Bidang P2P Dikes Kabupaten Bima Gelar Orientasi Penanganan Gangguan Jiwa

jpn

Bimantika.net -Masalah kesehatan jiwa semakin mendapat perhatian masyarakat dunia.

Satu atau lebih gangguan jiwa dan perilaku dialami oleh 25% dari seluruh penduduk pada suatu masa dari hidupnya. World Health Organization (WHO) menemukan bahwa 24% pasien yang berobat ke pelayanan kesehatan primer memiliki diagnosis gangguan jiwa.

Gangguan jiwa yang sering ditemukan di pelayanan kesehatan primer antara lain adalah depresi dan cemas, baik sebagai diagnosis tersendiri maupun komorbid dengan diagnosis fisiknya (World Health Report 2001).

Masalah kesehatan jiwa di Indonesia cukup besar. Saat ini gangguan jiwa menduduki nomor 2 terbesar penyebab beban disabilitas akibat penyakit berdasarkan YLD (years lived with disability).

Depresi sendiri merupakan peringkat ke 8 penyebab beban utama akibat penyakit berdasarkan DALY’s (disability-adjusted life year)

Sedangkan usia terbanyak yang dipengaruhi adalah usia produktif antara 15-45 tahun (The Global Burden of Disease Study, 2010).
Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas, 2018).

Data nasional untuk orang dengan Skizofrenia sebesar 7 per mil untuk Angka Nasional.

Sedangkan Provinsi NTB 10 per mil. Untuk Gangguan Mental Emosional (GME) angka nasional sebesar 9,8%, sedangkan Provinsi NTB 13%.

Angka nasional untuk Depresi adalah 6,1%, sedangkan Provinsi NTB 8%.

Masalah jiwa lainnya adalah pemasungan yang dilakukan pada orang dengan gangguan jiwa berat (ODGJ).

Hasil Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa angka pasung nasional mencapai 31,1%, sama dengan angka pasung Provinsi NTB 31,1%.

Banyak alasan terjadinya pemasungan, antara lain kurangnya pengetahuan jiwa masyarakat tentang gangguan jiwa dan penanganannya, stigma masyarakat, sulitnya akses untuk mendapatkan pelayanan kesehatanan jiwa baik di tingkat fasyankes primer maupun di tingkat rujukan sekunder dan tersier.

Di samping itu masalah kesehatan jiwa tersebut dapat menimbulkan dampak sosial antara lain meningkatnya angka kekerasan baik di rumah tangga maupun di masyarakat umum, bunuh diri, penyalahgunaan napza (narkotika psikotropika dan zat adiktif lainnya), masalah dalam perkawinan dan pekerjaan, masalah di pendidikan, dan mengurangi produktivitas secara signifikan.

Hal ini perlu diantisipasi, mengingat WHO mengestimasikan depresi akan menjadi peringkat ke-2 penyebab beban akibat penyakit di dunia (global) setelah jantung pada tahun 2020, dan menjadi peringkat pertama pada tahun 2030.

Namun demikian kesenjangan pengobatan (treatment gap) antara masyarakat yang membutuhkan layanan dan yang mendapatkan layanan kesehatan jiwa di negara-negara berkembang termasuk Indonesia sangat besar yaitu lebih dari 90%.

Hal ini berarti bahwa hanya kurang dari 10% pasien gangguan jiwa mendapatkan pengobatan.

Kesenjangan pengobatan tersebut antara lain disebabkan adanya hambatan dalam akses layanan kesehatan jiwa.

Kondisi yang terjadi saat ini adalah terdapatnya beban yang sangat besar di RSJ/RS rujukan utama (layanan tersier) di Indonesia, meskipun sebagian dari kasus tersebut sebenarnya dapat ditangani di pelayanan kesehatan primer.

Layanan kesehatan jiwa yang terintegrasi di fasilitas kesehatan tingkat pertama merupakan amanah dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa yang tercantum di dalam pasal 34. Integrasi kesehatan jiwa ini juga merupakan rekomendasi dari World Health Organization (WHO) dan World Organization of Family Doctors (WONCA), serta kebijakan regional ASEAN yang telah disepakati bersama oleh tiap Negara anggota ASEAN.

Hal ini juga merupakan kebijakan nasional yang tercantum dalam Rencana Aksi Kesehatan Jiwa tahun 2015-2019, lampiran RPJMN 2015-2019, dan Standar Pelayanan Minimal di Provinsi dan Kabupaten/Kota Bidang Kesehatan tahun 2015-2019.

Penyelenggaraan layanan kesehatan jiwa di layanan primer berdasarkan Peta Strategis adalah Puskesmas yang memiliki tenaga kesehatan terlatih kesehatan jiwa, melaksanakan upaya promotif kesehatan jiwa dan preventif terkait kesehatan jiwa, serta melaksanakan deteksi dini, penegakan diagnosis, penatalaksanaan awal dan pengelolaan rujukan balik kasus gangguan jiwa.

Layanan tersebut dilakukan dengan memperhatikan komorbiditas fisik dan jiwa.

Layanan kesehatan primer di Puskesmas atau Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sebagai ujung tombak layanan kesehatan di masyarakat memiliki peran yang sangat penting. Puskesmas atau FKTP diharapkan berperan dalam penyediaan layanan kesehatan jiwa yang terpadu dengan layanan kesehatan umum.

Penyediaan layanan kesehatan jiwa di Puskesmas atau FKTP harus tetap dijalankan untuk memenuhi hak dan kebutuhan masyarakat. Terbatasnya sumber daya kesehatan terlatih jiwa merupakan salah satu masalah yang perlu diatasi.

Untuk itu perlu peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di Puskesmas atau FKTP di samping supervisi dari tenaga profesional kesehatan jiwa.

Peningkatan kapasitas tersebut berupa Pelatihan bagi tenaga kesehatan tentang bagaimana Mendeteksi Dini dan Penatalaksanaan Gangguan Jiwa yang sering Ditemui di Puskesmas atau FKTP.

Sehubungan dengan itu maka Dinas Kesehatan Provinsi NTB menyelenggarakan kegiatan Orientasi Kesehatan Jiwa Terpadu Bagi Tenaga Kesehatan Provinsi, Kabupaten/Kota dan Puskesmas .

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Alamsyah, SKM saat Membuka kegiatan menyebutkan Tujuan Umum Setelah mengikuti orientasi peserta dapat melakukan penatalaksanaan kasus gangguan jiwa di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Alamsyah menerangkan Tujuan Khusus Setelah mengikuti orientasi ini diharapkan peserta mampu Melakukan deteksi dini masalah kesehatan jiwa, Melakukan wawancara psikiatrik, Melakukan rujukan, melakukan pencatatan dan pelaporan hasil pelayanan kesehatan jiwa.

Lanjutnya bahwa
Orientasi ini dilaksanakan pada tanggal 2 – 4 Juli 2024 di Hotel Lilla Graha Jl. Sultan Kaharudin Kota Bima.

Total peserta sebanyak 26 orang dengan rincian 21 orang berasal dari Puskesmas, terdiri dari 21 orang Tenaga Kesehatan yang menangani Program Kesehatan Jiwa di Puskesmas dan 5 orang Tenaga Kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Bima

Narasumber Dinas Kesehatan 1 orang
Narasumber Dokter Puskesmas yang Sudah TOT 2 Orang dan Moderator 1 orang.

Orientasi ini menurut Alamsyah dilaksanakan dengan cara tatap muka dengan penyampaian materi/pemaparan, tanya jawab, diskusi dan praktek.(***)

Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Desa Rasabou Bolo

jpn

Bimantika.net -Pria berinisial BAF (24) warga Desa Ngembe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima terpaksa harus berurusan dengan Pihak Kepolisian.

Dirinya diringkus Personel Polsek Bolo Polres Bima Polda NTB setelah melakukan penganiayaan menggunakan sebilah parang terhadap korban berinisial AD (23) dan IW (23) kedua nya warga Desa Tambe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.

Kasus Penganiayaan itu terjadi pada Senin, (01/07/24) sekira pukul 17.00.Wita di Desa Rasabou.

Kronologi kejadian menurut pihak kepolisian Berawal dari Korban dan 2 rekannya menonton acara hiburan orgen tunggal di Desa Rasabou dalam rangka pernikahan warga Desa Rasabou, tiba tiba perkelahian diarea acara sehingga beberapa penonton berhamburan menjauhi orgen.

Perkelahian itu sempat di lerai oleh BKTM dan Babinsa rasabou, namun pelaku tidak terima lantaran dirinya sempat terkena bogem mentah.

Korban yang sudah tersulut emosi mencari sasaran yang dikenali dan mendapati salah satu rekan korban berinisial AF dan pelaku membacok AF namun ditangkis oleh rekannya IW.

Tidak berhenti sampai disitu pelaku bergeser ke depan gang dan pelaku di lempari oleh korban AD namun korban terpeleset dan jatuh sehingga pelaku leluasa membacok korban setelah melakukan pembacokan kemudian pelaku kabur mengendarai sepeda motor miliknya.

Akibat kejadian tersebut korban AD mengalami luka bacok bagian kepala pada pelipis kiri.

Sedangkan IW mengalami luka robek pada pergelangan tangan kiri bagian ibu jari, dan keduanya di larikan menuju PKM Bolo untuk mendapatkan perawatan medis.

Selanjutnya kedua korban mendatangi Mako Polsek Bolo untuk melaporkan kejadian tersebut.

Kapolsek Bolo Iptu Nurdin yang mendapatkan informasi tersebut bersama anggotanya langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Sesampainya di TKP Iptu Nurdin bersama Personelnya melakukan serangkaian penyelidikan dan mendatangi rumah pelaku dan memberikan pemahaman kepada Pihak keluarga agar menyerahkan Pelaku kepada Pihak kepolisian.

Tidak lama kemudian tepatnya pukul 21 .26 WITA pelaku berhasil diringkus dan diamankan di Mapolsek Bolo.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kapolsek Bolo Iptu Nurdin.

*Benar kami telah mengamankan saudara BAF karena melalukan Penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam”. Kata Kapolres.

Dan saat ini Pelaku diamankan di Mapolsek Bolo untuk diproses hukum lebih lanjut Tutupnya. (***)

Terjadi Apakah? Dini Hari Pasukan TNI Datangi Mapolsek Bolo Polres Bima

jpn

Bimantika.net -Sinergitas antara TNI dan Polri semakin solid Koramil 1608-02/ Bolo dan Danpos 1608-02 Madapangga mendatangi Mapolsek Bolo Polres Bima Polda NTB.

Kedatangan Jajaran Kodim 1608/ Bima ini dalam rangka HUT Bhayangkara Ke-78 pada Senin 1 Juli 2024 sekira pukul 00.00. WITA.

Kehadiran Personel Koramil dan Posramil Madapangga ini untuk mengucapkan selamat Hari Jadi Bhayangkara Ke-78 yang mengusung tema ” POLRI PRESISI MENDUKUNG PERCEPATAN TRANSFORMASI YANG INKLUSIF DAN BERKELANJUTAN MENUJU INDONESIA EMAS”.

Lettu Inf. Arsad selaku Koramil Bolo yang memimpin kegiatan tersebut mendatangi Mapolsek Bolo secara senyap.saat mendekati Mapolsek rombongan Koramil dan Posramil ini secara serentak membunyikan klakson dan sontak Kapolsek Bolo dan Personelnya berhamburan keluar untuk memastikan apa yang terjadi.

Ternyata rombongan TNI dari Koramil dan Posramil tiba tiba mengeluarkan Tumpeng dan mengucapkan selamat hari jadi Bhayangkara ke-78.

Kehadiran rombongan personel TNI ini sambut hari dan antusias oleh Kapolsek Bolo dan Personelnya.

Terpisah Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K., melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka mengatakan bahwa, hubungan harmonis antara TNI – Polri di Kabupaten Bima sudah terjalin sangat baik, sehingga kami siap dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif diwilayah Kabupaten Bima.

Senada dengan itu Dandim 1608/ Bima melalui Koramil 1608-02 Bolo Lettu Inf.Arsad mengatakan yang kami lakukan ini sebagai wujud sinergitas antara TNI-Polri, mulai dari pucuk pimpinan hingga ke tingkat satuan terendah, seperti Koramil dan Polsek.

“Saat ini rekan kami Polri tengah berulang tahun, jadi anggota kami di Koramil mendatangi ke Polsek untuk memberikan ucapan selamat” Ucapannya

Kegiatan tersebut berjalan dengan balutan rasa kekeluargaan dan persaudaraan antara TNI-POLRI wujud dari Sinergitas. (***)

Kapolres Bima Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 39 Personel Polres Bima di Momen Hari Bhayangkara Ke-78

jpn

Bimantika.net -Upacara korsps kenaikan pangkat personel Polres Bima Polda NTB periode 1 Juli 2024 digelar di lapangan Apel Mapolres Bima.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Kepolisian Resor Bima Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., pada Minggu (30/06/24) sekira pukul 16.00. WITA sore Tadi.

Bertindak sebagai Komandan upacara Ipda Subandi dan 39 personel yang naik pangkat satu tingkat dari sebelumnya dan 2 diantaranya adalah PNS Polres Bima.

Ke 39 personel yang naik pangkat yakni Aipda ke Aiptu, 9 orang, Bripka ke Aipda 6 orang, Brigpol ke Bripka 3 orang,Briptu ke Brigpol 14 orang, Bripda ke Briptu 7 orang sedangkan untuk PNS Pengdatu ke Pengatur 2 Orang.

Upacara itu juga dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Cabang Bima Ny. Dian Eko Sutomo dan PJU lingkup Polres Bima.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., dalam amanatnya melalui kasi humas iptu adib Widayaka mengatakan Kenaikan pangkat merupakan penghargaan yang diberikan kepada Personel Polri maupun ASN Polres Bima yang telah mengabdi kepada Negara.

“Kenaikan pangkat juga dimaksudkan sebagai dorongan kepada personel untuk lebih meningkatkan motivasi dan semangat kinerja Personel dalam melayani, mengayomi dan melindungi Masyarakat”. Kata Kapolres sebagaimana diulas Adib.

Dikatakannya, Pangkat dan jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.

Orang nomor satu di jajaran Kepolisian Resor Bima ini juga mengucapkan selamat kepada seluruh personel dan ASN yang naik pangkat.

Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada Bhayangkari yang telah mensupport suaminya dalam menjalankan tugas. (***)

Fitrianingsih Pimpin PC IPPNU Kabupaten Dompu Masa Khidmat 2024-2026

jpn

Bimantika.net -Fitrianingsih resmi memimpin Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Kabupaten Dompu Masa khidmat 2024-2026.

Hal tersebut berdasarkan hasil sidang Pleno Pemilihan Pimpinan Cabang pada konferensi cabang (Konfercab) V PC IPPNU Kabupaten Dompu, 25 Juni 2024 di Pondok Pesantren Yasmin, Dore Bara, Kecamatan Dompu.

Kepada media ini, Fitrianingsih menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak terutama kader IPPNU Kabupaten Dompu yang telah memberikan kepercayaan untuk memimpin salah satu organisasi yang merupakan badan otonom Nahdlatul Ulama.

“Amanah ini akan kita jaga betul, dengan menjalankan roda organisasi dan membangun agenda-agenda agar IPPNU Kabupaten Dompu lebih dikenal lagi di kalangan pelajar,”katanya.

Ia pun meminta dukungan seluruh kader untuk bersama-sama membangun IPPNU Kabupaten Dompu yang lebih baik dan dikenal semua kalangan.

“Ini adalah amanah besar yang harus dijalankan. Karena keadaan kita saat ini sudah berbeda, kita semua harus bisa bersaing era dunia digital, menjadi remaja milenial yang mampu menjawab tantangan zaman,”terangnya.

Mahasiswi yang tengah menempuh Studi Strata I di Kampus STKIP Yapis Dompu ini, mengajak kepada seluruh kader dan anggota IPPNU untuk sama-sama mewujudkan pelajar yang berintelektual dan berkualitas di kabupaten Dompu.

“IPPNU ini merupakan wadah belajar dan berkembang bersama, saatnya kita sama-sama mewujudkan pelajar yang berintelektual dan berkualitas,”tandasnya. (***)

Sat Polairud Polres Bima Gelar Patroli dan Pengamanan di Tiga Destinasi Wisata

jpn

Bimantika.net -Tiga Destinasi Wisata Pantai yang berlokasi di perairan teluk Bima tepatnya di wilayah hukum Polres Bima Polda NTB ramai dikunjungi pengunjung di akhir Pekan.

Untuk itu pada setiap akhir pekan Sat Polairud Polres Bima melaksanakan patroli pengamanan atau yang disebut dengan istilah PAM Wisata.

Tiga Destinasi Wisata Pantai tersebut yakni Wadu Pa,a, Pulau kambing dan pantai Kalaki.

Ketiga tempat wisata tersebut disambangi oleh Tim patroli yang dimiliki oleh Satuan Polairud dikendalikan oleh Kasatnya Iptu Haripurnomo SH pada Minggu (30/06/24) sekira pukul 10.30. WITA.

“Satuan Polairud kami kerahkan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang berakhir pekan di tiga Destinasi Wisata laut di perairan teluk Bima”. Terang Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui kasi humas iptu adib Widayaka.

Selain itu dalam pelaksanaannya tim patroli juga menghimbau kepada para pengunjung agar berhati-hati serta tetap menjangkau anak-anak.

Yang tidak kalah pentingnya, tim Patroli juga mengingatkan agar pengunjung menjaga kebersihan pantai dengan tidak membuang sampah sembarang yang dapat menggangu keindahan tempat wisata tersebut.

Tim Patroli yang diawaki oleh tiga personel dan menggunakan KP. XXI- 1019 itu menyampaikan apabila menemukan adanya indikasi tindakan kriminal agar segera melaporkan ke Tim Patroli. (***)

Sat Samapta Polres Bima Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas Jelang Pilkada

jpn

Bimantika.net -Patroli dialogis yang dikemas dalam patroli kamtibmas menjelang tahapan Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Bima terus dilaksanakan oleh Kepolisian Resor Bima Polda NTB.

Hal itu kembali dilaksanakan oleh Unit Patmor Satuan Samapta Polres Bima yang dikendalikan oleh Kasatnya Iptu Muhtar pada Sabtu (29/06/24) sekira pukul 16.00. WITA.

Patroli Kamtibmas tersebut tim menyasar pengunjung Pantai Kalaki dan masyarakat sekitar guna memberikan himbauan kamtibmas.

Himbauan Kamtibmas yang dimaksud yakni agar masyarakat ikut berperan aktif dalam membantu pihak kepolisian mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif menjelang dihelatnya tahapan Pilkada mendatang.

Hal itu diungkapkan Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,.M.I.K., melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka.

“Patroli tersebut akan dilakukan secara berkala untuk memastikan keamanan dan Kondusifitas wilayah menjelang tahapan Pilkada”. Kata Kapolres mengutip Adib.

Selain itu Patroli itu juga bertujuan untuk meminimalisir terjadinya berbagai gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Bima.

Tim Patroli juga menyasar sejumlah tempat atau titik-titik yang dianggap rawan terjadinya kasus 3C, premanisme, dan lainnya yang meresahkan masyarakat. (***)

Meriahkan HUT Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024 Polres Bima Menggelar Gebyar Bhayangkara

jpn

Bimantika.net -Bertemakan ” Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas” Polres Bima Polda NTB Menggelar Gebyar Bhayangkara dalam rangka memeriahkan peringatan HUT Bhayangkara Ke-78 tahun 2024.

Acara tersebut berlangsung pada Sabtu malam (29/06/24) sekira pukul 20.00 WITA di Lapangan Apel Mapolres Bima.

Malam gebyar Bhayangkara dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara Ke-78 ini diawali dengan pertunjukan tari tradisional kabupaten Bima.

Dalam sambutannya Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui kasi humas iptu adib Widayaka menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Bupati Bima Hj Indah Damayanti Putri SE, M.Ip., dan seluruh undangan yang telah hadir dimalam gebyar Bhayangkara menyambut HUT Bhayangkara Ke-78.

Dikatakannya, Agenda yang terdekat yang akan kita hadapi adalah pengamanan Pilkada serentak Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pentingnya kerjasama yang baik dari Forkompinda dan stakeholder yang ada dalam menyukseskan dan melancarkan jalannya tahapan pemilu tersebut.

Untuk itu Orang nomor satu di jajaran Kepolisian Resor Bima ini berharap kedepan dapat sama-sama menjaga dan mengawal pemilu tersebut dengan baik agar dalam pelaksanaannya nanti berjalan dengan lancar dan damai.

“Dengan tagline yang saya selalu sampaikan yaitu #bimaaman,#bimanyaman dan #bimadamai”. Katanya lagi.

Senada dengan itu Bupati Bima Hj Indah Damayanti Putri SE., M.Ip.mengapresiasi acara gebyar Bhayangkara dalam Rangka memeriahkan HUT Bhayangkara ke 78.

“sangat meriah dan baru kali ini polres di sulap dengan panggung yang sangat megah”. Ungkap Hj Indah Damayanti Putri SE., M.Ip.,

Dirinya berharap kepada Kepolisian Resor Bima agar tetap menjaga amanah yang diberikan kepada masyarakat dalam hal melayani melindungi dan mengayomi masyarakat khusunya masyarakat Kabupaten Bima.

“tahun ini kita akan dihadapkan pada pilkada serentak dalam hal pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati maka untuk itu perlu adanya kerja sama yang baik dengan stakeholder yang ada supaya apa yang kita harapkan berjalan dengan lancar serta aman”. Tandasnya.

Nampak hadir dalan acara tersebut Bupati Bima, Hj Indah Damayanti Putri SE., M. IP, Dandim 1608 Bima Andi Lulianto S.Com., Forkopimda Kabupaten Bima,Waka Polres Bima Kompol Saogi Sujana Angsar, PJU Polres Bima.,Kapolsek jajaran Polres Bima., Kasi Pidum Kajari Bima.,Kepala BSI Cabang Bima, Kepala Bank BRI Cabang Bima., Ketua Bhayangkari Cabang Bima., Personil Polres Bima dan undangan Lainnya. (****)

Dikes Kabupaten Bima Terus Berikhtiar Percepatan Penurunan Stunting

jpn

Foto : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Fahrurahman, SE, M. Si.

Bimantika net -Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bima bekerja ekstra dalam rangka penurunan angka Stunting di Kabupaten Bima.

Untuk melakukan riil action nya, Pihak Dikes Kabupaten Bima gelar Rapat Koordinasi (Rakor) khusus.

Rakor khusus itu adalah Upaya Spesifik percepatan penurunan Stunting 2024 yang di gelar pekan lalu di Aula Hotel Lila Graha yang dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Fahrurahman, SE, M. Si.

Hadir dalam rakor tersebut Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Kepala bidang (Kabid) Lingkup Dikes Kabupaten Bima, Para Kooordinator tim kerja Lingkup Dikes Kabupaten Bima dan seluruh Kepala Puskesmas se Kabupaten Bima.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting:

Memenuhi kebutuhan gizi sejak hamil, Beri Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan.

Dampingi ASI Eksklusif dengan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) sehat

Terus memantau tumbuh kembang anak dan
Selalu jaga kebersihan lingkungan.

Strategi nasional percepatan penurunan stunting harus benar-benar dijalankan oleh seluruh pemangku kepentingan agar target penurunan angka stunting nasional bisa segera tercapai.

Pemerintah telah menetapkan stunting sebagai isu prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dengan target penurunan yang signifikan dari kondisi 24,4% pada 2021 menjadi 14% pada 2024.

Strategi penurunan angka stunting juga sudah ditetapkan dalam strategi nasional percepatan penurunan stunting sesuai PP No 72 Tahun 2021. (***)

Pastikan Bansos Dari Bapanas Tepat Sasaran Polsek Belo Terjunkan Personelnya

jpn

Bimantika.net -Personel Polsek Belo Polres Bima Polda yang dikendalikan oleh Kapolseknya Iptu Zulkifli SH melaksanakan Pengamanan Pembagian Bansos Jum,at (28/06/24) Sekira Pukul 09.00. WITA.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh empat Bhabinkamtibmas masing-masing Desa binaannya, yakni Desa Runggu, Cenggu Soki dan Desa Ncera Kecamatan Belo Kabupaten Bima.

Penyaluran bantuan berupa beras dari badan ketahanan pangan Nasional tersebut disalurkan secara dor to dor dan ada juga yang berlangsung di Aula Kantor Desa.

Desa Runggu ,187 bungkus,Desa Cenggu 173 bungkus,Desa Soki 257 bungkus dan Desa Ncera 379 bungkus

Dalam kegiatan tersebut keempat bhabinkamtibmas juga berkesempatan menyerahkan bantuan itu kepada keluarga penerima manfaat.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,MIK., melalui kasi Humas Iptu Adib Widayaka mengatakan pihaknya akan mendukung penuh program pemerintah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Tidak lupa para ujung tombak Polri ini dalam kesempatan itu menyampaikan himbauan Kapolres Bima AKBP Hariyanto SIK. MIK. untuk seluruh elemen masyarakat supaya ikut andil dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif menjelang dihelatnya Pilkada mendatang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Belo Iptu Zulkifli SH, didampingi Ketua Bhayangkari Ranting Belo serta Keluarga penerima manfaat.

Sementara itu pemerintah Desa setempat mengucapkan terimakasih kepada pihak kepolisian yang selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. (***)