Bimantika.net _Program Terbaik Pemerintah Kota Bima di bawah kendali Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) di launching pada hari Jum’at 3 Pebruari 2023.
Program itu adalah Program Pemasangan Gratis Wifi RW Se Kota Bima dan di tempat strategis lainnya yang berlangsung di Lingkungan Sigi Kelurahan Paruga Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima.
Disela-sela ratusan warga masyarkat yang ikut dalam acara peresmian tersebut, Media Bimantika mewawancara secara langsung Lurah Paruga dimana acara tersebut berlangsung.
Lurah Paruga, Arif Rahman, SE menyebutkan bahwa
Dengan program Wifi RW ini, Anak muda bisa di arahkan untuk faham Informasi lebih-lebih dunia IT, sebab mau tidak mau dunia kita akan mengarah kesana secara global
Oleh karenanya, untuk mempersiapkan itu semua kita butuh dukungan, lebih
-lebih fasilitas.
“Dan hari ini pemerintah Kota Bima faham dengan itu semua” ujarnya.
Lanjutnya bahwa Itu bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap hal tersebut, artinya hari ini betapa faham pemerintah akan kebutuhan masa depan.
Hal lain menurutnya yakni dari segi pelayanan, dimana pelayanan terkini dan masa depan semua menggunakan fasilitas berbasis digital mau tidak mau, suka tidak suka.
“Oleh karenanya dari sekarang kita persiapkan itu semua. Ini artinya pemerintah kita faham dengan cita-cita besar kedepan, tantangan, tuntutan dunia dan tau apa yang harus segera dilakukan” ungkap Lurah.
Masih menurut Lurah bahwa Bangsa yang maju, bangsa yang mampu menyeimbangi kemajuan, dan tidak tertinggal dengan semua perubahan namun tentu dengan tetap menjaga nilai-nilai dasar kebangsaan, kultur budaya, karakteristik kearifan lokal dan nilai-nilai keimanan yang kuat, (pasword Wifinya saja : Maja Labo Dahu; nilai kental kultur ada, pesan-pesan nilai keaagamaan ada)
Dari segi pembangunan nilai keaagamaan pun, tidak luput dari perhatian pemerintah. Terbukti dengan berbagai bantuan terhadap sektor keagaaman di kota kita tercinta dan itu sangat diakui oleh seluruh lapisan, bantuan masjid dan lain sebagainya.
“Dan semua itu semua ada dalam kemampuan visi dari Walikota Bima kita hari ini, itu menandakan betapa cerdas visualiasi dan jiwa visioner dari seorang Walikota Bima yang tentu tak dapat dituangkan/dibedah dalam diskusi-diskusi pendek” tegas Lurah.
Semua kalau kita mampu analisa, tentu kita mampu membaca semua itu yang tampak dihadapan kita hari ini. Tidak pernah gembar gembor ini dan itu, namun semua dikerjakan begitu mengalir banyak dan tuntas.
Itu menandakan memang betapa pemimpin Kota Bima hari ini memiliki jiwa rendah hati dan tulus terus membangun. Itu ciri orang cerdas dan berbudi pekerti luhur, sedikit berbicara maupun menyikapi hal non produktif, banyak bertindak dengan karya nyata.
Lurah sampaikan Begitupun dengan dirinya pribadi bersama teman-teman Meci Dana dari dulu, filosofi Meci Dana (Cinta Negeri) terus hidup dalam keluarga besar Mecidana anggota maupun simpatisan dimanapun berada.
Sedikit berbicara dan ikhlas membangun dan nyata berkarya.
“Makanya saya mampu membaca jiwa tulus dari seorang pemimpin kita hari ini.. H. M. lutfi, SE, karena jiwa kamipun begitu” urainya.
Kembali ke Wifi Gratis, Menurutnya ini merupakan fasilitas yang disediakan untuk sebuah cita kemajuan masa depan.
“Ini program dalam upaya mencerdaskan generasi agar faham informasi, dapat belajar dan mengakses segala sesuatu dengan baik, menyerap keterampilan dari sumber yang tersedia dalam genggaman dunia” urainya
Secara pribadi Lurah bisa meraih prestasi nasional dengan berkarya lewat film karena bantuan dunia internet juga, saya belajar di sana saya ambil positifnya di sana.
Kalau dulu saya harus ke Jakarta sekitar 2013 untuk dapat bertemu kolega untuk lobi-lobi disana, sekarang cukup dengan akses internet, saya bisa menghubungi siapa saja, mengakses apa saja dan membangun jaringan dimana saja.
“Makanya orang cerdas, pasti sangat senang dengan adanya program Wifi Gratis ini” ungkapnya.
Seperti sebuah kalimat bijak, “Siapa yang mampu menguasai informasi, dialah yamg akan menggenggam dunia”, hal ini yang saya anut dan saya kira juga hal inilah yang coba dihadirkan oleh Bapak Walikota Bima hari ini.
Dan dirinya selaku pemuda yang pernah besar karena peran dunia internet, sangat mendukung hal ini, dan kita akan terus menginspirasi.
“Pesan saya kepada semua generasi, manfaatkan fasilitas yang disediakan oleh pemerintah hari ini dan dengan modal besar tersebut, kita terus mengasah diri. Kalo saya dulu berjuang dengan kemandirian, hari ini adik-adik beserta rekan-rekan lain dipermudah dan telah difasilitasi” pesannya.
Manfaatkan sebaik-baiknya, dan jadilah sosok-sosok hebat dan unggul selanjutnya dengan terdianya fasilitas yang menjadi tuntutan Zaman hari ini.
Belum lagi dengan manfaat adanya internet diwilayah lokalan, titik berkumpul juga tidak perlu jauh-jauh, orang tua akan sangat mudah menggapai kontrol anak-anaknya kemana, tugas-tugas pekerjaan maupun sekolah juga akan dipermudah.
Aktifitas-aktifitas bisnis berbasis online juga akan bisa kita buka hari ini dengan modal akses internet gratis (tanpa susah cari modal paket lagi), dan bisa saja dimana titik kumpul baru dalam kampung yang dekat akses Wifi Gratis dibuka lapak kopi, tambah asyik pula itu.
“Terima kasih bapak Walikota Bima, mampu membaca sekaligus bergerak nyata mewujudkan masa depan maju Kota ini berbasis IT dari sekarang” ujarnyam
Lurah Paruga Arif Rahman, SE yang kren dengan nama Ari Ipan Mecidana bahwa apa yang disampaikan oleh Mantan Direktur Perumda Zulhaidin adalah kalimat sentimen yang sama sekali tidak mendasar dan jauh dari obyektifitas.
Lurah menyampaikan bahwa secara realitas Zulhaidin adalah sosok yang sudah gagal dalam membesarkan Perumda Kota Bima akhirnya di pecat.
“Pertama dia pegang Perumda selaku Direktur saya uji Visi dan Misinya membangun Kota Bima akhirnya memang gagal karena tidak ada program Logis untuk membesarkan sebuah perusahaan Daerah” kata Lurah.
Apa yang disampaikan oleh Zulhaidin dalam penyampaiannya sama sekali tidak berdasarkan Fakta.
“Misalnya kata dia bahwa tidak ada gunanya pasang wifi gratis, lantas rakyat arus bawah sangat menikmatinya, ibu-ibu yang semula memikirkan pulsa internet anaknya yang kebutuhan pulsa sekarang tidak pusing lagi karena jarak jangkauan Wifi hingga 50 meter dari pusat pemasangan, bukan 25 meter seperti yang dia sampaikan, itu namanya penyebaran berita hoax” ungkap Lurah.
Tambah Lurah bahwa sesungguhnya Wifi Gratis ini bukan saja di RW se Kota Bima melainkan di tempat-tempat strategis.
“Jangan hanya asal bicara saja, Pemerintah akan pasang Wifi juga ditempat strategis seperti Taman dan areal Publik lainnya yang strategis toh akan sangat bermanfaat secara meluas” ujar Lurah.
Lurah mengakhiri Wawancaranya bahwa dirinya selaku Lurah Paruga sempat lakukan Video Call bersama Walikota Bima memalui jaringan tersebut dengan jarak radius 45 meter saat tinjau langsung lokasi Wifi terpasang, di RW 03 Kel Paruga dalam moment Launching.
Salah seorang Aktivis Bima Amiruddin, S. Sos dengan tegas katakan bahwa pernyataan Zulhaidin dalam salah satu media adalah penyebaran informasi sesat dan menyesatkan.
Amir pun selaku direktur salah satu LSM Pergerakan di Bima ini akan melaporkan secara resmi Zulhaidin di Polres Bima Kota terkait dengan dugaan penggelapan Dana Penyertaan Modal Perumda Bima Aneka 2 Milyar di Tahun 2021.
“Kami akan laporkan secara resmi saudara Zulhaidin di Tipikor Polres Bima soal penggelapan dana penyertaan modal Perumda Kota Bima saat itu Zulhaidin selaku Direktur Perumda nya” ungkap Amir.
Amir diujung akhir wawancaranya menyebutkan bahwa hanya orang stres saja yang katakan program Wifi gratis tidak bermanfaat dan buang-buang anggaran.
Mantan Direktur Perumda Bima Aneka, Zulhaidin yang dimintai keterangannya melalui saluran WhatsApp nya tidak memberikan jawaban apapun. (***)

