Bimantika.net -Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menghadiri acara Sosialisasi Program Pemerintah di Kelurahan se-Kota Bima Tahun 2023, Senin (12/6/2023).
Kegiatan Sosialiasi program pemerintah Kota Bima tersebut digelar di Kelurahan Rontu Kecamatan Raba Kota Bima.
Wali Kota Bima didampingi Kepala Dikes Kota Bima, Kepala Dinas Sosial, Kepala DPPPA, Kepala DP2KB, BPJS Cabang Bima, Camat, Lurah, RT/RW, tokoh ibu-ibu, dan masyarakat di kelurahan setempat.
Walikota HML dimomentum tersebut menyampaikan kegiatan tersebut merupakan sosialisasi program 4 (empat) dinas terkait yang dimotori oleh dinas sosial Kota Bima.
“Tujuannya bagaimana derajat kesehatan, kemiskinan yang ada di masyarakat Kelurahan Rontu dan kelurahan yang lain, baik itu kekumuhan, dan lain-lainnya dapat dikurangi” ujar Walikota HML.
Di momentum itu Juga Walikota HML menyampaikan sejumlah pencapaian selama menjadi Walikota Bima sejak dilantik 2018 lalu.
“4 tahun saya memimpin Kota Bima, dalam perjalanannya, anggaran kita tertatih-tatih, bukan rejeki saya ketika saya memimpin, namun semangat saya tetap berkobar membangun Kota Bima ditengah himpitan anggaran yang begitu sangat terbatas” ungkapnya.
Walikota HML menjelaskan pula kondisi riil perjalanan pemerintahannya yakni pada tahun 2020 sampai 2022 Covid-19 melanda seluruh dunia termasuk Kota Bima.
“Akibat langsung dari Wabah Covid-19 itulah selama 3 tahun kondisi keuangan yang dimiliki pemerintah daerah kurang baik, walau demikian kita tetap membangun Kota Bima dengan berbagai upaya dan ikhtiar” ungkap Walikota HML.
Dengan adanya wabah pandemi Covid-19 yang mendunia, Walikota HML pun tetap membangun Kota Bima dengan segenap potensi yang dimilikinya.
“Walau benar-benar APBD terkuras oleh Covid-19, namjn kita mampu membangun daerah ini tidak kalah dengan kondisi normal, artinya kegiatan-kegiatan pemerintah membangun infrastruktur dan lainnya tetap berjalan,” ujarnya.
Ditengah carut marut nya Anggaran Pemkot Bima itu pun, Pemerintah Kota Bima tetap meraih prestasi di tingkat Nasional, ini menunjukkan pemerintah bekerja dengan sungguh-sungguh.
Disamping itu juga, sengaja diundang ibu-ibu, tokoh masyarakat betapa pentingnya mengedukasi masyarakat, anak-anak kita khususnya, baik ibu hamil, balita dan lainnya, jangan sampai anak-anak kita menderita stunting. Karena tugas pemerintah daerah hari ini yang diamanatkan, pada tahun 2024 harus mencapai target 14 persen secara nasional.
“Walaupun Kota Bima saat ini angka stunting nya 12,50 persen, kita belum sampai di tahun 2024, tetapi kita sudah menekan di angka 12,50 persen,” tegasnya.
Wali Kota Bima menambahkan, persoalan kekumuhan, sebagaimana wajah sebuah kota, harus ada langkah kerjasama antara pemerintah dan masyarakat, tidak serta merta persoalan kekumuhan dan kebersihan diserahkan ke pemerintah, harus ada kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Kesadaran ini harus tumbuh, makanya sengaja pemerintah keluarkan edaran bagi ASN membawa sampah dari rumah.
Kegiatan Sosialisasi Program Pemerintah di Kelurahan se-Kota Bima dilanjutkan dengan pemaparan sosialisasi capaian program, baik yang sudah, dan akan dilakukan pada tahun mendatang, melibatkan organisasi perangkat daerah dan BUMN diantaranya, Dinas Sosial, DPPPA, DP2KB, Dikes, dan BPJS Cabang Bima.
Diakhir arahan nya Walikota HML menegaskan bahwa pembangunan yang lebih penting itu bukan fisik semata, tanpa kita lihat sisi bagaimana kemiskinan mampu ditekan, dengan harapan bisa memotong mata rantai kemiskinan yang ada di Kota Bima.
“Angka kemiskinan di Kota Bima yang masih berkisar di angka 8,8 persen dan angka ini masih rendah bila dibandingkan dengan provinsi atau nasional, ini menandakan bahwa pemerintah bekerja dengan sungguh-sungguh untuk menekan angka kemiskinan,” ujarnya. (***)

