Bupati Cantik IDP Terima Tim ISRP Inovasi

Bimantika.net _Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) menerima Tim Independen Strategis Review Program (ISRP) INOVASI di Kabupaten Bima yang dipimpin Mr. Simon Henderson yang hadir bersama Education Specialist Petra Wiyanto Bodrogini, Subnational Education Nurman Siagian dan Gender Specialist Leya Cattleya Senin (5/9) di Ruang Rapat Bupati Bima.

Bupati IDP dalam sambutanya mengatakan, setiap daerah termasuk Kabupaten Bima, bukan ingin tergantung pada bantuan program pembangunan yang ada, tetapi pemerintah daerah berkeinginan besar agar program ini tetap berlanjut.

“Meskipun ada perubahan nama program, tetapi memiliki tujuan yang sama dengan dukungan program sebelumnya,” ungkap Bupati Berparas Cantik dan Berjiwa Sosial Tinggi ini.

Bupati IDP menjelaskan, hal ini dibutuhkan, mengingat kondisi wilayah Kabupaten Bima yang cukup luas dengan 191 desa dan 18 kecamatan.Masih ada beberapa desa yang kategori Terluar, Tertinggal dan Terjauh meskipun pada tahun 2019 sudah tidak termasuk kategori daerah tertinggal.

Namun dalam upaya memajukan dunia pendidikan, kita ingin adanya pemerataan yang lebih maksimal di semua kecamatan yang ada.

“Atas nama Pemerintah daerah dan masyarakat agar dukungan program inovasi ini dapat berlangsung di tahap-tahap selanjutnya,” terang Bupati Bima.

Pada kesempatan tersebut Team Leader Mr. Simon Henderson menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bima beserta jajaran dan anggota Tim Literasi Kabupaten Bima dan menyampaikan, bahwa kehadiran Tim untuk menilai sejauh mana dukungan INOVASI dan Department of Foreign Affairs and Trade Australia (DFAT) memberikan manfaat bagi Kabupaten Bima,khususnya untuk Program Literasi.

“Kami juga ingin mendengar apa saja kekurangan program INOVASI, jika ada hambatan atau kendala sehingga masih dapat dilakukan perbaikan ke depannya,”ujarnya.

Kata Simon dihadapan stakeholder terkait Dinas Dikbudpora, Bappeda, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, DPMD, Dinas Kominfo dan Kementerian Agama Kabupaten Bima

Menutup pemaparannya, setelah mendengarkan penyampaian OPD dan mitra terkait, Simon mengungkapkan bahwa Tim memperoleh informasi yang luar biasa dan sudah menjawab semua pertanyaan untuk review program dan hasil ini akan kami sampaikan kepada INOVASI dan DFAT Australia sebagai pijakan untuk langkah awal. (***)

Kapolres Bima Bantu Sembako Bagi Warga Terdampak Naiknya BBM

Bimantika.net _Ringankan beban masyarakat yang terdampak naiknya harga bahan bakar minyak (BBM), jajaran Polres Bima Salurkan Bantuan sembako

Setelah Mengelar Monitoring, patroli serta pengamanan Skala Besar Dalam rangka mengantisipasi dampak kenaikan harga BBM di sejumlah SPBU di wilayah hukumnya Minggu 4/9/22 Kemarin Kepolisian Resor Bima Polda NTB menggelar Baksos bagi masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM.

Kegiatan bantuan sosial (Baksos) pembagian sembako kepada masyarakat yang terdampak naiknya harga BBM tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K, di Lobby Mapolres Bima Senin 5/9/22 14.40.Wita.

Selain Kapolres Bima dan PJU Polres Bima dalam kegiatan tersebut nampak Hadir Dandim 1608 Bima yang diwakili Kasdim Bima Kepala kejaksaan Negeri Raba Bima Widago Mulyo Petrus SH.,MH.,dan perwakilan Forkopindo kabupaten Bima.

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I
K, lewat Kasi humas Iptu Adib Widayaka mengatakan Pembagian sembako kepada Warga Desa Panda Kecamatan Palibelo ini merupakan bentuk kepedulian Polri khususnya Polres Bima dalam membantu masyarakat yang terdampak naiknya harga BBM bersubsidi.

“Ini merupakan keperdulian kami dalam membantu masyarakat semoga apa yang kami lakukan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi nilai ibadah dihadapan Allah SWT” ucap Kapolres Bima saat membagikan sembako di Lobby Mapolres Bima sebagaimana dikutip Adib.

Sementara itu salah satu masyarakat yang menerima bantuan tersebut mengucapakan rasa terima kasihnya kepada Polri khususnya Polres Bima yang dengan ikhlas membantu masyarakat yang terdampak naiknya harga BBM.

Kegiatan Baksos tersebut berjalan tertib dan lancar Tutup kasi Humas polres Bima Iptu Adib Widayaka. (***)

Dandim & Kapolres Bima Kota Kawal Demo Tolak Kenaikan BBM, Aksi di Warnai Bentrok

Bimantika.net _Aksi demonstrasi yang digelar mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Bima menolak kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Senin (5/9/2922), berakhir bentrok antara mahasiswa dan Polisi.

Ratusan mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi tersebut menolak kenaikan BBM yang sangat menyengsarakan rakyat arus bawah.

Koordinator Lapangan (Korlap) HMI cabang Bima Firdaus, melalui orasinya menyampaikan kondisi bangsa hari dengan naiknya harga BBM membebani kehidupan rakyat Indonesia.

Dampak kenaikan BBM tentu akan menyengsarakan masyarakat kecil yang tidak boleh dibiarkan. ” Dan Kami tidak sepakat dengan Kebijakan dan keputusan kenaikan harga BBM,” ungkapnya.

Atas Kenaikan BBM itu pula rakyat arus bawah dihadapkan dengan kenaikan harga barang kebutuhan pokok lainnya.

Tuntutan para mahasiswa menolak kenaikan harga BBM dan segera pemerintah mencabut kebijakan Kenaikan harga BBM yang menyengsarakan kehidupan masyarakat secara luas.

Setelah lebih kurang tiga jam melakukan Aksi, situasi semakin memanas walau Kota Bima di guyur Hujan.

Bentrok mulai terjadi sekira pukul 13.50 Wita yang diawali dengan aksi dorong antara mahasiswa kelompok Cipayung dengan polisi, yang sedang siaga di pintu gerbang kantor DPRD Kabupaten Bima.

Liputan langsung Media Online Bimantika di tempat Aksi, situasi tambah memanas saat aksi saling dorong berlangsung ada lemparan botol dan gelas air mineral oleh massa aksi yang lain terhadap aparat kepolisian yang melakukan pengawalan terhadap Aksi yang mereka lakukan.

Aksi tambah memanas dan berujung bentrok, hingga polisi mengeluarkan tembakan gas ai mata dan juga semprotan air dari water canon milik Polres Bima Kota.

Mahasiswa akhirnya berhamburan, termasuk mobil sound sistem yang langsung mundur ke arah utara kantor DPRD Kabupaten Bima untuk menghindari tembakan air dari water canon.

Bentrok massa aksi dan aparat Kepolisian berlangsung sekitar setengah jam dan Aparat Kepolsian dalam hal ini Jajaran Polres Bima Kota mampu mengendalikan situasi dan keadaan.

Pasca bentrok, Pihak Mahasiswa kembali lakukan orasi dan sekitar Pukul 14.30 Wita, massa aksi ditemui oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Aminullah, SE Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahiddin, S. Sos, Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K dan Dandim 1608/Bima Letkol M Zia Ulhaq, S. Sos.

Dalam Aksi itu Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi bersama Dandim 1608/Bima Letkol Inf. M. Zia Ulhaq S.Sos, mengawal secara langsung di lapangan untuk memastikan kondisi terkendali walau ada bentrok antara pihak demonstran dengan polisi.

Massa aksi yang tergabung dalam Cipayung Bima yang lakukan aksi antara lain Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) cabang Bima.

“Alhamdulilah Aksi Demo bisa kita atasi dan fasilitasi dengan DPRD Kabupaten Bima, situasi terkendali selama berlangsungnya Aksi Mahasiswa” ujar Kapolres Bima Kota. (***)

Dandim Bima : “Aksi Pemanahan Misterius Bukan Lagi Kategori Kenakalan Remaja”

Bimantika.net _Pemerintah Kota Bima di kendali Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menggelar Rapat Koordinasi dengan seluruh Ketua RT Se Kota Bima yang didampingi oleh Dandim Bima Letkol Inf. M. Zia Ulhaq, S. Sos, Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K.

Rapat Koordinasi itu bertemakan Penanganan Ketertiban Umum, Ketentraman, dan Perlindungan masyarakat Dalam Wilayah Kota Bima Tahun 2022.

Acara berlangsung di Gedung Serba Guna Rabangodu Minggu 4 September 2022 berjalan lancar dan sukses yang dihadiri oleh ratusan Stake Holder Kota Bima.

Dandim 1608 Bima, Letkol Inf. M. Zia Ulhaq, S. Sos mengungkap bahwa adanya kejadian pemanah misterius akhir-akhir ini sudah bukan lagi dalam kategori kenakalan remaja biasa.

“Namun sudah mengarah ke tindakan kriminalitas karena membahayakan keselamatan nyawa orang lain” ungkap Dandim Bima Putra Kelahiran Bima ini.

Lanjut Dandim, Apalagi hal semacam ini dapat menjadi citra buruk bagi daerah Bima oleh pihak luar.

“Dengan kondisi seperti ini maka perlu ditangani secara khusus oleh seluruh pihak” tegas Dandim.

Dandim meminta kepada seluruh pihak untuk dapat bekerjasama, yang diawali dengan jiwa kepemimpinan seluruh pihak.

“Mari kita bangun Bima dengan label yang positif”, ungkapnya.

Diminta agar jangan saling menyalahkan satu sama lain namun utamakan kerjasama oleh seluruh pihak dalam membangun citra yang baik khususnya kamtibmas.

“Menciptakan Keamanan dan ketertiban Dimulai dari diri yang dianugerahi fitrah kepemimpinan bagi orang lain dan lingkungan sekitar” ujar Dandim.

Dandim Bima yang juga sebagai putra asli Bima sangat berharap akan adanya kondusifitas wilayah Bima Kota dan Kabupaten yang sangat dikenal dengan Religiusitasnya.

“Sebagai putra daerah, tentu ngin yang terbaik bagi daerah kelahiran” demikian Ujar Dandim.

Walikota Bima H. M. Lutfi, SE (HML) dalam arahannya meminta kepada berbagai pihak dan elemen seperti Kepsek, guru, beserta lurah dan segenap pihak RT/RW se-Kota Bima untuk terus bahu-membahu terkait membangun kesadaran generasi muda melaksanakan nilai-nilai positif dalam kesehariannya.

“Ini dipandang penting, tidak bisa kita serahkan seluruhnya ke penegak hukum, namun butuh kerja keras seluruh pihak dalam mendidik anak-anak kita. Kita sayang anak-anak kita”, ungkap Walikota HML.

Menurut Walikota HML masa depan generasi muda Kota Bima harus kita antar dari sekarang. (***)

Sinergitas Pemerintah Kota Bima TNI dan Polri Ciptakan Ketertiban Umum

Bimantika.net _Pemerintah Kota Bima di kendali Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menggelar Rapat Koordinasi dengan seluruh Ketua RT Se Kota Bima yang didampingi oleh Dandim Bima Letkol Inf. M. Zia Ulhaq, S. Sos, Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K.

Rapat Koordinasi itu bertemakan Penanganan Ketertiban Umum, Ketentraman, dan Perlindungan masyarakat Dalam Wilayah Kota Bima Tahun 2022.

Acara berlangsung di Gedung Serba Guna Rabangodu Minggu 4 September 2022 berjalan lancar dan sukses yang dihadiri oleh ratusan Stake Holder Kota Bima.

Dandim 1608 Bima, Letkol Inf. M. Zia Ulhaq, S. Sos mengungkap bahwa adanya kejadian pemanah misterius akhir-akhir ini sudah bukan lagi dalam kategori kenakalan remaja biasa.

“Namun sudah mengarah ke tindakan kriminalitas karena membahayakan keselamatan nyawa orang lain” ungkap Dandim Bima Putra Kelahiran Bima ini.

Lanjut Dandim, Apalagi hal semacam ini dapat menjadi citra buruk bagi daerah Bima oleh pihak luar.

“Dengan kondisi seperti ini maka perlu ditangani secara khusus oleh seluruh pihak” tegas Dandim.

Dandim meminta kepada seluruh pihak untuk dapat bekerjasama, yang diawali dengan jiwa kepemimpinan seluruh pihak.

“Mari kita bangun Bima dengan label yang positif”, ungkapnya.

Diminta agar jangan saling menyalahkan satu sama lain namun utamakan kerjasama oleh seluruh pihak dalam membangun citra yang baik khususnya kamtibmas.

“Menciptakan Keamanan dan ketertiban Dimulai dari diri yang dianugerahi fitrah kepemimpinan bagi orang lain dan lingkungan sekitar” ujar Dandim.

Dandim Bima yang juga sebagai putra asli Bima sangat berharap akan adanya kondusifitas wilayah Bima Kota dan Kabupaten yang sangat dikenal dengan Religiusitasnya.

“Sebagai putra daerah, tentu ngin yang terbaik bagi daerah kelahiran” demikian Ujar Dandim.

Walikota Bima H. M. Lutfi, SE (HML) dalam arahannya meminta kepada berbagai pihak dan elemen seperti Kepsek, guru, beserta lurah dan segenap pihak RT/RW se-Kota Bima untuk terus bahu-membahu terkait membangun kesadaran generasi muda melaksanakan nilai-nilai positif dalam kesehariannya.

“Ini dipandang penting, tidak bisa kita serahkan seluruhnya ke penegak hukum, namun butuh kerja keras seluruh pihak dalam mendidik anak-anak kita. Kita sayang anak-anak kita”, ungkap Walikota HML.

Menurut Walikota HML masa depan generasi muda Kota Bima harus kita antar dari sekarang.

Oleh karenanya diharapkan peran seluruh elemen dalam pendekatan persuasif dan menanamkan nilai-nilai positif dan berbudi luhur bagi generasi sangat dibutuhkan.

“Kecintaan saya untuk memperbaiki anak-anak yang terjerumus dalam hal-hal yang demikian begitu tinggi, sehingga perlu dicari akar masalahnya dan solusinya”, ajaknya.

Untuk itu Walikota HML mengundang berbagai elemen dan tokoh-tokoh hingga seluruh RT untuk membahas bersama carikan solusi konkritnya.

Walikota HML berpesan pada Seluruh RT, Lurah dan pihak Sekolah untuk melakukan penyadaran.

“Agar pihak sekolah, bisa melaksanakan konseling secara rutin agar dapat diidentifikasi potensi-potensi buruk yang dapat terjadi” demikian Harap Walikota HML.

Walikota HML dalam Momentum itu Menghimbau kepada para orang tua agar anak-anak dikontrol jam keluar dan dibatasi hanya pada jam 9 malam.

“Saya mengajak pada Sekolah, orang tua, tokoh masyarakat, pemerintah, instansi dan lembaga berperan aktif dan bekerjasama, hingga kita bisa menyadarkan anak-anak kita. Mudah-mudahan kita mampu mengantarkan anak-anak kita ke gerbang kesuksesan dimasa yang akan Datang”. Demikian ungkap Walikota HML. (***)

Kuasai Narkoba 0,17 gram, Warga Kota Bima di Amankan Tim Cobra Alpha

Bimantika.net _I (33) tahun asal Kota Bima, disergap Tim Cobra Alpha Sat Narkoba Polres Bima Kota.

Warga Kota Bima ini ditangkap bersama sejumlah barang bukti yang di dugakan sebagai pemilik dan menguasai narkotika jenis sabu.

Ia ditangkap Tim Cobra Alpha dibawah pimpinan Katim Aipda Anasrullah dan anggotanya, Sabtu (3/9) sore kemarin.

Begitu kabar disampaikan Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K melalui Kasi Humas Iptu Jufrin, Minggu pagi ini.

Saat disergap di wilayah Kecamatan Raba Kota Bima, terduga doyan Nyabu ini, Tim Cobra Alpha menggeledah badan dan lainnya dengan disaksikan warga setempat, didapatkan sejumlah barang bukti.

Barang bukti yang diamankan sebut Iptu Jurin, 7 bungkus sedang plastik diduga berisi sabu dengan berat bersih 0,17 gram, 1 buah alat hisap sabu atau bong, 2 bungkus klip kosong ,1 buah korek api gas, 1 buah sendok, 2 buah handphone, dan 1 buah tabung kaca.

“Usai digerebek dan digeledah teduga langsung digelandang menuju Mako Polres Bima Kota untuk ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku,”tutup Kasi Humas Polres Bima Kota. (***)

Pasca Kenaikan Harga BBM, Polsek Bolo Perketat Pengamanan di SPBU Timu

Bimantika.net _Personil Gabungan Polsek Bolo Polres Bima Polda NTB semakin memperketat pengamanan situasi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Timu Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.

Pengamanan tersebut dilakukan pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diberlakukan Sabtu (3/9/22) Pukul 14.30.

Tak hanya di SPBU Desa Timu saja, Tim Gabungan juga menyisir tempat-tempat pengisian BBM alternatif di wilayah tersebut.

Kapolsek Bolo, AKP Hanafi, lewat Kasi Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka, menyampaikan bahwa kegiatan pengaman tersebut melibatkan KSPKT AIPDA L.J.Darmawan, Aipda Edy, Bhabinkamtibmas Desa Timu, Bripka Sukardin, Anggota IK, Bripka Tarmiji, dan personil lainnya, Briptu Ilham.

Lebih lanjut mengutip Adib, Personil gabungan yang berada dibawah kendali langsung Kapolsek Bolo ini memulai pengamanannya di SPBU Desa Timu Pukul 20.00 Wita.

Personil gabungan, menghimbau masyarakat yang melakukan pengisian BBM agar tetap melakukan antrian sesuai dengan kehadirannya.

“Jadi kegiatan ini selain dimaksudkan untuk antisipasi keamanan, juga dimaksudkan untuk menertibkan masyarakat yang mengisi BBM agar prosesnya berjalan aman dan lancar,” terang Hanafi yang dikutip Adib.

Kegiatan pengaman ini berakhir Pukul 21.30 Wita, berjalan dengan aman dan lancar. Dimana situasi terpantau aman dan terkendali.

Selanjutnya, Tim Gabungan beranjak untuk melakukan pengaman kejuaraan Bola Volly Cup Leu, dalam laga antara Tim putri Desa Tambe melawan Desa Sai Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima

Terpisah, Kapolres Bima, AKBP Heru Sasongko, S.I.K, menyatakan pihaknya masih akan terus melakukan kegiatan pengamanan di setiap SPBU dan penertiban terhdap masyarakat yang mengisi BBM di wilayah hukum Polres Bima. (***)

Tim Puma 1 Polres Bima Kota Grebek Judi Sabung Ayam, Amankan Sejumlah Motor

Bimantika.net _Jajaran Polres Bima Kota Di bawah kendali Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K melakukan upaya keras meminimalisir segala bentuk model Perjudian dan tindak pidana lainnya.

Tim Puma 1 Sat Reskrim Polres Bima Kota dibawah pimpinan Katim Aipda Abdul Hafid menggerebek aksi judi sabung ayam di wilayah hukum Polres Bima Kota pada hari Sabtu (3/9/2022) adalah bukti keseriusan dalam meminimalisir tindak pidana Perjudian.

Tim Puma 1 melakukan penggerebekan di sejumlah lokasi berdasarkan informasi masyarakat.

Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K melalui Kasat Reskrim Iptu M Rayendra RAP, S.Tr.K, S.I.K membenarkan adanya proses penggerebekan tersebut.

Kasat Reskrim menjelaskan bahwa Lokasi pertama yang digerebek oleh Tim Puma 1 adalah di Kelurahan Sambinae Kecamatan Mpunda Kota Bima.

Menurut Kasat Reskrim bahwa di TKP SambinaE Tim Puma 1 menyita 5 unit sepeda motor. Sementara para pelaku dan barang bukti lainnya yakni ayam aduan dan gelanggang aduan, tidak berhasil disita.

TKP ke dua Tim Puma 1 menggerebek judi sabung ayam di Kelurahan Oi Fo’O Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima.

