Harumkan Kota Bima, Pj Walikota Bima Mukhtar Landa Beri Apresiasi OPD Berprestasi

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, Drs. H Mukhtar Landa, MH mengapresiasi seluruh perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Bima, karena selama kurun waktu tahun 2024.

“Banyak sekali penghargaan yang didapatkan, juga tidak sedikit pula catatan yang menjadi bahan evaluasi dan perbaikan dimasa mendatang”

Hal itu disampaikan H Mukhtar saat memimpin apel gabungan pertama di tahun 2025, didampingi Pj. Sekda Kota Bima, Staf Ahli Wali Kota, Asisten, seluruh Kepala Perangkat Daerah, kepala bagian, Camat, Lurah dan dihadiri oleh seluruh ASN lingkup Pemerintah Kota Bima. Bertempat di halaman kantor Wali Kota Bima, Senin (6/12025).

Sebelum apel gabungan dimulai, pemerintah Kota Bima memberikan apresiasi dan penghargaan kepada organisasi perangkat daerah yang telah berkomitmen penuh menjalankan sistem tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien, terlebih dengan menciptakan inovasi dalam rangka memudahkan pelayanan bagi masyarakat.

“Pada tahun 2025 kita sambut dengan semangat baru, torehan prestasi dan penghargaan yang dicapai terus ditingkatkan,” tandasnya.

Sebagai informasi, Kota Bima meraih predikat 9 sebagai Kota Terinovasi se Indonesia, Kota Bima juga meraih juara I Kota Terinovasi Regional VI Nasional. Tidak hanya itu, Kota Bima melalui Kelurahan Jatibaru Timur meraih juara 2 pada Lomba Kelurahan Tangguh Bencana tingkat Provinsi NTB.

Selanjutnya, Kota Bima meraih penghargaan penganugerahan predikat kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2024 dari Ombudsman RI Perwakilan provinsi NTB melalui Dikpora Kota Bima dengan nilai 86,47 kategori B dengan predikat kualitas tinggi,

Dinas Kesehatan Kota Bima 87,41 kategori B predikat kualitas tinggi,

DPMPTSP 82,54 kategori B predikat kualitas tinggi,

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil 94,94 kategori A predikat kualitas tertinggi

dan Dinas Sosial 90,58 kategori A predikat kualitas tertinggi.

Sementara itu, puskesmas Penanae dengan nilai 94,96 kategori A dengan predikat kualitas tertinggi, puskesmas Rasanae Timur 94,63 kategori A dengan predikat kualitas tertinggi. Untuk Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Bima telah terakreditasi dengan predikat Lulus Paripurna.

Kemudian selanjutnya, Kota Bima meraih penghargaan Innovative Goverment Award (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dengan kategori 9 Kota Terinovasi dan sebagai Pemerintah Daerah nilai tertinggi di regional IV (Bali-Nusa Tenggara) dibawah kerja keras Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Bima.

Kemudian terakhir, Kota Bima meraih predikat terbaik penerapan sistem Merit. Pemerintah Kota Bima menjadi salah satu dari 98 instansi pemerintah pusat dan daerah yang mendapatkan penghargaan karena telah berhasil menerapkan sistem Merit secara baik. (****//Kominfo kota bima)

“Sang Kolonel” Formas BAN Bima-Jakarta Siap Perangi Peredaran Narkoba

jpn

Bimantika.net -Menyikapi maraknya peredaran Narkoba di Wilayah Bima dan Dompu, Forum Masyarakat Bima Anti Narkoba (Formas BAN) yang ada di Jakarta menggelar Dialog konsolidasi strategis bersatu memerangi peredaran Narkoba di wilayah Bima dan sekitarnya.

Ketua Forum Masyarakat Bima Anti Narkoba (Formas BAN) Letkol (Purn) TNI Muhiddin menyampaikan bahwa peredaran Narkoba di Wilayah Bima Dompu sidah sangat memprihatinkan.

Ormas BAN menilai bahwa Narkoba merusak generasi anak Bangsa.

“Peredaran Narkoba di Bima merambah hingga ke usia anak-anak sehingga mengganggu proses generasi Emas 2045” ujar Kolonel Muhiddin.

Ormas BAN Mengutuk keras atas ulah oknum bandar, pengedar dan sindikat Narkoba di wilayah Bima yang merusak dan menghambat cita-cita negara dalam mewujudkan generasi Emas di Tahun 2045.

Masih menurut Muhidin bahwa atas pengaruh negatif Narkoba membuat membuat daya ledak kerusakan yang sangat tinggi pada generasi muda.

“Atas pengaruh Narkoba membuat generasi muda mengalami kerusakan akhlak, kesakitan mental dan jiwa, degradasi moral sosial serta tingkat pendidikan rendah” tegas sang Kolonel.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat Bima agar secara bersama-sama memberantas peredaran Narkoba di Wilayah Bima Dompu.

“Saya sangat setuju Narkoba adalah musuh bersama dan wajib diperangi secara bersama untuk menyelamatkan generasi” demikian ujarnya. (***)

Pengacara Badai NTB ; Berantas Narkoba Prioritas Presiden Prabowo, Polisi Segera Menindaklanjuti Laporan Badai NTB

jpn

Bimantika.net -Salah satu dari 50 pengacara Badai NTB, Nimran Abdurrahman, SH, MH pada media Online Bimantika Senin (6/1/2025) menyebutkan bahwa Presiden Republik Indonesia dalam 100 hari kerjanya adalah salah satunya memberantas peredaran Narkoba di Republik ini.

Nimran menyebut Ada direktorat narkoba di Bareskrim dan Badan Narkotika Nasional, untuk apa pemerintahan Prabowo membentuk desk pemberantasan narkoba?

“Tentu ini adalah jawaban Presiden Prabowo dalam menyikapi keresahan warga masyarakat Indonesi dengan peredaran Narkoba yang sangat meresahkan ditengah-tengah kehidupan berbangsa dan bernegara” ujar Nimran.

Nimran menjelaskan bajwa Desk Pemberantasan Narkoba adalah salah satu program prioritas yang dibentuk oleh Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Budi Gunawan, dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Pada 4 November 2024,

Desk Pemberantasan Narkoba diresmikan oleh Menkopolkam bersama dengan peluncuran 6 desk lain. Pembentukan desk tersebut dilandasi oleh tingginya angka penyalahguna narkoba di Indonesia.

Prabowo melalui Menkopolkam menginstruksikan untuk menutup semua celah yang memungkinkan terjadinya penyelundupan narkoba. Arie menyebut struktur Desk Pemberantasan Narkoba ini dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai ketua. Sementara Ketua Harian Desk Pemberantasan Narkoba adalah Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komisaris Jenderal Wahyu Widada.

Oleh karena itu, Nimran tekankan pada Aparat Penegak Hukum (APH) khususnya Polres Bima, Polres Bima Kota dan Polres Dompu agar senantiasa maksimal dalam pemberantasan Narkoba di wilayah hukum masing-masing.

“Polisi semestinya tindaklanjuti semua laporan Badai NTB, jangan sibuk dengan pelayanan pada anggota dewan yang melaporkan Badai akibat pencemaran nama baik” ujar Nimran.

Nimran tegaskan bahwa Desk Pemberantasan Narkoba memiliki tujuan di antaranya penguatan program pencegahan, optimalisasi pengungkapan jaringan narkoba, penyelidikan dan penyidikan TPPU kejahatan narkoba, penguatan program rehabilitasi bagi pengguna.

“Jadi saya tegaskan lagi pada APH dalam hal ini Kepolisian resort Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Dompu membangun citra positif pemerintah dalam penanggulangan narkoba, jangan sibuk layani urusan lain” kata Nimran.

Presiden Prabowo menunjukkan komitmennya dalam memerangi kejahatan narkoba yang menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa.

“Hal inilah yang harus menjadi titik fokus para penegak hukum di Republik ini” tegas Nimran.

Masih menurut Nimran bahwa Badai NTB sudah melakukan pelaporan secara resmi terkait dengan kejahatan Narkoba di Polres Bima Kabupaten dan Kota Bima.

“Mestinya pihak kepolisian menindaklanjuti segala informasi dan laporan terkait dengan dugaan kejahatan Narkoba agar sejalan dengan cita-cita luhur Presiden Prabowo Subianto.

Nama Uswatun Hasanah Mahasiswi S2 disalah satu Perguruan Tinggi di Mataram NTB dengan akun Facebooknya “Badai NTB” menjadi viral di seantero ruang publik di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Viral nya Badai NTB karena sangat berani membongkar dan membeberkan sejumlah orang di Akun FB nya yang diduga kuat sebagai pelaku kejahatan Narkoba.

Bahkan dalam Akun Facebook (FB) nya membeberkan dan menampilkan sejumlah foto-foto dan nama-nama oknum yang terlibat urusan Narkoba mulai dari Anggota DPRD, Aparat Kepolisian dan lainnya.

“Badai tidak melawan manusia, badai melawan kebohongan. Dan jika kau merasa tersapu, itu karena kau telah memilih untuk berdiri di tanah yang rapuh” kata Badai NTB. (***)

Badai NTB Bongkar Bandar Narkoba, Terimakasih Pada 50 Pengacara Bima Jakarta dan Masyarakat Bima-Dompu

jpn

Bimantika.net -Uswatun Hasanah Mahasiswa S-2 salah satu Perguruan Tinggi di Mataram NTB kini makin gencar membongkar para bandar dan sindikat Narkoba di Wilayah NTB khususnya Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Dompu.

Uswatun Hasanah dalam akun Facebook Pribadinya bernama BADAI NTB kini sedang berada di Kota Metropolitan Jakarta untuk keperluan melapor secara langsung para sindikat dan Bandar Narkoba di wilayah NTB pada Mabes Polri, Mabes TNI dan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Keberadaan Badai NTB dibackup oleh setidaknya 50 Pengacara handal asal Bima yang sedang berdomisili di Jakarta.

Atas bantuan dan support dari 50 pengacara itu, Badai NTB mengucapkan terima kasih yang amat sangat dalam.

“Terima kasih banyak kepada semua lawyer-lawyer, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ulama, dan semua masyarakat NTB pada umumnya atas dukungan bapak ibu saudara/i terhadap perjuangan bongkar bandar ini” ujar Badai NTB Minggu (5/1/2025).

Ia meminta maaf tidak mampu menyebut satu persatu nama-nama yang sudah mensupport nya selama ini dalam perjuangannya melawan Sindikat Narkoba.

“Mohon maaf Yang sedalam-dalamnya tidak bisa kami sebut satu-satu dan jawab satu-satu dukungan Ita doho, baik dalam dukungan moral dan moril dan bantuan hukum secara cuma-cuma (gratis)” ungkapnya.

Iapun berkeyakinan bahwa Insyaallah ini adalah perjuangan umat manusia.

“Badai Ntb dan Andi Putra Utama hanya memantik dan mengorbankan diri, meski harus diulik-ulik oleh nteli Koba moral dan moril masa lalu dan tubuh serta privasi kami, itu adalah hal yang mesti kami tanggung dan insyaallah kami ikhlas” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Perjuangan bongkar bandar mesti tuntas sampai semua dalang-dalam atau king Koba di Bima Dompu di jerat oleh hukum negara kita dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya.

Nama Uswatun Hasanah Mahasiswi S2 disalah satu Perguruan Tinggi di Mataram NTB dengan akun Facebooknya “Badai NTB” menjadi viral di seantero ruang publik di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Viral nya Badai NTB karena sangat berani membongkar dan membeberkan sejumlah orang di Akun FB nya yang diduga kuat sebagai pelaku kejahatan Narkoba.

Bahkan dalam Akun Facebook (FB) nya membeberkan dan menampilkan sejumlah foto-foto dan nama-nama oknum yang terlibat urusan Narkoba mulai dari Anggota DPRD, Aparat Kepolisian dan lainnya.

“Badai tidak melawan manusia, badai melawan kebohongan. Dan jika kau merasa tersapu, itu karena kau telah memilih untuk berdiri di tanah yang rapuh” kata Badai disalah satu postingan Akun FBnya. (***)

Polisi Tangkap Suami Istri Pengedar Narkoba di Dompu

jpn

Bimantika.net -Tim Khusus (Timsus) Satresnarkoba Polres Dompu menangkap pasangan suami istri siri yang diduga kuat menjadi pengedar narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polres Dompu.

Penangkapan Pasutri itu di sebuah kamar kos di Kelurahan Simpasai Kecamatan Woja Kabupaten Dompu Sabtu malam (4/1/2025) sekitar pukul 20.00 WITA.

Kedua pelaku yang diamankan adalah CM (30), mantan anggota Brimob yang tengah menjalani proses sidang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), dan LSF (35), Putri dari salah satu Mantan Kadis Dikpora kabupaten Dompu.

Keduanya diketahui telah menikah secara siri dan diduga kuat menjalankan aktivitas peredaran narkotika di wilayah Dompu dan sekitarnya.

Kasat Resnarkoba Polres Dompu IPTU Muh. Sofyan Hidayat, S.Sos menyampaikan bahwa proses penangkapan itu berkat Informasi valid dari masyarakat yang melaporkan aktivitas mencurigakan di kamar kos tersebut yang ditempati Pasutri tersebut.

Menindaklanjuti laporan dari masyarakat, Kasat Narkoba Polres Dompu memerintahkan KBO Satresnarkoba IPDA Sumaharto untuk memimpin operasi bersama Timsus Berantas Narkoba.

Kasat Narkoba menjelaskan Sekitar Pukul 20.10 WITA, tim tiba di lokasi dan langsung memasuki kamar kos yang dihuni pasangan tersebut.

“Operasi berlangsung tanpa perlawanan. Didampingi dua saksi umum, tim melakukan penggeledahan badan dan kamar pelaku” ujar Kasat Narkoba.

Lanjutnya dalam penangkapan itu dan atas Hasil penggeledahan menunjukkan bukti kuat keterlibatan kedua pelaku dalam aktivitas narkotika.

“Barang bukti yang berhasil disita dari lokasi kejadian meliputi klip kecil berisi kristal bening diduga sabu dengan berat bruto 3,74 gram (netto: 2,05 gram), 2 timbangan digital,
1 alat hisap (bong),Dan
Uang tunai senilai Rp11.592.000 dalam berbagai pecahan,
Peralatan pendukung seperti klip plastik kosong, gunting, korek api modifikasi, dan sejumlah tas serta dompet” beber Kasat Narkoba.

Masih menurut Kasat Narkoba Barang bukti ini menguatkan dugaan bahwa pasangan ini aktif dalam jaringan peredaran narkotika di wilayah Dompu..

Kasat Resnarkoba menjelaskan bahwa CM dan LSF diduga mendapatkan pasokan narkoba dari wilayah Kabupaten Bima dengan cara mengambil sendiri, lalu mendistribusikannya di Kabupaten Dompu.

“Pasangan ini diduga menjalankan bisnis gelap ini dengan pola distribusi yang rapi. Namun, dengan laporan masyarakat dan upaya intensif, kami berhasil mengungkap jaringan mereka,” tegasnya.

Usai penangkapan, pada pukul 21.30 WITA, kedua pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke Mako Polres Dompu untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Keduanya akan dijerat dengan pasal-pasal yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kasat Narkoba menegaskan bahwa Polres Dompu terus menunjukkan kinerja maksimal dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Dompu.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa Polres Dompu tidak akan pernah berhenti bergerak. Tidak ada ruang bagi peredaran narkoba di wilayah hukum kami,” pungkas IPTU Muh. Sofyan.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas keberanian masyarakat dalam memberikan informasi yang sangat membantu pihak kepolisian.

“Kami terus berkomitmen untuk memutus mata rantai narkoba di Dompu, dan kami mengimbau masyarakat untuk tetap mendukung dengan melaporkan aktivitas mencurigakan,” tutupnya. (***)

Presiden Prabowo Minta Libatkan Bumdes dan Koperasi Untuk Program MBG

jpn

Bimantika.net -Presiden Republik Indonesia, Jendral (Purn) TNI H Prabowo Subianto meminta agar menggunakan bahan baku untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari dalam negeri.

“Dan dalam implementasinya juga sangat perlu Seperti dengan melibatkan badan usaha milik desa (bumdes) sebagai bentuk pemberdayaan” ujar Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi usai rapat bersama Prabowo di Istana Bogor, Jumat (3/1/2025).

Ia menyebutkan bahwa arahan Presiden, (MBG) ini harus bahan bakunya harus dari Indonesia, dari desa, sehingga bisa menggerakkan ekonomi masyarakat dan Bukan impor.

Budi menambahkan, pemerintah akan melibatkan ribuan koperasi untuk menyukseskan program unggulan pemerintah. Dirinya juga mengaku telah mendata sebaran desa yang memproduksi beragam komoditas untuk menyokong MBG.

“Ada 1.923 koperasi yang siap menampung, siap berkontribusi dalam penyelenggaran makan bergizi gratis,” kata Budi.

“Itu termasuk koperasi telur berapa; koperasi sayur; beras; koperasi ikan, dan sebagainya,” tambahnya.

Selain itu, Budi juga menyebut desa berkontribusi menghasilkan berbagai kebutuhan seperti jagung, ikan nila hingga melon.

Ia menyatakan hal tersebut telah masuk dalam 20% dana desa yang dianggarkan untuk ketahanan pangan.

Budi memastikan bahwa untuk ketahanan pangan makan siang bergizi itu dari dana desa.

“Tadi saya sampaikan, saya laporkan 20% dari Rp 71 triliun dana desa tahun 2025 untuk ketahanan pangan,” tandasnya. (****)

Piket Gabungan Fungsi Polres Bima Gelar Patroli Dialogis, Antisipasi Tindak Kejahatan Malam Hari

jpn

Bimantika.net -Guna menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, piket gabungan fungsi Polres Bima Polda NTB melaksanakan Patroli dialogis di seputaran wilyah hukumnya Sabtu (04/01/25) malam.

Kegiatan itu dikendalikan oleh Kasat Samata AKP Muhtar dan dipimpin oleh Perwira pengawas/ Pawas Ipda IPDA Binawan Karismi S .

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka mengatakan, patroli yang dilaksanskan oleh Piket gabungan fungsi merupakan tugas Polri dalam menciptakan Harkamtibmas yang Kondusif.

Dalam pelaksanaannya tim patroli menyasar tempat-tempat keramaian dan rawan kejahatan serta ganguan kamtibmas di seputaran wilkum Polres Bima guna menciptakan situasi Kamtibmas yang Kondusif.

“Dari hasil Patroli tersebut, personel tidak menemukan gangguan Kamtibmas dan suasana masih aman dan kondusif,” pungkas kasi Humas. (****//)

Kapolres Bima ; Jadikan Masa hukuman Sebagai Momentum Introspeksi dan Perbaikan Diri

jpn

Bimantika.net -Kepolisian Resor Bima Polda NTB terus berkomitmen dalam pembinaan kepribadian tahanan melalui kegiatan keagamaan.

Pada hari ini, Sabtu (04/01/25) sekitar pukul 12.14. WITA digelar pengajian dan tausiah yang diikuti oleh tahanan dengan penuh khidmat di Rutan Mapolres Bima.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasi Propam AKP Takim didampingi oleh Kasat Tahti Iptu Salahuddin dengan pencereramah ustadz dari Negara Sri Langka dan bertindak sebagai penterjemah Aipda Najamuddin.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka mengatakan bahwa kegiatan tersebut guna meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT, sekaligus mengajak para tahanan untuk menjadikan masa hukuman ini sebagai momentum introspeksi dan perbaikan diri.

Dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, diharapkan para tahanan mendapatkan penguatan spiritual sebagai bekal untuk kehidupan yang lebih baik di masa mendatang. (***)

Atas Himbauan Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo, Warga Desa Roka Sukarela Serahkan 6 Senjata Api Rakitan dan 63 Panah Serta 5 Busur

jpn

Bimantika.net -Petuah dan himbauan Kepala Kepolisian Resor Bima Polda NTB AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K., kepada warga yang menguasai senjata rakitan dan Sajam membuah hasil.

Pasalnya pada Sabtu (04/01/25) sekira pukul 09.00. WITA, secara sukarela warga Desa Roka Kecamatan Belo Kabupaten Bima menyerahkan senjata non organik/ rakitan dan senjata tajam berupa busur dan anak Panah.

Adapun rincian senjata non organik dan busur serta anak panah yang diserahkan oleh pemerintah Desa Roka antara lain 6 (enam) pucuk senjata rakitan non organik Laras panjang.dan 63 anak panah dan busur 5 buah.

Sejumlah senjata tersebut diterima oleh Kapolsek Belo Iptu Zulkifli SH di Desa Roka Kecamatan Belo Kabupaten Bima.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menghimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Belo Apabila ada hal-hal yang berkaitan dengan pelanggaran hukum yang terjadi agar melaporkan ke pihak kepolisian dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian dalam penyelesaian secara hukum yang berlaku.

“Hindari main hakim sendiri agar permasalahan tidak melebar sampai terjadinya konflik antar kampung maupun kelompok” kata Kapolres.

Kapolres juga mengapresiasi atas kesadaran masyarakat yang dengan sukarela menyerahkan senjata rakitan dan senjata tajam berupa busur dan anak buah tersebut.

Ia kembali mengingatkan apa warga/ masyarakat menyerahkan senjata rakitan dan lainnya secara sukarela rela maka tidak akan di proses hukum.

Namun sebaliknya kata Kapolres, apabila kedapatan oleh pihak berwajib maka masyarakat yang menguasai dan memilikinya akan diproses hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kegiatan penyelenggaraan senjata api rakitan dan sejumlah panah lengkap dengan busurnya itu berjalan dengan lancar dan aman Tutupnya.(****)

Jaga Kondusifitas Wilayah, Polsek Woha Patroli Cipkon Secara Mobile

jpn

Bimantika.net +Dalam rangka cipta kondisi situasi Kamtibmas, Kepolisian Sektor Woha jajaran Polres Bima Polda Bima menggelar Ops Cipta kondisi atau patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan, di wilayah Kecamatan Woha Kabupaten Bima Jum,at (03/01/25) sekira pukul 21.45.Wita.

Kegiatan tersebut dikendalikan oleh Kapolseknya AKP Sudirman SH melaksanakan Kegiatan Operasi Cipkon dengan melakukan Patroli Mobile dengan jumlah personil Polsek Woha.

Adapun sasaran yang akan di pantau oleh anggota patroli mobile dengan sasaran 3C, Miras, Sajam, Senpi, Handak, Geng Motor, Tawuran, dan tempat-tempat keramaian dengan melaksanakan Himbauan Kamtibmas guna mengantisipasi gangguan kamtibmas.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk mencegah dan mempersempit ruang gerak tindak kejahatan di wilayah hukum Polsek Woha.

“Patroli ini akan terus dilaksanakan, sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Woha umumnya Kabupaten Bima.”tandas nya. (***)