Foto : Pimpinan Redaksi Media Online Bimantika Muhammad Arifudin MT di ruangan Kasat Lantas Polres Bima Kabupaten IPTU Niko Herianto, S. TK., S.I.K.,
Bimantika.net Hari ini Kamis, 30 September 2021, Pimpinan Redaksi Media Online Bimantika Muhammad Arifudin MT Satu Jam Bersama Kasat Lantas Polres Bima Kabupaten IPTU Niko Herianto, S. TK., S.I.K.,
Banyak kisah kegagalan yang dikemukakan oleh IPTU Niko hingga dirinya hampir Putus asa masuk menjadi Pelayan dan Pengayom Rakyat.
IPTU Niko sebelum di terima dan Lulus menjdi Sarjana Terapan Kepolisian (S. TK) ia pernah juga daftarkan dirinya di Akademi Militer ikut jejak ayaknya sebagai Anggota TNI hingga Purna Tugas dengan Pangkat Kolonel TNI
Rupanya cita-cita Niko untuk Berbaju Loteng kandas dan dinyatakan tidak, Lulus, Usai ikut Akmil, Niko lagi-lagi mencoba keberuntungan untuk menjadi Perwira Polisi dengan mendaftarkan dirinya di Akademi Kepolisian (Akpol). Lagi-lagi Gagal.
Niko yang pada saat itu sudah memuncak kegagalannya dan hampir putus asa, tiba-tiba ayahnya Kolonel (Purn) Rudi Yang Mantan Dandim Gowa Sulawesi Selatan mencoba bicara sama temannya salah satu Kapolres di wilayah Jawa Timur.
Niko Bercerita bahwa orang tuanya dengan penuh semangat menyiapkan Uang 200 Juta dan Mobil Xtrail siap dihibahkan untuk dirinya asal lolos menjadi Perwira Polisi.
“Namun temannya yang Kapolres itu bilqng, jangankan anakmu sobat, anak saya sendiri saja tidak mampu saya loloskan” ungkap Niko menirukan upaya dan ikhtiar ayah kandungnya menjadikan dirinya seorang Perwira Polisi.
Namun saat itu seleksi berjalan yang pada akhirnya di tahun 2011 itulah nasib baiknya di terima menjadi Calon Sarjana Terapan Kepolisian.
Hikmah terbesarnya menurut Niko bahwa uang yang di siapkan oleh Ayahnya untuk menjadi Seorang Perwira Polisi dimanfaatkan oleh orang tuanya naik haji plus ke tanah suci Makkah.
“Nasib baik itu datang dengan selalu berdoa Pada Allah SWT, selalu puasa tiap senin kamis, dan selalu Tahajjud diperempat malam” Ungkap Iptu Niko.
Selama menjalani pendidikan Kepolisian dengan gelar Sarjana Terapan Kepolisian, dirinya menyandang S. TK tahun 2015.
Pasca menyandang S. TK, Iptu Niko pun bertugas pertama menjadi Kepala SPKT Polres Boalimu Polda Gorontalo Pada tahun 2015.
Banyak hal yang ia pelajari saat menjadi Kepala sentra layanan terpadu kepolisian hingga memfasilitasi laporan-laporan warga sehingga para pihak yang ingin berperkara mencabut laporan berkat pendekatan dan edukasinya untuk Warga Bualimo Gorontalo.
Setelah ditempa dengan pengalaman langsung berhadapan dengan keluhan hukum warga, tiga bulan kemudian mendapat tugas baru sebagai KBO Intelkam, dan 3 Bulan KBO Lantas Polres Boalimo Polda Gorontalo.
Setelah 6 bulan menjadi Perwira Polisi Niko di percaya untuk menjadi Kapolsek Botumoito Kabupaten Boalimu Propinsi Gorontalo.
Dalam menapaki karir kepolisian nya, Niko mencoba ikut Sarjana Ilmu Kepolisiann (S.I.K) ditahun 2016
Hingga menyandang Sarjana Ilmu Kepolisian (S.I.K) di tahun 2020.
“Di Ilmu Kepolisian itulah mempelajari bagaimana sesungguhnya menjadi seorang Pemimpin sehingga saya bisa terapkan dengan Ilmu Terapan Kepolisian” ungkap Niko.
Masuk Ilmu Kepolisian pun ia sama sekali tidak menyangka, hanya saja dirinya sadari bahwa apapun yang diminta pada Allah SWT akan selalu di kabulkan dengan sebuah ketulusan dan keikhlasan.
“Dari 400 orang Calon Yang mendaftar Ilmu Kepolisian saat itu hanya 125 orang kuotanya, dan salah satu dari 125 orang itu adalah saya, ini berkat doa tulus pada Allah SWT” ungkapnya.
Iptu Niko anak Pasangan Kolonel (Purn) Rudi dan Ibu Herlin ini lahir di Pekanbaru Riau 1991 saat bapaknya tugas di Balik papan.
IPTU Niko berdarah Asli Jawa Timur inipun menjadi Kasat Lantas Polres Bima Kabupaten sejak Maret 2021 sebelumnya di Biro Ops Polda NTB.
Sejak tugas di wilayah Hukum Polres Bima Kabupaten, dia mengucapkan syukur Alhamdulillah banyak belajar tentang Budaya dan watak orang Bima.
“Di Bima ini rasa persaudaraan dan solidaritasnya antar sesama sangat tinggi, dan saya sangat bersyukur banyak hikmah bidang ilmu kepolisian maupun psikologi di Kabupaten Bima ini” ungkapnya.
Prinsip Iptu Niko dalam bermasyarakat adalah selalu berpikiran positif dan berbuat baik terhadap siapapun.
“Itu prinsipnya bang, dan Berbuat baik itu jangan pandang kepada siapa kita berbuat baik, karena Allah SWT selalu ada bersama kita” demikian ungkap Iptu Niko menutup wawanvara khasnya. (***)

