Walikota HML : “Perpustakaan Daerah Kota Bima Pusat Peradaban Keilmuan”

Gedung Perpustakaan Daerah Kota Bima yang di Bangun pada Era Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML)

Bimantika.net Di Era Pemerintahan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) terwujud Pembangunan Peradaban Keilmuan untuk Warga Masyarakatnya.

Adalah Gedung Perpustakaan Daerah di bangun dengan Gaya Modern berlantai Tiga yang akan dikelola oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Bima.

Dalam Rencana Walikota HML bahwa Gedung Yang berdiri kokoh dengan kerangka Baja ala Modern itu akan miliki multi fungsi yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas moderen.

“Setelah semuanya rampung, perpustakaan tersebut rencananya akan diresmikan pada 22 maret mendatang” demikian ungkap Walikota HML.

Keberhasilan membangun Perpustakaan yang megah ini tidak terlepas dari kerja keras dan kerja cerdas Walikota HML dalam menata Pembangunan Di Kota Bima walau sebagian besar APBD Kota Bima tersedot dalam Urusan Covid-19.

Disampaikannya pula bahwa, perpustakaan ini, merupakan perpustakaan multi fungsi “Jadi bukan saja sebagai tempat untuk literasi, tapi juga bisa untuk berbagai kegiatan lainnya,” terangnya.

Untuk memajukan dan mengembangkan perpustakaan Daerah Kota Bima, Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Perpustakaan Daerah Kota Bima baru-baru ini sudah menandatangi Memorandum of Understanding (MOU) dengan tiga Perguruan Tinggi yaitu STIE Bima, STKIP Bima dan STIH Bima.

MOU ini bertujuan untuk mewajibkan mahasiswa agar berkunjung ke perpustakaan. Kerena itu dapat membantu dan mempermudah para mahasiswa dalam menyelesaikan tugas-tugas dalam perkuliahannya.

Perpustakaan Daerah Kota Bima tidak saja menyiapkan buku untuk di baca secara langsung, akan tetapi Pihak Dinas Perpustakaan Daerah juga menyiapkan Komputer sebagai perpustakaan digital di era Modern juga sudah kita siapkan.

Menurut Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Kota Bima bahwa saat ini baru tersedia 14 unit Komputer yang menyimpan ratusan ribu judul Buku secara digital.

“Kedepan kita akan minta penambahan lagi, dengan tersedia komputer yang memadai pelaksanaan Tes CPNS, P3K menggunakan sistem CAT akan bisa terlaksana dan difokuskan di Gedung Perpustakaan Daerah” ujar Kadis.

Wali Kota Bima, H.Muhammad Lutfi, SE (HML) yang dikonfirmasi Media Bimantika Senin 28 Pebruari 2022 mengungkapkan bahwa Gedung Perpustakaan merupakan ikhtiar dan Gerakan membangun Peradaban di Kota Bima.

“Gedung tersebut bertujuan untuk menggaungkan gerakan literasi kepada masyarakat dalam mencerdaskan anak bangsa yang ada di Kota Bima dan diharapkan dengan adanya Gedung Perpustakaan semakin menumbuh kembangkan minat baca masyarakat Kota Bima terhadap buku” ujar Walikota HML.

Menurut Walikota HML bahwa sesungguhnya eksistensi Gedung Perpustakaan Daerah Kota Bima adalah membuka lebar-lebar tentang Dunia secara Global di era Millenial ini.

“Keberadaan gedung Perpustakaan ini tentu akan menjadi sebuah kebanggaan bagi masyarakat Kota bima, karena di tempat inilah jendela dunia akan terbuka di era Millenial ini” ungkap Walikota HML.

Oleh Karena Itu, Penting adanya Gedung Perpustakaan Daerah ini sebagai wadah dan wahana mengembangkan potensi-potensi intelektualitas.

“Perpustakaan Daerah Kota Bima adalah Pusat Peradaban Keilmuan karena berbagai pengetahuan disajikan ditempat ini, sehingga akan menciptakan learning society bagi masyarakat dan Buku adalah jendela ilmu Pengetahuan” demikian ujarnya.

Masih menurut Walikota HML bahwa gedung Perpustakaan Daerah yang di bangunnya bukan saja sekedar untuk tempat membaca buku, namun design nya multi fungsi.

“Fungsi lainnya gedung Perpustakaan daerah Kota Bima dengan bangunan tiga lantai itu bisa dijadikan sebagai tempat pertemuan sosial, pertemuan Partai Politik pertemuan Keagamaan karena di lantai tiga nya di desaign untuk tempat nongkrong dan dilengkapi dengan cafe dan kedai cofee” ungkap Walikota HML. (***)

Walikota HML Silaturrahim dengan Warga Nitu

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) Minggu Malam 27 Pebruari 2022 menerima silaturrahim sejumlah warga Kelurahan Nitu Kecamatan RasanaE Timur Kota Bima.

Walikota HML menerima
Silahturahim warga Kelurahan Nitu penuh dengan rasa kekeluargaan dan familiar sehingga tercipta kedekatan antara pemimpin dengan rakyat yang di pimpin.

Kehadiran warga Nitu di kediaman Walikota HML adalah pertanda betapa besar rasa cinta warga pada pemimpinnya.

Dalam pertemuan Silaturrahim itu nampak dihadiri oleh tokoh-tokoh Agama, tokoh Pemuda dan seluruh ketua RT dan RW.

“Kami menemui Pak Walikota semata-mata menjalin kedekatan dengan pemimpin kami” ujar salah seorang tokoh Agama yang di Wawancara Media Online Bimantika.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) nampak santai dalam menerima tamu yang tidak lain warga nya sendiri.

Sesekali memberikan joke-joke kecil yang membuat pertemuan itu nampak akrab dan familiar

“Silaturrahim itu adalah ibadah yang sangat besar pahalanya di sisi Allah SWT, menambah rezeki dan memperpanjang umur itu kaya kiyai saya” demikian ungkap Walikota HML saat di wawancara Media online Bimantika di kediamannya.(***)

Bis Penumpang Sumbawa-Bima Jatuh di Jurang Madapangga

Bimantika.net Bis penumpang PO Sri Putri Jurusan Sumbawa-Bima jatuh di jurang Taman Wisata Madapangga, Minggu siang 27 Pebruari 2022

Kecelakaan tunggal itu diduga kuat rem blong sehingga supir tidak mampu mengendalikan laju bis yang berposisi jalan menurun.

Puluhan penumpang mengalami luka dan dibawa ke Puskesmas dan Rumah Sakit terdekat.

Saksi mata yang juga sebagai salah satu penumpang menyebutkan bahwa Sebelum mobil jatuh ke jurang, supir sempat minta minyak rem pada kondekturnya.

Tak lama setelah itu laju kendaraan semakin kencang dan jatuh ke jurang.

liputan langsung media online Bimantika bahwa puluhan penumpang mengalami luka sobek dan lecet, dan mendapat perawatan pihak rumah sakit Sondosia dan Puskesmas Bolo

Informasi yang di himpun media Online Bimantika Biro Madapangga bahwa saat kejadian supir dan kondektur tidak ada di tempat.

Para penumpang yang menjadi korban kecelakaan tersebut masing-masing menyelamatkan diri dan merawat luka yang di alaminya di Puskesmas Bolo dan Rumah Sakit Sondosia Kabupaten Bima. (***//Yadin Biro Madapangga)

Penjelasan TGB Soal Pengeras Suara

Bimantika.net Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Indonesia DR. TGB HM Zainul Majdi, Lc., MA merespon surat edaran dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengenai pengeras suara.

TGB yakin niat dari Menteri Agama adalah baik. Sosoknya dinilai TGB sebagai seorang tokoh dari organisasi Islam yang terbesar di Indonesia.

“Kemudian juga putra dari seorang ulama besar Almagfurlah Kiai Cholil Bisri Rembang. Jadi, niat beliau pasti baik itu yang pertama,” katanya, Jumat (25/2) di Apitaik, Lombok Timur.

Yang kedua, lanjut TGB, dari surat edaran itu memang ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Sebagai bahan untuk mengkoreksi yang pertama salah satu kaidah paling mendasar di dalam membuat suatu kebijakan publik itu adalah imparsialitas.

“Artinya rata seimbang adil tidak memihak. Karena itu kalau ingin menciptakan pengaturan maka seharusnya yang diatur itu bukan hanya masjid dan musholla,” kata TGB.

Ketua Umum PB Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI) ini mengungkapkan, pengeras suara tak hanya digunakan di mushlla dan masjid.

Pengeras suara juga dipakai di tempat ibadah yang lain. Ada momen-momen di mana acara ritual keagamaan itu juga mengeluarkan suara yang cukup besar.

“Sehingga menurut saya kalau memang mau membuat satu surat edaran untuk mengatur penggunaan pengeras suara di rumah ibadah jauh lebih baik tidak hanya menyangkut masjid dan musala,” lanjutnya.

Hal ini, sambung Doktor Ahli Tafsir ini, supaya tidak kemudian menciptakan kesan bahwa seakan-akan yang berpotensial mengganggu ketenangan atau ketentraman itu hanya suara yang keluar dari masjid dan musala.

Sementara semua tahu, rumah ibadah non Islam itu juga mengeluarkan suara kidung-kidung, lagu-lagu pujian, lagu-lagu keagamaan.

Di banyak tempat di Indonesia ini sesungguhnya masjid itu tidak hanya tempat berkumpul untuk salat. Pengeras suara masjid itu juga tidak hanya fungsinya untuk digunakan azan dan iqamat saja atau mengaji, di banyak tempat di Indonesia juga Lombok rata-rata masyarakat menjadikan masjid sebagai sentral kegiatan.

Sehingga dari pengeras suara di masjid itu digunakan untuk mengumumkan ada kematian kemudian kalau ada kegiatan gotong royong, dan ada kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Pengeras suara masjid atau musholla memiliki juga fungsi sosial budaya. Jadi, menurut TGB di daerah-daerah seperti misalnya di NTB justru pengeras suara masjid itu bukan mengganggu sebaliknya malah menjadi rujukan dari masyarakat di desa.

“Karena di situ sekali lagi bisa juga digunakan untuk banyak pengumuman-pengumuman yang menjadi perhatian dari masyarakat,” ujarnya.

Yang justru bermasalah, kata TGB adalah di masyarakat perkotaan. Di perkotaan tidak hanya satu agama. Seperti di Jakarta, penduduknya heterogen memungkinkan untuk diatur.

Meski begitu, sambung TGB, pengaturan ini lebih baik diserahkan kepada kearifan bersama. Di Indonesia ada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), sesuai namanya forum ini kerjasama umat beragama.

Untuk daerah-daerah tertentu dimana masyarakatnya sangat heterogen diatur. Penggunaan pengeras suara di rumah ibadah itu disesuaikan tak terlalu besar.

“Diserahkan kepada FKUB untuk kemudian membuat kesepakatan bersama. Kesepakatan itu lahir dan dibicarakan di tingkat masyarakat dan disepakati itu akan jauh lebih mudah diterima,” ujarnya.

“Dibanding surat edaran yang isinya berlaku untuk semua padahal situasi masing-masing daerah itu beda-beda,” sambungnya.

Di NTB yang dikenal dengan Pulau Seribu Masjid, ucap TGB, suara dari masjid yang dirindukan. Suara yang justru menjadi penyejuk, tidak ada yang merasa terganggu.

Bila hal ini berkenan dikoreksi menjadi hal bagus, sehingga tidak terkesan hanya menyasar kepada masjid dan musholla.(***)

Hasan Basri Nahkodai Sahabat Polisi Indonesia DPW Jawa Barat dan Siap Berikan Kontribusi

Bimantika.net Bandung – Pengurus Sahabat Polisi Dewan Pimpinan Wilayah Jawa Barat resmi di kukuhkan, Sabtu (26/02/2022). Pengukuhan dan pelantikan yang dihadiri langsung oleh Dewan Pimpinan Nasional Sahabat Polisi Indonesia Fonda Tangguh menetapkan Hasan Basri sebagai Ketua Umum SPI Jawa Barat, dan Sekretaris Jendral Yudha Prakarsa K Wiguna.

Ketua Umum Sahabat Polisi Jawa Barat terlantik, Hasan Basri menyampaikan, SPI merupakan gerakan sosial kemasyarakatan yang berfokus pada edukasi pemberdayaan dan sosial untuk mewujudkan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung Institusi Polri yang humanis.

“Hadirnya kami Sahabat Polisi Jawa Barat untuk membantu mengaktualisasikan Nilai-nilai Pancasila dan UU 1945 dalam kehidupan bermsyarakat, bertetangga dan bernegara,” Ungkap Hasan Basri, Sabtu (26/02/2022).

Selain itu, Hasan Basri dalam sambutannya mengatakan, kehadiran SPI diantaranya juga untuk membangun sinergitas dengan masyarakat demi terwujudnya Nilai-nilai gotong royong dan mewujudkan Polri sebagai sahabat masyarakat.

“Sehingga langkah awal kami SPI Jawa Barat akan fokus pada pemberdayaan sumber daya manusia dan penguatan kesehatan, kami akan merangkul masyarakat yang kesulitan untuk pendidikan,”Katanya.
“Dan insyaallah kami sudah kerjasama dengan beberapa instansi kampus untuk memberikan beasiswa kepada putra putri terbaik jawa barat,” tambahnya.

Hasan berharap, kedepan Sahabat Polisi Indonesia DPW Jawa Barat dapat berkolaborasi dan membangun sinergitas bersama pihak Kepolisian khususnya Polda Jawa Barat untuk memberikan kontribusi penuh kepada masyarakat.

“Oleh karena itu, kami mohon dukungan dan bimbingannya dari seluruh stakeholder selama berjalannya organisasi SPI di Jawa Barat untuk terus berkontribusi membangun Jawa Barat menumbuhkan kebersamaan yang harmonis saling asah saling asuh,”pungkasnya.

Untuk di ketahui dalam kegiatan pengukuhan pengurus SPI DPW Jawa Barat tersebut, Ketua Umum Sahabat Polisi Hasan Basri turut memberikan Beasiswa kepada putra putri terbaik Jawa Barat dan memberikan bantuan kepada panti asuhan Baitul Afief. (***)

Putra Bangsa Menggugat Minta Brigjend TNI Junior dibebaskan

Bimantika.net Sebuah konferensi yang dilakukan oleh Putera Bangsa Menggugat (PBM) di Jakarta Selatan berubah menjadi sebuah ketegangan yang serius.
Kejadian ini beredar dalam sebuah video yang viral.

Ketegangan tersebut terjadi dalam konferensi pers yang berlangsung pada 26 Februari 2022.

Konferensi Pers terjadi karena Nama Brigjen TNI Junior Tumilaar menjadi perbincangan banyak publik dan juga tokoh penting Indonesia lainnya.

Nama Staf Khusus KSAD Brigjen TNI Junior Tumilaar seketika menjadi sorotan karena ditahan di Rumah Tahanan Militer (RTM) Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

“Dan hinggat saat ini, brigjen junior masih ditahan. Sehingga kami memutuskan untuk melakukan konfrensi pers,” tegas Mahes saat wawancara.

Putra Bangsa Menggugat meminta pihak terkait untuk membebaskan Brigjen Junior Tumilaar dari seluruh tuduhan yang membuatnya mendekam di Rumah Tahanan Militer (RTM) Cimanggis, Depok.

Pasalnya, menurut dia, Brigjen Junior tidak bersalah. Dia juga mengajak masyarakat untuk ikut bersuara mendesak supaya Brigjen Junior dibebaskan dari hukuman.

Lebih lanjut, kasus sengketa tanah antara warga Bojong Koneng dengan PT SC turut menjadi perhatian DPR RI.

Brigjen Junior Tumilaar ikut dalam rombongan perwakilan warga Bojong Koneng dan kuasa hukumnya dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) di Komisi III DPR untuk melakukan audiensi.

RDPU Komisi III DPR itu digelar pada 19 Januari 2021 di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

“Seharusnya dalam Rapat Dengar Pendapt tersebut DPR RI harus melihat persoalan ini secara mendalam, tidak dengan pendekatan politis,” ujar Koordinator PBM.

PMB juga meminta DPR RI Komisi III untuk turut andil dalam kasus Brigjen Junior.

Berikut tuntutan yang dibacakan saat konfrensi pers:

  1. Meminta KSAD Dudung untuk membebaskan Brigjen Junior tanpa syarat
  2. Meminta Komisi 3 DPR ikut andil dalam kasus Brigjen Junior demi kepentingan rakyat
  3. Meminta klarifikasi KSAD Dudung yang menyatakan bahwa membela rakyat bukan tugas TNI aktif. (***//Rifan)

Penadah Sepeda Motor di Tangkap Tim Puma ll Polres Bima Kota

Bimantika.net Tim Puma ll Polres Bima Kota yang dipimpin oleh Aiptu Hero Suharjo, SH Telah melakukan penangkapan dan mengamankan Pelaku Penadah Curanmor yang bertempat di Dusun Kalo Desa Naru Barat Kecamatan Sape Kabupaten Bima.

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH melalui Kasat Reskrim Polres Bima Kota IPTU M Rayendra RAP, S.T.K, S.I.K, membenarkan adanya penangkapan tersebut.

Penangkapan berdasarkan Surat Perintah Tugas Sprin/06/II/RES.1.24./2022*

Laporan pengaduan nomor: ADUAN/147/XII/2021/Sek langgudu Hari Selasa Tanggal, 14 Desember 2021.* Sekitar Pukul 01.00 Wita.

Penangkapan di lakukan Pada Hari Sabtu 26 Februari 2022 sekitar pukul 15:00 Wita.

Pelapor SRI WINARTI 44 tahun Kaur Desa Karumbu Alamat : Rt 01/01 Dusun Oi Lanco Desa Karumbu Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima.

Pelaku penadah
S ALias Cingko 48 tahu. Dusun Kalo Desa Naru Barat Kabupaten Bima

Barang Bukti yang disita Polisi adalah Satu Unit Honda FIT X
NOSIN :HB41T-1014902
NOKA : MH1HB41195K-018045
NOPOL: EA 3447 XB

Kronologis Kejadian
Pada hari Sabtu 11 Desember 2021 sekitar pukul 01:00 Wita anak pelapor yang bernama Abdul Hafid meminjam motor merk honda tipe 225NF100SLD (FIT X) milik Fauzi untuk pergi ke rumah temanya di Dusun Ntau Desa Karumbu Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima,

Kemudian anak pelapor menyimpan motor dipinggir jalan dan lupa mencabut kunci motor tersebut dan kemudian pada saat anak pelapor (korban) akan pulang,korban sudah tidak melihat sepeda motor tersebut/hilang.

Kronologis Penangkapan Berdasarkan Laporan, Tim Puma ll melakukan koordinasi dengan penyidik Polsek langgudu.

Kemudian Tim melakukan serangkaian penyelidikan dan tim Puma ll mendapatkan informasi A1 terkait keberadaan orang yang menguasai sepeda motor yang diduga kuat merupakan hasil kejahatan yakni bertempat di Dusun Kalo Desa Naru Barat Kec.Sape Kabupaten Bima.

Dengan adanya informasi tersebut maka Tim Puma ll langsung menuju lokasi.

Setibanya di lokasi Tim Puma ll langsung mengamankan S Alias Cingko yang menguasai sepeda motor tersebut.

Selanjutnya Tim melakukan interogasi terhadap S alias Cingko (pelaku penadahan),dari hasil interogasi yang bersangkutan membeli motor tersebut seharga Rp.3.000.000(tiga juta Rupiah) dari Sdra.E yang saat ini masih dalam pengejaran.

Selanjutnya Tim mengamankan Pelaku penadahan beserta Barang Bukti dan menyerahkan ke Mako Polsek Langgudu. (***)

Jaga Kebugaran Tubuh, Personil Polres Dompu Gelar Olah Raga Lari

Bimantika.net Polres Dompu Polda Nusa Tenggara Barat, Setelah melaksanakan apel pagi, seluruh Personel Polres Dompu melakukan olah raga bersama, Sabtu (26/02/2022).

Untuk olah raga kali ini adalah Lari keluar Mapolres Dompu yang di pimpin langsung oleh oleh Kasat Reskrim Polres Dompu AKP Adhar, S.Sos.

AKP Adhar, S.Sos melalui Kasi Humas Polres Dompu Ipda Akhmad Marzuki mengingatkan Kepada Personel Polres Dompu agar selalu memperhatikan dan menjaga kesehatan dengan cara meluangkan waktu untuk berolah raga agar tetap fit dan tidak mudah sakit dan terhindar dari paparan Covid-19.

Kegiatan olah raga ini rutin di setiap hari Sabtu, mengingat padatnya kegiatan personel Polres Dompu diperlukan olah raga untuk selalu menjaga kesehatan dan stamina dalam melaksanakan tugas – tugas Kepolisian.

“Dengan mengadakan giat olahraga setiap hari, ini diharapkan dapat menunjang kesiapan fisik setiap orang dalam beraktifitas tanpa terkendala faktor kesehatan”,tutupnya.(***)

Polisi Evakuasi 2 Korban Hanyut Arus Laut di Calabai Pekat

Bimantika.net Dua orang nelayan di perairan Calabai Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu gegerkan warga setempat.

Kedua nya hilang tenggelam terseret arus air laut pada saat memasang jaring ikan.

Korban diduga tenggelam terseret arus laut di Pantai Karombo Desa Karombo Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu.

Mendengar hal itu jajaran Sat Polairud Polres Dompu segera menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dipimpin langsung oleh KBO Sat Polairud Polres Dompu Ipda Jubaidin bersama dengan personil Sat Polairud Polres Dompu.

Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, S.I.K melalui KBO Sat Polairud Polres Dompu Ipda Jubaidin membenarkan adanya kejadian tersebut,

”Ya, benar ada warga yang tenggelam di Pantai Karombo Kecamatan Pekat. Namun saat berita ini diturunkan, korban atas nama Amak Sudar dan Amak Nambun sudah ditemukan dan di evakuasi oleh anggota dit Polairud Polda NTB, Sat Polairud Polres Dompu yang turun langsung ke TKP dengan di bantu oleh warga sekitar “. Jelasnya.

Kronologis kejadian pada hari Jumat 25 Pebruari 2022 sekitar pukul 22.00 Wita saksi Amak Mar bersama korban Amak Sudar dan Nambun berangkat dari Dusun Karang Lebah Desa Pekat Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu menuju pantai Karombo untuk menjaring ikan.

Sekitar pukul 23.00 Wita saksi dan korban sampai di pantai Karombo dan langsung melepas jaring dengan posisi Amak Sudar memegang ujung jaring sebelah kiri dan Nambun memegang jaring pada bagian tengah dan saksi (Amak Mar) memegang jaring pada bagian ujung kanan sambil berjalan kedalam air kurang lebih sekitar 1.5 meter.

Tiba-tiba korban Amak Sudar dan Nambun terseret arus dan berteriak mengatakan “Tolong dalam disini”.

Setelah itu, Saksi (Amak Mar) berenang ke pinggir menyelamatkan diri, selanjutnya saksi mencari korban menggunakan senter akan tetapi korban Amak Sudar dan Nambun sudah tidak kelihatan di air.

Sekitar pukul 23.45 Wita saksi memberi kode kepada masyarakat yang sedang membuat api unggul di sekitar pantai Karombo untuk meminta tolong bersama-sama mencari korban.

Akan tetapi korban tidak dapat ditemukan selanjutnya saksi mendatangi piket Kapal Pol 2008 Dit Polairud Polda NTB dan Satpolairud Polres Dompu untuk melaporkan kejadian tersebut.

Kalau menurut keterangan saksi Amak Mar pada saat kedua korban akan memasang jaring akan tetapi kedalaman airnya tidak bisa dijangkau dan arus lautnya sangat besar sehingga korban meminta tolong karena air lautnya sangat dalam sehingga kedua korban terbawa oleh arus laut.

Pada saat kejadian kedua korban saat akan memasang jaring akan tetapi kedalaman air lautnya tidak bisa dijangkau serta arus lautnya sangat besar dan sempat melambaikan tangan atau kode minta tolong ke saksi.

Pukul 06.00 wita anggota satpolairud polres dompu dan kru KP. XXI-2008 yang di pimpin oleh KBO Satpolairud Polres Dompu Ipda Jubaidin dan SAR gabungan dengan Polsek Pekat,dan TNI AL Pos Calabai untuk bersama-sama melaksanakan melakukan pencarian dengan menyisir Pantai perairan Calabai sampai dengan pantai Karambo.

Pukul 07.00 wita Tim mendapatkan Laporan bahwa korban Nambun telah di ketemukan oleh anak korban bernama Mursalim.

Penemuannya di tanjung Pantai Karambo dengan keadaan meninggal Dunia kemudian Korban di bawa kerumah Duka dengan menggunakan Mobil Ambulan Puskesmas Calabai.

Selanjutnya Tim kembali melakukan penyisiran, Pukul 07.50 witaTim mendapatkan Laporan Bahwa Korban Amak Sudar sudah di ketemukan oleh temukan sama anak korban Nurhadi sekitar 3 mil dari tempat awal korban menjaring ikan oleh dengan keadaan meninggal Dunia,

Selanjutnya Tim merapat ke Tempat Mayat Korban diamankan.

Pukul 08.25 wita KBO Sat Polairud Polres Dompu beserta Anggota mengantar Korban Amak Sudar kerumah Duka dengan menggunakan Mobil Ambulan Puskesmas Calabai.

Tidak ada bekas kekerasan dari kedua korban dan keluarga menerima atas meninggalnya korban karena musibah. (***)

Rumah Produksi Herbal Sirinawa Assyifa Banyak Sembuhkan Pasien Kronis, Buka Lowongan Kerja Gaji 5 Juta Sebulan

Bimantika.net Rumah Produksi Obat Herbal Sirinawa Assyifah yang di produksi oleh DR. H. Iqbal Maulana, S. Ag, MBA dirasakan manfaatnya sungguh Sangat besar oleh warga masyarakat Kota Bima.

Doktor Iqbal Asal India Pakistan ini membuka praktek pengobatan herbal dan menyembuhkan beberapa penyakit kronis yang di derita oleh pasien.

Rumah Herbal Sirinawa Assifah ini di bawah payung hukum CV. Kayla Hijau Mandiri yang berkantor di Kelurahan Rabadompu Timur Kota Bima.

Sejak beroperasi 8 bulan lalu, Rumah Herbal Sirinawa Assyifah ini sudah menyembuhkan beberapa pasien penyakit kronis.

Rumah Herbal Sirinawa Assyifah ini memproduksi juga obat-obat herbal yang memberikan rasa aman pada siapapun yang konsumsinya.

DR. H. Iqbal adalah Pakar kesehatan yang mengandalkan pengobatan dengan sistim pengobatan tradisional dengan bahan dasar herbal berupa akar, daun dan batang tumbuh-tumbuhan.

Untuk membuka lapangan pekerjaan bagi warga Kota Bima, DR. Iqbal selalu pengelola sedang mencari karyawan dan karyawati.sebanyak 5 orang.

Karyawan menurutnya untuk pemasaran prodak Herbal Sirinawa Assyifah.

“Ada 20 produk yang di tawarkan dengan gaji memuaskan tergantung penjualan dan kerajinan bebas umur dan tanpa ijazah” ujar DR. Iqbal

Menurutnya Gaji ada varian seperti gaji harian, gaji mingguan, gajian persetengah bulan, gaji bulanan.

“Ada bonus, Ada insentif perusahan bagi penjualannya paling banyak dalam 1 bulan.dan ada jg target perusahaan sehingga bisa mencapai 5 juta dalam sebulan” ujar DR. Iqbal.

Untuk para peminat bisa hubungi Nomor Telpon : 082293899996 depan Masjid Annur Rabadompu Timur dan hubungi langsung Direktur Sirinawa Assyifah DR. H. Iqbal Maulana, S. Ag, MBA. (***)