Bimantika.net -Ketua Komite Pembangunan Kampus IAIN Bima, Prof. DR. Muhammad membeberkan program Pembangunan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) yang berlokasi di Kabupaten Bima.
“Alhamdulillah hari ini tanggal 17 September 2025 mulai pukul 10.00 WIB telah berlangsung Rakor (Rapat Koordinasi) secara online tentang Pendirian IAIN Bima di Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat” ujar Prof Muhammad.
Lanjutnya bahwa Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua Komite Pendirian IAIN Bima (Prof. Muhammad), Direktur PTKI, Kepala Biro Keuangan dan BMN, Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana, Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri, Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama.
Dan beberapa pejabat terkait seluruhnya dari Kementerian Agama RI. Rakor tersebut merupakan tindak lanjut hasil verifikasi faktual langsung ke Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat oleh TIM Advance yang berjumlah 9 orang dari Kementerian Agama RI beberapa waktu yang lalu.
Masih menurut Prof Muhammad bahwa Rakor tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan antara lain:
- Lahan dan sejumlah aset yang akan dihibahkan oleh Pemerintah Kabupaten Bima ke Kementerian Agama RI statusnya CLEAR AND CLEAN termasuk dari sisi hukum aman dan jelas.
- Semua lahan yang akan dihibahkan telah tersertifikat atas nama Pemerintah Kabupaten Bima
- Semua aset yang akan dihibahkan oleh Pemerintah Kabupaten Bima sangat layak untuk segera dihibahkan ke Kementerian Agama RI
- Pihak Kementerian Agama RI segera menjadwalkan penandatanganan Hibah aset yang akan ditandatangani langsung oleh Bapak Bupati Bima dan Sekretaris Jendral Kementerian Agama RI.
- Pihak Komite Pendirian IAIN Bima yang diketuai oleh Prof. Muhammad tetap melanjutkan pekerjaan beberapa naskah akademik yang akan dikirimkan ke Kementerian PAN RB dan Bapak Presiden RI sebagai syarat mendapatkan izin operasional institusi dari Bapak Presiden.
- Seluruh dokumen dan naskah-naskah akademik yang selama ini dikerjakan oleh Komite Pendirian IAIN Bima tetap menjadi tanggung jawab Komite. (****//RRS-007)

