Bimantika.net -Kantor Kementrian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Bima kembali menggelar manasik haji jilid ll untuk Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Bima 2027 di Aula Kantor Kemenhaj Kota Bima Senin (12/10/2026).
Mengawali kegiatan Manasik Haji Jilid ll ini Kemenhaj Kota Bima membagi dua kelompok peserta manasik karna kapasitas Aula Kantor Kemenhaj Kota Bima tidak bisa menampung para CJH Kota Bima secara keseluruhan.
Kelompok pertama adalah CJH Kecamatan Mpunda dan RasanaE Barat akan mengikuti manasik Haji setiap hari Senin.

Sedangkan kelompok Kedua adalah CJH Kecamatan Asakota, RasanaE Timur dan Raba akan mengikuti manasik Haji setiap Hari Selasa.
Sebagaimana jadwal yang ditandatangani secara resmi oleh Kepala Kemenhaj Kota Bima Eka Iskandar Zulkarnain, S. Ag, M. Si bahwa Manasik Haji Jilid ll ini diselenggarakan oleh Kemenhaj Kota Bima mulai 12 Oktober 2026 Hingga 18 November 2026.
Pemateri awal manasik haji Jilid ll ini adalah Tim Relawan Haji Kota Bima yakni H. Badin dan di pandu oleh Moderator Edy Ardiyansyah.
Mengawali materinya, H. Badin menguraikan materinya dengan segala bentuk pengalamannya selama musim haji tahun lalu.
Aji Badin mengajak seluruh CJH Kota Bima untuk bertalbiyah dan memandu bertalbiyah dengan suara merdunya yang membuat suasana penuh khidmat.
“Panggilan nabi Ibrahim ujtuk bertalbiyah sejak ada di alam rahim” ujar Aji Badin.
Sesampai di Madinah jangan keburu-buru turun di tangga pesawat langsung berdoa.
“Berdoalah sesuai dengan apa yang bisa saja, dan disitulah seluruh keluarga kita datang wajahnya dihadapan kita” ungkap Aji Badin.
H. Badin memberikan saran dan masukan Sebaik-baiknya Jamaah Haji sedang berada di Madinah tidak tinggalkan sholat berjamaah di Masjid Nabawi selama
40 waktu,
Perbanyaklah bersedekah mulai saat ini sebagai bentuk peduli sesama manusia yang insya Allah akan berdampak positif saat berada di tanah suci Mekkah dan Madinah.
Selama berada di Madinah, Aji Badin menyampaikan selama Empat hari diajak untuk tour mendatangi kebun-kebun kurma.
Setelah itu ke Masjid Quba dan perbanyak ibadah sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Masjid Quba adalah Masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah SAW saat Hijrah.
“Sholat sunat tahiyatul Masjid dua Rakaat di Masjid Quba insya Allah memperlancar perjalanan ibadah Haji kita” ujar Aji Badin.
Setelah itu Jamaah Haji diarahkan menuju Masjid Qiblatain, dan Masjid Qiblatain ini adalah tempat turunnya perintah pengalihan kiblat dari Baitul Maqdis ke Ka’bah di Makkah.
Jamaah Haji berada di Madinah hanya selama 8 hari saja dan hanya sekali masuk di Raudhah, Raudhah adalah areal diantara rumah Nabi dan mimbar yang disebut dengan Riyadhul Jannah.
“Intinya selama berada di Madinah perbanyak doa dan istighfar di Masjid Nabawi” demikian Ujar Aji Badin.
Aji Badin mengakhiri materinya dengan memberikan pesan moral pada Calon Jamaah Haji untuk selalu niat bersihkan hati dan baik dengan sesama kerabat dan keluarga dekat maupun keluarga jauh terutama sekali para tetangga. (****)

