Bimantika.net -Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bima di support oleh Unicef melalui Organisasi Profesi Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Skrining Status Imunisasi bagi Petugas Imunisasi dan Guru PAUD.
Acara ini berlangsung sukses yang diselenggarakan Kamis 26 September 2024 di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Bima.
Kegiatan ini dihadiri oleh 56 peserta yang terdiri dari Pengelola Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten petugas imunisasi di 17 Puskesmas Kabupaten Bima, dan guru PAUD di 10 Kecamatan.
Adapun Narasumber dalam acara ini berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi NTB dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bima.
Tujuan utama dari pelaksanaan kegiatan ini adalah Meningkatkan kapasitas Tenaga Imunisasi Puskesmas dan guru PAUD dalam melakukan screening status imunisasi pada anak PAUD serta kesepakatan bersama tentang implementasi screening status imunisasi pada anak PAUD.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Fahrurahman, SE. M.Si. Melalui Kabid P2P, Alamsyah, SKM menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan acara ini.
Lebih khususnya kepada UNICEF dan IAKMI yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.
Imunisasi merupakan salah satu upaya pencegahan penyakit yang paling efektif dan efisien. Namun, kita masih menghadapi tantangan dalam memastikan bahwa setiap anak mendapatkan imunisasi lengkap sesuai jadwal.
“Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini memiliki peran yang sangat penting” ujar Alamsyah.
Alamsyah berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh dan aktif berdiskusi, sehingga ilmu yang didapat dapat diimplementasikan dengan baik di lapangan.
Alamsyah mengajak bersama-sama bekerja untuk meningkatkan cakupan imunisasi di Kabupaten Bima, demi mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas.
Cahyadin Mustamin, MPH , perwakilan Unicef wilayah NTB menekankan pentingnya pemberian imunisasi lengkap bagi anak-anak indonesia, sebagaimana yang telah ditetapkan dalam SK Bersama 4 menteri tentang imunisasi, pemberian Vaksinasi lengkap adalah langkah krusial dalam melindungi kesehatan anak anak kita.
Imunisasi harus dilengkapi sebelum anak memasuki usia sekolah dasar.
“Ini bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk perlindungan terbaik yang dapat kita berikan kepada anak-anak kita” ujarnya
Untuk memudahkan pemantauan dan pengelolaan data imunisasi, seluruh informasi akan di input dan dapat diakses melalui aplikasi Sistem Informasi Kesehatan (ASIK).
“Kita harus memastikan bahwa catatan imunisasi anak selalu terbarui dan mudah diakses oleh tenaga kesehatan maupun orang tua” ungkapnya.
Ketua IAKMI Provinsi NTB , Muhamad Abdullah, SKM, MQIH menyampaikan bahwa pelatihan skrining ini dilaksanakan agar guru Paud bisa mendata siswa dan siswi didiknya yang belum Lengkap imunisasinya.
Dan bisa diberikan secara lengkap oleh petugas Puskesmas maupun Kabupaten, dan akan didampingi sampai ke sekolah.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para petugas imunisasi dan guru PAUD dapat lebih efektif dalam melakukan skrining status imunisasi, sehingga dapat meningkatkan cakupan imunisasi pada anak-anak usia dini di Kabupaten Bima.(***//).

