Ketua PC ISNU Himbau Do’a Tolak Bala Hadapi Pandemi Covid-19 Dirumah Masing-masing

Bimantika.net KOTA BIMA Ketua Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (PC ISNU) Kota Bima , Muhamad Ardyansah, ST memberi saran dan usulan seluruh warga Kota Bima Agar dalam menghadapi Bala Bencana Pandemi Covid-19 ini serentak diseluruh rumah masing-masing lakukan Doa Tolak Bala.

Ia menyebutkan bahwa usulan ini hanya sifatnya melihat kondisi riil yang ada di musim wabah Pandemi Covid-19.

Menurutnya situasi ini sudah begitu genting, orang meninggal setiap hari, terlepas itu adalah takdir, tapi dengan doa tolak bala insyaallah musibah ini akan segera berlalu

“Doa dana, qunut nadzila pembacaan sholawat adalah ikhtiar bathin yang bisa dilakukan untuk menghadapi bencana dan bala” ujarnya.

Menurut Ardyan bahwa Wabah penyakit menular atau pandemi juga pernah terjadi di masa Rasulullah SAW. Ketika itu Nabi Muhammad SAW mengajarkan doa tolak bala dan wabah, memohon kepada Allah SWT agar wabah segera berakhir.

Doa tolak bala dan doa menghadapi wabah juga merupakan bentuk ikhtiar dari umat muslim untuk memohon kepada Allah SWT agar senantiasa terhindar dari musibah dan penyakit.

Doa sendiri merupakan wujud dari seorang hamba yang menjalankan perintah Allah. Hal ini termaktub dalam QS. Al Mukmin ayat 60 yang berbunyi:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Artinya: “Dan Rabbmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.” (QS. Al Mukmin: 60).

Diakhir Komentarnya Ardyan membeberkan bahwa Wabah Ini juga adalah efek dari ketidakhormatan sebagian kita kepada pemimpin yg memang terpilih secara demokratis.

“Caci maki, fitnah, dan hujatan kita kepada para pemimpin selama ini membuat langit dan alam murka.. terlepas kekurangan nya sebagai manusia pemimpin itu adalah manusia pilihan Tuhan dan alam, wajib kita menghormatinya, menegurnya pun ada adabnya dlm syariat agama, sedzolim apapun seorang pemimpin itu” ungkap Ardyan. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *