Sekda Kota Bima Tegaskan Percepatan Pembangunan IPAL di Penatoi Dalam Rangka Pengendalian Banjir Perkotaan

jpn

BIMAntika.net -Dalam rangka mendukung program pengendalian banjir perkotaan di Kota Bima, Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrunnraji, ME memimpin rapat koordinasi terkait progres pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk limbah tahu dan limbah ternak sapi warga di Kelurahan Penatoi, bertempat di ruang rapat Sekda, Selasa (12/05).

Rapat tersebut dihadiri oleh Asisten II Setda Kota Bima, Kepala Bappeda Kota Bima, Konsultan Pengawas dari World Bank, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima, Camat Mpunda, serta Lurah Penatoi.

Dalam rapat itu dibahas kondisi limbah tahu dan kotoran sapi warga yang selama ini masuk ke drainase primer dan dinilai menjadi salah satu persoalan serius yang memerlukan penanganan segera, khususnya oleh Dinas Lingkungan Hidup.

Kondisi tersebut tidak hanya berdampak terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu sistem drainase perkotaan yang menjadi bagian penting dalam pengendalian banjir di Kota Bima.

Sekretaris DLH Kota Bima, Hj. Komalasari menjelaskan bahwa pembangunan IPAL di Kelurahan Penatoi memiliki tingkat kompleksitas yang cukup tinggi. Program tersebut direncanakan untuk 10 penerima manfaat dengan alokasi anggaran sebesar Rp10 juta per unit IPAL. Namun di lapangan, kebutuhan pembangunan dan hasil produksi limbah yang harus ditangani melampaui kemampuan anggaran yang tersedia.

Selain pembangunan IPAL, pihak kelurahan juga melakukan intervensi sosial melalui edukasi kepada para pemilik ternak agar kotoran sapi dapat diolah menjadi pupuk kompos sehingga tidak lagi dibuang ke saluran drainase.

Sekda Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrunnraji, ME menegaskan bahwa pembangunan IPAL bagi warga di sekitar bantaran sungai Kelurahan Penatoi harus segera dilaksanakan agar tidak menghambat program lanjutan dari NUFReP di Kota Bima.

Sekda meminta minggu depan program pembuatan IPAL untuk limbah di Kelurahan Penatoi bagi 10 penerima manfaat sudah harus mulai jalan.

“Jika dinas teknis tidak mampu selesaikan, saya yang akan selesaikan. Ini penting dilakukan segera, jangan karena hal sepele mengorbankan program selanjutnya dari Bank Dunia,” tegas Sekda.

Ia berharap seluruh pihak terkait dapat memperkuat koordinasi dan mempercepat langkah penanganan limbah domestik masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas lingkungan dan mendukung program pengendalian banjir perkotaan secara berkelanjutan di Kota Bima. (***//Kominfo)

Program Selasa Menyapa, Pemkab Bima Serap Aspirasi Warga Parado Secara Langsung

jpn

Bimantika.net -Pemerintah Kabupaten Bima bersama seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kembali melaksanakan Program Selasa Menyapa di Kecamatan Parado dengan menyambangi masyarakat Desa Wane dan Desa Kanca.

Program tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam membangun komunikasi langsung dengan masyarakat hingga ke tingkat desa.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh keakraban itu diisi dengan berbagai aktivitas mulai penyambutan oleh Anak anak sekolah SD dan SMP dengan Tarian Dan pengalungan Bunga oleh Camat parodo dengan di dampingi oleh Muspika dan Masyarakat desa wane dan kanca sebagai pusat kegiatan selasa menyapa

Serta hadir pula warga desa lain yang berdekatan dengan dua desa tersebut seperti warga desa rato dan lainya ,Pantau langsung oleh Media ini di lapangan.

Salah satu warga wane Daus Bimbo menyatakan Program Selasa Menyapa dari Pemerintahan Ady -Irfan sangat menyentuh sekali buat warga masyarakat.

“Program Selasa menyapa kami masyarakat sangat merasakannya apalagi kami yang jauh dari ibukota bisa secara langsung berdialog mengeluarkan unek-unek bagaimana desa dan kecamatan kami bisa maju dan punya daya saing dengan desa desa dan kecamatan kecamatan yg lain di kabupaten bima” ujarnya.

Lanjutnya bahwa Kecamatan Parado adalah kecamatan yang berada di wilayah pengunungan yang punya banyak potensi Alam yg perlu di kelola dengan baik.

“Lewat kesempatan Selasa Menyapa ini kami masyarakat bisa secara langsung mengeluarkan Aspirasi kami” ujarnya.

Masih di katakan nya bahwa masyarakat juga bisa bersenda gurau dengan Pimpinan Daerah.

“Rakyat Senang Mulai dari duduk bersama, ngopi bareng, makan bersama hingga melaksanakan salat berjamaah dengan pemimpinnya” ujarnya.

Ia menegaskan Seluruh rangkaian kegiatan menjadi simbol kedekatan pemerintah dengan kami masyarakat tanpa sekat formalitas birokrasi.

Dalam dialog terbuka yang digelar bersama warga, masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan secara langsung berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing.

Aspirasi terkait pembangunan infrastruktur desa, pelayanan kesehatan, pendidikan, pertanian, hingga kebutuhan air bersih menjadi beberapa hal yang disampaikan masyarakat kepada pemerintah daerah.

Bupati Bima Ady Mahyudi dalam sambutannya menegaskan, Program Selasa Menyapa bukan sekadar agenda kunjungan rutin, tetapi merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh kebijakan pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

Dengan turun langsung ke lapangan, pemerintah dapat melihat kondisi nyata sekaligus mendengar langsung harapan warga.

Program ini juga dinilai menjadi sarana efektif untuk memperkuat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat.

Lanjutnya Kehadiran pimpinan daerah bersama jajaran OPD di tengah warga menunjukkan bahwa pemerintah ingin membangun pola pelayanan yang lebih terbuka, partisipatif dan responsif terhadap berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

Melalui Program Selasa Menyapa, Bupati Bima Ady Mahyudi berharap tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan daerah. Pendekatan dialogis yang dibangun dalam program ini diharapkan mampu menghadirkan solusi konkret sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah tutupnya “.
(RRS//RumaRenggeSape//007)

Atensi Khusus Walikota Bima Aji Man, Pemkot dan KONI Bahas Persiapan Porprov NTB 2026

jpn

BIMAntika.net -Pemerintah Kota Bima terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan dunia olahraga daerah melalui kegiatan silaturahmi dan audiensi bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bima beserta seluruh ketua cabang olahraga (Cabor), yang berlangsung di Aula Parenta, Senin (11/05/2026).

Audiensi tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman didampingi Sekretaris Daerah Kota Bima serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bima.

Pertemuan itu menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan olahraga untuk meningkatkan prestasi atlet Kota Bima menjelang ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat (NTB)

Dalam kesempatan tersebut, Ketua KONI Kota Bima, Alfian Indra Wirawan, S. Adm memaparkan sejumlah persiapan yang tengah dilakukan.

Mulai dari pemetaan cabang olahraga unggulan, program latihan intensif atlet, hingga kebutuhan sarana dan prasarana penunjang latihan.

Selain itu, kesiapan mental dan fisik atlet juga menjadi perhatian utama agar para atlet Kota Bima mampu tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik pada Porprov mendatang.

Ketua KONI juga mengungkapkan bahwa Kota Bima telah mendaftarkan sebanyak 43 cabang olahraga dengan total 570 atlet yang akan berlaga pada ajang Porprov 2026. Meski demikian, pihaknya mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama keterbatasan anggaran pembinaan olahraga.

“Kami tetap berkomitmen melakukan pembinaan secara optimal dan menjaga semangat atlet agar tetap fokus menjalani latihan,” ujar Alfian.

Sementara itu, Wali Kota Bima dalam arahannya menegaskan bahwa olahraga bukan hanya sekadar ajang kompetisi dan prestasi, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter generasi muda yang disiplin, sehat dan berdaya saing.

Menurutnya, Pemerintah Kota Bima akan terus memberikan perhatian terhadap pembinaan atlet serta pengembangan cabang olahraga yang berpotensi mengharumkan nama daerah di tingkat regional maupun nasional.

Wali Kota juga mengapresiasi dedikasi seluruh pengurus KONI Kota Bima, para pelatih, official, dan atlet yang selama ini terus berjuang membawa nama Kota Bima di berbagai kejuaraan olahraga.

Aji Man sapaan Walikota Bima menilai keberhasilan olahraga daerah membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, organisasi olahraga, sekolah, masyarakat hingga dunia usaha.

Selain menjadi ajang silaturahmi, audiensi tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan tantangan dalam pembinaan olahraga, termasuk kebutuhan dukungan anggaran, pembenahan fasilitas olahraga, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga.

Pemerintah Kota Bima berharap komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah dan KONI Kota Bima terus terjalin dengan baik sehingga program pembinaan olahraga dapat berjalan lebih optimal, terarah dan berkelanjutan demi melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Bima di tingkat lebih tinggi. (****)

Hadiri Rakor Pengelolaan Dana BOS, Wali Kota Bima Aji Man Peduli dan Hargai Jasa Pegawai PPPK Paruh Waktu

jpn

BIMAntika.net -Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin menghadiri rapat koordinasi pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) tingkat TK, SD, dan SMP Negeri se-Kota Bima yang berlangsung di Aula Maja Labo Dahu Kantor Wali Kota Bima, Senin (11/05).

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Bima, Kepala Dinas Dikpora Kota Bima, Kepala BPKAD Kota Bima, Plt. Kepala Inspektorat Kota Bima, para pengawas sekolah, serta kepala satuan pendidikan dari jenjang TK, SD, hingga SMP Negeri se-Kota Bima.

Dalam arahannya, Aji Man Sapaan Wali Kota Bima menegaskan pentingnya pengelolaan dana BOS dan BOP secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Ia meminta seluruh kepala sekolah maupun bendahara BOS agar memastikan setiap penggunaan anggaran benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan mutu pendidikan.

“Pastikan setiap rupiah dipertanggungjawabkan dengan baik. Dana BOS harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung kualitas pendidikan, termasuk peningkatan kompetensi guru dan kebutuhan peserta didik,” tegas Wali Kota.

Selain menyoroti pengelolaan anggaran pendidikan, Wali Kota juga mendorong para kepala sekolah dan tenaga pendidik agar lebih dekat dengan peserta didik serta memahami kondisi dan potensi setiap anak.

Menurutnya, guru memiliki peran penting dalam membangun mental dan cita-cita generasi muda.

Karena itu, ia meminta seluruh tenaga pendidik untuk terus memotivasi siswa agar berani bermimpi dan memiliki semangat meraih masa depan yang lebih baik.

“Guru harus mengetahui kondisi anak didiknya. Anak-anak kita harus didorong untuk berani bercita-cita dan memiliki keyakinan untuk meraih masa depan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bima juga menunjukkan komitmennya dalam memberikan perhatian kepada tenaga pendidik, khususnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian para guru, Wali Kota Bima menyampaikan bahwa pemerintah daerah memberikan gaji yang bersumber dari APBD sebesar Rp500 ribu di luar dana BOS bagi PPPK Paruh Waktu.

Ia mengakui bahwa saat ini Pemerintah Kota Bima masih menghadapi keterbatasan ruang fiskal. Namun demikian, penghargaan terhadap jasa dan dedikasi para tenaga pendidik tetap menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Walaupun kondisi fiskal daerah sedang terbatas, pemerintah tetap berkomitmen menghargai jasa dan pengabdian para guru, khususnya PPPK Paruh Waktu,” pungkasnya. (****//Kominfo)

Pemuda 18 Tahun Ditemukan Meninggal di Asakota, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

jpn

Bimantika.net Warga Lingkungan Gindi, Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, digegerkan dengan penemuan seorang pemuda dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (10/5/2026) sore sekitar pukul 17.30 Wita.

Korban diketahui bernama Muhammad Rangga (18), warga Lingkungan Mekar Baru, Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, media ini di TKP, penemuan jasad korban berawal saat sejumlah warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi kejadian melihat tubuh korban telah tergeletak kaku di atas tanah.

Warga kemudian melaporkan temuan tersebut kepada masyarakat sekitar dan aparat keamanan setempat.

Tak lama berselang, sekitar pukul 17.55 Wita, Tim Inafis Polres Bima Kota bersama pihak keluarga tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selanjutnya korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Kota Bima guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti meninggalnya korban.

Berdasarkan perkiraan awal, korban diduga telah meninggal dunia sejak Minggu dini hari sekitar pukul 05.00 Wita.

Pihak keluarga menyampaikan bahwa korban diketahui tidak pulang ke rumah sejak malam sebelumnya.

