Pengacara Badai NTB ; Berantas Narkoba Prioritas Presiden Prabowo, Polisi Segera Menindaklanjuti Laporan Badai NTB

jpn

Bimantika.net -Salah satu dari 50 pengacara Badai NTB, Nimran Abdurrahman, SH, MH pada media Online Bimantika Senin (6/1/2025) menyebutkan bahwa Presiden Republik Indonesia dalam 100 hari kerjanya adalah salah satunya memberantas peredaran Narkoba di Republik ini.

Nimran menyebut Ada direktorat narkoba di Bareskrim dan Badan Narkotika Nasional, untuk apa pemerintahan Prabowo membentuk desk pemberantasan narkoba?

“Tentu ini adalah jawaban Presiden Prabowo dalam menyikapi keresahan warga masyarakat Indonesi dengan peredaran Narkoba yang sangat meresahkan ditengah-tengah kehidupan berbangsa dan bernegara” ujar Nimran.

Nimran menjelaskan bajwa Desk Pemberantasan Narkoba adalah salah satu program prioritas yang dibentuk oleh Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Budi Gunawan, dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Pada 4 November 2024,

Desk Pemberantasan Narkoba diresmikan oleh Menkopolkam bersama dengan peluncuran 6 desk lain. Pembentukan desk tersebut dilandasi oleh tingginya angka penyalahguna narkoba di Indonesia.

Prabowo melalui Menkopolkam menginstruksikan untuk menutup semua celah yang memungkinkan terjadinya penyelundupan narkoba. Arie menyebut struktur Desk Pemberantasan Narkoba ini dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai ketua. Sementara Ketua Harian Desk Pemberantasan Narkoba adalah Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komisaris Jenderal Wahyu Widada.

Oleh karena itu, Nimran tekankan pada Aparat Penegak Hukum (APH) khususnya Polres Bima, Polres Bima Kota dan Polres Dompu agar senantiasa maksimal dalam pemberantasan Narkoba di wilayah hukum masing-masing.

“Polisi semestinya tindaklanjuti semua laporan Badai NTB, jangan sibuk dengan pelayanan pada anggota dewan yang melaporkan Badai akibat pencemaran nama baik” ujar Nimran.

Nimran tegaskan bahwa Desk Pemberantasan Narkoba memiliki tujuan di antaranya penguatan program pencegahan, optimalisasi pengungkapan jaringan narkoba, penyelidikan dan penyidikan TPPU kejahatan narkoba, penguatan program rehabilitasi bagi pengguna.

“Jadi saya tegaskan lagi pada APH dalam hal ini Kepolisian resort Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Dompu membangun citra positif pemerintah dalam penanggulangan narkoba, jangan sibuk layani urusan lain” kata Nimran.

Presiden Prabowo menunjukkan komitmennya dalam memerangi kejahatan narkoba yang menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa.

“Hal inilah yang harus menjadi titik fokus para penegak hukum di Republik ini” tegas Nimran.

Masih menurut Nimran bahwa Badai NTB sudah melakukan pelaporan secara resmi terkait dengan kejahatan Narkoba di Polres Bima Kabupaten dan Kota Bima.

“Mestinya pihak kepolisian menindaklanjuti segala informasi dan laporan terkait dengan dugaan kejahatan Narkoba agar sejalan dengan cita-cita luhur Presiden Prabowo Subianto.

Nama Uswatun Hasanah Mahasiswi S2 disalah satu Perguruan Tinggi di Mataram NTB dengan akun Facebooknya “Badai NTB” menjadi viral di seantero ruang publik di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Viral nya Badai NTB karena sangat berani membongkar dan membeberkan sejumlah orang di Akun FB nya yang diduga kuat sebagai pelaku kejahatan Narkoba.

Bahkan dalam Akun Facebook (FB) nya membeberkan dan menampilkan sejumlah foto-foto dan nama-nama oknum yang terlibat urusan Narkoba mulai dari Anggota DPRD, Aparat Kepolisian dan lainnya.

“Badai tidak melawan manusia, badai melawan kebohongan. Dan jika kau merasa tersapu, itu karena kau telah memilih untuk berdiri di tanah yang rapuh” kata Badai NTB. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *