Walikota HML di Momen Isra’ Mi’raj : “Haram Bagi Saya Angkat Pejabat Dengan Uang”

jpn

Bimantika.net _Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menghadiri Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1444 Hijriah Tingkat Kecamatan Mpunda Kota Bima, di Masjid Al-Munir Kelurahan Sambinae (15/2).

Dimomentum itu, Walikota HML sampaikan menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj tidak saja sekedar dilaksanakan ditingkat Kota Bima saja, namun merambah hingga ke tingkat kecamatan.

“Ini menandakan dan membuktikan, bahwa apa yang kita canangkan didalam visi-misi mewujudkan masyarakat yang agamais merupakan puncak dari visi-misi terlaksana dengan baik di Kota Bima” ungkap Walikota HML.

Walikota HML uraikan juga bahwa di tengah masa kepemimpinannya dalam 3 tahun berturut-turut, ditimpa musibah secara nasional, yakni adanya virus Covid-19.

“Akibat Pandemi Covid-19 anggaran dipangkas mulai 2020 sampai 2022 namun ditengah keterbatasan anggaran tidak mengurangi niat dan tekad saya untuk membantu rumah ibadah di seluruh Kota Bima ini” ujar HML

Masih menurut HML bahwa didalam 3 tahun berturut-turut, masjid Al-Munir Sambinae mendapatkan bantuan hibah sebesar 450 juta.

“Progress nya cukup membanggakan, yang biasanya masyarakat kita, setelah menerima bantuan dari pemerintah, pembangunannya terhenti, tapi dengan semangat gotong royong masyarakat membangun rumah ibadah, pembangunannya tetap bergulir hingga saat ini, begitu pula dengan masjid/mushala yang lain di Kota Bima” kata HML

Walikota HML tekankan pentingnya swadaya dari masyarakat, baik yang berasal dari infaq dan sedekah betul-betul berjalan dengan baik.

“Membangun Masjid idak saja menjadi program pemerintah, tapi semangat masyarakat kita membangun rumah ibadah hampir merata di seluruh penjuru Kota Bima. Ini menandakan ada pergeseran nilai positif ditengah masyarakat” ungkapnya.

Walikota HML mengingatkan bahwa Shalat merupakan kewajiban yang tidak bisa ditawar oleh umat islam,

Karena merupakan suatu perintah dari Allah SWT untuk dilaksanakan, demi menghindarkan umat manusia dari perbuatan keji dan mungkar.

“Persoalan keji dan mungkar ini adalah urusan manusia, keji ini adalah perilaku kita, begitupun mungkar juga perilaku kita yang bertentangan dengan syariat islam, sosial, dan norma-norma yang ada” urainya.

Inilah perlunya kenapa dirinya mengentalkan kembali moto dan semboyan masyarakat Bima yakni Maja Labo Dahu.

Artinya takut terhadap Allah SWT, dan malu untuk berbuat keji dan mungkar,

Sejak era kepemimpinannya mulai 2018 sudah mulai menerapkan semboyan itu sebagai kurikulum, baik ditingkat SD sampai ketingkat SMP di Kota Bima.

“Dengan harapan ada perubahan, karena perilaku menentukan kemajuan suatu daerah, membangun rumah ibadah pun suatu kemajuan,” ucapnya.

HML pun menuturkan, amat memprihatinkan bagi dirinya, bahwa banyak sekali orang yang mengatakan di jaman kepemimpinannya, jaman yang tidak baik.

Menurutnya Ukuran baginya pemimpin itu, kebaikan itu kalau ia mencurahkan segala pikiran untuk kepentingan agama dan daerahnya.

“Dulu, anggaran untuk BPJS hanya 1 miliar, di era kepemimpinan saya puluhan miliar membiayai kesehatan masyarakat” ungkapnya.

Sisi lainnya, Walikota HML sampaikan banyaknya issu miring yang menimpa dirinya terkait mengambil uang untuk jabatan seseorang.

“Naudzubillaminzalik, dibilangnya saya kalau mengangkat orang, tidak ada uang tidak boleh diangkat. Itu fitnah keji bagi saya. Boleh ita doho kaso tanya kepada siapapun yang sudah pernah saya angkat, bahkan jabatannya naik 2-3 kali berturut, 5 (lima) perak pun tidak pernah saya terima, kalaupun dikasih pasti saya tolak, begitu juga bagi para lurah, camat, bahkan sekelas jabatan kepala dinas sekalipun, haram bagi saya untuk menerimanya” Demikian ujar Walikota HML.

Walikota HML membeberkan hal itu Karena korbannya sudah 4 orang yang mencoba seperti itu.

“Saya ingatkan, jika coba-coba menyogok melalui istri saya, lalu istri saya sampaikan ke saya, dan orang itu uangnya dikembalikan sama saya, dan ia tidak lolos jadi kepala dinas, ada 4 orang yang saya tegur Kalau tahu seperti ini, saya menyesal mengangkat saudara,” ujarnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *