Ruas Jalan Lintas Parado-Tente Ambruk, Polisi Terjun Ke TKP Atur Lalulintas dan Imbau Warga Berhati-hati

jpn

BIMAntika.net -Akibat cuaca buruk yang disebabkan oleh tingginya curah hujan dan angin kencang yang melanda Kecamatan Parado Kabupaten Bima menyebabkan ruas jalan Ambruk dan bergeser.

Untuk mencegah adanya korban Personel Polsek Parado Polres Bima Polda NTB langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan pengaturan Arus Lalulintas serta menghimbau para pengguna jalan.

Ambruk/bergesernya jalan umum litas Tente-Parado dengan panjang 70 meter dan tinggi 60 cm itu terjadi pada Jum,at (23/01/26) sekira pukul 08.30. Wita tepatnya di So Sambi Lambe Desa Parado Wane Kecamatan Parado Kabupaten Bima.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapolres Bima AKBP M.Anton Gaisar. S.I.K.,MH., melalui Kapolsek Parado Ipda Adi Darmawan SH.

Meskipun sempat menimbulkan kemacetan arus lalulintas namun dengan kesigapan anggota Polsek Parado sehingga arus lalulintas kembali normal.

Kendati demikian hingga saat ini petugas masih berada di tempat kejadian perkara (TKP) dan menghimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan agar selalu Waspada. (***)

Hadiri Upacara HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa, Bupati Bima Ady Mahyudi Sampaikan Ucapan Selamat

jpn

Bimantika.net -Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Sumbawa yang mengusung tema “Gerak Bersama, Sumbawa Unggul Kamis (22/1) di Halaman Kantor Bupati Sumbawa Jalan Garuda Nomor 1 Sumbawa Besar berlangsung hikmad dan meriah.

Sesaat sebelum prosesi upacara dimulai, Bupati Sumbawa Ir.H. Syarafuddin Jarot, MP dan Wakil Bupati Mohamad Ansori menyambut kehadiran Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal yang hadir bersama Ketua TP PKK Provinsi NTB Ibu Shinta Agatia Moh. Iqbal, Bupati Bima Ady Mahyudi, Bupati Dompu Bambang Firdaus yang menjadi tamu kehormatan pada prosesi tahunan tersebut

Bupati Sumbawa yang bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam sambutannya mengatakan 67 tahun bukan usia muda.

Menurutnya Ini adalah usia yang menyimpan jejak perjuangan, kerja keras bahkan kegagalan yang mengajarkan kebijaksanaan.

“Dari masa ke masa, kabupaten Sumbawa tumbuh bukan hanya oleh kebijakan, tapi oleh daya tahan masyarakatnya”. Ungkap Bupati.

Pada upacara tersebut Bupati Syarafuddin Djarot memaparkan 15 program strategis dan unggulan, baik lingkungan, perbaikan infrastruktur jalan, sekolah, pembangunan RSUD Sumbawa, pembangunan batalyon Angkatan Darat dan Angkatan Laut, penataan kota dan kebersihan.

Dirinya juga memaparkan proyek garam nasional, proyek unggas nasional, pengembangan kawasan pariwisata Samota, kampung nelayan dan pembentukan Satgas pengamanan hutan dan Satgas elpiji.

Bupati Ady Mahyudi di sela prosesi upacara mengungkapkan dirinya menyampaikan selamat dan apresiasi atas hasil positif yang dicapai oleh Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Sumbawa dan berharap kemajuan tersebut dapat dicapai secara berkelanjutan.

Dikatakan Bupati Bima, ada hal positif yang bisa di pelajari dari kabupaten Sumbawa.

“Misalnya pembentukan Satgas Pengamanan kerusakan hutan dan Satgas Elpiji”. Terang Bupati yang hadir bersama Plt. Sekretaris DPRD kabupaten Bima Nurdin, S.Sos. (RRS//Ruma Rengge Sape//007)

Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Kota Bima, DPRD Kota Bima Kunker Ke Bali

jpn

BIMAntika.net -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bima melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) komisi ke Kabupaten Badung, Provinsi Bali dan BKN Regional X.

Kunker DPRD Kota Bima ini sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan, legislasi, dan pendalaman tugas Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dalam rangka memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di daerah.

Kunjungan kerja ini menjadi sangat penting dan strategis, salah satunya pada kunjungan ke Kantor Regional X Badan Kepegawaian Negara (Kanreg X BKN) yang dilaksanakan oleh Komisi I DPRD Kota Bima dan dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan S.Adm.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan DPRD Kota Bima diterima secara resmi oleh Bapak Tubagus selaku Sekretaris Kantor Regional X BKN beserta jajaran pejabat teras BKN.

Dalam pertemuan di Kanreg X BKN, Komisi I DPRD Kota Bima memperoleh berbagai pandangan dan penjelasan strategis terkait tata kelola kepegawaian aparatur sipil negara, mulai dari perencanaan kebutuhan ASN, pengembangan kompetensi, sistem mutasi dan promosi berbasis merit, hingga penegakan disiplin aparatur.

Pembahasan ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan Pemerintah Kota Bima dalam membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan publik yang optimal.

Sementara itu, Komisi II dan Komisi III DPRD Kota Bima diterima secara resmi oleh Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Badung, I Wayan Wijayana, bertempat di Aula Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Mangupraja Mandala.

Kunjungan Komisi II dan III ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih, SH bersama Wakil Ketua II DPRD Kota Bima Ryan Kusuma Permadi, SH.

Dalam rangkaian pertemuan tersebut, Komisi I dan Komisi II mendapatkan banyak pandangan dan referensi strategis terkait pengembangan Kota Bima ke depan.

Pembahasan mencakup sektor infrastruktur bersama Dinas PUPR dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan aset daerah bersama BPKAD, serta pariwisata sebagai sektor unggulan dan ujung tombak peningkatan PAD Kabupaten Badung.

Selain itu, turut dibahas pengelolaan sampah dan lingkungan hidup bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta pengembangan dan tata kelola RSUD dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

DPRD Kota Bima juga mencermati bahwa keberhasilan pembangunan di Kabupaten Badung ditopang oleh sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat.

Kontribusi masyarakat dalam menjaga kelestarian alam serta mempertahankan kearifan lokal menjadi kekuatan utama dalam menopang sektor pariwisata yang berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah secara signifikan.

Peran Desa Adat di Kabupaten Badung menjadi salah satu praktik baik yang mendapat perhatian khusus DPRD Kota Bima.

Desa Adat tidak hanya menjadi wadah pelestarian budaya, tetapi juga ruang aktualisasi masyarakat dalam berkarya dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan.

Model ini mendorong lahirnya desa-desa lain yang ditetapkan sebagai Desa Adat, sehingga memperluas manfaat pembangunan berbasis kearifan lokal.

Melalui kunjungan kerja ini, DPRD Kota Bima berharap berbagai referensi kebijakan, inovasi, dan praktik terbaik yang diperoleh dapat menjadi bahan masukan strategis dalam perumusan kebijakan dan penguatan pengawasan DPRD, khususnya dalam pengelolaan kepegawaian, peningkatan PAD, pembangunan infrastruktur, pengelolaan lingkungan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Bima. (****)

Bangun Komunikasi Keamanan Daerah, Kapolres Bima Jalin Silaturrahmi Dengan Bupati dan Wabup Ady-Irfan

jpn

BIMAntika.net -Membangun langkah awal koordinasi dengan Pemkab Bima Kapolres Bima Polda NTB AKBP M.Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.,MH., bersilaturahmi bersama Bupati Bima Ady Mahyudi dan wakil Bupati Bima dr. H. Irfan (Ady-Irfan).

Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu 21 Januari 2026.Sekira Pukul 13.00.Wita bertempat di kediaman Bupati Bima Ady Mahyudi.

Bupati Bima dan wakil Bupati menyambut baik kehadiran Kapolres yang baru bertugas di Kabupaten Bima.

Ia berharap kepemimpinan baru di tubuh Polres Bima mampu cepat menyesuaikan diri dengan karakteristik masyarakat serta dinamika daerah.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bima siap mendukung penuh setiap langkah Polres Bima dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Komunikasi antar instansi, menjadi kunci penting dalam menghadapi berbagai potensi kerawanan kamtibmas”. Ujar Bupati Bima Ady Mahyudi.

Senada dengan itu Kapolres Bima AKBP M.Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.,MH., menegaskan bahwa silaturahmi merupakan fondasi utama dalam membangun sinergi lintas lembaga sejak awal.

“Kemarin saya juga sudah bersilaturahmi kepada Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan, Ketua Pengadilan Negeri, dan Kodim 1608/Bima Ini bagian dari upaya membangun komunikasi ungkapnya.

Ia juga memastikan pihaknya membuka ruang koordinasi seluas-luasnya dengan pemerintah daerah guna mengantisipasi berbagai dinamika di tengah masyarakat.

“Kami membuka ruang komunikasi dan koordinasi seluas-luasnya dengan Pemkab Bima guna menghadapi berbagai potensi kerawanan di wilayah Kabupaten Bima”. Tutupnya.(*)

Bupati dan Wabup Ady-Irfan Bahas Pengembangan Destinasi Wisata Agar Potensi Kepariwisataan Meningkatkan PAD

jpn

Bimantika.net -Inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan oleh Bupati Ady Mahyudi dan Wakil Bupati dr.H. Irfan Zubaidy (Ady-Irfan) di Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Bima Jalan lintas Bima-Sumbawa Taman Wisata Pantai Kalaki Palibelo Selasa (20/1).

Di momentum sidak itu Ady-Irfan membahas sejumlah aspek berkaitan dengan peningkatan kinerja perangkat daerah yang bertanggung jawab dalam pengembangan pariwisata daerah.

Bupati dan Wabup yang hadir bersama Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, SE membahas pengembangan sektor pariwisata dan menekankan pentingnya peran sektor pariwisata sebagai salah satu sumber potensial pendapatan daerah bersama dengan Plt. Kadis Pariwisata Drs. Aris Gunawan, M.Si., Sekretaris Diparda Masykur, ST., MT, para kepala bidang dan pejabat fungsional.

Secara khusus, Bupati Ady Mahyudi meminta kepada Kepala Dinas Pariwisata beserta jajaran untuk menyelamatkan aset daerah yang dikelola oleh instansi tersebut.

Antara lain dengan menjajaki kerjasama pemeliharaan dan pengelolaan destinasi wisata dengan pihak ketiga agar tertata dengan baik.

Selain mendapatkan arahan dari Bupati, pada kesempatan tersebut, Wabup dr. H Irfan juga menyampaikan arahan terkait pentingnya menjaga kebersihan kawasan wisata.

“Kebersihan kawasan wisata dari beragam jenis sampah seperti sampah plastik merupakan prasyarat penting bagi tumbuh kembangnya aktivitas sektor pariwisata.

Oleh karena itu jajaran Dinas Pariwisata dengan dukungan 100 pegawai yang terdiri dari 45 PNS dan 55 tenaga PPPK dan Non ASN perlu lebih fokus untuk menggalakkan kegiatan kebersihan, dengan mengawali di lingkungan kantor.

Kemudian tempat wisata dengan membersihkan sampah-sampah plastik sehingga kita bisa menerapkan zero waste seperti daerah lain yang sektor pariwisatanya sudah maju”. Terang Wabup. (RRS//Ruma Rengge Sape//007)

Wakapolres Bima Pimpin Kerja Bakti Bersihkan Mako Polres

jpn

Bimantika.net -Dalam rangka menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja, Polres Bima Polda NTB melaksanakan kegiatan Kurve/ kerja bakti membersihkan Markas Komando (Mako) Polres Bima Selasa (20/01/2026) pagi.

Kegiatan bersih-bersih ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Bima Kompol Saogi Sujana Angsar dan diikuti seluruh PJU, Perwira dan personel Polres Bima.

Sasaran pembersihan meliputi halaman depan, ruangan pelayanan, serta area sekitar Mako agar tetap rapi dan nyaman.

