Bimantika.net -Sabda Rasulullah, “Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad).
Menjadi pribadi yang bermanfaat adalah salah satu karakter yang harus dimiliki oleh seorang muslim.
Setiap muslim diperintahkan untuk menjadikan dirinya bermanfaat bagi mahluk yang lain.
Manfaat itu kelak akan kembali untuk kebaikan diri kita sendiri seperti firman Allah SWT dalam Qs. Al Isro ayat 7.
Guna mendapatkan kebaikan dari manfaat yang kita berikan kepada orang lain, harus disertai keikhlasan. Ikhlas Beramal adalah salah satu kunci diterimanya amalan kita.
Selain itu, seorang muslim juga hendaknya tidak merusak alam. Mengacu Qs. Al A’rof ayat 56-68 yang menyatakan, “dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik …”. Allah SWT melarang manusia untuk berbuat kerusakan dan sebaliknya diperintahkan berdoa agar menjadi orang yang senantiasa berbuat kebaikan untuk mendapatkan Rahmat-Nya.
Selain itu, seorang muslim juga hendaknya tidak merusak alam. Mengacu Qs. Al A’rof ayat 56-68 yang menyatakan, “dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik …”.
Allah SWT melarang manusia untuk berbuat kerusakan dan sebaliknya diperintahkan berdoa agar menjadi orang yang senantiasa berbuat kebaikan untuk mendapatkan Rahmat-Nya.
Manfaat kita memberikan manfaatkan kepada orang lain, semuanya akan kembali untuk kebaikan diri kita sendiri. Sebagaimana firman Allah:
إِنْ أَحْسَنتُمْ أَحْسَنتُمْ لِأَنفُسِكُمْ…
“Jika kalian berbuat baik, sesungguhnya kalian berbuat baik bagi diri kalian sendiri …” (QS al-Isrâ/ 17: 7), (//Berbagai Sumber)

