Bimantika.net Komitmen Bupati Bima, Ady Mahyudi, dalam membangun sumber daya manusia tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan pemerintahan, tetapi juga lewat kehadirannya secara langsung di tengah para pelajar. Dalam rangkaian program Selasa Menyapa di Kecamatan Sape (15/7),
Bupati Bima Ady Mahyudi menyempatkan diri mengunjungi SMP Negeri 1 Sape untuk memberikan motivasi kepada para siswa yang sedang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Fatahullah, S.Pd., Kepala Dinas Pariwisata Muh. Akbar, SP., M.Si., Sekretaris Dikbudpora H. Fathurahman, S.Pd., serta Kepala SMPN 1 Sape Syamsudin, S.Si.,
Bupati Bima Ady Mahyudi memasuki ruang MPLS dan disambut antusias oleh para siswa serta dewan guru.
Di hadapan para pelajar, Bupati Bima Ady Mahyudi menyampaikan pesan sederhana namun sarat makna. Ia mengajak seluruh siswa untuk menjadikan masa sekolah sebagai pondasi meraih masa depan yang lebih baik.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, hormati guru, dengarkan setiap nasihat yang diberikan, dan jangan pernah berhenti bermimpi.
Kesuksesan selalu dimulai dari kedisiplinan, kerja keras, dan semangat belajar,” pesannya.
Bupati juga mendorong para siswa agar terus meningkatkan prestasi sehingga mampu bersaing dan melanjutkan pendidikan ke sekolah-sekolah unggulan. Menurutnya, Kabupaten Bima membutuhkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap daerahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ady Mahyudi memperkenalkan sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Bima yang mendampinginya sebagai bukti bahwa SMP Negeri 1 Sape telah melahirkan banyak putra-putri terbaik yang kini mengabdi untuk daerah.
“Banyak alumni sekolah ini yang hari ini menjadi pejabat dan mengabdikan diri untuk masyarakat.
Lanjutnya “Saya berharap kalian semua mampu melampaui capaian para senior, membawa nama baik sekolah, keluarga, dan Kabupaten Bima di masa depan,” ujarnya.
Kehangatan dialog antara Bupati dan para siswa mencerminkan gaya kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat.
Program Selasa Menyapa tidak hanya menjadi ruang pelayanan publik, tetapi juga menghadirkan pemimpin yang mau mendengar, menyapa, dan memberi inspirasi secara langsung kepada generasi penerus.
Bagi jajaran ASN maupun non-ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima, pendekatan seperti ini menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak semata diukur dari infrastruktur, melainkan juga dari investasi terhadap kualitas manusia.
Kehadiran seorang pemimpin di tengah masyarakat, sekolah, dan ruang-ruang pendidikan menjadi energi positif yang memperkuat semangat pelayanan kepada rakyat.
Usai memberikan motivasi, Bupati Bima bersama rombongan mengabadikan momen kebersamaan melalui sesi foto bersama para siswa dan dewan guru.
Senyum dan antusiasme yang terpancar menjadi simbol harapan bahwa perhatian seorang pemimpin kepada dunia pendidikan akan melahirkan generasi Bima yang unggul, berakhlak, dan siap membawa daerah menuju masa depan yang lebih maju
(RRS//RumaRenggeSape//007)

