Tampung Aspirasi Warga, Sat Binmas Polres Bima Gelar “Jum’at Curhat” di Masjid Nurul Hidayah

jpn

Bimantika.net _Personil Sat Binmas Polres Bima Polda NTB menjalankan kegiatan Jumat curhat di wilayah hukumnya, tepatnya di Masjid Nurul hidayah Desa Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima Jum,at 27/01/23 Sekira Pukul 09.00. Wita.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Nurul hidayah Dusun Oi Ni,u Desa Panda sebelum melaksanakan shalat Jumat, dan kemudian dilanjutkan dengan bincang santai mendengarkan keluh kesah warga masyarakat.

Kapolres Bima AKBP Hariyanto, S.I.K, SH melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka mengatakan, Jumat curhat adalah cara Polri, khususnya Polres Bima menerima keluhan masyarakat baik terkait situasi Kamtibmas maupun kinerja dan kehadiran Polri ditengah masyarakat.

“Jumat curhat yang dilaksanakan ini merupakan program quick wins yang digagas Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo M.si untuk mendengar langsung permasalahan atau keluhan dirasakan masyarakat”.Ujar Kapolres mengutip Adib.

Selain menampung curhatan masyarakat, Jumat curhat juga bisa dijadikan wadah berdiskusi terkait masalah warga secara pribadi maupun umum yang belum terpecahkan atau butuh penyelesaian Imbuhnya.

Dalam Jumat curhat warga bisa memberikan masukan kepada Polri tentang situasi yang terjadi guna mewujudkan situasi ketertiban dan keamanan masyarakat yang Kondusif.

Tokoh agama dan masyarakat dusun Oi Ni’u menyambut baik kedatangan tim Jum’at Curhat Sat Binmas Polres Bima yang telah melaksanakan program kepolisian yang menurutnya sangat bermanfaat guna meningkatkan hubungan baik dan silahturahmi antara Polisi dan masyarakat khususnya di wilayah kabupaten Bima, sehingga tercapai tujuan bersama yakni tercipta nya situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah kabupaten Bima pada umumnya. Ucapnya. (***)

Bhabinkamtibmas Desa Risa Gelar “Jum’at Curhat” di Kantor Desa Risa

jpn

Bimantika.net _Bhabinkamtibmas Desa Risa Polsek Woha Polres Bima Polda NTB I Wayan Parwata melaksanakan kegiatan Jumat Curhat bersama Kepala Desa dan BPD serta Staf Jum,at 27/01/23 Sekira Pukul 09.30. Wita.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Risa yang dihadiri oleh Kepala Desa, BPD, dan staf Desa Setempat.

Kapolres Bima AKBP Hariyanto, S.I.K, SH, melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka mengatakan Jum’at Curhat merupakan program Polri dengan tujuan mempererat silaturahmi Polri dengan Masyarakat serta pemdes guna mendengarkan langsung keluh kesah masyarakat.

“Selain mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat, dalam kegiatan tersebut Polri melalui Bhabinkamtibmas juga memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat agar turut berperan aktif menjaga kamtibmas,” Ucap Kapolres mengutip Adib.

Jum,at Curhat ini masyarakat bisa menyampaikan segala jenis pengaduan dan keluhan. “Selain memberikan himbauan kepada masyarakat, kita juga menampung segala curhatan masyarakat baik itu keluhan, aduan atau permasalahan lainnya,”Imbuhnya.

Dalam kesempatan itu juga Bhabinkamtibmas Desa Risa I Wayan Parwata mengingatkan Kepada Kepala Desa, BPD, serta staf agar tidak mudah terpancing oleh isu-isu provokatif yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas ditengah masyarakat.

Bripka I Wayan Parwata juga meminta Kepada pemerintah Desa dengan melibatkan masyarakat untuk aktif memberikan informasi jika melihat ada hal-hal yang mencurigakan, tingkatkan kewaspadaan terhadap orang maupun barang bawaan yang diangkut oleh orang asing maupun tidak dikenal.

Jika ada hal yang mencurigakan atau yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada kami agar bisa kita lakukan langkah antisipasi.

Sementara itu Mukrim H.Ismail Selaku Kades Risa menyampaikan rasa terima kasih nya kepada pihak kepolisian pasalnya dengan adanya Program Jum’at Curhat ini Masyarakat akan lebih dekat dengan Polri.

“Bagus Pak dan terimakasih kami masyarakat akan lebih mudah mengadukan persoalan yang terjadi pak” Kata Kades.

Kita juga mengingatkan jika masih ada permasalahan atau keluhan yang belum tersampaikan bisa di sampaikan kepada Bhabinkamtibmas atau langsung ke kantor Polisi terdekat, Pungkasnya. (***)

Perkuat Sinergitas, Dandim dan Polres Bima Silaturrahmi dengan Pers

jpn

Bimantika.net _Kepolisian Resor Bima Polda NTB menggelar acara silaturrahmi antara Polres Bima, Kodim 1608/Bima, Satuan Brimob Polda NTB batalyon C Pelopor Bima, dengan sejumlah awak media, Kamis (26/01/23) Pukul 09.00 Wita.

Kegiatan yang dihelat di Lapangan Tembak Batalyon yang berlokasi di Kelurahan Sambina’e Kota Bima itu, dihadiri langsung oleh Kapolres Bima, AKBP Hariyanto,, S.I.K, SH Dandim 1608/Bima, Letkol Inf M. Zia Ulhaq, S.Sos, dan Danyon Brimob Bima, AKBP Zulkarnain, S.I.K.

Selain Hariyanto, ikut hadir Wakapolres Bima, Kompol Abdurrahman, S.Pd, dan sejumlah PJU yang antara lain Kasat Reskrim, AKP Masdidin, SH, Kasat Intelkam, AKP Syafudin, SH, Kasat Lantas, Iptu Niko Hardianto, S.T.K, S.I.K., Kasi Humas, Iptu Adib Widayaka, dan Kasat Tahti, Ipda Arich As’ary.

Dalam sambutannya, Kapolres Hariyanto menyampaikan, bahwa tujuan dari silaturrahmi tersebut, selain untuk mempererat hubungan antara pihak TNI-Polri dengan awak media, juga untuk memperkuat sinergitas untuk menciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat yang kondusif di Kabupaten Bima.

Dikatakannya, Bersama Dandim 1608/Bima dan Danyon C Pelopor Bima, sepakat kalau media sebagai salah satu pilar demokrasi, punya peranan yang sangat penting dalam menunjangan terciptanya Kamtibmas yang kondusif.

“Kita sepakat, Media sebagai salah satu pilar demokrasi mampu membikin adem suasana di Kabupaten Bima ini, khususnya,” ujar Hariyanto.

Terlebih lanjutnya, saat ini Indonesia telah memulai tahapan “Tahun Politik”nya.

Karena itu ia meminta kepada awak media agar lebih memprioritaskan pemberitaan yang narasinya tidak provokatif agar tidak timbul keresahan di tengah masyarakat.

“Mari rekan-rekan media mengutamakan berita yang adem, biar keamanan yang hingga saat ini berlangsung di Bima tetap terjaga,” harapnya.

Kalaupun ada kabar hangat yang mencuat, lanjut Hariyanto, harus ada imbangannya melalui upaya verifikasi, klarifikasi dan konfirmasi, agar nantinya masyarakat tidak mengkonsumsi berita yang sepihak.

Sementara itu, tidak kurang dari 50 awak media yang ikut hadir dalam silaturrahmi tersebut, sama-sama mengamini apa yang menjadi harapan pihak TNI-Polri.

Kegiatan Silaturrahmi ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi hukum oleh Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba Polres Bima.

“Ini agar rekan-rekan media memahami dan menyampaikan ke masyarakat, bahwa dalam melakukan pekerjaannya kepolisian berpijak pada hukum yang berlaku. Serta harus melewati serangkaian tahapan, sehingga butuh waktu ketika menyelesaikan sebuah kasus,” Papar Masdidin.

Hal senada juga diungkapkan Wahyudin, yang kata dia dalam menangani kasus Narkoba, pihaknya juga berpijak pada hukum yang berlaku dan proses yang membutuhkan ketelitian dan waktu.

Di penghujung acara silaturrahmi, pihak Polres Bima, Kodim 1608/Bima, dan Batalyon Pelopor Bima, bersama-sama menyantap hidangan siang dalam suasana yang akrab dan hangat.

Hariyanto sendiri, tampak menghampiri satu per satu awak media, untuk menyapa dan mengucapkan selamat menikmati santapan siang yang kadang diselinginya dengan guyonan.

Dandim Bima 1608/Bima Letkol Inf Muhammad Zia Ulhaq, S. Sos menguraikan soal situasi keamanan global seperti perang Rusia Ukraina, sehingga berdampak juga di Indonesia, sehingga memerlukan semua pihak termasuk media untuk menjaga Kamtibmas.

“Berpengaruh pada dampak ekonomi di Asia dan eropa sehingga berkaitan dengan sistim pangan dunia” ujar Dandim.

Lanjutnya, Peranan rekan media sangat penting memonitoring mengawasi dalam situasi ekonomi global yang serba dalam posisi terjepit.

Masih menurut Dandim putra kelahiran Bima NTB ini bahwa Kondisi regional masih terjadi pelanggaran tapal batas wilayah laut, akan berpengaruh pada situasi Kamtibmas.

“Kita perlu memberitakan untuk keperluan keamanan dan ketertiban, dan hindari berita yang provokatif” ungkapnya.

Situasi Kamtibmas dalam negeri juga dipaparkan oleh Dandim bahwa Tahun politik 2024 tahun pilpres dan Pemilu, perlu kita

“Harapan kami selaku keamanan sama sama menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif” demikian harapannya.

Menurutnya Situasi wilayah bergantung nya situasi ekonomi dan Kamtibmas.

“Bogor seribu Angkot, Lombok Seribu Masjid, Bima Seribu Aksi, dan ingat Seribu Aksi itu ada nilai positifnya” ujar Dandim.

Diujung penyampaiannya, Dandim uraikan peranan Media itu penting dalam menciptakan keamanan dan ketertiban.

“Kita mau bangun kota kita atau tidak, makanya peranan media sangat menentukan kondusifitas daerah” demikian ungkap Dandim Putra Asli Bima ini.

Acara tersebut berakhir dengan tertib dan lancar, ditutup dengan pose bersama sembari meneriakkan yel-yel “Kabupaten Bima, Aman!”. (***)

Berantas DBD, Sekda Kabupaten Bima Pimpin Rakor

jpn

Bimantika.net _Menindaklanjuti instruksi Bupati Bima kepada para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat dan Para Kepala Puskesmas Se-Kabupaten Bima untuk mengambil langkah cepat dalam penanganan wabah Demam Berdarah Dengue (DBD),

Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Drs.H. M.Taufik HAK, M.Si didampingi Kepala Dinas Kesehatan Fahrurrahman, SE, M.Si, Kamis (26/1) memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan wabah penyakit tersebut di Ruang Rapat Forkopimda Kantor Bupati Bima.

Sekda H.M. Taufik memimpin secara tatap muka dengan Para Kabid BPBD, Kadis Perkim M.Chandra Kusuma AP dan virtual melalui aplikasi zoom meeting dengan para Camat dan Kepala Puskesmas Se-Kabupaten Bima.

Kepada para peserta rapat Sekda mengungkapkan bahwa fogging atau pengasapan merupakan langkah terakhir yang bisa dilakukan. Penting bagi semua pihak khususnya aparat pemerintah di kecamatan dan desa sungguh-sungguh melakukan pencegahan dan pemberantasan sarang nyamuk.

“Seluruh elemen masyarakat dibawah koordinasi Camat dan kepala PKM melakukan kegiatan gotong royong pembersihan tempat-tempat genangan air, melakukan koordinasi terkait keberadaan kandang-kandang ternak untuk memastikan tidak ada tempat berkembangnya jentik nyamuk yang bisa memicu terjadinya penyakit DBD. Jelasnya.

Sementara itu Kadis Kesehatan Kabupaten Bima Fahruraman, SE,. M.Si meminta PKM melakukan pendampingan intensif terutama di desa-desa yang terkonfirmasi positif DBD.
Fahruraman juga meminta kepada para petugas agar selalu menyampaikan data terkini untuk memudahkan koordinasi dan pemetaan penyebaran wabah DBD.

Dalam rapat yang mengundang pihak Provinsi NTB tersebut, Fungsional Madya Dinas Kesehatan Provinsi NTB Lalu Madahan yang turut mengikuti rapat secara virtual memaparkan, perlu dilakukan evaluasi pencegahan dan pemberantasan penyakit melalui pemberantasan sarang nyamuk.

Hal lain yang perlu dilakukan jelas Madahan adalah melakukan deteksi dini penyakit agar segera ditangani.

Disamping pada saat yang sama meningkatkan pelayanan rumah sakit rujukan dengan memastikan tersedianya trombosit darah.

Pada Rakor tersebut, para kepala Puskesmas dan Camat melaporkan progres penanganan wabah DBD di masing-masing kecamatan dan melaporkan langkah-langkah yang telah, sedang dan akan terus dilakukan untuk meminimalisir berkembangnya wabah penyakit tersebut. (***)

Sekda Mukhtar Landa Buka Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2024

jpn

Bimantika.net _Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Mukhtar Landa, M.H membuka secara langsung Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kota Bima Tahun 2024-2026 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bima Tahun 2024 di Aula Kantor Wali Kota Bima, Kamis, 26 Januari 2023.

Mengingat akan dilaksanakannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak secara nasional di Tahun 2024. Sehingga beberapa daerah termasuk Kota Bima mengalami kekosongan kepala daerah atau tidak memiliki Kepada Daerah.

Oleh karenanya, melalui kesempatan tersebut Sekda menyampikan untuk mengatasi hal tersebut Kemendagri menginstruksikan Tentang Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Bagi Daerah yang Masa Jabatan Kepala Daerahnya Berakhir pada Tahun 2023.

“RPD sebagai acuan bagi pemerintah daerah dalam menyusun perencanaan pembangunan selama 2024-2026, oleh karena itu RPD ini tidak membuat peraturan politik maka dalam penyusunan RPD ini mengacu pada rencana pembangunan jangka panjang,” jelasnya.

H. Mukhtar melanjutkan bahwa dalam tahapan awal RPD dibuka dengan konsultasi publik yang diikuti oleh seluruh stakeholder untuk memberikan saran dan masukan tentang pembangunan daerah agar tercapainya keselarasan pembangunan di Kota Bima.

Terakhir, Sekda mengapresiasi seluruh stakeholder yang ikut serta dalam mengawal dan berpartisipasi dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik demi mensejahterakan masyarakat Kota Bima.

“Semoga kerja keras, pemikiran dan pengabdian saudara bernilai ibadah,” tutupnya.

Sementara itu Kepala Bappeda Litbang Kota Bima, Drs. H. Fakhrunraji, M.E berharap output dari konsultasi publik ini nantinya RPD Kota Bima representatif dalam mengakomodir kebutuhan Kota Bima.

“Diharapkan nantinya tindak lanjut kegiatan ini tersusunnya RPD dan Renstra RPD yang semuanya paling lambat pada April 2023,” tegasnya. (***/Kominfo//kobi/)

Kasus DBD Meningkat, Pemkab Bima Intensifkan Penanganan

jpn

Bimantika.net _Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, peningkatan kasus DBD per tanggal 25 Januari 2023 sebanyak 146 kasus yang dicurigai (suspect), dengan 90 kasus positif DBD dan 7 kematian. Dengan demikian, tingkat kematian akibat berjangkitnya penyakit DBD di Kabupaten Bima mencapai 7,78%.

Dari 18 kecamatan yang ada, saat ini, sebaran kasus kematian akibat DBD yaitu 3 kematian di kecamatan Bolo, 2 kematian Kecamatan Sape 1 kematian Kecamatan Monta dan 1 kematian di Puskesmas Pai-Wera.
Jika dibandingkan periode sebelumnya, kasus DBD bulan Januari tahun 2023 ini mengalami peningkatan 2,5 kali lipat.

Kadis Kesehatan Kabupaten Bima Fahrurahman SE, M.Si menjelaskan, penanganan yang dilakukan seiring meningkatnya jumlah kasus kematian yaitu melakukan survei jentik nyamuk, melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan menguras, mengubur dan menutup tempat penampungan air.
Tim Dinas Kesehatan juga melakukan pengobatan pada masyarakat yang terdampak, melakukan perawatan di Puskesmas dan rumah sakit umum serta fogging pada kecamatan terdampak.

Untuk mengurangi meluasnya dampak penyakit tersebut, pemerintah melakukan langkah strategis dengan melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah secara lintas sektor, camat dan kepala desa untuk menanggulangi peningkatan kasus.

Di samping itu, penanggulangan penting dilakukan melalui penyebarluasan informasi secara massif baik melalui media radio, media cetak maupun media online juga melalui masjid dan mushola untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tetap waspadai penyakitnya penyakit tersebut.(***)

Polres Dompu Gelar Operasi Kusuma Rinjani 2023, Titik Rawan Jadi Sasaran

jpn

Bimantika.net _Untuk memberantas tindak kejahatan, peredaran narkoba, kenakalan remaja serta penyakit sosial di tengah-tengah masyarakat, Polres Dompu menggelar Operasi Bina Kusuma Rinjani, Kamis (26/1/2023) dimulai sekira pukul 09.00 Wita.

Selama operasi berlangsung di beberapa tempat yang jadi sasaran, Tim yang dipimpin KBO Samapta Polres Dompu Iptu Rus’an, tak mendapati pelanggaran yang berarti (Baca: Nihil).

Usai menggelar apel pasukan, tim bergerak menyisir beberapa titik antara lain di Desa Kareke, Kelurahan Bada hingga beberapa titik yang dianggap rawan di Wilayah Kecamatan Dompu.

“Sasarannya kos-kosan, penginapan, tempat rawan Premanisme, kenakalan remaja dan penyakit masyarakat lainnya,” ungkap Kasat Binmas, Iptu Makrus, S.Sos., yang turut serta saat kegiatan.

Dari hasil penyisiran sejumlah tempat yang ditargetkan, lanjutnya, tim tak menemukan pelanggaran baik secara pidana, terlebih bentuk kenakalan remaja untuk dilakukan pembinaan.

“Meski hasil nihil, kepolisian tetap akan rutin melakukan kegiatan ini guna mencegah timbulnya gangguan sitkamtibmas ke depannya,” jelas Makrus.

Usai melaksanakan serangkaian kegiatan, tim kembali memonitoring hingga penggalangan, sementara kegiatan berjalan aman dan kondusif.

“Kegiatan berakhir sekira pukul 12.00 Wita,” pungkas Makrus. (***)

573 PPS Kabupaten Bima Dilantik, Bupati IDP : Agar PPS Bekerja Sesuai Aturan

jpn

Bimantika.net _Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bima Imran S.Pdi, melantik 573 orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) Se- Kabupaten Bima yang akan bertugas pada 191 desa Selasa (24/1) di Gedung Olahraga (GOR) Panda.

Pengambilan sumpah dan pelantikan disaksikan oleh para Komisioner KPU dan Bawaslu Kabupaten Bima tersebut berdasarkan Surat Keputusan Ketua KPU Kabupaten Bima Nomor 12-29 Tahun 2023 tentang penetapan dan pengngkatan Panitia Pemungutan Suara (PPS) 191 Desa di 18 Kecamatan se Kabupaten Bima.

Bupati Bima yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bima Fatahullah, S.Pd, yang didampingi Kabag Tatapem Setda Irfan, S.Sos. Camat Palibelo Kumara Jaya S.STP., M.Si, dan Sekretaris Badan Kesatuan, Bangsa dan Politik Kabupaten Bima, dalam sambutannya menyampaikan kepada seluruh PPS yang baru dilantik agar dapat meningkatkan kreativitas, inovasi, koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak terkait agar pemilu berjalan sesui amanat UU dan peraturan lainnya.

Kepada seluruh PPS yang dilantik, Fatahullah mengingatkan bahwa “Pelantikan ini juga menandai diterimanya kepercayaan dan mandat untuk melaksanakan tugas dan fungsi serta tanggung jawab mengawal seluruh rangkaian pemilu 2024.” Ujar Fatahullah.

Mengakhiri sambutan, mantan Kadis Nakertrans tersebut menyampaikan atas nama pemerintah daerah berharap kepada seluruh PPS yang dilantik untuk memiliki integritas, komitmen dan profesionalitas dalam menyongsong Pemilu 2024.

Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Bima Imran, S.Pd.I dalam sambutan menekankan agar seluruh pihak terkait penyelenggaraan Pemilu, khususnya PPS yang dilantik agar tetap menjaga integritas dan netralitas, dan jangan sampai tergoda dengan hal apapun.

Menutup sambutannya, Ketua KPU juga menginformasikan bahwa masih ada tiga seleksi penyelanggara Pemilu lagi kedepannya.

“Di kabupaten Bima terdapat 1.606 TPS, yang tentunya tidak cukup hanya 573 PPS yang dilantik, masih akan ada tiga seleksi penyelenggara Pemilu ke depannya.” Tutup Imran. (***)

Tangkal Radikalisme, Ditbinmas Polda NTB Gelar Sosialisasi di Ponpes Darul Ma’arif Desa Roka

jpn

Bimantika.net _Direktorat Binmas Polda NTB, lewat Wadir Binmas, AKBP Zamroni, S.Ag, menggelar kegiatan sosialisasi bertema “Pencegahan Faham Intoleransi, Radikalisme, Terorisme dan Anti Pancasila “. Rabu (25/01/23) Pukul 08.30 Wita.

Sosialisasi yang mengambil tempat di Aula Pondok Pesantren Darul Ma’arif Desa Roka Kecamatan Belo Kabupaten Bima ini turut dihadiri Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda NTB, KOMPOL Miftahul Ahyar, S.I.K., Kasat Binmas Polres Bima, AKP Suhermansyah, KBO Binmas Polres Bima, IPTU Sumardin, pejabat mewakili Kemenag Kabupaten Bima, Drs Akbar, Pimpinan Ponpes Darul Ma’arif, Drs Abu Bakar Aziz, beserta seluruh Personel Satuan Binmas Polres Bima.

Kapolres Bima, AKBP Hariyanto, S.I.K, SH, lewat Kasi Humas, Iptu Adib Widayaka, menyampaikan, dihadapan sekurangnya 40 peserta, Pimpinan Ponpes mengawali sambutannya dengan mengucapkan kepada rombongan Dit Binmas Polda NTB.

“Selamat datang kepada Bapak Wadir Binmas Polda NTB bersama rombongan dan merasa sangat terhormat atas kunjungan ini,” ujar Ustadz Abu Bakar.

Ia berharap kegiatan yang dilaksanakan ini dapat memberikan semangat perdamaian, keamanan dan kesejahteraan bagi semua, serta menutup sambutannya dengan mendoakan TNI-Polri dalm tugasnya mendapatkan kelancaran dan ridhoNya.

“Mari kita doakan bersama semoga tugas-tugas Kepolisian dan TNI dalam rangka menjaga dan mempertahankan Negara dari segala bentuk gangguan dan ancaman teror mendapat ridho Allah Subhanahu wa ta’ala.” Tutup Ustadz Abu Bakar.

Kesempatan yang sama, Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda NTB, menerangkan, Kegiatan sosialisasi tersebut merupakan Program Prioritas Kapolri Giat II dalam rangka menangkal bahaya dan paham radikalisme yang dapat merongrong persatuan dan kesatuan bangsa serta menciptakan situasi yang aman dan tenteram di tengah-tengah masyarakat;

Sementara itu, Wadir Binmas Polda NTB, sebagai pemateri memaparkan sejumlah poin yang antara lain, bahwa mencegah paham Intoleransi artinya menjaga kerukunan baik terhadap saudara yang berbeda agama maupun yang berbeda paham dengan kita.

Menurut data dari BNPT, kata Zamroni, sekitar 12% masyarakat Indonesia terpapar paham Radikalisme sehingga kita perlu mengantisipasi paham-paham yang dapat merongrong ideologi Pancasila seperti paham Salafi atau Wahabi yang banyak mengharamkan segala sesuatu.

“Adapun untuk penanganan terorisme di Indonesia sepanjang ini sebanyak 3.500 orang di tangani oleh BNPT,” imbuhnya.

Selanjutnya Zamroni, memberikan pemahaman bahwa anti Pancasila artinya mencegah paham yang dapat merongrong kesatuan bangsa contohnya seperti Khilafah, kita di Indonesia adalah negara yang dibangun atas kesepakatan, tidak boleh ada negara di dalam negara.

Karena lanjutnya, Nabi Muhammad SAW tidak ada memesankan untuk membangun negara khilafah setelah beliau meninggal dunia.

“Sehingga mari kita bersama-sama menumbuh kembangkan paham yang moderat yaitu Ahlussunah wal jamaah. Negara kita Indonesia adalah Pancasila sebagai dasar negara, kemudian UUD 1945 sebagai konstitusi kita. Di dalam Al-Qur’an mengatakan Hubbul Wathan Minal Iman yang artinya cinta tanah air adalah sebagian dari iman.” Pungkas Zamroni.

Saat sesi dialog dan tanya jawab yang dipimpin Narasumber dari Kemenag Kabupaten Bima, mencuat beberapa pertanyaan, terkait upaya pemerintah menangkal paham radikalisme, penanganan pihak kepolisian terhadap teror yang mengatasnamakan islam, serta penyebab adanya paham radikalisme dan cara menanggulanginya.

Pertanyaan tersebut, ditanggapi, bahwa pemerintah telah melakukan upaya-upaya baik secara pre-emtif maupun pre-ventif untuk menanggulangi bahaya faham tersebut seperti mengcounter paham radikal dengan memperkuat toleransi dan iman kita.

Terkait penanganan pihak kepolisian, bahwa siapa saja yang melakukan tindakan pidana dalam bentuk teror pasti akan dilaksanakan penegakan hukum, mengungkap latar belakang, identitas pelaku sampai terindikasi terorisme.

Terakhir, Narasumber menegaskan, bahwa terorisme itu bukan ajaran Islam, para pelalu teror salah dalam memahami Islam. Mereka terlalu mengkultus satu guru yang mereka anggap paling benar sehingga membenarkan segala kekerasan dan itu salah.

Dalam kegiatan yang berakhir Pukul 11.55 Wita ini, pihak Ditbinmas Polda NTB merangkaikannya dengan penyerahan sarana kontak kepada peserta berupa perlengkapan ibadah. (***)

Polres Bima Gelar Silaturahmi dengan Awak Media, Tekankan Peran Pers Dalam Kamtibmas

jpn

Kapolres Bima AKBP Hariyanto, S.I.K, SH dan Pimpinan Media Bimantika Muhammad Arifudin, S. Sos

Bimantika.net _Puluhan Wartawan dari berbagai media yang beroperasi di Bima Kabupaten dan Kota hari ini menggelar silaturrahim dengan Jajaran Polres Bima di Lapangan Tembak Mako Brimob Sambinae Kota Bima Kamis 26 Januari 2023.

Kegiatan silaturrahim itu bertema sentral “Silaturrahim Polres Bima, Kodim 1608/Bima dan Batalyon C Pelopor Bima dengan awak media guna menciptakan Kamtibmas yang aman di wilayah Kabupaten Bima”.

Hadir dalam kegiatan itu Kapolres Bima AKBP Hariyanto, S.I.K, SH, Dandim 1608/Bima Letkol Inf Muhammad Zia Ulhaq, S. Sos, Danyon C Pelopor Bima AKBP Zulkarnain, S.I.K,, Kasat Reskrim Polres Bima, Kasat Intel Polres Bima, Kasat Lantas Polres Bima, Kasat Narkoba Polres Bima.

Dandim Bima 1608/Bima Letkol Inf Muhammad Zia Ulhaq, S. Sos menguraikan soal situasi keamanan global seperti perang Rusia Ukraina, sehingga berdampak juga di Indonesia, sehingga memerlukan semua pihak termasuk media untuk menjaga Kamtibmas.

“Berpengaruh pada dampak ekonomi di Asia dan eropa sehingga berkaitan dengan sistim pangan dunia” ujar Dandim.

Lanjutnya, Peranan rekan media sangat penting memonitoring mengawasi dalam situasi ekonomi global yang serba dalam posisi terjepit.

Masih menurut Dandim putra kelahiran Bima NTB ini bahwa Kondisi regional masih terjadi pelanggaran tapal batas wilayah laut, akan berpengaruh pada situasi Kamtibmas.

“Kita perlu memberitakan untuk keperluan keamanan dan ketertiban, dan hindari berita yang provokatif” ungkapnya.

Situasi Kamtibmas dalam negeri juga dipaparkan oleh Dandim bahwa Tahun politik 2024 tahun pilpres dan Pemilu, perlu kita

“Harapan kami selaku keamanan sama sama menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif” demikian harapannya.

Menurutnya Situasi wilayah bergantung nya situasi ekonomi dan Kamtibmas.

“Bogor seribu Angkot, Lombok Seribu Masjid, Bima Seribu Aksi, dan ingat Seribu Aksi itu ada nilai positifnya” ujar Dandim.

Diujung penyampaiannya, Dandim uraikan peranan Media itu penting dalam menciptakan keamanan dan ketertiban.

“Kita mau bangun kota kita atau tidak, makanya peranan media sangat menentukan kondusifitas daerah” demikian ungkap Dandim Putra Asli Bima ini.

Kapolres Bima, AKBP Hariyanto, S.I.K, SH mengapresiasi kawan-kawan dari media yang selama ini telah banyak menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif dalam hal pemberitaan.

Kapolres Alumni Akpol 2004 ini menegaskan bahwa meminta kepada insan Pers untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas,

“Baik buruknya keadaan Bima tergantung dari pemberitaan dari media” ujar Kapolres.

Kapolres berlatar belakang Brimob ini pun meminta kepada Media untuk
Upayakan berita yang inspiratif, yang membuat suasana senyaman mungkin

“Kuncinya ada dalam rekan-rekan Media menjadi penyejuk hati bagi masyarakat Bima” ujarnya. (****)