Aji Rum Jenguk Dua Pasien di RSUD Bima Sekaligus Mendo’akan Kesembuhannya

Jpn

Bimantika.net -Calon Walikota Bima Ir. H. Mohammad Rum, MT Usai sholat Jum’at 27 September 2024 menjenguk Dua Warga Kota Bima yang sedang sakit di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima.

Kedua pasien yang dijenguk Aji Rum itu atas nama Fatimah Umur 59 tahun Alamat Rabangodu Selatan Idap penyakit sering pusing-pusing.

Dan atas nama Ibrahim Alamat paruga Penyakit gagal ginjal Umur 79. Saat menjenguk dua pasien itu Aji Rum Medokan Kesembuhan untuk Kedua Pasien asal Kota Bima tersebut. 

Mengutip dari Akidah Akhlak Madrasah Aliyah Kelas X karya H Aminudin dan Harjan Syuhada, hukum menjenguk orang sakit dalam Islam ialah sunnah muakkad yang artinya sangat dianjurkan sebagaimana mengacu pada pendapat At-Thabari.

Namun, Ibnu Taimiyah hukum menjenguk orang sakit adalah fardhu kifayah.

Adab Menjenguk Orang Sakit dalam Islam yang perlu kita ketahui bersama sebagai bahan referensi diantaranya :

Sebelum melakukan tindakan apa pun, niat adalah kunci utama dalam Islam. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya, perbuatan itu (diterima) menurut niatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Saat akan menjenguk orang sakit, niatkan untuk memberikan semangat, keberanian, dan doa yang tulus agar kesembuhan dapat segera diberikan oleh Allah SWT.

Adab dalam menjenguk orang sakit juga mencakup pemilihan waktu yang tepat. Rasulullah SAW bersabda, “Hendaklah salah seorang di antara kalian mengunjungi saudaranya yang sakit di waktu pagi atau sore hari.” (HR. Muslim). Pastikan bahwa waktu yang Anda pilih tidak mengganggu istirahat pasien dan tidak bertabrakan dengan waktu-waktu ibadah atau aktivitas lainnya.

Setibanya di tempat orang sakit, berikan doa yang tulus dan panjatkan permohonan kesembuhan kepada Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda, “Dua perkara yang tidak tertolak doanya, yaitu doa orang yang terdzolimi dan doa orang yang berkunjung kepada saudaranya.” (HR. Al-Hakim).

Saat menjenguk orang sakit, kelembutan dan kehati-hatian dalam berbicara sangat penting. Allah SWT berfirman, “Dan ucapkanlah kepada hamba-hamba-Ku agar mereka mengucapkan perkataan yang lebih lemah lembut. Sesungguhnya setan yang paling jahat di antara mereka adalah yang menimbulkan permusuhan.” (QS. Al-Isra: 53). Hindari membicarakan hal-hal yang dapat membuat pasien merasa khawatir atau stres.

Sebagai tanda perhatian, membawa oleh-oleh atau buah saat menjenguk orang sakit dapat memberikan kebahagiaan tersendiri. Rasulullah SAW bersabda, “Hendaklah kalian memberi makan orang yang lapar dan mengucapkan salam kepada orang yang kalian kenal dan yang kalian tidak kenal.” (HR. Bukhari). Hal ini juga menunjukkan bahwa Anda peduli terhadap keadaan mereka.

Kebersihan diri sangat penting ketika hendak menjenguk orang sakit. Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang suka membersihkan diri.” (QS. At-Taubah: 108). Pastikan Anda mencuci tangan dan mengenakan pakaian yang bersih agar tidak membawa kuman atau virus yang dapat membahayakan pasien. (***//Bs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *