Warga Perumahan Griya Gilipanda Kota Bima Bantu Korban Banjir

Bimantika.net Tidak lebih dari 9 ibu ibu diperumahan griya gilipanda kelurahan sarae kota bima ikut berpatisipasi sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga korban banjir dikabupaten bima.

Mewakili puluhan warga yang sudah memberikan bantuan tersebut ibu-ibu tersebut tepat Jum’at tanggal 09 april 2021 ba’da sholat jumat mulai melakukan perjalanan untk menuju beberapa titik lokasi pemberian bantuan. Adapun bantuan yang terkumpul berupa uang dan barang.

Uang kemudian dibelikan sejumlah barang antara lain sabun mandi, detergen, minyak kayu putih dan obat nyamuk.

Rombongan yang dikomandain oleh ketua rw diperumahan bapak muhammad fauzi, s.pt yang ditemani oleh bapak muhammad,s.sos selaku ketua rt 17 diperumahan griya gilipanda kelurahan sarae kota bima.

Menurut koordinator kegiatan rombongan tiba dilokasi sekitar jam 14.30 wita dan langsung mulai melakukan pembangian ditiga titik yang telah ditentukan. Yaitu di rt 01, 03 ,04, 05 dan 08 desa ncandi kecamatan madapangga.

Jumlah paket bantuan sebanyak 100 paket dan 15 plastik merah pakain layak dipakai.
Ditanya mengapa memilih lokasi desa candi alasan ibu-ibu kompleks perumahan karena lokasi tersebut berturut-turut mendapat musibah banjir termasuk kemarin sore. Ungkap ketua rombongan.
Tentu sebelum menuju lokasi kami koordinasi dengan pemerintah desa ncandi.

Dalam hal ini sekretaris desa ncandi bapak muhammad saleh, sh. Memberikan data bahwa di lima rt tersebut sangat berdampak antara lain 2 unit kandang ayam potong. Tambak ikan air tawan serta puluhan ekor sapi. Disamping lahan pertanian (sawah) yang padinya siap dipanen.serta 2 unit penggilingan padi.

Dilokasi kami ditemani oleh tokoh pemuda ncandi mas ali akbar sebagai pengarah untuk menuju penyisiran rumah2 warga dibantaran sungai raba mpangi desa Ncandi.

Setelah selesai pembagian paket didesa ncandi relawan ibu2 dibawa hujan rintik2 melanjutkan pembagian paket didesa dena tepatnya diarea jembatan penghubung antara desa dena dan desa ncandi..

Ketika ditanya ibu-ibu relawan”ibu suherlina, ibu nurafni, mama zidan, ibu gunawan, bunda sape, mama dela, ibu guru, mami dan mama rahmat. Apakah tidak merasakan capek dan lelah ditambah lagi hujan kok masih semangat berbagi.. dengan spontan ibu-ibu jawab kita juga dulu pernah merasakan banjir bandang dikota bima tahun 2016 silam. Maka hari ini kami harus kembali berbagi untk mengenang kembali apa yang pernah kami rasakan ungkap ibu-ibu
Menoleh kebagasi mobil ternyata masih ada sisa paket sekitar 20 paket dan 3 plastik merah pakai layak.

Tim kembali menyisir dusun sambitangga desa rade. Yang merupakan slah satu dusun terdampak banjir bandang. Bhwa untk melewati desa rade harus memutar dri melalui desa monggo dan desa dena untk tiba didesa rade karena jembatan utama penghubung kecamatan madapangga dan kecamtan bolo putus. (Tidak bisa dilalui red)

Karena hujan cukup deras ketika tiba didusun sambitangga desa rade rombongan hanya bisa menitipkan bantuan paket kepada kepala dusun sambitangga bapak Amiruddin.

Insya Allah saudaraku kata kepala dusun bantuan ini akan saya sampaikan kepada warga yang berhak menerimanya ungkap kepala dusun.

Sebagai pelepas lelah sebelum meninggalkan lokasi menyempatkan diri untk melihat jembatan yang putus, yang sedang dikerjakan oleh aparat TNI yang membukan base camp diterminal bolo. Selepas menikmati bakso dicabang bolo. Dan alhamdulillah rombongan tiba dikota bima dengan selamat sebelum azan magrib dikumandangkan. (BMM//Fauzy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom casibom