Bimantika.net Langkah kongkrit salah seorang Anggota DPRD Kabupaten Bima Dedy MT menggandeng Jasindo bersama Mari Bertani Indonesia dalam membangun sistim ekonomi kerakyatan sungguh nyata dan riil.
Dedy yang bernaung di Fraksi Partai Demokrat ini memiliki ketulusan jiwa membangun bersama para petani untuk tumbuh kembangkan ekonomi arus bawah.
Ia membuat sebuah tatanan ekonomi kerakyatan dalam bentuk koperasi yang berbasis pemerintah desa di Kecamatan Tambora dan Kecamatan Wawo Kabupaten Bima
“Langkah ini saya lakukan untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bima di era pandemi Covid-19” ungkap Dedy Minggu malam 17 Oktober 2021.

Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada tatanan ekonomi kerakyatan dan itu dirasakan langsung oleh masyarakat dunia bukan saja Indonesia
Dengan kondisi yang melemah secara ekonomi, dirinya menggandeng Jasindo dan Mari Bertani Indonesia menggagas satu rule model untuk membangkitkan ekonomi masyarakat diarus paling bawah.
“Ini masalah hajat hidup orang banyak, masalah bertahan hidup di era serba terhimpit, dan kalau kita hanya berharap kepada APBD maupun APBN tidak mungkin akan mengakomodir seluruh kebutuhan masyarakat Kabupaten Bjma” tutur Dedy.
Dikatakan, langkah ini sebagai salah satu yang dilakukan untuk mendukung pemerintah kabupaten Bima di sektor pertanian dan tentunya menjdikan kaum tani bisa berdaya saing walau kondisi Covid-19.

“Saya harap ini juga salah satu bentuk dukungan kami untuk mensukseskan kinerja pemerintah Kabupaten Bima dibawah kendali IDP Dahlan,” katanya.
“Sebagai wakil rakyat yang diberikan mandat, tentu ini menjadi kewajiban untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat secara utuh dan menyeluruh” ujarnya.
Langkah konkrit yang diambil Desy menurutnya untuk menggerakkan pemerintah desa dalam industri pertanian, sehingga dirinya dan tim Mari Bertani Indonesia akan mengawal langsung program ini untuk pemulihan ekonomi di era Covid-19.

Ikhtiar nyata yang dilakukan oleh Dedy Politisi Partai Demokrat ini adalah dalam bentuk Peternakan sapi yang sampai saat ini usaha itu berjalan lancar dan menghasilkan keuntungan buat petani ternak. (***)

