Kesholehan Sosial Umi Elly Hingga Bantu Oksigen Untuk Warga 20 Juta

Hj. Ellya Alwaini yang biasa disapa Umi Elly adalah sosok pengusaha sukses. Namun setelah Suaminya H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menjadi Walikota Bima Periode 2018-2023, Umi Elly disibukkan dengan membantu Pemerintahan Kota Bima melalui kapasitas yang melekat erat pada dirinya sebagi Ketua diberbagai organisasi sayap Pemerintahan Kota Bima

Sebut saja organisasi itu seperti Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Lasqi, Ketua Puspa, Bunda Paud, Bunda GenRe dan lainnya. Atas jabatan yang melekat itu tentu mewajibkan dirinya untuk turut serta dalam kegiatan-kegiatan Pemerintahan.

Perjalanan karir Umi Elly pun memuncak setelah drinya mampu menempatkan diri sebagi istri kepala daerah yang setiap saat aktivitas itu tidak jauh dari utusan pemerintahan.

Dalam hal memberdayakan kaum perempuan, Umi Elly dengan kapasitasnya sebagai Ketua Dekranasda Kota Bima sering turun langsung menuju rumah-rumah produksi tenunan kain dan memberikan bantuan-bantuan stimulus pada kelompok ini.

Sebagai ketua Tim Pengerak PKK, Umi Elly menjalankan tugas dan fungsi sebagaimana dalam fungsi dan tugas pokok PKK.

Dan sebagi Ketua Lasqi yang bergerak di dunia seni dan budaya, Umi Elly membersayakan para anggota Lasqi dalam berbagai hal termasuk mengikutsertakan mereka dalam pertemuan dan pelatihan yang sifatnya regional.

Terakhir Umi Elly makin viral dengan aksi sosialnya menggelontorkan dana pribadi untuk membantu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bima yang kekurangan Oksigen.

Umi Elly sadar akan kelangkaan Oksigen di Rumah Sakit karena Kelangkaan oksigen untuk kebutuhan warga masyarakat Kota Bima dirinya terketuk hatinya memberikan bantuan secra pribadi.

Untuk diketahui bahwa RSUD Kota Bima dan beberapa Puskesmas Kota Bima sejak sepekan sudah mulai terasa kelangkaan Oksigen.

Walau sebenarnya urusan ini Pemkot Bima sudah melakukan MoU dengan pihak ketiga namun Dengan alasan kelangkaan dari pusatnya pihak ketiga pun tidak mampu mendroping Oksigen sebagimana mestinya selama ini.

Menurut pihak RSUD Kota Bima, tidak adanya stok oksigen tersebut terjadi karena penyedia jasa yang sudah menandatangani MoU dengan Pemkot Bima yaitu CV Ulet Jaya tidak mensuplai kebutuhan mereka sebagaimana biasanya.

Pihak CV Ulet Jaya pun membenarkan keterangan pihak RSUD sembari menyampaikan alasan bahwa terjadi gangguan dari pengiriman oksigen dari suplier dari luar daerah.

Banyak keluarga dari pasien yang wara-wiri mencari oksigen yang dibutuhkan pihak Rumah sakit untuk melakukan penanganan medis terhadap keluarga yang bersangkutan. Ketika mengetahui terjadi permasalahan demikian,

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi (HML) segera merespon dengan mengultimatum semua pihak terkait untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan cepat. Atas instruksi HML tersebut, berhasil diperoleh 13 tabung tambahan Sape dan Dompu.

Patut disukuri warga, respon dan tindakan tidak hanya datang dari Kepala dan perangkat daerah yang notabene merupakan penanggung jawab permasalahan tersebut.

Tindakan simpatik pun hadir dari seorang istri Walikota Bima Hj. Ellya Alwaini yang menyikapi permasalahan tersebut dengan menggelontorkan dana pribadi untuk membeli tabung oksigen yang dibutuhkan warga dari luar Kota Bima. Tabung oksigen tersebut di dapatkan dari Kecamatan Sape sebanyak 8 buah dengan total harga 20 juta rupiah.

Kontribusi mulia dari istri Walikota Bima ini dipuji banyak kalangan. Hadijah 40 tahun warga Kelurahan Dara yang keluarganya sedang mendapat perawatan di PKM Paruga, mengaku sangat bahagia atas bantuan oksigen tersebut karena sangat dibutuhkan oleh pihak Puskesmas untuk merawat adiknya.

Hj. Ellya sendiri ketika dihubungi madambojo via saluran WhatsApp memberikan komentar singkat.

“Saya hanya beribadah dan membantu sebisa mungkin tugas Pemerintah” Terang Ellya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *