Hari Pertama Tugas Ini Yang Dilakukan Lurah Paruga

Bimantika.net _Lurah Paruga, Arif R, SE dalam agenda hari memasuki hari kerja pertama, melaksanakan serangkaian kegiatan silaturahim bersama jajaran pengurus RW/RT Lingkup Kelurahan Paruga. Kamis, 8 September 2022.

Dalam agenda silaturahmi tersebut, Arif R juga secara langsung mendengarkan sedikitnya fakta dan informasi yang berkembang ditengah warga pada masing-masing lingkungan RT dan RW, berikut harapan bersama yang disampaikan masing-masing kepala lingkungan.

Dalam arahannya, Lurah Paruga menekankan pentingnya silaturahmi dan penguatan internal lingkup Kelurahan Paruga. Betapa pentingnya komunikasi sebagai jalan dan alat dalam menemukan titik tujuan bersama.

“Saya percaya bahwa melalui komunikasi yang baik, sehat hangat dan penuh kekeluargaan kita akan menemukan cara bersama mencapai solusi yang terbaik, dalam menggapai tujuan bersama. Oleh karenanya, silaturahmi sebagai jembatan informasi dan penguatan kekeluargaan yang terbaik sebagaimana sunatulllah”, ungkap Lurah Paruga.

Dirinya juga menitipkan pesan agar tidak sungkan-sungkan mentransfer segala informasi dan faktual dalam lingkungan sekitar beserta potensinya, agar dapat diramu guna menuju masyarakat yang madani.

“Kami sangat terbuka, dan kita cinta akan kebersamaan”, tutupnya.

Usai silaturahmi bersama seluruh Pengurus Rt/RW. Lurah Paruga melanjutkan penguatan kapasitas internal melalui pertemuan dan pembahasan internal. Malamnya, Arif R melakukan kunjungan terhadap beberapa lingkungan, antara lain RW 1, 5, 4, dan 3 beserta jajaran RT dan warga. Yang direncanakan kembali melakukan kunjungan pada hari berikutnya pada hari Jum’at pada RW 2, 6 dan 7. (***)

Hari Pertama Tugas Ini Yang Dilakukan Lurah Paruga

Bimantika.net _Lurah Paruga, Arif R, SE dalam agenda hari memasuki hari kerja pertama, melaksanakan serangkaian kegiatan silaturahim bersama jajaran pengurus RW/RT Lingkup Kelurahan Paruga. Kamis, 8 September 2022.

Dalam agenda silaturahmi tersebut, Arif R juga secara langsung mendengarkan sedikitnya fakta dan informasi yang berkembang ditengah warga pada masing-masing lingkungan RT dan RW, berikut harapan bersama yang disampaikan masing-masing kepala lingkungan.

Dalam arahannya, Lurah Paruga menekankan pentingnya silaturahmi dan penguatan internal lingkup Kelurahan Paruga. Betapa pentingnya komunikasi sebagai jalan dan alat dalam menemukan titik tujuan bersama.

“Saya percaya bahwa melalui komunikasi yang baik, sehat hangat dan penuh kekeluargaan kita akan menemukan cara bersama mencapai solusi yang terbaik, dalam menggapai tujuan bersama. Oleh karenanya, silaturahmi sebagai jembatan informasi dan penguatan kekeluargaan yang terbaik sebagaimana sunatulllah”, ungkap Lurah Paruga.

Dirinya juga menitipkan pesan agar tidak sungkan-sungkan mentransfer segala informasi dan faktual dalam lingkungan sekitar beserta potensinya, agar dapat diramu guna menuju masyarakat yang madani.

“Kami sangat terbuka, dan kita cinta akan kebersamaan”, tutupnya.

Usai silaturahmi bersama seluruh Pengurus Rt/RW. Lurah Paruga melanjutkan penguatan kapasitas internal melalui pertemuan dan pembahasan internal. Malamnya, Arif R melakukan kunjungan terhadap beberapa lingkungan, antara lain RW 1, 5, 4, dan 3 beserta jajaran RT dan warga. Yang direncanakan kembali melakukan kunjungan pada hari berikutnya pada hari Jum’at pada RW 2, 6 dan 7. (***)

TPPU Penyelundup Narkoba, Disita Harley Davidson dan Mobil Mewah Puluhan Milyaran

Bimantika.net _ Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri mengungkap kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari kasus penyelundupan sabu seberat 47 kilogram yang dilakukan oleh tersangka Fauzan Afriansyah (FA) alias Vincent.

Dalam Konferensi Persnya, Dittipitnarkoba Bareskrim Polri menyebutkan bahwa lima unit Harley-Davidson dan kendaraan mobil mewah lainnya disita terkait kasus tersebut.

Kelima motor Harley tersebut ditampilkan di konferensi pers di gedung Bareskrim Polri, Jumat (9/9/2022).

Disamping Motor Harley Davidson, juga pihak Dittipidnarkoba memperlihatkan mobil mewah seperti Jaguar hingga Mercedes-Benz sebagai barang sitaan.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno H Siregar mengatakan FA ditangkap di Bali 26 Juli 2022 sekitar pukul 13.00 Wita.

Brigjen Krisno menjelaskan bahwa kasus ini berawal dari penangkapan tiga tersangka MN, HA, dan MD di perairan Bengkalis, Riau, dengan barang bukti sabu 47 kilogram dari Malaysia pada 12 April 2022.

“Dalam proses penyidikan, diperoleh informasi orang-orang yang terkait dengan tindak pidana dimaksud, sehingga diterbitkan DPO atas NAMA AM alias AT (napi) dan ABD alias DL,” kata Krisno dalam keterangannya.

Lalu, ABD alias DL ditangkap pada 12 Juni 2022 di Kota Pekanbaru, Riau, dan saat ini perkaranya telah dinyatakan lengkap oleh JPU Kejagung RI atau P21.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap dua orang DPO tersebut, diperoleh informasi yang mengarah terhadap dugaan keterlibatan orang lain bernama FA alias V, sehingga selanjutnya diterbitkan DPO,” katanya.

“FA alias V berhasil ditangkap pada 26 Juli 2022 sekitar pukul 13.00 Wita di sebuah hotel yang terletak di Bali,” tambahnya.

FA mengakui 47 kilogram sabu itu berasal dari salah satu DPO Malaysia berinisial UJ. Berdasarkan data transaksi keuangan, FA dinyatakan melakukan TPPU dan juga sudah ditetapkan sebagai tersangka pencucian uang.

Selain itu, penyidik menyita 7 handphone dalam kasus ini. Lalu 46 unit objek tanah dan bangunan yang tersebar di Bekasi, Jakarta, Bogor, dan Bandung.

“Dengan estimasi jumlah aset kurang lebih sebesar Rp 50.000.000.000 (lima puluh miliar rupiah),” katanya. (***/dh-MP)

Polri Tetapkan 2 ASN Kemendag Tersangka Korupsi Gerobak Dagang

Bimantika.net _Bareskrim Polri belum menahan dua pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Kementerian Perdagangan (Kemendag), Putu Indra Wijaya dan Bunaya Priambudi, yang berstatus tersangka kasus korupsi gerobak UMKM.

Alasannya, masih ada alat bukti yang harus dilengkapi oleh penyidik.
“Belum (ditahan),” kata Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Brigjen Cahyono Wibowo saat konferensi pers di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), Rabu (7/9/2022).

Cahyono menjelaskan, meski kedua tersangka tak ditahan, polisi mengawasi mereka. “Kami sudah lakukan yang bersangkutan untuk kami awasi,” imbuh Cahyono.

Dittipidkor Bareskrim Polri menetapkan PIW dan BP, pejabat pembuat komitmen (PPK) di Kementerian Perdagangan (Kemendag) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan gerobak dagang pada tahun anggaran 2018 dan 2019.

Pada tahun 2018, tersangka PIW telah menerima suap dari pengadaan sebesar Rp800 juta.

Sebagai PPK, PIW membuat pengaturan lelang terhadap pihak-pihak yang telah ditunjuk sebagai pelaksana pengadaannya. Sementara tersangka BP menerima suap sebesar Rp1,1 miliar dalam pengadaan tahun 2019.

Meskipun tidak saling terkait, namun kedua tersanggka melakukan tindak pidana korupsi dengan modus serupa, yakni melakukan mark up nilai gerobak yang seharusnya Rp 3 juta menjadi Rp 7 juta. Tersangka juga diketahui melakukan pekerjaan fiktif untuk proyek pengadaan gerobak dagang di DJP3DN DJPN Kemendag tahun anggaran 2018 dan 2019. (**/div/hms/mp//Divisi Humas Mabes Polri//ft SindoNews)

Bupati IDP Minta Kades Taat Aturan

Bimantika.net _Promosi kesehatan melalui program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang dirangkaikan dengan Pembinaan ASN dan Kepala Desa se- Kecamatan Wera yang berlangsung Kamis (8/9) di halaman Puskesmas Wera.

Momentum itu juga dimanfaatkan oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) yang hadir bersama Wakil Bupati Drs.H. Dahlan M Noer untuk menyampaikan beberapa arahan kepada para Kades dan ASN.

Di hadapan Camat Wera H. Ridwan S.Sos, Muspika, para kepala desa, kepala sekolah, koordinator wilayah pendidikan dan ASN Bupati menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Pilkades di tiga desa yang berlangsung damai dan demokratis.

Namun demikian, Bupati IDP meminta agar para Kepala desa baru dilantik bekerja dan menjalankan roda pemerintahan di desa sesuai dengan aturan yang berlaku.

Bupati IDP yang hadir bersama Staf Ahli Bupati Drs.Isyrah, Asisten III Drs.H. Arifudin, Inspektur H Abdul Wahab Usman SH, M.Si, Kepala BKD dan Diklat Drs.Agus Salim M.Si, Kadis Kesehatan, para kepala OPD terkait dan Kabag Lingkup Setda tersebut mengungkapkan, “Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) baru saja melakukan pemeriksaan bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa dan akan memilih secara acak 55 desa sebagai subjek pemeriksaan.

Oleh karena itu para kepala desa diharapkan agar senantiasa tertib, menata administrasi, mendata dengan baik dan tidak hanya menyelesaikan tanggung jawab dalam pengelolaan dana desa tetapi yang lebih penting adalah bagaimana aspek perencanaan, penganggaran dan evaluasi kegiatan dilaksanakan sesuai ketentuan”. Jelas Bupati.

Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M.Noer yang juga memberikan arahan kepada para Kades dan ASN kembali menekankan agar para aparatur selalu menjadi insan pembelajar.

“Guru dan ASN harus selalu mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya dan menegakkan disiplin sebagai modal penting dalam melayani masyarakat”. Ungkap Dahlan. (***)

P2PM Dikes Kabupaten Bima Dampingi POPM, Ikhtiar Pencegahan Stunting

Bimantika.net _Dinas Kesehatan Kabupaten Bima tiga hari berturut-turut turun ke lapangan dalam rangka pendampingan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Cacingan di tiga Puskesmas.

Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM), Suhartati, A. MHK di dampingi oleh Wakil Supervisor (Wasor), Indriyati, SKM turun lapangan berturut-turut tiga (3) hari dalam kegiatan Pendampingan POPM Cacingan.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mencegah anak-anak dari penyakit cacingan yang berdampak pada stunting” demikian ujar Suhartati.

Lanjut Suhartati bahwa kegiatan ini Termasuk dalam intervensi spesifik untuk penanggulangan Stunting di seluruh Kabupaten Kota di Indonesia yang menjadi lokus intervensi stunting.

Hadir dalam Kegiatan itu L. Simbawara, SKM, M. Epid, Fungsional Entomologi, Isnul Faizin, Amd.KL Pengelola Program Hepatitis, ISP dan ISPA, Hj. Anneda Hayati, SKM Pengelola program Kusta, Prambusia dan Haji Dinas Kesehatan Propinsi NTB yang ikut mendampingi pemberian obat pencegahan massal cacingan di Puskesmas Woha, Puskesmas Palibelo dan Puskesmas Madapangga.

Masih menurut Suhartati bahwa Penyakit Cacingan masih dianggap sebagai hal sepele oleh sebagian masyarakat. Padahal jika melihat dampak jangka panjangnya,

“Cacingan menimbulkan kerugian yang cukup besar bagi penderita dan keluarganya” urainya.

Dijelaskannya bahwa Kecacingan dapat menyebabkan anemia, berat bayi lahir rendah, gangguan ibu bersalin, lemas, mengantuk, prestasi dan produktivitas menurun serta stunting.

Untuk mengatasi permasalahan Cacingan, Kementerian Kesehatan melakukan kebijakan untuk penanggulangan Cacingan dengan memutuskan mata rantai penularan Cacingan.

“Upaya tersebut meliputi Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Kecacingan pada anak usia 1 – 12 tahun” demikian ujarnya.

Menurut Suhartati Dinas Kesehatan Kabupaten Bima melalui Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2) melakukan kegiatan POPM Kecacingan serentak pada anak usia 1 – 12 tahun.

“Kegiatan dilaksanakan Selasa 6 September – Kamis 8 September 2022 di SD IT Tente Kecamatan Woha, SD 1 Teke Kecamatan Palibelo dan PAUD Putri Amanah Kecamatan Madapangga” ujar Suhartati.

Suhartati menjelaskan bahwa Tujuan dari kegiatan ini selain untuk mencegah penyakit cacingan juga dalam rangka mendukung program menurunkan angka Stunting di Kabupaten Bima. (***)

Walikota HML Fokus Totalitas Tangani Stunting di Kota Bima

Bimantika.net _Dalam beberapa tahun belakangan stunting menjadi perhatian pemerintah Kota Bima di bawah Kendali Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML).

Nampaknya Walikota HML benar-benar fokus menangani Stunting di Kota Bima sebagai bentuk membangun Generasi Handal dimasa yang akan datang.

“Soal penanganan Stunting di Kota Bima kita fokus secara totalitas sehingga dibutuhkan OPD Bersinergi dengan Dinas Kesehatan selaku OPD inti” ujar Walikota HML saat di wawancara Media Online Bimantika Kamis 8 September 2022.

Walikota HML sadar bahwa soal stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang membutuhkan penanganan serius dari berbagai pihak.

Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Kesehatan Kota Bima melaksanakan Rembuk Stunting (aksi 3) dalam pelaksanaan aksi konvergensi Penurunan Stunting Kota Bima tahun 2022 di Hotel Mutmainnah, Kamis, 8 September 2022.

Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Mukhtar, M.H yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa cara mempercepat penurunan angka stunting yaitu dengan melakukan rapat koordinasi dan rembug secara aktif.

“Saya berharap kepada seluruh Kepala Puskesmas dan Tim agar memberikan kinerja terbaiK dan segera lakukan percepatan penginputan,” tuturnya.

Ia juga menegaskan agar seluruh stakeholder yang hadir pada kegiatan tersebut menyiapkan fasilitas untuk penginputan data agar mencapai 14% baik tingkat Provinsi maupun Kementrian Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima Ahmad, S.Sos melaporkan bahwa Kota Bima untuk prevelensi berdasarkan hasil SSGI tahun 2021 angka stunting sebesar 23,7% dan berdasarkan hasil EPPGM sebesar 16,69%.

“Mohon dukungan Kepada Puskemas agar bekerja maksimal dalam menginput data stunting di Kota Bima,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan tersebut adalah menyampaikan hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi.

“Dengan mendeklarasikan komitmen pemerintah daerah dan menyepakati rencana kegiatan serta membangun komitmen publik dalam kegiatan pencegahan dan penurunan stunting secara terintegrasi,” tutupnya.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama percepatan pencegahan dan penanganan stunting yang turut dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kota Bima, Kepala BPKAD Kota Bima, Kepala Bapedda Litbang, Kepala DPPKB Kota Bima, Kepala Puskesmas, serta Camat dan Lurah.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bima Nurjannah, S. Sos yang dikonfirmasi Media Online Bimantika menyebutkan siap bersinergi dengan OPD Lainnya dalam menangani Stunting di Kota Bima.

“Sesuai arahan Pak Walikota Bima tentu kami Dinas DPPKB siap bersinergi dalam hal menangani stunting secara cermat di Kota Bima” ungkapnya. (***)

Bupati IDP Canangkan Germas Kecamatan Wera

Bimantika.net _Pelaksanaan senam sehat bersama yang berlangsung Kamis (8/9) di lapangan desa Tawali yang diikuti para ASN dan tenaga kesehatan dan menandai pencanangan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Tingkat kecamatan Wera.

“Germas sebagai upaya promosi kesehatan sudah dicanangkan pada Hari Kesehatan Nasional di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bima beberapa waktu lalu dan Kepala Puskesmas, Korwil Pendidikan, kepala desa dan semua unsur di seluruh kecamatan juga melakukan hal yang sama”. Ajak Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) pada kegiatan Promosi kesehatan Germas dan Pembinaan ASN serta Kepala Desa Se- Kecamatan Wera Kamis (8/9) di halaman Puskesmas Wera.

Dalam upaya peningkatan derajat kesehatan melalui Germas yang diperlukan adalah langkah pencegahan dengan membiasakan pola hidup bersih dan sehat, mengkonsumsi buah dan sayuran-sayuran yang sehat.

“Dengan membiasakan pola hidup yang baik dan olahraga yang cukup, akan tumbuh jiwa yang baik dan bersikap positif dalam menjalankan rutinitas”. Ujar Bupati berparas Cantik dan Baik hati ini.

Kegiatan itu juga dihadiri Wakil Bupati Drs H Dahlan M. Noer, Staf Ahli Bupati Drs.Isyrah, Asisten III Drs.H. Arifudin, Inspektur H Abdul Wahab Usman SH, M.Si, Kepala BKD, Kadis Kesehatan, para kepala OPD terkait dan Kabag Lingkup Setda tersebut.

Pencanangan dilanjutkan dengan konsumsi buah secara bersama Bupati, Wakil Bupati, para pejabat teras, Camat dan Muspika, kepala desa se Kecamatan Wera dan ASN.(***)

Luar Biasa, Dandim dan Kapolres Bima Kota Bersihkan Sisa Sampah Berserakan Usai Demo Mahasiswa

Bimantika.net _Luar Biasa Kegiatan sosial yang di gelar oleh Pihak Kodim 1608/Bima dan Jajaran Polres Bima Kota.

Kegiatan sosial dengan membersihkan sampah usai mengawal aksi demonstrasi di halaman kantor DPRD Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) diperlihatkan oleh institusi Polri dan TNI.

Sontak, kegiatan membersihkan sisa sampah bekas pengunjukrasa ini dimulai oleh Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K, Dandim 1608/Bima Letkol Inf Muhammad Zia Ulhaq, S. Sos dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Aminullah, SE.,

Melihat atasannya memungut sampah seperti plastik, bungkusan Snack, gelas plastik bekas air minum, beberapa anggota polisi dan anggota TNI lainnya juga serentak membersihkan sampah disejumlah tempat di halaman kantor DPRD setempat.

“Aksi ini memang sengaja kami lakukan sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat dan dunia pendidikan akan pentingnya kebersihan, meski tadi sempat sedikit terjadi ketegangan,” kata Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi Kamis (08/9/2022).

Dari pantauan, tak sedikit momen itu diabadikan oleh para mahasiswa pengunjukrasa. Bahkan usai membersihkan sampah, Kapolres Bima Kota dan Dandim 1608 Bima langsung diajak para mahasiswa untuk foto bersama.

Usai menggelar foto bersama, para mahasiswa pulang ke kampusnya masing-masing setelah sebelumnya aksi mereka pun mendapat respon baik dari Pimpinan DPRD Bima terkait kenaikan harga BBM.(***)

Walikota HML Beri Bantuan Untuk Pedagang Bakulan

Bimantika.net _Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bima menggelar pendistribusian bantuan modal usaha untuk pedagang bakulan yang dilaksanakan setiap tahunnya oleh Baznas Kota Bima.

Pelaksanaan kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang didampingi oleh Ketua TP-PKK Kota Bima, Hj. Ellya Alwaini HM. Lutfi, serta Sekretaris Daerah Kota Bima di Paruga Nae Conventional Hall pada hari Kamis 9 September 2022.

Walikota HML meyakini dan percaya bahwa Baznas Kota Bima akan terus meningkatkan kinerjanya dalam memberikan bantuan kepada masyarakat tidak mampu.

“Kita harus yakin dan percaya, semua pihak termasuk dari pemerintah hingga masyarakat harus membesarkan Baznas. Sebab anggaran Baznas tersebut dari kita untuk masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dengan diberikan bantuan kepada pedagang bakulan, menjadi stimulan bagi masyarakat Kota Bima, sebab Baznas bukan hanya mensejahterakan tetapi juga mengedukasi dan mendidik masyarakat untuk tidak membuka pinjaman di Bank.

“Karena hal tersebut tidak mensejahterakan masyarakat,” jelasnya.

Lanjut Walikota HML bahwa Pemerintah Kota Bima telah menghibahkan tanah untuk dibangunnya Klinik Baznas pertama di NTB.

“Harapannya, Klinik ini dapat membantu kondisi kesehatan masyarakat Kota Bima,” tuturnya.

Sementara itu Ketua Baznas Kota Bima, H. Nurdin Mansyur, S.Sos., MM melaporkan bahwa penerima manfaat sebanyak 420 orang yang terbagi di setiap kelurahan di Kota Bima.

“Tujuannya untuk membantu pedagang bakulan dalam mengembangkan usahanya. Sehingga diharapkan mampu membantu serta mendorong usaha masyarakat di Kota Bima,” jelasnya.

Kegiatan ini kemudian diakhiri dengan pemberian bantuan secara simbolis dari Wali Kota Bima kepada masyarakat. (***)