Bimantika.net
Walikota Bima H Muhammad Lutfi SE memastikan akselarasi pembangunan di Kota Bima digenjot melalui berbagai program prioritas pembangunan yang telah ditetapkan.
perbaikan di berbagai sektor dilakukan di tahun 2020 dan tahun 2021. Hal ini dikatakan HML sapaan akrab Walikots saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bima Tahun 2021 di Aula Kantor Pemkot (18/2/ 2020).
Kata HML, penyusunan RKPD Tahun 2021 ini telah disesuaikan dengan penerapan Permendagri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah. Berdasarkan penyesuaian tersebut akhirnya dirumuskan bahwa Arah Kebijakan dan Program untuk Tahun 2021.
“Peningkatan Kualitas Sumberdaya Manusia Melalui Reformasi Birokrasi dan Penguatan Layanan Publik,” katanya.
Dari arah kebijakan tersebut, lanjutnya, maka ada 4 Sasaran Prioritas 2021, yaitu, pengentasan kemiskinan, penguatan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, Penuntasan kekumuhan, Peningkatan layanan kesehatan, Reformasi birokrasi, peningkatan layanan publik, dan smart city.
Untuk sasaran Pengentasan kemiskinan, penguatan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, sektor atau program pendukung mencakup program bantuan ekonomi, beasiswa bagi masyarakat miskin, perlindungan dan jaminan bagi lansia dan penyandang disabilitas, pembangunan BLK, serta pertanian terintegras
Selanjutnya, untuk sasaran Penuntasan kekumuhan, sektor atau program pendukung mencakup perumahan dan kawasan permukiman, sanitasi, air bersih, dan lingkungan hidup. Untuk sasaran prioritas ketiga yakni Peningkatan layanan kesehatan, sektor atau program pendukung mencakup program penguatan RSUD sebagai pusat rumah sakit rujukan, penanganan stunting, pangan lestari, revitalisasi Posyandu.
Dan terakhir, Untuk sasaran Reformasi birokrasi, peningkatan layanan publik, dan smart city, sektor atau program pendukung mencakup program penyediaan sarpras sayap kantor Walikota, penerapan e-Planning, pemenuhan SPM, peningkatan layanan mobile kependudukan, peningkatan pengelolaan pengaduan dan IKM, Rumah Aspirasi, Zona Integritas/WBK (Wilayah Bebas Korupsi)/WBBM (Wilayah Birokrasi, Bersih dan Melayani).
“Sementara 2 sektor pengungkit pada pembangunan tahun 2021 adalah Optimalisasi dana kelurahan dan Penguatan destinasi pariwisata,” tandasnya.
Untuk ditahun 2020 ini, sambungnya, akan ada sejumlah pembangunan yang dilaksanakan diantaranya pembangunan Masjid Raya Al-Muwahiddin dengan anggaran sebesar Rp20 miliar, penataan lapangan pahlawan Raba, penataan kawasan wisata pantai Kolo, pembangunan perpustakaan Daerah Kota Bima, pengembangan commad center, pemasangan lampu hias di tiga titik (Lawata, jembatan Padolo, dan di jembatan Kodo), pembangunan PKM Mpunda, dan pengembangan kawasan Ratu Raga Mantika (Raba Dompu Barat, Rabangodu Utara dan Rontu) melalui KOTAKU (BNN_02)

