Bimantika.net Tim Penggerak PKK Se Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) hari Kamis (25/3/2021) selenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKK.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh TP PKK Kota dan Kabupaten Se NTB dan berlangsung sukses di Gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB
Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikn dengan Peringatan Hari Kesatuan Gerakan ( HKG) PKK ke 49 tahun 2021.
Dihadiri Gubernur NTB, Ketua TP PKK NTB dan Seluruh Ketua TP.PKK Kota kabupaten Se Provinsi NTB.
Secara umum, Pada pembahasanny seputar tindakan kejahatan terhadap anak yang cukup meningkat di wilayah NTB.
Pembahasan secara rinci yang muncul dari kota dan kabupaten se NTB pun adalah semakin meningkatnya kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur, pernikaan dini di bawah umur serta problem anak lainnya.

Ketua TP PKK Kota Bima, Hj. Ellya Alwaini saat dikomfirmasi Media cetak dan Online Bimantika melalui saluran WhatsApp nya pada hari Jum’at (26/3/2021) menyampaikan bahwa semua problem anak khususnya di Kota Bima adalah tentu menjadi tanggung jawab bersama untuk mencarikan solusi dan jalan keluarnya.
“Anak sebagai generasi penerus Bangsa. Oleh karena itu akan menjadi perhatian serius oleh PKK Kota Bima untuk melakukan langkah-langkah antisipatif agar anak-anak kita terhindar dari pelecehan seksual maupun masalah lainnya” ungkap Umi Elly Sapaan akrab Istri Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML)
Dihadapan Ketua Tim PKK NTB dan sejumlah Peserta Rakorda, Umi Elly menyampaikan materinya bahwa awal terjadinya beberapa kasus terhadap kekerasan anak adalah adanya berbagai kasus penyerta atas sebuah kejahatan disebabkan oleh Narkoba.
Oleh karna itu, Umi Elly sampaikan pula bahwa
Untuk hal tersebut semua elemen harus mampu mendorong penegak Hukum untuk memproses dan memberikan hukuman terhadap para pelaku tindakan kejahatan terhadap anak.
Jalan keluar terbaik untuk mengatasi tindakan kejahatan terhadap anak dan problematika anak lainnyab berikhtiar untuk mengambil langka langka nyata yang kongkrit melalui gerakan “PKK Goes To School”.
Untuk sebuh gerakan yang lebih massif, maka PKK pun menurut Umi Elly perlu lakukan pendekatan-pendekatan secara langsung melalui majelis taklim tiap kelurahan.
“Langkah-langkah ini tentunya akan menjadi sebuah langkah antisipasi bersama terhadap maraknya kasus kekerasan terhadap anak” demikian ungkap Umi Elly. (BMM//01)