Keluarga sempat berupaya mencari keberadaan korban ke sejumlah teman dekatnya, namun tidak memperoleh informasi terkait keberadaan korban hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Pasca penemuan tersebut, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif, sementara aparat kepolisian terus mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan pendalaman guna mengungkap penyebab kematian korban
(RRS//RumaRenggeSape//007)

Sat Samapta Gelar Patroli KRYD, Kapolres Bima : Wujud Hadirnya Polri Ditengah Masyarakat

jpn

BIMAntika.net -‎Anggota Ton 1 Dalmas Satuan Samapta Polres Bima Kabupaten Polda NTB kembali melakukan patroli KRYD di wilayah hukumnya pada Sabtu 9 Mei 2026 siang.

Patroli uni merupakan langkah preventif Polres Bima Kabupaten dalam rangka memastikan masyarakat beraktivitas dengan nyaman dan merasa terayomi.

Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.MH., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka mengatakan ini merupakan wujud hadirnya Polri ditengah masyarakat.

“Polres Bima Kabupaten akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat”. Ujarnya.

Adib meneruskan, patroli dengan metode mobile itu petugas berinteraksi dengan masyarakat dan menyampaikan himbauan Kamtibmas.

Adapun sasaran patroli yakni, tempat keramaian, pusat perbelanjaan hingga kawasan perkantoran dan beberapa titik yang yang dianggap rawan.

Tujuan utama dari kegiatan itu untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas seperti Kasus 3C, Balapan Liar, aksi premanisme dan lainnya.

Hasil kegiatan yang berakhir hingga siang hari itu situasi Kamtibmas dilaporkan dalam keadaan kondusif dan sasaran patroli tidak di temukan. (****)

Bhabinkamtibmas Polsek Woha Hadiri Dialog Publik Tentang Kenakalan Remaja dan Penyalahgunaan Narkoba di Desa Kalampa

jpn

BIMAntika.net -Bhabinkamtibmas Polsek Woha Polres Bima Kabupaten Polda NTB Aipda Sarjan Adibuana SE menghadiri dan jadi pemateri kegiatan dialog publik tentang kenakalan remaja maupun penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh persatuan Mahasiswa desa Kalampa itu berlangsung pada Jumat 8 Mei 2026 malam jam 20.30 wita di Halaman kantor desa Kalampa.

Dalam paparannya Aipda Sarjan Adibuana mengatakan untuk mencegah dan memberantas peredaran gelap narkoba ini diperlukan kerjasama, koordinasi dan kolaborasi semua pihak

Lanjutnya, kejahatan narkoba ini merupakan salah satu kejahatan serius pasalnya dampak buruk yang diakibatkan oleh narkoba sangat berbahaya bahkan mengakibatkan kematian.

Untuk itu peran aktif orang tua dan keluarga sangat di perlukan sehingga kita dapat mencegah anak anak kita dari bahaya laten Narkoba.

Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.MH., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka mengatakan Ini merupakan langkah preventif Polri dalam mengedukasi masyarakat agar membantu pihak kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkoba.

“Peran serta masyarakat Masyarakat sangat kami butuhkan untuk memberantas peredaran gelap narkoba”. Ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman. (****)

Wali Kota Bima Aji Man Tinjau Langsung Gotong Royong di Kawasan Lapangan Serasuba

jpn

BIMAntika.net -Pemerintah Kota Bima kembali melaksanakan kegiatan gotong royong bersama seluruh ASN lingkup Pemerintah Kota Bima.

Kegiatan ini difokuskan di Lapangan Serasuba Kota Bima, dengan tujuan menciptakan ruang publik yang bersih, indah dan nyaman bagi masyarakat Kota Bima. Kamis, (7/5/2026).

Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE., yang hadir bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bima, antara lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, dan Penyelamatan, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas PUPR, Camat Rasanae Barat, para Lurah, serta jajaran staf dari masing-masing instansi.

Dalam kesempatan tersebut, Aji Man sapaan Wali Kota Bima turut mendampingi para petugas yang melakukan pembersihan di sejumlah titik area Lapangan Serasuba, khususnya pada bagian pelataran selatan.

Selain ikut memantau proses pembersihan, Wali Kota juga berkeliling untuk melihat secara langsung kondisi lingkungan lapangan agar tetap tertata dan nyaman digunakan masyarakat.

Kegiatan gotong royong ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen terkait dalam menjaga fasilitas umum agar tetap bersih dan terawat. Lapangan Serasuba sendiri saat ini menjadi salah satu pusat aktivitas warga, baik untuk olahraga, rekreasi keluarga, maupun berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Pemerintah Kota Bima menilai bahwa menjaga kebersihan lingkungan dan fasilitas umum memerlukan peran bersama, tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga dukungan aktif masyarakat. Karena itu, melalui kegiatan ini masyarakat diajak untuk terus menumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.

Dengan semangat kebersamaan dan budaya gotong royong yang terus diperkuat, Pemerintah Kota Bima berharap tercipta lingkungan kota yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan demi mendukung kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.(****//Kominfo)

Kunjungi Korban Kebakaran di Monta, Bupati Bima Ady Mahyudi Serahkan Bantuan Tanggap Darurat

jpn

Bimantika.net -Bupati Bima Ady Mahyudi bergerak cepat meninjau lokasi kebakaran yang melanda Dusun Rocimena, Desa Monta, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Rabu (6/5/2026).

Sesaat setelah kembali dari Jakarta. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Bima tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak musibah.
Kebakaran yang terjadi pada Selasa (5/5/2026) di RT 010/RW 003 Dusun Rocimena menghanguskan dua unit rumah panggung 12 tiang hingga rata dengan tanah. Selain itu, dua rumah kayu 12 tiang dan dua rumah permanen lainnya mengalami kerusakan ringan akibat kobaran api.

Setibanya di lokasi, Bupati langsung berdialog dengan warga korban kebakaran sekaligus menyerahkan sejumlah bantuan tanggap darurat berupa paket pangan, family kit, terpal, dan bantuan sandang guna memenuhi kebutuhan dasar para korban.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima A. Muis, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Ruslan, Komisioner BAZNAS H. Hanafi, serta sejumlah pejabat dari BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Damkar Kabupaten Bima.

Selain bantuan logistik, pemerintah daerah bersama BAZNAS juga menyalurkan bantuan sosial untuk membantu meringankan beban para korban. Bupati turut menyerahkan bantuan dari BAZNAS senilai Rp4 juta serta santunan pribadi kepada warga terdampak kebakaran.

“Pemerintah daerah sangat prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa warga Desa Monta. Kami berharap masyarakat tetap diberikan kesabaran dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Bupati Ady Mahyudi di hadapan warga.

Bupati juga memastikan pemerintah daerah akan bergerak cepat dalam penanganan pasca-bencana agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera tertangani secara maksimal.

Pada kesempatan tersebut, Bupati mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik dan penggunaan perangkat elektronik rumah tangga guna mencegah terjadinya musibah serupa di kemudian hari.
(RRS//RumaRenggeSape//007)

Selisih Data PAD Kabupaten Bima, Hanya Beda Basis Data Saja

jpn

BIMAntika.net -Menanggapi informasi yang beredar terkait adanya perbedaan data capaian PAD Kabupaten Bima, bersama ini disampaikan, pada prinsipnya tidak ada terjadi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bima tahun anggaran 2025, selisih angka tersebut disebabkan karena adanya perbedaan basis data yang digunakan.

Data yang dirilis Bapenda kabupaten Bima adalah data sementara yang disampaikan untuk kepentingan pansus Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Bima sebelum diaudit (unaudit) yang merupakan angka hasil rekon dengan OPD pengelola pendapatan.

Di lain sisi, angka yang dirilis oleh BPS Kabupaten Bima adalah angka sementara yang diberikan oleh BPKAD ke BPS sebelum selesai dilakukan rekon dengan seluruh Perangkat Daerah pengelola pendapatan dan masih dalam proses karena dalam persiapan penyusunan Laporan Keuangan unaudit yang akan diserahkan ke BPK.

Angka final pendapatan adalah angka setelah dilakukan audit BPK yang sekarang masih berproses sampai tanggal 31 Mei 2026.

Tindak lanjut hasil audit BPK akan ditindaklanjuti dengan pembuatan Laporan Realisasi Pertanggungjawaban yang disampaikan ke DPRD yang merupakan hasil final realisasi, baik pendapatan maupun belanja. (****//RRS007//RumaRenggeSape)