“Di TKP Oi Fo’o Tim Puma 1 menyita gelanggang aduan, seekor ayam aduan dan 24 sepeda motor yang terkunci stang nya maupun yang tidak terkunci stangnya” ujar Kasat Reskrim.

Seluruh barang bukti yang diamankan, langsung diangkut menuju Polres Bima Kota untuk ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku. (***)

Walikota HML Gelar Rapat Koordinasi dengan Ketua RT Se-Kota Bima

Bimantika.net _Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dan Jajaran Polres Bima Kota di bawah Kendali Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K menggelar Rapat Koordinasi dengan seluruh Ketua RT Se Kota Bima pada Hari Minggu 4 September 2022 di Gedung Seni Budaya (GSB) Kota Bima.

Rapat Koordinasi itu bertemakan Penanganan Ketertiban Umum, Ketentraman, dan Perlindungan Masyarakat Dalam Wilayah Kota Bima

Dalam pertemuan itu, Walikota HML menghimbau kepada seluruh Perangkat RT se Kota Bima agar ikut membantu menciptakan situasi dan kondisi keamanan di wilayah Kota Bima.

“Peranan Ketua RT sangat penting dalam mengawal keamanan wilayah masing-masing sehingga bisa di wujudkan kemanan dan ketertiban” demikian ujar Walikota HML.

Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K yang di konfirmasi Media Online Bimantika menyebutkan bahwa tugas pokok dari Kepolisian adalah Melindungi dan Mengayomi seluruh lapisan warga Masyarakat

Oleh karena itu, Menurut Kapolres perlu adanya sinergitas dan kerjasama antara pihak Polri dan warga masyarkat terutama para Ketua RT.

“Peran serta dari seluruh lapisan masyarakat Kota Bima terutama dalam hal ini Ketua RT sangat di butuhkan dalam menjalin kemitraan dengan aparat Kepolisian” Ujar Kapolres.

Ketua RT 11 RW 03 BTN Sadia Kota Bima Drs. H. Abdul Majid menyebutkan bahwa sebagai Ketua RT adalah orang yang paling bertanggung jawab kepada seluruh warganya atas keamanan dan ketertiban warga masyarakat.

Khusus anak muda, Menurut Aji Mejo Sapaan akrabnya agar para orang tua bisa membina anak-anak nya untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang melawan hukum.

“Setelah orang tua baru kami selaku Ketua RT yang membina sehingga tercipta kemananan dan kenyamanan bersama” demikian ujar Aji Mejo. (***)

Kabid Diklat BPMI Masjid Istiqlal Minta Politik Identitas atau Agama Harus Dihindari

Bimantika.net _Farid F Saenong, Kabid Diklat BPMI Masjid Istiqlal melihat politik indentitas dalam teoritis adalah seni untuk merebut dan menjalankan kekuasaan dengan jalur khususnya agama.

Hal tersebut disampaikan dalam diskusi Pemuda Indonesia Center yang bertajuk “Pengaruh Politik Identitas Terhadap Iklim Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”, pada Sabtu, (03/09/2022) di KopiBrug, Tebet, Jakarta.

Politik identitas atau agama harus dihindari. Masyarakat yang tidak tereduksi dengan baik, ia menyebut masytakat akan rela dan mau mati dengan hal ini.

“Saya menyarankan untuk politisi agar menghindari politik identitas atau agama, juga pemerintah tidak bermain dalam regulasi bertentangan. Lebih lanjut saya berpesan untuk organisasi kemasyarakatan maupun kepemudaan, agar lanjut untuk mengedukasi yang positif mengenai kemasyarakatan di sosial media,“ katanya.

Ia juga mengungkap para pelaku politik identitas kerap menjadi akar masalah munculnya persoalan-persoalan rasialisme di Indonesia. Pelaku kasus rasial biasanya kerap menafikan keberadaan multikulturalisme identitas. Di antara mereka, umumnya adalah pihak yang ingin menjalankan politik identitas.

“Orang-orang yang ingin menjalankan politik identitas yang merasa ada ketunggalan dalam identitas, selalu ingin memaksakan satu cara berpikir bahwa identitas itu tunggal,” ujar nya dalam diskusi. (***)