Dalam kesempatan tersebut Wakapolres Kompol Saogi Sujana Angsar melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti ini bukan hanya menjaga kebersihan, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan tanggung jawab seluruh anggota terhadap lingkungan kerjanya.

“Kebersihan adalah bagian dari pelayanan. Mako yang bersih dan tertata, masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan juga akan merasa lebih nyaman,” ujarnya.

Lanjutnya, selain menjaga lingkungan tetap bersih, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kekompakan dan kedisiplinan antar anggota.

Polres Bima berkomitmen untuk terus menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan mako secara rutin dan berkala.

“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman” Pungkas Adib. (****)

Bupati Bima Ady Mahyudi Serahkan SK PPPK Paruh Waktu

jpn

Bimantika.net Pemerintah Kabupaten Bima secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Formasi Tahun 2025 kepada 13.970 tenaga non-ASN yang mengabdi di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Penyerahan SK tersebut berlangsung Senin (19/01/26) di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bima.

Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu dilakukan secara simbolis kepada 30 perwakilan tenaga Non ASN tersebut dipimpin oleh Bupati Bima Ady Mahyudi.

Dalam satu prosesi upacara yang juga turut dihadiri Wakil Bupati dr.H. Irfan Zubaidy, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bima Supardin, Sekda Adel Linggi Ardi, SE Inspektur Kabupaten Bima, Staf Ahli Bupati, para Asisten lingkup Setda, Kepala OPD, Kepala Bagian Setda dan para Camat se-Kabupaten Bima.

Penyerahan SK secara simbolis dilakukan oleh Bupati Bima, Wakil Bupati Bupati Bima, Ketua Komisi I DPRD dan Sekretaris Daerah sesaat sebelum Bupati Bima menyampaikan sambutan dan arahan.

Bupati Bima dalam arahannya menyampaikan ucapan selamat, penghormatan, dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para penerima SK yang secara resmi diangkat sebagai ASN.

“Ini adalah bukti bahwa pengabdian tidak pernah sia-sia dan ketulusan akan menemukan jalannya dan bahwa negara melalui pemerintah daerah hadir untuk memberikan pengakuan serta kepercayaan”. Ungkap Bupati dihadapan ribuan ASN.

Lebih lanjut Bupati menegaskan bahwa perubahan status ini bukan sekadar perubahan administrasi, melainkan perubahan makna dan tanggung jawab. Dari menunggu menjadi dipercaya, dari berharap menjadi bertanggung jawab, serta dari mengabdi dalam senyap menjadi pengabdian dalam kehormatan.

Di hadapan para ASN PPPK Paruh Waktu, Bupati Bima juga menyampaikan harapan dan kepercayaan besar agar seluruh penerima SK dapat bekerja dengan hati, melayani dengan nurani, serta mengabdi dengan penuh rasa bangga.

Mengacu pada data BKD dan Diklat Kabupaten Bima, jumlah awal penerima SK PPPK Paruh Waktu tercatat sebanyak 14.077 tenaga honorer yang terdiri dari 7.007 tenaga guru, 5.672 tenaga teknis, dan 1.400 tenaga kesehatan.

Namun setelah dilakukan verifikasi akhir, terdapat 104 orang yang tidak mengisi daftar riwayat hidup (DRH) dan 3 orang dinyatakan meninggal dunia, sehingga jumlah tenaga honorer yang diusulkan dan menerima SK PPPK Paruh Waktu menjadi sebanyak 13.970 orang. (RRS//Ruma Rengge Sape//007)

Polisi Evakuasi Korban Laka Lantas di Desa Talabiu Satu Orang Korban Kritis

jpn

Bimantika.net Personel Polsek Woha Polres Bima Polda NTB bantu evakuasi korban kecelakaan lalulintas ganda di jalan lintas Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Laka lantas ganda yang melibatkan SPM tanpa TNKB yang dikendarai oleh Y (L/24) dan A (L/25) dengan mobil pick up dengan No.Pol. EA 8353 YD yang dikendarai oleh MN (L/56) itu terjadi pada Sabtu malam (17/01/26) pukul 21. 00. Wita tepatnya di depan Masjid Sabilal Rosyad Desa Talabiu.

Kronologi,
Awalnya pengendara SPM yang berboncengan dua ini melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Desa Tente menuju Kota Bima.

Setibanya di TKP tiba-tiba keluar Mobil pick-up warn hitam dari gang sebelah kiri sehingga pengendara SPM kaget dan tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan menabrak bagian depan mobil pickup tersebut hingga terjatuh.

Personel Polsek Woha yang mendapatkan Informasi itu langsung bergerak menuju TKP dan mengevakuasi korban menuju PKM Woha untuk mendapatkan perawatan medis.

Adapun luka yang dialami oleh para korban, pengendara SPM saudara Y
mengalami luka robek di jidat dan bibir dan di rujuk ke RSUD Bima dan (A) (penumpang) mengalami luka lecet di sikut kiri dan kanan, luka sobek di kaki bagian belakang dan luka lecet di dengkul kanan.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapolres Bima AKBP M.Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.,MH., melalui Kapolsek Woha AKP Muhtar.

Lebih lanjut Kapolsek Woha AKP Muhtar menjelaskan,pihak sudah berkoordinasi dengan unit Gakum Satlantas Polres Bima dan saat ini kasus kecelakaan tersebut sudah tangani Satlantas Polres Bima.

Saat ini dua unit kendaraan yang terlibat kecelakaan lalulintas ganda itu diamankan di Mapolsek Woha.(****)

Suami Istri Asal Desa Rato Ditangkap, 15 Pocket Narkoba Jenis Shabu Disita Polisi

jpn

BIMAntika.net Pasangan suami isteri asal Desa Rato Kecamatan Bolo Kabupaten Bima ini harus meringkuk di tahanan Mapolsek Bolo Polres Bima Polda NTB.

Keduanya masing-masing berinisial AB (L/34) dan P (P/25) ini diamankan karena diduga kuat dalam peredaran gelap narkoba jenis Shabu di wilayah hukum Polsek Bolo.

Pasutri ini diamankan setelah Kapolsek Bolo mendapatkan Informasi dari masyarakat bahwa adanya peredaran gelap narkoba yang di lakukan keduanya.

Informasi itu direspon cepat oleh Kapolsek yang langsung bergerak menuju TKP bersama anggotanya.tiba di TKP petugas melakukan tindakan hukum dengan menggerebek dan menggeledah badan maupun sekitar area.namun petugas tidak mendapatkan barang bukti.

Petugas yang curiga dengan gerak gerik Isteri terduga pelaku mengamankan keduanya ke Mapolsek Bolo.setelah dilakukan penggeledahan badan oleh salah satu ibu Bhayangkari dengan disaksikan oleh saksi wanita lainnya dari badan Isterinya didapatkan sejumlah barang bukti diantaranya.

14 poket kecil yang diduga Narkoba jenis Shabu dan 1 poket besar diduga sabu sabu, satu buah dompet,
1 korek gas, 12 klip kosong,
Satu buah pipet,satu Unit Handphone serta Uang tunai hasil penjualan barang haram itu sebesar Uang Rp 7.170.000.

Sebagai informasi barang bukti 14 pocket kecil dan 1 Pocket ukuran besar BB itu di sembunyikan oleh Isteri terduga pelaku di pakean dalam.

“Hasil interogasi awal Saudari P mengaku kalau BB itu milik Suaminya”. Ujar Kapolsek Bolo.

Penangkapan pasutri yang diduga pengedar narkoba itu di benarkan oleh Kapolres Bima AKBP M.Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.,MH melalui Kasatreskoba Iptu Fardiansyah SH.

Senada dengan itu Kasatreskoba Iptu Fardiansyah SH menjelaskan, kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Satresnarkoba dan saat keduanya dan sejumlah barang bukti diamankan di Mapolres Bima.

Lanjutnya, untuk mengetahui sejauh mana peran Pasutri ini dalam peredaran gelap narkoba hingga saat ini masih dilakukan pemeriksaan.

“Hingga saatnya kami masih melakukan pemeriksaan secara intensif”. Tutupnya.(****)

PAD Kabupaten Bima 2025 Tercatat Positif dan Menggembirakan

jpn

Bimantika.net Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BAPPENDA) Kabupaten Bima mencatat, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bima pada Tahun Anggaran 2025 menunjukkan capaian yang positif dan menggembirakan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BAPPENDA) Kabupaten Bima Agus Salim, S.IP., M.Si Kamis (15/1) memaparkan, capaian PAD Tahun Anggaran 2025 berdasarkan APBD Murni ditargetkan PAD sebesar Rp 220,1 milyar dengan realisasi hingga akhir tahun anggaran mencapai Rp 191,8 milyar atau 87,13%.

Capaian PAD tersebut berasal dari beberapa komponen pendapatan daerah.

Dari sektor retribusi daerah, target yang ditetapkan sebesar Rp 155,0 milyar berhasil direalisasikan Rp 142,9 milyar atau 92,19%. Hasil ini menjadi kontributor terbesar terhadap PAD Tahun Anggaran 2025.

Selanjutnya, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan menunjukkan kinerja sangat baik dengan target Rp 7,56 milyar dan realisasi Rp 8,44 milyar atau 111,68%. Angka ini melampaui target yang telah ditetapkan.

Sementara itu, lain-lain PAD yang sah ditargetkan sebesar Rp 15,49 milyar dengan realisasi sebesar Rp 4,67 milyar atau 30,14%, yang masih memerlukan upaya optimalisasi ke depan.

Peningkatan capaian yang signifikan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi pendapatan daerah guna mendukung pembiayaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Agus Salim memaparkan, pada komponen pajak daerah, yang merupakan kewenangan langsung Bappenda Kabupaten Bima, ditargetkan sebesar Rp 42,58 milyar dan berhasil direalisasikan Rp 35,78 milyar atau 85,03%.

Capaian ini merupakan hasil dari berbagai langkah intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah yang dilakukan secara konsisten sepanjang tahun anggaran oleh Bappenda.

Jika dibandingkan dengan capaian tahun-tahun sebelumnya, realisasi pajak daerah menunjukkan tren peningkatan yang menggembirakan.

Pada Tahun Anggaran 2024, target pajak daerah sebesar Rp 29,26 milyar dengan realisasi Rp 16,88 milyar atau 57,70%. Demikian pula pada Tahun Anggaran 2023, target pajak daerah ditetapkan sebesar Rp 24,04 milyar dengan realisasi Rp 16,63 atau 69,16%.

Peningkatan capaian pada Tahun 2025 menunjukkan perbaikan kinerja Bappenda serta meningkatnya kesadaran dan kepatuhan wajib pajak dari tahun ke tahun.

Meski demikian, sejumlah tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas antara lain, keterbatasan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia.

Sehingga jumlah dan kompetensi pegawai masih perlu disesuaikan dengan beban kerja dan target pendapatan.

Tantangan lainnya adalah dalam penerapan sistem self assessment dimana wajib pajak (WP) menghitung dan melaporkan sendiri kewajiban perpajakannya, yang dalam praktiknya dapat menimbulkan kurangnya transparansi pelaporan omzet usaha dan membuka peluang kebocoran pajak.

Kedepan, untuk mengoptimalkan capaian, dari aspek administrasi, sistem perpajakan daerah khususnya dalam aspek kelembagaan, sistem dan prosedur berbasis digital masih perlu diperkuat.

Hal ini penting agar pengelolaan data dan pelayanan pajak dapat berjalan lebih efektif dan akurat

Selain itu, pemutakhiran data potensi pajak, penguatan koordinasi dengan perangkat daerah terkait, serta peningkatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat akan terus dilakukan guna mendorong kepatuhan perpajakan daerah dan mendukung keberlanjutan pembangunan.

Disamping pada saat yang sama diperlukan peningkatan pengawasan dan pemeriksaan terhadap wajib pajak.

Menurut Plt. Kepala Bappenda ini, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan masyarakat, peningkatan PAD diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bima. (RRS//Ruma Rengge Sape//007)

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom