Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) Tunaikan janji Politiknya saat Pilkada 2018 lalu.
Janji Politik Walikota HML dengan warga Made adalah pembangunan Jembatan Gantung Mande yang menjadi kebutuhan akses bagi warga Mande dan Sadia.
Pembangunan jembatan Gantung Mande kini prosesnya dalam tahapan sosialisasi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bima melalui suratnya Nomor 600/234/DPUPR/Vl/2021 Perihal Undangan.
Dalam surat resmi PUPR yang ditandatangani oleh Kepala Dinas PUPR Kota Bima Muhammad Amin, S. Sos tersebut bahwa besok hari Rabu (23/6/2021) dilakukan sosialisasi terkait pembangunan jembatan gantung di aula Kantor Kelurahan Mande Kecamatan Mpunda Kota Bima.
Atas surat resmi Dinas PUPR Kota Bima tersebut, Lurah Mande, Zainuddin, S.Pd yang dikonfirmasi Media Bimantika melalui saluran WhatsApp nya Senin (21/6/2021) menyebutkan bahwa dirinya langsung melakukan upaya sosialisasi di warga arus bawah.
“Setelah menerima surat dari dinas PUPR saya sendiri langsung turun kelapangan untuk memberikan informasi awal pada masyarakat agar masyarakat lebih awal untuk mengetahui bahwa pembangunan jembatan itu akan segera di realisasikan” ungkap Lurah.
Informasi yang saya dapatkan dari pihak Dinas, sumber anggaranya dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 1 setengah Milyar lebih. Tuturnya
Pembangunan jembatan dengan panjang 22 Meter dan lebar 2 Meter. Jembatan gantung ini nantinya hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dan tidak boleh digunakan oleh kendaraan roda 4. Pembangunan jembatan ini juga merupakan sangat diharapkan masyarakat Mande untuk dapat dibangun kembalinya jembatan gantung tersebut.
Lurah Mande baik secara kelembagaan maupun secara pribadi menyampaikan ucapan terimakasih yang amat sangat dalam pada Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang memiliki niat tulus memperhatikan Kebutuhan Warga Mande dan telah merealisasikan janji politiknya.
Lurah pun membeberkan bahwa Walikota HML pun realisasikan pembebasan lahan seluas 10 Are untuk kegiatan olahraga dan Kegiatan kemasyarakatan lainnya.
“Untuk hal itu saya selaku Lurah sudah masukan surat ke dinas Perkim untuk segera mengajukan surat pada Dinas pariwisata, pemuda dan Olahraga dengan tujuan agar proses administrasi segera diselesaikan, dan Alhamdulillah surat-suratnya sudah kita serahkan dan Insyaallah akan segera di realisasikan” ungkap Lurah. (***)


