. Dedi Irawan Wartawan MNC TV, 6. Ir. Khairudin M. Ali Owner Bima TV, 7. Jeck Pimpinan Garda Asakota, 8. Mahrun Pimpinan Obor Bima, 9. Sony Pimpinan Warta NTB, 10. Usman Wartawan Info Bima.

Dan Permohonan yang setulus-tulusnya kepada Organisasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Termasuk kepada Publik yang merasa tidak nyaman dalam hal ini. (BNN/tim)

Srikandi dan Baret Merah Sape menyatakan Sape Seutuhnya Milik Syafaad

Bimantika net,_ Senin (9/11/2020), Kampanye dialogis dan blusukan pasangan calon bupati dan wakil bupati bima Drs.H.Syafruddin H.M.Nur, M. Pd dan Ady Mahyudi (Syafaad) putaran kedua di kecamatan sape yang jumlah pemilih terbanyak se kabupaten bima dengan jumlah atau DPT 42.587 pemilih.

Mulai dari desa sari ujung barat nya kecamatan sape pasangan calon bupati dan wakil bupati Syafaad di jemput oleh seribu lebih pasukan tim Baret Merah dan garda muda serta puluhan ribu simpatisan syafaad kecamatan sape, sehingga membuat kemacetan panjang jalan lintas sape-Bima.

Liputan langsung koordinator liputan media Bimantika.net Ruma rengge di lapangan, Syafaad melakukan blusukan dan kampanye diologis di lapangan bola desa sari,

Setelah melakukan blusukan dan kampenye diologis pasangan syafaad bergeser blusukan ke desa Tanah Putih, Desa Boke, Desa Jia, Desa Rasabou, Desa Na,e dan berakhir di desa Naru .

Ketua Tim Srikandi kecamatan Sape Ibu Rukmini Alimudin memberikan pernyataan nya di media ini mengatakan bahwa atas nama kaum wanita yang bergabung dalam satu wadah tim pemenangan Syafaad yaitu Srikandi Kecamatan sape dirinya merasa yakin bahwa sape milik syafaad seutuh nya,

“Keyakinan saya ini bukan hanya omongan belaka tapi saya punya alasan yang mendasar dan fakta riil di lapangan” Ujarnya

Lanjutnya bahwa kondisi riil tersebut ketika dirinya melakukan konsolidasi di tengah tengah kampung tanpa di komando semua ibu ibu dan kaum perempuan muda datang berbondong bondong di mana tempat yang saya kunjungi selalu ramai di terima dengan hati yang ikhlas sampai mereka meninggalkan pekerjaan rumah demi sebuah perubahan ini

“dan satu hal lagi yang membuat kami merasa nyaman bahwa ami selalu di kawal oleh ratusan pasukan keamanan tim syafaad yaitu pasukan Baret merah ini benar benar pergerakan arus bawah terutama kaum perempuan” ungkapnya.

Masih menurutnya bahwa kepercayaan diri lahir dari tim Srikandi kompaknya para tim, “sekali lagi inilah yg membuat keyakinan saya bahwa kecamatan sape milik syafaad seutuh” demikian tegasnya. (BNN_07/ Ruma Rengge)