Pihak Perusahaan CRA Bioseed Sebut Benih Jagungnya Berkualitas Tinggi

Foto : Panen Bioseed B-54 di Probolinggo di lahan petani Pak Haji Ismail Bulan Juni 2021

Bimantika.net KABUPATEN BIMA_Adanya pemberitaan di media online Bimantika dengan Judul Ada Apa Dengan Distan Kabupaten Bima dengan Bibit Jagung Bioseed ? “Rakyat Sebut Bibit Racu” Jum’at 13 Agustus 2021 langsung ditanggapi oleh pihak Perusahaan Bioseed.

Melalui CRA nya, Tuntum Wahono melalui saluran WhatsApp nya Jum’at 13 Agustus 2021 menyebutkan bahwa Sebagai informasi, untuk wilayah Kabupaten Bima Tahun 2021 ini kita mendapatkan pilihan dari Dinas dengan varietas B-89.

Ia pun menyebutkan bahwa Yang di tanam di Lombok kemungkinan varietas B-54 sehingga mengalami kegagalan sehingga dirinya menyebutkan dengan Varietes 89 lebih dijamin kualitasnya.

Menurutnya Kelebihan dari jagung Bioseed B-89 adalah Lebih tahan terhadap penyakit bulai, sehingga hasil panen lebih terjamin.

Lebih Lanjut Tuntum Wahono menyebutkan bahwa Umur panen sekitar 100 HST. Lebih tahan kekeringan, sehingga panen lebih aman saat kekurangan air.

“Rendaman lebih tinggi (diatas 80%) dan bobot pipilan lebih tinggi, Tongkol besar dan seragam hasil Panen tinggi” demikian ungkap Tuntum.

Chairul Munir, SP Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima pun melakukan klarifikasi terkait dengan pemberitaan tersebut.

Cairul Munir menjelaskan bahwa Biossed 89 adalah Benih jagung varietas unggul yang termasuk pada klas Umum 2.

“Artinya secara kualitas sejajar dengan Bisi dan NK” ungkapnya.

Lanjut Cairul bahwa Sebelum disalurkan ke tingkat kelompok tani, setiap benih bantuan harus melalui tahapan karantina oleh Badan Karantina dan pengujian fisik termasuk daya tumbuh oleh BPSB.

“Insyaallah kalau sudah melalui pemeriksaan BPSB berarti secara teknis benih tersebut adalah sangat memenuhi syarat untuk ditanam” demikian ungkap Chairul. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *