Sat Binmas Polres Bima Sosialisasi Sapu Bersih Pungli

SAT BINMAS POLRES BIMA

Bimantika.net -Kepolisian Resor Bima Polda NTB melalui Sat Binmas melaksanakan kegiatan Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar pada Instansi, Kantor dan Lembaga yang memberikan pelayan publik kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Bima.

Salah satunya sosialisasi yang dilakukan di kantor UPT terminal Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima pada Kamis (18/07/24) sekira pukul 09.00. WITA.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Bima Iptu Sumardin selaku ketua Pokja pencegahan Satgas Saber Pungli Kabupaten Bima.

Diharapkan aparatur dan masyarakat dapat memahami bahwa Pungli bisa dipidanakan kemudian bisa dilaporkan kepada Polri untuk ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku bahwa pemberi dan penerima sama-sama melanggar hukum.

Selain sosialisasi juga dipasang Spanduk/ baliho yang bertuliskan” STOP PUNGLI”.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K. melalui Kasatbinmas Iptu Sumardin menerangkan bahwa pelaksanaan sosialisasi Saber Pungli tersebut agar disetiap sentra pelayanan publik yang ada di Kabupaten Bima tidak terjadi Pungli, serta memberikan pemahaman tentang Perpres RI Nomor 87 Th. 2016 tentang Pungutan Liar (Pungli),.

Untuk itu Kapolres menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat apa bila menemukan adanya tindakan pungli agar segera melaporkan kepada pihak Kepolisian. (***)

HM Rum Temui Rektor ITS dan Investor Bahas Bangun Kota Bima Baru

jpn

Bimantika.net -Upaya dan ikhtiar Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT membangun Kota Bima Baru Terus dilakukannya.

HM Rum pun menggelar pertemuan penting dengan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Ir. Bambang Pramujati, ST,. MScEng., Ph.D., IPU AEng, dan sejumlah investor ternama, semata-mata sebuah ikhtiar untuk Kota Bima Baru.

Pertemuan berlangsung di Kampus ITS Surabaya Jawa Timur, Jumat (12/7/2024) membahas sejumlah langkah strategis untuk pembangunan Kota Bima dengan mengedepankan bukti.

“Kerja Nyata Tanpa Gaduh”. Fokus pembahasan dititikberatkan pada strategi pengembangan Kota Bima menjadi kota maju dan unggul serta sejahtera sebagai salah satu kota baru yang dapat bersaing dengan kota-kota lain di Indonesia.

Dari pertemuan tersebut, ada empat kesepakatan penting yang dicapai untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat Kota Bima.

Diantaranya adalah peningkatan kualitas SDM akan menjadi fokus utama kebijakan Pemerintah Kota Bima ke depan, mencakup treatment untuk lulusan perguruan tinggi maupun non-lulusan.

Program pelatihan dan pendidikan akan diperluas untuk memastikan setiap individu memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan dan industri saat ini.

Kesepakatan selanjutnya, adalah pengembangan kawasan dengan konsep Blue-Green and Blue Technology yang mengacu pada pendekatan terpadu yang menggabungkan kedua tekhnologi ini untuk menciptakan kawasan yang mandiri dan berkelanjutan.

Kawasan ini tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga dapat mendukung ekonomi lokal melalui pemanfaatan tekhnologi maju yang sesuai dengan kondisi lingkungan setempat.

Tujuannya adalah menciptakan ekosistem yang saling mendukung antara darat dan laut, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan tetap menjaga kelestarian alam.

Kawasan ini akan menjadi laboratorium lapangan dan sekolah lapangan (Field Laboratory and Field School) yang sesuai dengan kebutuhan Kota Bima dan hasil kajian dari ITS.

Proyek ini diharapkan dapat menyerap tenaga kerja muda dan menciptakan lingkungan yang ramah lingkungan.

Mohammad Rum menjelaskan bahwa kesepakatan penting lainnya terkait afirmasi bagi generasi Z untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S1.

“Sebuah program afirmasi akan diluncurkan untuk memberikan kesempatan lebih besar bagi generasi Z di Kota Bima untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana (S1).

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas pendidikan tinggi bagi masyarakat setempat,” ungkapnya.

Mohammad Rum juga menyampaikan bahwa dalam sesi terakhir diskusi diperoleh kesepakatan bersama terkait strategi kajian komprehensif tentang pelabuhan Kota Bima yang bertujuan untuk mengembangkan pelabuhan Kota Bima sebagai hubungan logistik kemaritiman dan pusat layanan kapal skala kecil.

Hal ini bertujuan untuk melayani kawasan Sunda Kecil dan meningkatkan efisiensi logistik serta perekonomian maritim.

Mohammad Rum menyatakan, kerjasama ini adalah bukti komitmennya untuk membangun Kota Bima secara nyata dan terukur tanpa gaduh.

Ia akan berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bagi segenap masyarakat Kota Bima.

Selanjutnya, diskusi dengan para investor akan difokuskan pada pengembangan ekonomi berbasis glue economy.

Para investor yang hadir adalah pihak-pihak yang memiliki reputasi baik dan kredibel, sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Bima.

Rektor ITS Surabaya, Ir. Bambang Pramujati, ST,. MSc Eng., Ph.D., IPU AEng menyampaikan komitmennya untuk mendukung pembangunan Kota Bima melalui inovasi tekhnologi dan pendidikan.

Melalui kerjasama ini, dia berharap dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat Kota Bima.

Pertemuan ini menjadi dan langkah awal dari serangkaian upaya kolaboratif antara pemerintah, akademisi, dan investor untuk mewujudkan visi pembangunan Kota Bima yang berkelanjutan dan inklusif menuju Kota Bima Baru. (***)

Gen-Z & Millenial Deklarasi Untuk HM Rum Menuju Kota Bima Baru

jpn

Bimantika.net -Figur dan Ketokohan Ir. H. Mohammad Rum, MT dikagumi oleh Generasi Z (Gen-Z) dan kaum Millenial di Kota Bima.

Atas rasa kekaguman terhadap HM Rum, Gen-Z dan milenial melakukan Deklarasi Akbar mendukung HM Rum untuk maju pada pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara langsung oleh masyarakat 27 November 2024.

Deklarasi di gelar pada Jum’at Malam 12 Juli 2024 di Paruga Na’e Convention Hall Kota Bima.

Ribuan Gen-Z dan milineal memenuhi lapangan digelarnya acara berlangsung, di Paruga Na’e Kota Bima sembari meneriakkan Yel-yel HM Rum Menuju Kota Bima Baru.

Acara Deklarasi Akbar Gen-Z diisi dengan live musik kekinian yang disukai kaum Gen-Z dan milenial.

Mereka kemukan alasannya mendukung H Mohammad Rum untuk memimpin Kota Bima kedepan menuju Kota Bima Baru.

Menurut mereka, HM Rum sangat dekat dengan anak muda, cinta dengan anak muda dan selalu memberi ruang ekspresi bagi anak muda, serta selalu melibatkan anak muda dalam setiap kegiatan pemeritahan.

Acara Deklarasi Akbar Gen-Z Milenial Aji Rum berlangsung aman dan sukses hingga berakhirnya acara.

Di penghujung acara, kaum milenial pun terus berdatangan tidak sekedar untuk meramaikan acara tetapi mereka begitu menikmati acara Deklarasi Akbar Gen-Z dan milenial Aji Rum menuju Kota Bima Baru.

Perwakilan Gen-Z mengajak milenial untuk bersatu mendukung Aji Rum dalam memimpin Kota Bima Baru kedepan. (***)

Kapolres Bima : Narkoba Musuh Bersama Yang Harus di Perangi

jpn

Bimantika.net -Polsek Madapangga Polres Bima Polda NTB melaksanakan sosialisasi dan penyuluhan terkait bahaya laten dan pencegahan peredaran gelap narkoba dikalangan Pelajar.

Jum,at (12/07/24) sekira pukul 09.00. WITA Kapolsek Madapangga Ipda Kader didampingi oleh Kanit Binmas Bripka Muhidin menyambangi SMAN I Madapangga yang berlokasi di Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima.

Dalam kegiatan tersebut Aipda Muhidin sekaligus menjadi narasumber menyampaikan maksud dan tujuannya adalah untuk melakukan pembinaan secara komunikatif dalam rangka menekan frekuensi tawuran, terhindar dari bahaya narkoba dan bullying di lingkungan sekolah SMAN I Madapangga.

Dikatakannya ini merupakan perintah langsung dari Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., agar pelajar dibimbing dan dibina supaya terhindar dari penyalahgunaan narkoba maupun perbuatan melawan hukum lainnya.

Ia juga menyampaikan agar para pelajar giat belajar, tidak ada yang terlibat penyalahgunaan narkoba, terlibat tawuran dan jangan sampai melakukan Bullying serta bijak dalam bermedsos.

“Ini merupakan kepedulian Polri terhadap pelajar dan remaja agar mereka tidak menjadi korban bahaya laten Narkoba”. Ujarnya.

Untuk itu Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui kasi humas iptu adib Widayaka mengatakan agar masyarakat berperan aktif membantu pihak kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkoba diwilayah Kabupaten Bima.

“Mari kita jadikan Narkoba sebagai musuh bersama yang harus kita perangi bersama demi generasi muda kita”. Kata Kapolres. (***)

Pj Walikota HM Rum Hadiri Rakor Apeksi di Blitar

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Wali Kota Bima Ir. H. Mohammad Rum, MT mengikuti Rakor Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Komwil IV di Kota Blitar yang digelar pada Jum’at, 12 Juli 2024.

Pertemuan ini menjadi forum untuk menyamakan visi dan persepsi di antara kepala daerah dan pemerintah kota terhadap isu-isu strategis, salah satunya smart city. Nantinya, hasil dari pembasahannya akan diusulkan bersama ke pemerintah pusat.

Dirjen Bina Adwil Kemendagri, yang diwakili oleh Kasubdit Batas Wilayah Daerah I, Drs. Bimo Aryo Tedjo, M.Si. menyampaikan bahwa pemerintah kota harus mampu menggali potensi-potensi yang dimiliki oleh daerah masing-masing.

“Hal ini sebagai bentuk mengurangi tingkat pengangguran. Dengan penguatan ekonomi kreatif, pariwisata, hingga perdagangan berbasis digital mampu memberikan peluang bagi masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini juga Ia menyampaikan bahwa melalui forum seperti Apeksi, seluruh daerah dapat bersinergi dalam menciptakan inovasi untuk memecahkan berbagai masalah.

Seperti yang terjadi di Tahun 2021, Apeksi digelar ketika COVID-19. Saat itu mulai banyak kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di Bali, sehingga hal tersebut sangat membantu pertumbuhan ekonomi Kota Denpasar yang naik hinggal 90%.

Diharapkan Apeksi ini juga mampu menghasilkan ide, gagasan dan kolaborasi antara anggota Apeksi lainnya. (***)

IAIN Bima Segera Terwujud, Ide Besar HML Dilanjutkan HMR

jpn

Bimantika.net -Ide dan gagasan besar Walikota Bima Periode 2018-2023 H. Muhammad Lutfi, SE (HML) membangun Kampus IAIN Bima di masa pemerintahannya kini mulai nampak sukses.

Ide dan gagasan besar HML tersebut ditindaklanjuti oleh Ir. H. Mohammad Rum, MT (HMR) dimasa menjadi Penjabat (Pj) Walikota Bima yang dilantik akhir Tahun 2023 dan mengundurkan diri 10 Juli 2024 dengan ikhtiar ikut dalam Kontestasi Pilkada Kota Bima 27 November 2024.

Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. H. Mukhtar Landa, MH menindaklanjutinya dengan menghadiri rapat pembahasan dan pengesahan hasil penataan batas areal persetujuan pelepasan kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi (HPK) kelompok hutan kota Donggomasa (RTK.67) untuk pembangunan kampus Institut Agama Islam Negeri a.n. Wali Kota Bima. Kamis, 11 Juli 2024.

Rapat yang berlangsung di Marina Inn Hotel tersebut dihadiri oleh Sekda Kota Bima, kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Bima, Kepala Dinas LHK Provinsi NTB, DLH Kota Bima, Ketua dan Panitia pembangunan IAIN Bima, Kepala BPN Kota Bima, Kepala KPH Maria Donggomasa, Camat Rasanae Timur dan Lurah se Kecamatan Rasanae Timur.

Sekretaris Daerah Kota Bima, H. Mukhtar menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bima merespon, menyambut baik dan mengapresiasi kerja panitia tapal batas lahan pembangunan IAIN Bima dan dinas LHK provinsi NTB yang sampai saat ini terus bekerja keras.

H. Mukhtar menyebut semoga dapat membangun komitmen bersama sehingga apa yang dibahas saat ini sampai terbitnya ijin pendirian IAIN Bima mudah-mudahan selesai Agustus tahun ini. Sehingga pada APBN tahun depan dapat diusulkan untuk mendapatkan anggaran dari pemerintah pusat kaitan dengan pembangunan Kampus IAIN Bima.

“Kita terus berpacu dengan waktu, teman-teman panitia tidak ada istirahat, mudah-mudahan kita dapat terus berkomitmen sehingga keinginan masyarakat Kota Bima pada kampus IAIN Bima dapat terwujud”, ujarnya.

Ia mengaku sudah banyak masyarakat yang ragu. Namun ia kembali menegaskan setelah dilakukan pematokan kemarin, respon masyarakat sangat bahagia sekali.

“Karena tidak lama lagi IAIN Bima yang kita cita-citakan segera diwujudkan”. Tegasnya. (***)

Mundur Sebagai Pj Walikota, HM Rum Pastikan Diri Maju Pilkada Kota Bima

jpn

Keterangan Foto: Pj Wali Kota Bima, HM Rum saat menyerahkan surat pengunduran diri Rabu 10 Juli 2024 kepada R. Hendi Nur Kusuma selaku Kepala Subdirektorat Wilayah 1 pada Direktorat Fasilitas Kepala Daerah dan DPRD, Direktorat Jendral Otonomi Daerah.

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT memantapkan diri maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Hal ini ditandai dengan pengajuan surat pengunduran diri sebagai Pj kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Surat pengunduran diri diajukan HM Rum Rabu 10 Juli 2024, dibubuhi tanda tangan dan materai 10.000 ribu Ditujukan ke Mendagri, tembusan Pj. Gubernur NTB dan DPRD Kota Bima serta sejumlah pihak lainnya.

Alasan pengunduran diri juga tertera dalam surat tersebut. “Dengan ini mengajukan pengunduran diri sebagai Penjabat Wali Kota Bima dikarenakan mencalonkan diri sebagai Kepala Daerah di Kota Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat” tulis HM Rum dalam suratnya.

Surat diserah terima HM Rum Rabu 10 Juli 2024 kepada R. Hendi Nur Kusuma, S.STP. M.A selaku Kepala Subdirektorat Wilayah 1 pada Direktorat Fasilitas Kepala Daerah dan DPRD, Direktorat Jendral Otonomi Daerah, Kemendagri.

Lanjut HM Rum membenarkan surat yang dibuatnya itu dan sudah dikirim ke Mendagri dan ditembuskan ke para pihak lainnya. Surat dibuat sebagai wujud keseriusannya maju pada kontestasi Pilkada Kota Bima. Lebih dari itu, ia ingin “Pertarungan” lebih fair.

“Intinya saya sangat serius ikut kontestasi (Pilkada Kota Bima, red), dibuktikan dengan mengajukan pengunduran diri sebagai Pj, agar proses Pilkada berjalan fair,” tegasnya.

Pengunduran diri Aji Rum satu sisi mengejutkan, karena ada banyak spekulasi yang menyebutnya batal meneruskan keinginan maju jadi kandidat kepala daerah. Alasannya masih enggan melepas jabatan birokrasinya.

Namun isu itu gugur dengan sendirinya setelah ia memastikan membulatkan tekad, kemudian membuat surat pengunduran diri sebagai pejabat birokrasi yang sedang memimpin Kota Bima.

Sedianya, batas waktu pengunduran diri adalah Tanggal 17 Juli 2024 sesuai SE Mendagri, atau 40 hari sebelum pendaftaran ke KPU Tanggal 27-29 Agustus 2024. Namun Aji Rum memilih maju lebih awal dan tanpa harus menunggu batas akhir.

Selain bertujuan agar Pilkada lebih fair, maksud sikapnya ini demi memberi kepastian posisinya kepada simpatisan dan pendukungnya yang sudah deklarasi secara massif.

Ini juga merespons rencana deklarasi besar besaran kaum Gen Z dan milenial tanggal 12 Juli nanti. Termasuk rerlawan Sahabat Aji Rum, serta relawan – relawan baru lainnya. “Sehingga tidak ada lagi keraguan ketika ada pendukung saya dari kalangan Gen Z atau Milenial yang akan deklarasi, termasuk relawan lainnya,” jelasnya.

Artinya, dengan pengunduran diri ini, apakah sudah mengunci dukungan partai? Aji Rum belum mau menjawab spesifik soal ini. “Tunggu saja beberapa hari ini,” jawabnya.

Rumor yang beredar, Aji Rum sudah mendapat tiket dukungan dari partai besar Gerindra dan Golkar, diikuti Nasdem, Hanura, PBB dan PDI Perjuangan.

HM Rum menambahkan, bukan berarti pengunduran diri secara otomatis meninggalkan jabatan saat ini. Sebab jabatan Pj akan berakhir sampai dengan ada pelantikan Pj yang baru. Selama belum ada pelantikan Pj yang baru, maka semua urusan pemerintahan kota tetap dalam kewenangan Pj Wali Kota saat ini.

Sebagai tambahan informasi, surat pengunduran diri Pj Wali Kota Bima sesuai SE Mendagri Nomor 100.2.1.3/2314/SJ tentang Pengunduran Diri Pj. Kepala Daerah yang akan Maju dalam Pilkada Serentak Nasional Tahun 2024.

Surat tertanggal 16 Mei 2024 tersebut menjelaskan ketentuan sekaligus mekanisme proses pengunduran diri bagi Pj. kepala daerah yang hendak mengikuti Pilkada 2024.

Selain mengatur tenggat waktu pengajuan pengunduran diri, surat tersebut juga berisi sejumlah aturan lainnya. Salah satunya mengenai ketentuan bagi daerah yang mengalami kekosongan Pj. kepala daerah agar saat mengusulkan surat pengunduran diri dapat sekaligus mengajukan 3 nama calon pengganti. Usulan ini sebagai bahan pertimbangan pemerintah dalam menetapkan Pj. gubernur, Pj. bupati, dan Pj. wali kota sesuai peraturan perundang-undangan.

Usulan itu disampaikan DPRD Provinsi yang dapat mengajukan 3 nama calon Pj. gubernur. Sementara gubernur/Pj. gubernur mengusulkan 3 nama calon Pj. bupati/wali kota. Kemudian DPRD kabupaten/kota mengusulkan 3 nama calon Pj. bupati/wali kota. (*)

HM Rum-Mutmainah Final, Nasdem NTB Ajukan Calon Pasangan ke DPP Hari Ini

jpn

Bimantika.net -Kontestasi Pilkada Kota Bima yang dalam pekan ini belum ada gambaran terkait siapa berpasangan dengan siapa dan partai politik koalisi dengan partai politik mana saja mulai terungkap hari ini Rabu 10 Juli 2024.

Bakal Pasangan Ir. H. Mohammad Rum-Mutmainnah hasil investigasi media Online final.

Pihak DPW Partai Nasdem NTB akan kawal sampai DPP yang memiliki wewenang mengeluarkan rekomendasi atau surat tugas memberikan ke bakal pasangan Rum-Mutmainnah.

DPW NasDem NTB melihat bakal paslon Rum-Mutmainnah paling ideal di Pilwakot Bima 2024. Keduanya dianggap mampu membawa perubahan dan harapan baru untuk Kota Bima.

“Kami menilai duet Rum-Mutmainnah ini sangat baik dan ideal perpaduan mengisi satu sama lainnya dan sangat berpeluang menang di Pilkada Kota Bima 2024” ujar Ardani Zulfikar Ketua Bappilu DPW Partai Nasdem Propinsi NTB.

KK Dani sapaan akrabnya menyampaikan bahwa DPW Partai Nasdem NTB mendorong semua Ketua DPD NasDem se-NTB agar diprioritaskan maju atau bertarung di Pilkada 2024. Namun hanya ada beberapa daerah yang siap, salah satunya di Kota Bima.

“ya betul, hari ini 10 Juli 2024 kita usulkan langsung berpasangan Rum-Mutmainnah di DPP” Ujar KK Dani saat di wawancara Media Online Bimantika 10 Juli 2024 di Kota Mataram.

Lanjutnya Dari awal sejak pembukaan desk Pilkada 2024 DPW Nasdem mendorong dan instruksikan ke semua DPD NasDem se- NTB untuk maju di Pilkada. Termasuk di Kota Bima.

“Pada prinsipnya aspirasi dari bawah juga kami dengarkan. Kami harapkan duet ini takkan berubah hingga saat pendaftaran ke KPU nanti,” imbuhnya. (***)

Kesuksesan Pj Walikota Bima Dalam Aspek Fundamental

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Wali Kota Bima Ir. H. Mohammad Rum, MT resmi di Lantik oleh Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat Drs. H. Lalu Gita Ariadi, MSi. Bertempat di Hotel Lombok Raya, Mataram Pada Hari Selasa, 26 September 2023 lalu.

Pelantikan saat itu berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 100.2.1.3-3949 Tahun 2023 tentang Pengangkatan Penjabat Wali Kota Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Sejak menjadi Pj Walikota Bima dan tidak sampai satu tahun banyak perubahan mendasar yang dilakukan oleh HM Rum dalam menggerakkan roda pemerintahannya di Pemerintah Kota Bima.

Sejumlah Program yang tidak tercover dalam Anggaran Belanja Pendapatan Daerah (APBD) Kota Bima pun terealisasi setahap demi setahap.

Investigasi media Online Bimantika program riil dan nyata yang dirasakan langsung oleh warga masyarakat pun kini menjadi sebuah sejarah dalam torehan karya nyata HM Rum.

Sejumlah program itu antara lain bedah rumah gratis, air minum Sudah mengalir, sampah Sudah mulai terurai, Masjid Raya Sudah bagus sound sistemnya dan lampu Masjid tanpa APBD semua nya menjadi saksi bisu dalam sebuah torehan karya dan action riil untuk sebuah kemaslahatan.

Menuju Kota Bima Baru dan menjawab tantangan era digitalisasi HM Rum kembangkan adanya mall pelayanan publik (MPP) yang diresmikan Kemenpan RB Republik Indonesia, adalah upaya mendekatkan dan memudahkan warga kota khususnya UMKM untuk mendapatkan pelayanan perizinan yg gratis dan cepat.

Kemudian adanya aplikasi berbasis web Ladewa lapor Dae wali agar warga kota dapat curhat langsung dengan walikota nya adalah Kesuksesan Fundamental lainnya untuk menjawab tantangan zaman Menuju Kota Bima baru.

HM menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menyerahkan bantuan.

Bantuan itu berupa program pompanisasi di wilayah Jatibaru Timur. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan solusi bagi masalah irigasi yang selama ini dihadapi oleh para petani setempat. Kamis 27 Juni 2024.

HM Rum, secara simbolis menyerahkan bantuan untuk program pompanisasi yakni 1 unit mesin pompa air yang berkekuatan 11 PK.

Bantuan ini diberikan kepada kelompok tani “BERSAMA 2” Kelurahan Ntobo, Kecamatan Raba.

“Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan petani lokal, serta dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Kelurahan Ntobo” ujar HM Rum.

HM Rum, menyampaikan komitmennya untuk terus memfasilitasi dan mendukung kegiatan pertanian di Kelurahan Ntobo.

Di Jakarta 20 Juni 2024, Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT serahkan surat Wali Kota Bima kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Sirat terkait usulan penambahan alokasi tenaga honorer untuk direkrut menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024.

Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mengatasi persoalan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kota Bima.

Penjabat (Pj) Walikota Bima Ir. H. Mohammad Rum, MT konsisten memperhatikan kebutuhan dasar warga masyarakat Kota Bima terkait dengan penyediaan air bersih.

“Kita terus berikhtiar dan berkhidmat untuk urusan kebutuhan dasar rakyat kota Bima, tentu dengan step by step” ujar HM Rum.

Konsistensi itu ditandai dengan adanya Respon cepat atas laporan warga Kelurahan Panggi mengenai kerusakan pompa air.

Atas keluhan tersebut UPTD Air Bersih Bidang Cipta Karya PUPR Kota Bima langsung bergegas perbaiki kerusakan tersebut, Rabu (19/6).

Penjabat (Pj) Walikota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT memiliki Tagline KOTA BARU Menuju Kota Bima Bersih, Aman, Religius dan Unggul.

Tagline ini tentu lahir dari Pj Walikota Sang Engineering sejati sesuai dengan latar pendidikan yang di tempuhnya.

Tingkat Pendidikan berlatar belakang D3 di ITS Surabaya dan dilanjutkan S1 Teknik Sipil Muhammadiyah Mataram serta Magister (S2) Teknik Sipil Unissula Semarang menjadikan Aji Rum Sapaan Akrabnya memiliki planning jadikan Kota Bima “Kota Baru”.

“Sesungguhnya amalan yang sempurna ada pada agama yang sempurna, bukan pada harta yang berlimpah, jabatan yang tinggi, melainkan agama yang sempurna. Kalau ingin mencari kebahagiaan bukan pada jabatan, tetapi pada agama yang sempurna”, ujarnya.

Mohammad Rum menambahkan, komitmen pemerintah bagaimana memastikan Alqur’an menjadi hal yang paling utama di Kota Bima.

“Sebagai contoh, ke depan insentif guru ngaji dibayarkan per bulan, tidak lagi sekali setahun. Tanpa guru ngaji tidak mungkin lahir qori/qoriah, tidak mungkin lahir para hafiz Alquran”, ucapnya.

Oleh karena itu, Mohammad Rum menegaskan komitmennya dalam rangka memberikan motivasi kepada para penghafal Alqur’an 30 juz dibiayai kemanapun mereka melanjutkan studinya dalam rangka mencetak generasi emas pada tahun 2045 dari Kota Bima yang hafiz Alqur’an.

“Mudah-mudahan dari Timur Kota Bima akan memberikan cahaya kebaikan bagi kemajuan Kota Bima kedepan”. Pungkasnya.

Menurutnya Sifat dan ciri dasar sebuah kota dikatakan maju apabila Bersih lingkungannya.

“Agama pun mengajari untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan” ungkap Aji Rum

Dalam bincang santai itu, Aji Rum menjelaskan bahwa Dalam ajaran sunnah dan hadis, Nabi Muhammad SAW sering menekankan pentingnya kebersihan.

“Rasulullah menyatakan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman, dan bahwa Allah SWT mencintai orang-orang yang bersih dan rapi” bebernya.

Oleh karena itu, sebagai umat Islam, kita dianjurkan untuk selalu menjaga kebersihan dalam setiap aspek kehidupan kita.

Menjaga kebersihan juga merupakan bentuk penghormatan terhadap diri sendiri dan orang lain.

Dalam Islam, setiap individu memiliki martabat yang tinggi, dan menjaga kebersihan adalah salah satu cara untuk memelihara martabat tersebut.

Dengan menjaga kebersihan, kita menunjukkan kepada orang lain bahwa kita menghargai diri kita sendiri dan lingkungan sekitar.

Sebagai khalifah di bumi, umat Islam memiliki tanggung jawab untuk menjaga alam semesta yang diciptakan oleh Allah SWT.

Salah satu cara untuk melaksanakan tanggung jawab ini adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan dan alam sekitar kita. Dengan tidak membuang sampah sembarangan dan merawat lingkungan, kita dapat menjaga keindahan dan kelestarian bumi yang menjadi amanah dari Allah SWT.

Ciri kedua sebuah kota itu maju adalah Aman. Aman untuk ditempati oleh warga masyarakat dan siapapun yang datang berkunjung ke Kota Bima.

“Investor tidak akan pernah ragu berinvestasi pada daerah yang Aman dalam pengertian yang lebih luas” ujar Aji Rum.

Lanjutnya bahwa sebuah daerah maju di tandai dengan Religiusitas ditengah pluralitas berbangsa dan bernegara.

“Religius secara luas adalah saling hormat satu sama lainnya dalam berkeyakinan serta toleransi antar satu sama lainnya baik yang berkeyakinan sama maupun beda keyakinan” ujar Aji Rum.

Yang terakhir adalah ikhtiar dalam menciptakan generasi Unggul di segala dimensi hidup dan kehidupan.

HM menyebutkan bahwa dalam membangun generasi unggul merupakan tugas semua pihak secara utuh dan menyeluruh.

“Membangun generasi unggul ini harus terlibat semua pihak untuk berkolaborasi dan tentunya disesuaikan dengan kondisi zaman sesuai dengan pesan Rasulallah dalam petunjuknya” ujar Aji Rum.

Aji Rum membeberkan menyebut setidaknya ada tiga cara dalam membangun generasi unggul.

Pertama sejak dini menciptakan generasi unggul itu harus unggul dalam moral dan spiritualnya.

“Moralitas dan akhlak menjadi suatu hal yang harus diperlukan dalam membangun generasi unggul” ujarnya.

Kedua, menurut Aji Rum bahwa generasi unggul harus menguasai ilmu pengetahuan.

“Sangat jelas dala Al-Quran, bahwa yang akan diangkat derajatnya yakni orang yang beriman dan memiliki ilmu pengetahuan” ungkap Aji Rum.

Lanjutnya bahwa Orang Islam harus menguasai ilmu yang dibutuhkan untuk kehidupan baik di dunia lebih-lebih di akhirat kelak.

“Kalau kita tertarik di bidang IT, kuasai dan buat ilmu itu bermanfaat untuk orang banyak dalam persoalan IT, itu salah satu contoh kongkritnya,” beber Aji Rum.

Terkahir menurut Aji Rum bahwa generasi unggul harus memiliki peran sosial kemasyarakatan yang signifikan di lingkungannya.

“Dengan peran aktif yang signifikan itulah makna terdalam dari manusia yang bermanfaat bagi masyarakat luas di sekitarnya” kata Aji Rum.

Aji Rum berkesimpulan bahwa generasi unggul adalah generasi solutif.

“Solutif itu adalah Kita bagian dari solusi kehidupan, bukan bagian dari problematika hidup dan kehidupan,” Demikian ujar Aji Rum menjelaskan. (***)

Dikes Kabupaten Bima Sosialisasi PIN 2024

jpn

Bimantika.net -Sosialisasi pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tingkat kabupaten Bima tahun 2024 yang diikuti para pimpinan OPD terkait, Camat dan Kepala Puskesmas Se- Kabupaten Bima yang berlangsung Selasa (9/07) di Ruang Rapat utama Kantor Bupati Bima dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Fatahullah, S.Pd.

Fatahullah dalam sambutannya mengatakan tahun ini sebanyak 77.941 anak berusia antara 0 – 7 tahun menjadi target imunisasi polio yang menyebar pada 18 Kecamatan di Kabupaten Bima. sebagian besar anak-anak duduk di bangku SD/MI.

“Kita berharap target 95 persen cakupan imunisasi dapat dicapai. Oleh karena itu sosialisasi yang dilaksanakan pada hari ini penting agar target tersebut dapat dicapai sesuai waktu yang ditentukan. Pencanangan PIN tingkat kabupaten Bima akan berlangsung di Kecamatan Ambalawi.

Agar kegiatan tersebut berjalan lancar, diharapkan dukungan para Camat dan jajaran pendidikan untuk terlibat aktif dalam pencanangan tersebut dan mudah-mudahan bisa dilaksanakan dengan baik dan sukses sehingga target 77.941 sasaran anak dapat dicapai”. Ungkapnya.

Sebelumnya Kadis Kesehatan Kabupaten Bima Fahrurrahman, SE.,M.Si yang hadir bersama Sekretaris Dikes Nurul Wahyuti SE., MM dan para Kabid Lingkup Dikes dalam pengantarnya mengungkapkan Pekan Imunisasi Nasional secara serentak akan dilaksanakan pada minggu IV bulan Juli 2024.

“Secara nasional ini merupakan tahap imunisasi Tahap II pada 27 Provinsi setelah didahului pada tahap I khusus untuk wilayah Papua.

Kegiatan ini juga untuk mendukung bebas Polio (Eradikasi Polio) tahun 2026, dimana PIN ini adalah upaya untuk mencegah hal tersebut.

Oleh karena itu peran dan fungsi pemerintah terutama di tingkat kecamatan untuk menyampaikan informasi sangat penting.

Kami berharap UPT Dinas dan Camat untuk terus menggerakkan pola hidup sehat terutama stop buang air besar di sembarang tempat.

“Juga pada saat yang sama meningkatkan kewaspadaan terhadap munculnya penyakit dan memastikan masyarakat tetap mengunjungi fasilitas kesehatan”. Tutup mantan Kadis Kominfostik Kabupaten Bima ini.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan oleh Narasumber dr. Nurrayu, Sp.A. (***)